Setangkai Bunga Dan Sebutir Pasir

Setangkai Bunga Dan Sebutir Pasir
menginap di tempat nya


__ADS_3

ia memutuskan menginap ya mau gimana lagi demi keinginan Fadil sendiri


sebelum nya aku merasa deg degan entah apa ☺️ rasanya begitu canggung apalagi ada dia oh...tidak


"asyik sini kak,nanti tidur di sini ya sama sama trus main bareng ok"tanya Fadil tersenyum "iya tentu "Vita merespon


hari telah malam dan Tante suka menggilir karpet serta kasur di ruang tamu setelah itu kami bersiap untuk tidur dan segera menutup mata tetapi Fadil tak bisa tidur ingin di bacakan dongeng ,ku bacakan tak lama Fadil tertidur aku agak sedikit gelisah,


tap..tap. .. suara langkah kaki dan krek....pintu terbuka aku pura pura tertidur dan sedikit mengintip ternyata kak farhan ia berjalan pelan-pelan dan berhenti melihat ke arah ku


😴😴😴pura pura tidur dan tak melihat apapun seketika ia melihat ke arahku dan tersenyum 😍 aduh jantung ku berdegup kencang deg...dag...Dig...Dug...plis...aku masih polos hahahaha....😊


keesokan harinya...


di pagi hari yang cerah dan udara yang sejuk


aku segera pulang karena tak enak belum mandi dan untungnya Fadil masih tidur ya


"gimana malam apa ada sesuatu"tanya papa


"tak ada biasa saja ,aku membaca kan dongeng untuk Fadil"jawab ku


masih teringat senyum kak farhan yang manis ku pikir sih itu hanya angin lalu


aku menuju rumah Fadil katanya Fadil menangis karena aku pergi aduh aku tak tega deh..😞


lagi lagi bertemu dengan kak farhan kenapa canggung lagi dan ia tersenyum ke arahku


kami bermain bersama dan aku keluar


"kamu temani Fadil ya jangan jauh jauh dan kalau bisa sampai dewasa"kata kak farhan


apa bagaimana mungkin aku Bingung harus apa tapi kita tak pernah tahu apa yang terjadi nantinya ya ku iya kan saja dari pada terjebak bingung ini kan cuma pertanyaan biasa


ini adalah kisah Vita saat kelas 4 SD


jadi berhubung kisah remaja nya masih belum di ungkapkan nanti dulu ya

__ADS_1


perjalanan nya masih panjang


lanjut....


"akhir ini mba perhatikan kamu sering tersenyum aneh kenapa"tanya Tante dila pada kak farhan "tidak mba sudah lah jangan dipikirkan lagi pula aku sehat kalau tersenyum"jawab nya sembari pergi


malam begitu panjang


"kenapa aku jadi tak bisa tidur aneh kenapa bisa ada rasa ini sudah lah mungkin hal biasa"sambil memeluk bantal guling nya kak farhan tertidur takdir tak pernah paham perbedaan antara mereka , masalah pasti akan ada jalan keluarnya


seperti ryysebuah pertanyaan pasti ada jawaban nya,dan hanya tuhan yang tau jawabannya


manusia hanya mampu menjalankan dengan


sabar hasil nya tuhan yang menentukan


"aku segera cepat dewasa agar bisa mengejar impian dan orang yang di sukai"sambil melihat ke arah cermin dan tersenyum


Vita berharap ia segera tumbuh dewasa agar bisa menjadi orang yang paling penting 😁


sepulang nya seperti biasa aku pasti ke rumah Fadil lagi dan ternyata kak farhan ada lagi seperti nya dua betah disini,tak masalahkan sih hanya aku yang merasa sedikit bermasalah.


"kalau paman Farhan menikah dengan Kaka cantik gimana jadinya"tanya Fadil polos


aku tersenyum


"apa yang kalian katakan , seperti nya ada rahasia ya"kak farhan datang secara tiba-tiba membuat ku panik


"cie paman penasaran ya ,aku pergi dulu ah...biar Kaka cantik sama Paman"Fadil berlari meninggalkan ku dan kak farhan berdua,aku hanya terdiam dan ia menatap BB ke arah ku aku pun pergi meninggalkan nya


"nanti ada liburan ke masjid kubah emas"tanya Tante dila


mama ku mengiyakan ajakan Tante dila tapi kak farhan tak ikut karena harus pulang ke kampung halaman nya ,Vita baru ingat kalau Kaka Farhan sebentar lagi akan dekat dengan akhir sekolah nya karena Kaka Farhan sekarang mau naik kelas 12 Vita tertinggal jauh sungguh amat di sayang kan


waktu semakin berlalu


"nanti aku libur mau liburan keluarga ku"kata Vita "coba ku tebak kau masih mengejar Kaka tampan itu kan"tanya teman ku ini

__ADS_1


"tidak lah kan dia pulang jadi tidak ada kaitannya dengan ku "jawab ku tenang


hari telah berlalu dan kenapa masih terus memikirkan nya padahal dia sudah tidak ada di sini,apa yang harus kulakukan sekarang ini


(pikir ku begitu)


"sekarang aku berharap cepat berlalu dan semakin tenang jangan mencoba memikirkan nya kembali" kataku


aku bermain dengan keponakan nya dan ada rasa mendalam saat dia ada sini


semoga lain waktu bisa bertemu kembali meski entah kapan


"kenapa aku memimpikan kak farhan ya apa dia sedang memikirkan ku juga"


Vita rindu dengan Kaka Farhan dan berharap kak farhan juga memiliki rasa rindu juga pada nya ,aku terdiam dan Samar samar melihat bayangan dirinya entah mungkin dia atau halusinasi ku saja tapi ku pikir kembali dan lihat kembali ternyata memang dia kembali kesini oh tidak deg...deg...dag...dig.....Dug.... jantung ku berdegup kencang dan dia melihat ke arah ku, kemudian aku mengalihkan dengan berpura-pura tak melihat dan bermain dengan Fadil aku terus diam tak melihat bahkan di saat jantung ku berdegup kencang rasanya sangat tak beraturan tampak nya ia melihat ku dan tersenyum dan menyapa ku


"hei, gimana kamu liburan apa seru"tanyanya


padaku "iya begitu lah ,biasa saja"jawab ku tersenyum dan Fadil Langi memeluk dan berkata"paman,seru banget kita liburan lihat banyak binatang dan masjid besar setelah itu"


aku hanya diam dan pura-pura tak tahu


"sini Kaka , dekat pamanku"Fadil menarik ku


aku lalu berkata izin pulang


"untungnya aku segera pulang kalau tidak aku pasti akan di suruh dekat terus dengan nya"


entah apa yang terjadi tapi ini rasanya


hari telah berlalu dan aku tidak bermain lagi ke rumah Fadil karena banyak pr dan lelah akhir akhir ini banyak sekali tugas dan masalah meski aku tak tahu apa di sana yang dia pikirkan tapi aku sangat butuh sebuah kehangatan pikir ku begitu dan Fadil selalu menanyakan aku tapi aku tak bisa bermain apalagi melihat dia aku sangat tak bisa hati ini begitu sulit di tebak


di kediaman rumah Fadil


"udah jangan nangis nanti dia kesini"Kaka Farhan menenangkan Fadil yang ingin bertemu dengan Vita


"paman aku mau Kaka cantik hiks...."Fadil menangis dan di tenang kan oleh ibu Tante dila "iya nanti Kaka cantik kesini, jangan nangis lagi "

__ADS_1


__ADS_2