
Perkebunan yg terbentang Luas nan hijau , dan asri itu sangatlah indah di pandang , di kebun ada seorang gadis yg sedang fokus memanen...
Siapa lagi kalo bukan Alya...
Alya walupun bekerja di bawah terik matahari langsung , kulit Alya putih bersih, tidak berubah kusam atau hitam , walaupun terkena sinar matahari
Karna dari sejak lahir Alya sudah mempunyai kulit bersih dan putih seperti itu...
Jam sudah menunjukkan pukul 12.00.
Dimana para pekerja kebun pulang ke rumah mereka masing masing, termasuk juga Alya...
Alya berjalan kaki menuju rumahnya...
Di tengah perjalanan Alya bertemu dengan sahabatnya Nani...
" Al lu baru pulang...?" tanya Nani
" Iya Nan , kamu kenapa akhir akhir ini jarang kelihatan dan juga jarang main ke rumah ? " tanya Alya ke sahabatnya
" Iya Al , akhir akhir ini gua ikut pamanku ke kota, gua ikut bantuin paman di sana "...
" Begitu to , tapi kamu tidak pamit ama aku , kalo kamu mau ke kota " Alya memanyunkan bibirnya
" Jangan ngambek gitu ah jelek tau , waktu tu gua buru buru jadinya gak sempat pamit ama kamu " ucap Nani menjelaskan kepada Alya sambil memegang tangannya
Dan tanpa sengaja Nani melihat Jari manis Alya ada yang berbeda , Nani penasaran dan langsung bertanya kepada Alya ...
"Al ini apaan ? " ucap Nani sambil menunjuk jari manis Alya
" Oo ini cincin " ucap Alya tersenyum
" Iya gua tau itu cincin dan kata siapa juga tu konde ! " ucap Nani kesal
Alya melihat sahabatnya mulai kesel Alya langsung tersenyum...
" Al gua serius, lu udah tunangan ? tunangan ama siapa Al? Kok gua gk di kasih tau ? apa jangan jangan lu udah menikah ? " Nani langsung mencerca pertanyaan kepada Alya
" Tenang Nan , gua jelasin ama kamu satu persatu gak usah banyak nanya seperti itu hehehe " jawab ALYA sambil tersenyum..
" Iya gua udah tunangan, gua di jodohkan Nan ! " ucap Alya menunduk
" Tunangan , Di jodohkan , maksudnya kamu di jodohkan gitu sama bibi lu itu ? kurang ajar sekali tu bibi ! " ucap Nani nye rocos dan sambil mengepal kan tangannya
" Bukan bibi Nan , tapi almarhum ayahku dan ayah calon mertuaku yg udah menjodohkan aku , dan mereka udah menjodohkan aku mulai dari aku kecil , begitu kata paman Nan "
" Terus lu terima perjodohan ini ? tapi lu udah tau laki laki yang di jodohkan ama lu seperti apa ? "
" Tau Nan , waktu lamaran laki laki itu juga ikut ke rumah "
" Ya udah kalo itu udah jadi keputusan orang tua lu Al , tapi gua yakin almarhum orang tua lu pasti udah milih jodoh yg terbaik buat lu , dan semoga aja laki laki itu baik, bis menyayangimu dan mau menerima lu apa adanya " ucap Nani sambil memeluk Alya , tiba tiba air matanya menetes
__ADS_1
"aamiin , udah dung jangan nangis gitu , Nan gua pamit duluan ya , kamu kan tau sendiri kalo gua pulang terlambat bibi akan marah marah marah " ucap Alya sambil menghapus air mata Nani
" Ya Al, jangan lupain gua ya Al , kalo lu dah nikah nanti , terus kapan tanggal pernikahan lu Al ? "
" Seminggu lagi Nan , Tenang saja sampai kapanpun gua akan selalu ingat ama kamu , Karna kamu saudara sekaligus sahabat gua , Dah jangan nangis lagi ! " ucap Alya tersenyum kepada Nani...
" Gua usahain datang , gua mau dampingi sahabat gua melepas masa lajangnya " ucap Nani tersenyum kepada Alya
Akhirnya mereka berpelukan sebelum kembali ke rumah masing masing....
>>>>>>>>>
Setelah makan Siang Arga berangkat ke kediaman Alya..
Sebenarnya Arga males , karna gak mau bikin kecewa sang mama ..
Mau tak mau Arga harus mengikuti kemauan sang mama...
Karna di perjalanan tidak macet...
Belum sampai 1jam Arga sudah sampai di rumah Alya...
Arga turun dari mobilnya sambil melepas kacamata hitamnya ...
Kampung Alya kampung padat...
Para tetangga Alya merasa heran , karna melihat Arga turun dari mobil dan memasuki halaman rumah Alya ...
Mereka langsung bertanya tanya siapakah laki laki tersebut ? {biasa kepo }
" Assalamualaikum..."
3 X Arga mengucapkan salam..
Tapi tetap tidak ada yang menjawab..
Arga hampir mau menyerah , hampir iya mau kembali ...
Saat Arga sudah berbalik , pintu dibuka...
" Waalaikumsalam..." jawab sang pemilik rumah...
Ternyata yg membukakan pintu adalah Toni kakak sepupu Alya ...
" Oh kamu , ada apa kemari..." tanya Toni kepada Arga
" Eee gini kak, abang, apa mas ah terserah la, saya kesini di suruh untuk menjemput Alya ! "
" Panggil aja gua kakak , karna Alya manggil gua kakak "
Tiba tiba dari dalam rumah keluarlah sang bibi...
__ADS_1
" Siapa Ton , tamunya ? "
" Eh ada nak Arga , ayo masuk nak Arga , Toni ini ada tamu malah gk di ajak masuk , malah di ajak ngobrol di luar ! " ucap bibi menyenggol lengan Toni
Arga pun masuk ke dalam rumah Alya...
" Ayo nak Arga silahkan duduk " ucap sang bibi..
" Ada apa ya nak Arga datang kemari? " tanya bibi
" Eee maksud kedatangan saya kemari mau menjemput Alya , karna di suruh Mama tante " jawab ARGA
" Begitu ya , bentar bibi samperin Alya nya dulu , oh iya panggil bibi saja jangan tante malu " ucap bibi sambil tersenyum
" Ya tante eh bibi " ucap Arga
Bibi pun pergi menemui Alya ke kamarnya dan meninggalkan Arga dan Toni yang berada di ruang tamu....
Dari tadi mereka sama terdiam , tidak ada yg memulai pembicaraan...
Arga dan Toni , sama sama sibuk memainkan ponsel mereka...
Tak lama kemudian Toni memulai pembicaraan selagi menunggu Alya keluar dari kamarnya...
" Arga gua mau tanya sama kamu sebenarnya kamu menerima perjodohan ini ? "
" Eee bagaimana ya kak ngomongnya ! "
Arga menggaruk garuk tengkuk kepalanya yg tidak gatal...
" Gua tau sebenarnya lu terpaksa kan menerima perjodohan ini , Karna lu takut aja ama bokap lu ? Jadinya lu menerima perjodohan ini , tapi mau apapun alasan kamu , gua minta tolong ama lu jangan sakiti Alya , kalo bisa lu terima dia apapun kekurangannya , dan sayangi dia , walaupun berat kamu ngelakuinnya , karna apa diya dari kecil sudah menderita , dan jangan tambah lagi iya menderita karna kamu , berani lu nyakitin Alya , kamu langsung berhadapan ama gua " ucap Toni
Arga tidak bisa menjawab pertanyaan Toni karna terlalu banyak pertanyaaan sehingga iya langsung terdiam...
" Sialan orang ini tau aja kalo gua terpaksa menerima perjodohan ini , Kalo bukan karna mama papa ogah gua harus menerima perjodohan ini " umpat Arga dalam hatinya...
belom sempat Arga menjawab pertanyaan Toni yang tadi , tiba tiba bibi datang bersama Alya
Arga langsung berdiri dan berpamitan
" Baiklah langsung saja saya pamit , Karna tidak bisa lama lama " ucap Arga
" lo kok buru buru amat nak Arga ? " tanya sang bibi
" Iya bik , kasihan sama mama karna udah nungguin kita disana ! " ucap Arga sambil tersenyum
Arga pamit kepada bibi dan Toni , dan tak lupa juga Arga mencium punggung tangan sang bibi , Arga juga pamit ke Toni walaupun tidak mencium punggung tangannya Toni...
Begitu dengan Alya , iya pun sama pamit kepada bibi dan kakaknya ....
>>>>>>>>>>
__ADS_1
Selamat beristirahat semoga bahagia,semoga juga suka ama karya pertamaku ini,
mohon maaf kalo masih ada typo nya dan bertele tele🙏☺️