
Seminggu kemudian ...
Akhirnya keluarga pak Candra dan ibu Vivian benar benar datang kekediaman Alya...
Pak Cipto dan ibu Helma menyambut kedatangan mereka dan mempersilahkan mereka masuk kedalam rumahnya...
Di dalam kamar Alya duduk di tempat meja riasnya sambil melamun..
Alya bingung apakah iya harus menerima perjodohan ini atau menolaknya..?
Tidak lama kemudian pintu kamar Alya ada yg mengetuk....
Tok tok tok...
"Alya kamu ada di dalam nak...?"
tanya sang Bibi dengan suara yg lembut..
maklum sang bibi lagi ber acting karna lagi ada tamu di luar...
" Iya bi masuk aja pintunya gak di kunci..." jawab Alya
Bibi pun masuk dan langsung menyuruh Alya keluar karna keluarga pak Candra sudah datang...
Tidak lama kemudian Alya keluar dari kamarnya dan menuju ke ruang keluarga...
Di saat dua keluarga lagi berbincang bincang...
Pak Candra dan ibu Vivian melihat Alya datang langsung tercengang....
" Kamu cantik sekali Alya " ucap ibu Vivian berdiri dan langsung memeluk Alya
" Terimakasih tante atas pujiannya " ucap Alya dengan senyum cantiknya dan tak lupa Alya mencium tangan ibu Vivian dan tangan Pak Candra...
Setelah mencium punggung tangan kedua calon mertuanya Alya Celingak Celinguk...
Di dalam hati Alya berkata...
" Mungkinkah perjodohan ini batal ? dimana calon suamiku ? kenapa tidak ada disini ? Alya kenapa kamu memikirkan itu , bodoh ah semoga laki laki itu beneran tidak datang " umpat hati Alya
Tiba tiba Paman Alya bertanya kepada keluarga calon besannya itu...
" Ngomong ngomong kok saya gak liat anak anak pak Candra ya ? "
Pak Candra dan ibu Vivian yang mendengar itu langsung tersenyum dan berkata...
" Oo kalo Viola gak ikut karna ada acara sama teman temannya...!"
" Kalo Arga mungkin sebentar lagi , tadi mendadak ada Meeting , katanya nanti mau menyusul " ucap ibu Vivian menjelaskan
" Baik lah kalo begitu , mari mari di makan kuenya dan minumannya.." ucap bu Helma dan pak Cipto
Setelah berbincang bincang...
Tak lama kemudian tiba tiba seseorang datang yaitu Arga dan asistennya Dodi datang dan langsung mengucapkan salam...
" Assalamualaikum...?" ucap Arga dan Dodi..
" Waalaikumsalam jawab mereka serempak..."
Setelah di persilahkan masuk Arga dan Dodi duduk di samping Pak Candra..
Alya yang baru saja datang dari kamar mandi , langsung kaget karna tamunya bertambah dua orang ...
Jantung Alya seperti di pompa ...
DeG DeG DeG
__ADS_1
Alya bingung dan bertanya tanya kenapa ada dua laki laki nya , Alya bingung yang mana calon suaminya...
Sang paman yang melihat Alya diam dan mematung langsung memanggil Alya untuk segera berkumpul...
Alya duduk di samping pamannya...
Arga yang sedari tadi memainkan ponselnya tidak menghiraukan kedatangan Alya...
Karna Arga sudah datang , dan mempersingkat waktu pak Candra mengutarakan maksud iya dan keluarga datang bertamu...
Pak CandrA mengutarakan maksud dan niat iya datang ke rumah pak Cipto untuk menjodohkan Alya dan sekaligus melamar Alya untuk anaknya Arga...
Sang paman tidak memutuskan iya menyerahkan semua keputusan kepada Alya , dan semua yg ada di ruangan itu langsung menoleh ke Alya
Alya dari tadi hanya menunduk...
akhirnya memberanikan diri dan menampakkan wajahnya
Alya terdiam sejenak semua anggota keluarga yang berada disitu menanti jawaban Alya...
Setelah beberapa saat kemudian..
Alya menjawab dan menerima lamaran tersebut...
Anggota keluarga yang sedari tadi sudah dag dig dug menanti jawaban Alya
Akhirnya lega dan bahagia...
"Alhamdulillah " jawab mereka serentak...
Tapi berbeda dengan Arga...
Iya seperti tidak senang dengan jawaban Alya yang menerima perjodohan ini sekaligus lamarannya...
"sialan tu cewek ,bisa bisa nya , iya **me**nerima perjodohan ini " umpat hati Arga
Sang paman bertanya ke Arga apakah iya juga menerima perjodohan ini...?
Sang paman ingin mendengar jawaban dari Arga langsung...
Sebenarnya sang paman tau isi dari hati Alya dan Arga mereka sama sama belom menerima perjodohan ini...
Arga dari tadi hanya melamun , iya tidak konsen sama apa yang paman Alya katakan...
Dengan pelan pelan pak Candra membuyarkan lamunan Arga...
" Arga Arga " ucap pak Candra ke telinga Arga
" Ah iya ada apa Pah "
" Itu kamu ditanya sama pak Cipto" ucap pak Candra sambil berbiskk di telinga Arga
" Pak cipto tanya apa Pah , Arga gak denger tadi " bisik Arga ke papa nya
" Mangkanya kalo ada orang tua bicara dengerin , kamu di tanya apakah kamu juga menerima perjodohan ini , buruan jawab "
Arga menjawab pertanyaan Paman Alya...
Bahwa iya juga menerima perjodohan ini...
Akhirnya Arga dan Alya resmi bertunangan...
Arga memasangkan cincin ke jari manis Alya , begitupun dengan Alya , iya juga memasangkan cincin ke jari manis Arga...
Setelah pertukaran cincin...
Arga meminta nanti pas hari pernikahannya iya tidak mau di publikasikan dan iya mau acaranya biasa aja tanpa adanya pesta yg meriah...
__ADS_1
Dua keluarga yg berada di situ langsung kaget dengan permintaan Arga...
Mereka terdiam sejenak...
Sang Paman langsung menyetujui permintaan Arga , dan iya juga tidak mau kalo acara pernikahan ponakannya itu besar besaran , karena pernikahan Arga dan Alya tidak di dasari oleh cinta...
Paman Alya hanya ingin mengundang keluarga terdekat saja...Karna iya mengingat keadaannya yang kurang mampu...
Pak Candra dan ibu Vivian tersenyum Pak Candra juga menyetujui , keinginan putranya itu...
Setelah selesai acara lamaran mereka makan bersama...
Arga tidak ikut makan , iya memilih keluar dan duduk di teras rumah Alya , Arga memejamkan mata nya , sambil berfikir kenapa ini harus terjadi padanya , dimana diera zaman sekarang iya harus di jodohkan...
Dan tak di sangka tiba tiba Alya juga keluar , Alya tidak ikut makan malam...
Alya berdiri sambil melihat ke langit , dan iya tidak sadar kalo di belakangnya ada Arga , begitupun dengan Arga iya juga tidak sadar kalo di depannya ada Alya...
Saat mau duduk Alya membalikkan tubuhnya dan tiba tiba Alya kaget dan berteriak...
" Aaaaa " Alya berteriak
Arga kaget dan langsung berdiri dan membungkam mulut Alya dengan tangannya
Dan beruntungnya keluarga yang di dalam tidak mendengarnya
" Kenapa harus berteriak sih ? " ucap Arga panik
Alya langsung terdiam , dan berbalik hendak masuk ke dalam...
Akan tetapi saat Alya mau masuk ke dalam , tiba tiba Arga memanggilnya...
" Hei kamu " panggil Arga
Alya memberhentikan langkahnya , Alya menoleh ke Arga .
" Mas memanggil saya ? " tanya Alya
" Iya memangnya disini ada siapa lagi " ucap Arga sambil menghampiri Alya
" Ada apa mas memanggil saya ? " tanya Alya sambil menunduk
" Kenapa kamu menerima perjodohan ini ? atau jangan jangan kamu dan keluargamu yang meminta untuk di jodohkan denganku ?" ucap Arga dengan pedenya
" Maaf ya mas sebelumnya , jujur sebenarnya saya tidak mau menerima perjodohan ini , tapi demi menghargai almarhum orang tua saya , saya terpaksa menerima perjodohan ini " ucap Alya tegas
" Bukankah kedua orang tuamu telah tiada , kamu kan bisa saja menolaknya ? "
" Kan saya sudah katakan kalo saya menghargai kedua orang tua saya dan juga saya menghargai permintaan om Candra kepada orang tua saya dulu , oh iya terus kenapa mas menerima perjodohan ini juga "
" saya kalo bukan karna papa yang memaksa , saya tidak mau menerima perjodohan ini "
Saat Arga dan Alya lagi berdebat tiba tiba mama Vivian datang , menemui mereka berdua
" Ternyata kalian ada disini, mama cari cariin dari tadi , ayo kalian masuk , papa dan pak cipto ada yang mau di bicarakan " ucap mama Vivian
Alya dan Arga pun masuk ke dalam rumah...
Kedua keluarga itu berunding kapan dan tanggal yang pas untuk acara pernikahan Arga dan Alya
Karna sudah larut malam , pak Candra dan ibu Vivian pamit pulang begitupun dengan Arga dan Dodi mereka juga berpamitan , dan tanggal pernikahan Alya dan Arga masih belum di putuskan...
Akhirnya keluarga pak Candra pamit undur diri dan mereka berempat kembali ke ibu kota...
________________~~~~~________________
mohon maaf jika penulisan kata katanya bertele tele / membosankan mohon di maklumi karna ini karya pertama saya 🙏
__ADS_1
selamat__betaktifitas semuanya☺️