Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 12


__ADS_3

Hari pernikahan ALYA sudah tinggal 4 hari lagi..


Tapi ALYA masih bekerja...


Karna iya tidak mau kalo hanya diam di rumah tidak ngapa ngapain...


Setelah pulang bekerja ALYA langsung membersihkan diri & langsung pergi ke dapur ...


ALYA tidak mengantar makanan pada pamannya...


Karna pamannya tidak mau ALYA kenapa napa..


Karna jarak pabrik dari rumahnya sangat jauh...


Jadi bibi lah yg mengantar makanannya...


Selesai makan siang ALYA langsung masuk ke dalam kamar untuk beristirahat...


Tok tok tok


Toni mengetuk pintu kamar ALYA..


ALYA membuka pintu kamarnya...


"ada apa kak, tumben kak Tony datang ke kamarku??"...


" kamu sibuk gak,kalo gak sibuk ikut kakak yuk??"...


"kemana kak?"


"ke toko jus bu Irma, ayo kita minum minum jus di sana!!"...


"ayo tapi gimana ama bibi entar diya nyariin?


"gak bakalan ibu pergi ke rumah saudara bapak mau ngebahas tentang pernikahan kamu !"


Tony & ALYA pergi, dengan menaiki motor milik Tony...


Tidak lama kemudian mereka sampai ke tujuan mereka...


Seorang pelayan datang dan memberikan daftar menunya...


"AL lu mau pesen apa?"


"ALYA pesen jus jambu aja, kalo kakak??"


"hem jus mangga aja mbak, kamu gak mau pesen yg lain AL??"


"ama kentang goreng deh kak!!"


"oke 1 kentang goreng ama 1 tahu crispy!!"


"oke di tunggu ya mas" sahut sang pelayan...


Karna sambil menunggu pesenan nya datang...


ALYA mendengarkan alunan lagu yg di steel di toko jus itu...


Berbeda dengan Tony...


Iya sibuk dengan ponsel nya...


Pesenan datang mereka langsung meminum jus mereka masing masing....


"AL kakak boleh tanya gak?"


"mau tanya apa kak,tanya aja!!!"


"sebenarnya ALYA setuju apa tidak ama perjodohan ini ?"


ALYA diam sejenak...

__ADS_1


" sebenarnya ALYA gak setuju kak ,


ALYA ingin mendapatkan jodoh pilihan ALYA sendiri, yg mencintai ALYA & menerima kekurangan ALYA kak"...


"la kenapa kamu terima, waktu lamaran kemaren, ALYA kan bisa nolak...??"


"iya kak tapi demi Almarhum kedua ORANG TUA ALYA ,


ALYA ikhlas menerima perjodohan ini,


ALYA yakin almarhum kedua ORANG TUA


ALYA akan memilih jodoh yg terbaik buat ALYA...


Walaupun ALYA tidak tau apakah calon SUAMI ALYA bisa mencintai ALYA, & menerima kekurangan ALYA..!"


ALYA menunduk sejenak...


"AL kakak minta maaf , kakak menyesal karna kakak gak sempet ngajari kamu belajar membaca & menulis,


Kakak terlalu mikirin diri kakak sendiri , hingga kakak egois gak mau ngajarin kamu !"


"udah lah kak, gak usah minta maaf , ini bukan salah kakak kok, ini sudah takdir ALYA !"


"ini bukan takdir ALYA ini semua kesalahan ibu kakak AL ,


Yang gk mau menyekolahkan kamu ,


Ibuku tidak memikirkan masa depan kamu...,


Dan sebentar lagi kamu akan menjadi menantu orang yg paling terkenal di negara ini ,


Kakak takut kamu di hina, dan di olok olok di sana , karna kamu butuh huruf...."


"kakak jangan bilang seperti itu ,Walaupun bibi seperti itu tapi ALYA menganggap bibi itu seperti ibu kandung ALYA ,ALYA tidak marah kok ama bibi ,Kalo untuk masalah dihina atau di olok olok itu udah jadi makanan ALYA kak"...


"sungguh AL kakak menyesal,"


ALYA langsung memegang tangan Toni Agar Toni gak merasa bersalah gitu...


"oh ya AL kakak ada sesuatu buat kamu ,


Anggap aja ini hadiah dari kakak,


karna ALYA udah jadi adik kakak yg baik..."


"apa itu kak ! "


ALYA sudah tak sabar ingin melihat hadiah itu ,


Tony pun langsung mengambil hadiah nya & Langsung di kasih ke ALYA...


" ni semoga kamu suka"


" makasih kak Tony , Kakak Baik deh , boleh ALYA buka ?"


"buka aja semoga kamu suka"


Tony tersenyum...


ALYA sangat senang sekali akhirnya iya membukanya ,


Dan ternyata isinya ponsel walupun ponsel biasa...


"handphone ?" ALYA bertanya tanya...


"iya handphone, kenapa ALYA tidak suka...?"


"suka kak, tapi kan ALYA tidak bisa baca gimana ALYA bisa pakai Handphone dari kakak...??"


"tenang nanti kakak ajarin , tapi ALYA jangan bilang ke siapa siapa kalo ALYA di kasih HAndphone ama kakak ! "

__ADS_1


"oke ALYA tidak akan bilang ke siapa siapa ! "


Sahut ALYA sambil memeluk kakaknya


"makasih ya kak"...


"iya sama sama , sini kakak ajarin bagaimana cara menerima panggilan & menelfon , dan disini udah ada nomer kakak , ama nomer bapak juga..."


Akhirnya ALYA belajar...


Walaupun baru sekali di ajarin ALYA langsung dapat memahami & mengerti , karna ALYA anaknya cerdas & pintar..


Karna hari sudah sore akhirnya mereka memilih pulang karna takut kemalaman...


Sesampainya di rumah ALYA langsung mandi & masuk ke kamarnya sambil menunggu adzan maghrib,


ALYA mengotak atik ponsel pemberian kakaknya ,


Iya sangat senang sekali...


Tapi sayang ada kesedihan di hatinya ,


Iya sedih jika mengingat kalo dirinya itu buta huruf ,


Iya takut kalo calon suaminya gak bisa menerima kekurangan nya...


Setelah adzan maghrib berkumandang ALYA keluar dari kamarnya & langsung sholat berjamaah bersama keluarganya...


Merekapun makan malam bersama,


Tidak ada yg bersuara...


Tapi tiba tiba sang BIBI langsung memulai pembicaraan...


"PAK habis ini ALYA ikut suaminya apa tinggal disini ?" tanya si BIBI


"ya ikut suaminya buk , masa Suaminya di kota ALYA ada disini, gimana si ibu ini ,suka ngawur deh !"


PAMAN pun ketawa...


"syukur deh,tak kirain masih tinggal disini..!


Oh ya AL nanti kalo udah tinggal di sana jangan lupa minta uang ama suamimu untuk di kirimin ke paman & bibi mu disini ,Kami kan udah membesarkan mu dari kecil ,Nanti gara gara enak tinggal di rumah besar kamu jadi lupa ama BIBI & PAMANmu ini ! "


ALYA yg mendengar itu langsung kaget & langsung mengambil air minum...


"ibu ,apa apaan ngomong seperti itu,ALYA kalo tanpa izin dari suaminya tidak boleh meminta uang atau mengirim uang kepada kita apalagi secara diam diam...Lagian bapak ikhlas merawat & nge besarin ALYA dari kecil..


Karna bagi bapak , ALYA sudah seperti anak kandung bapak ,


ibu tidak ingat nasihat almarhum kedua orang tua ALYA..."


"iya iya mulai dah ceramahnya, dah lah gak selera ibu untuk lanjutin makannya"....


Tony yg sedari tadi diam saja mendengarkan bapak & ibu nya berbicara tapi mendengar ibu nya


Tak selera lagi makan langsung angkat bicara....


"apa nya yg gak selera ,


wong udah habis gitu ,


Ya pantes la gak selera , ibu ibu "


Tony langsung ketawa ALYA yg mendengar itu langsung menendang kaki Tony untuk diam dan tidak berbicara ,


Karna si BIBI kesel akhirnya iya langsung memilih masuk kamarnya ,


Paman & Tony langsung ketawa lagi...


Terimakasih udah membaca karya pertamaku ini...☺️

__ADS_1


Selamat malam...


__ADS_2