Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 3


__ADS_3

Sesampainya di rumah Alya langsung mengetuk pintu dan mengucapkan salam


" Assalamualaikum "


Karna beberapa kali tidak ada yg menjawab Alya langsung buru buru masuk ke dalam rumahnya , untung saja iya membawa kunci cadangan rumahnya...


" Alhamdulillah ternyata bibi belum pulang, selamat aku " umpat batin Alya


Alya langsung masuk ke kamar dan mengganti pakaian dan pergi ke kamar mandi .


Setelah selesai mandi & bersih bersih ,


Tony datang bersama dengan bibinya...


Toni menghampiri Alya yg sedang memasak di dapur dan bertanya !


" Al lu masak apa ? gua laper ni ? " tanya Toni...


" Ini Alya lagi masak sayur " jawab Alya sambil Tersenyum.....


" O ya udah entar kalo dah mateng kasih tau gua ya "


"siap kakakku "


Toni masuk ke kamarnya dan Alya kembali melanjutkan memasaknya...


Tiba tiba Bibi berteriak sambil memanggil Alya...


"Alya dimana kamu taruh dasterku ? " tanya bibi sambil teriak


Suara bibi sangat kenceng sekali , hingga suaranya terdengar ke dapur ,


" Bibi kenapa harus teriak teriak ! " Ucap Alya sambil mematikan kompor , Setelah mematikan kompor Alya langsung pergi menemui bibinya...


" Ada apa bik , panggil panggil Alya ? "


" Kamu umpetin dimana daster bibi ?"


" Alya kemaren taruh di dalam lemari bibi , udah di setrika juga ! "


" Tapi gak ada Alya " ucap bibi emosi


Alya membuka lemari bibinya dan mencari daster sang bibi...


Tak lama kemudian , daster pun di temukan..


" Ini dasternya bik " ucap Alya


" Tadi bibi udah cari cari disitu ! paling kamu umpet in ! " ucap Bibi sewot


Alya cuma senyum senyum liat tingkah sang Bibi yang tak mau di salahkan


Alya kembali ke dapur dan melanjutkan memasak , makanan pun sudah matang dan sudah siap di hidangkan...


" Akhirnya selesai juga " ucap Alya

__ADS_1


Tak lama kemudian paman pun datang...


Malam pun tiba Alya dan keluarganya menyantap makan malam ...


Selesai makan malam , Alya berdiri di depan teras rumahnya , sambil memandangi bintang bintang yg ada di langit...


Tiba tiba paman berdiri di samping Alya...


" Udaranya malam ini cerah ya " Sapa sang paman..


Alya seketika langsung kaget dan menoleh kebelakang...


" Eh paman , iya malam ini cerah sekali paman ! " Alya tersenyum


" Semoga Nanti kehidupan mu bersinar juga seperti bintang bintang yang ada di atas sana ! " tunjuk sang paman ke langit...


" Aamiin " Alya tersenyum


" Maafkan paman ya Al , paman tidak bisa membuat hidupmu bahagia , paman tidak bisa menempati janji paman pada almarhum kedua orang tuamu untuk bisa membahagiakanmu ! " Paman menunduk


" Paman , paman kenapa ngomong seperti itu , Alya bahagia kok , dan Alya bersyukur mempunyai keluarga seperti paman, bagi Alya semua kasih sayang yang paman berikan kepada Alya itu sudah membuat Alya bahagia, paman , bibi , kak Toni kalian adalah pengganti kedua orang tua Alya " Alya memeluk sang paman...


Paman pun mengelus rambut Alya yg panjang , Alya memang suka bermanja manja kepada sang paman nya , karna lewat sang paman Alya merasakan kasih sayang seorang ayah...


Tanpa Alya sadari dari sejak tadi , ada sepasang mata yg sedang mengawasi Alya dan sang paman , Iya lah Toni , sebenarnya Toni ingin bergabung dengan Alya dan Ayahnya Tapi melihat Alya bermanja manjaan dengan Ayahnya , iya urungkan karna Toni mengerti kalo Alya sangat membutuhkan kasih sayang seorang Ayah...


Toni merasa bahagia melihat kedekatan Alya dan Ayahnya...


" Nanti kalo Alya dah berkeluarga , jangan lupain paman ya " ucap sang paman


" Gak lah paman , Alya gak bakalan lupa sama paman " Alya tersenyum


" Kakak mau kemana , rapi sekali ? " tanya Alya


" Kakak mau keluar mau ketemu teman teman kakak ! " jawab Toni


" Pasti seru sekali ya kak ! "


" Ya begitulah , kamu mau ikut ? "


" Gak ah , takut gak ada teman ceweknya yang ada cowok semua ! "


" Ada kok , mau ikut gak ? "


Alya menoleh ke pamannya...


" Udah sana kalo mau ikut kakakmu , tapi pulangnya jangan malam malam " ucap sang Paman


" Gak malam pak , bentar doang kok , udah sana cepetan ganti baju " ucap Toni


" Baik kak " Alya langsung masuk ke dalam kamar dan mengganti baju...


Alya dan Toni pun berangkat...


Tak lama kemudian sampailah mereka di Cafe , Alya dan Toni masuk ke dalam Cafe tersebut dan mencari teman temannya...

__ADS_1


Bertemulah Toni dan teman temannya , Alya duduk di samping Toni ,tiba tiba salah satu teman Toni berbisik ke Toni...


" Toni yang di samping kamu itu siapa ? "


" Adik gua ki , ada apa ? "


" kenalin gua ama adik lu Ton "


" Gak , nanti takut adik gua jadi korban lu "


" Enak aja lu pikir gua cowok apaan "


Toni tersenyum , tiba tiba teman Toni yang bernama desi , menyodorkan menu ke Alya biar Alya memesan makanannya...


Alya langsung terdiam seketika , dan untung saja Toni langsung sigap iya mengambil alih menu tersebut sehingga Toni lah yang memesan makanan untuk Alya dan dirinya...


Dan sejak itu Alya menjadi terdiam dan sangat tidak nyaman , dari tadi iya sangat ceria dan akrab bersama teman teman Toni...


" Uh kenapa si aku ikut kak Toni , pasti sekarang kak Toni sangat malu karna tidak kesempurnaanku ini , nyesel aku " umpat hati Alya


Makanan Pun datang acara makan makan pun dimulai , Alya sangat senang bisa bertemu dengan teman teman kakaknya yang sangat humble mereka bercanda gurau...


Tak terasa hari sudah mulai malam , mereka pun pamit undur diri termasuk Toni dan Alya..


Mereka berpisah dan pulang ke rumah masing masing , saat di perjalanan pulang Alya memberanikan diri berbicara ke Toni..


" Kakak maafkan Alya ya "


" Maaf untuk apa ? " ucap Toni sambil mengendarai motornya


" Maaf karna Alya tadi telah membuat kakak malu ! " ucap Alya sedih


" Malu kenapa biasa aja kok , teman teman kakak juga gak tau kalo kamu tidak sempurna"


" Tapi tadi untungnya kakak sigap ke Alya , kalo gak pasti teman teman kakak mengetahui nya "


" Meskipun mereka tahu kenapa ? selama masih ada kakak di samping Alya , kakak akan jadi tameng buat Alya " ucap Toni tersenyum


" Makasih ya kak , Alya sayang kakak " Alya memeluk kakaknya...


" Udah gak usah sedih lagi , gimana kamu senang kan tadi ? "


" Alya senang kok kak , Alya bahagia " Alya bahagia


" Gitu dung , adik kakak harus selalu bahagia "


Tak terasa sampai lah mereka di rumah , Alya turun dari motor , Alya melihat sang paman sudah menunggunya di teras rumah , Alya langsung menghampiri pamannya...


" Paman belum tidur ? "


" Belum , paman tidak bisa tidur kalo kalian belum pulang "


" Maaf ya pak , udah membuat bapak menunggu kami " ucap Toni


" Ya udah masuk udah malam , nanti masuk angin kalo lama lama di luar "

__ADS_1


" Baik paman " ucap Alya


Mereka pun masuk , Alya masuk ke kamarnya , sama juga dengan Toni iya juga masuk ke kamarnya...


__ADS_2