
Alya sudah siap , tinggal menunggu Arga dan Zian turun , Alya duduk di depan teras rumahnya sambil melihat lihat ke depan rumahnya...
Tak lama kemudian datanglah Zian dan Arga , Zian dan Arga masuk duluan ke dalam mobil , dan Zian lah yang akan menyetir , Alya duduk di samping Zian , namun Arga menyuruhnya pindah dan duduk bersamanya , Zian melarangnya iya meminta Alya duduk di sampingnya , Alya sampai kebingungan , akhirnya Alya memilih duduk di belakang bersama Arga , karna iya lebih baik menuruti kemauan Arga dari pada melihat Arga marah , akhirnya mereka pun berangkat...
Saat di perjalanan Alya lebih memilih melihat ke jalanan , dari pada melihat ke Arga , Alya masih teringat kejadian tadi sore dimana Arga merampas ciuman pertamanya , akan tetapi berbeda dengan Arga iya nampak biasa aja seperti tidak terjadi apa apa...
Sampailah mereka ke restoran , Alya Arga dan Zian turun dan masuk ke dalam restoran tersebut...
Waiters pun datang menghampiri mereka bertiga , selesai memesan makanan dan minuman , Zian dan Alya berbincang bincang , berbeda dengan Arga iya lebih memilih memainkan Handphone nya...
Makanan pun datang , makan malam pun dimulai..
Saat makan malam berlangsung , tiba tiba datanglah seorang wanita yg sangat cantik bersama satu orang wanita dan satu laki laki , saat mau melewati meja Arga , wanita tadi memberhentikan langkahnya...
Wanita tersebut membalikkan badan nya dan menyapa Arga...
" Arga ? " Sapa wanita tersebut
Merasa namanya di panggil Arga langsung mendongakkan wajahnya dan menatap wanita tersebut , wanita tersebut tersenyum ke Arga , Zian dan Alya pun langsung mendongakkan wajahnya melihat siapa yang memanggil Arga
Arga terdiam sambil menatap wanita tersebut...
" Bukan kah wanita ini , model yang ada di acara itu ya ? " Umpat hati Alya
" Kak Shintia ? " Sapa Zian karna mengenali wanita tersebut
" Hai kamu Zian kan ? " Ucap wanita tersebut sambil tersenyum
" Yes , aku Zian " ucap Zian tersenyum
" Kalian lagi dinner ya ? " Tanya Shintia
" Yup benar kak , mari silahkan duduk , mari bergabung bersama kami " ucap Zian
" Terimakasih , sebetulnya saya ingin bergabung dengan kalian ,tapi sayang kami sudah kenyang " ucap Shintia tersenyum
Arga dan Alya hanya diam saja...
" Arga " panggil Shintia
Arga tidak menjawab , iya hanya sekilas menatap Shintia...
" Arga bagaimana kabarmu ? " Tanya Shintia
" Baik " jawab Arga singkat
Saat Shintia mau berbicara lagi , tiba tiba asisten Shintia meminta Shintia untuk segera pergi karna masih ada urusan lagi...
Shintia pun pamit ke Zian dan Arga...
Shintia pun sudah hilang dari pandangan...
" Kak Arga , Kak Shintia tambah cantik ya ? " Ucap Zian
Alya langsung menatap Zian , Arga pun sama juga menatap Zian...
" Kalian berdua kenapa menatap aku seperti itu ? " Tanya Zian penasaran
Tiba tiba Alya pamit mau ke toilet...
" Kak Arga , kak Arga kenapa tadi di ajak ngobrol kak Shintia kok cuek gitu ? " Tanya Zian sambil menyendok es krim ke dalam mulutnya
__ADS_1
" Males , Zian kamu gak usah muji muji Shintia di depan Alya ! "
" Memangnya kenapa ? kak Alya juga gak bakalan marah , kak Arga suka ya ama kak Alya " ucap Zian bercanda
" Apaan sih kamu " Arga langsung memalingkan wajahnya
Setelah Alya kembali dari toilet , mereka bertiga kembali pulang ke rumah...
❤️❤️❤️❤️
Mobil sport yang sangat mewah memasuki halaman kantor , security langsung berlari menghampiri mobil mewah tersebut , Security langsung membukakan pintu mobil sang presdir...
Arga turun dari mobilnya , Security langsung membungkuk kan badannya iya memberi hormat kepada atasan nya...
Arga langsung masuk ke dalam kantornya begitu saja , saat melewati lobby kantor , Arga memberhentikan langkahnya karna iya melihat Dodi sedang beradu mulut dengan seorang wanita , para pegawai pun banyak yang melihat antara Dodi dengan wanita tersebut , tetapi mereka tidak berani mendekat , mereka hanya berani melihat dari kejauhan...
Arga pun langsung nyamperin mereka berdua...
" Ada apa ini ribut ribut ? " Tanya Arga
Dodi dan wanita tersebut langsung menoleh , melihat Arga datang Dodi langsung memundurkan tubuhnya...
" Ada apa ini ? " Tanya Arga sekali lagi
" Begini tuan nona Shintia memaksa mau masuk ke ruangan anda dan mau menunggu anda disana , saya melarangnya tuan dan saya menyuruh nona Shintia menunggu anda di lobby saja , tetapi nona Shintia tetap ngotot mau menunggu di ruangan anda ! " Ucap Dodi menjelaskan
" Benarkah begitu ? " Arga menatap Shintia
" Iya Ga asisten kamu ini , malah melarangnya , dan dia juga malah ngatur ngatur " ucap Shintia dengan manjanya
" Seharusnya kamu itu mentaati peraturan yang ada di kantor ini , bukan seenak nya saja mau mu , kamu ngerti kan ! " Ucap Arga kesal
Shintia terdiam dan iya langsung menunduk...
Melihat Shintia memasang wajah melasnya Arga pun langsung tak tega...
" Baiklah ada perlu apa kamu kesini ? " Tanya Arga kepada Shintia
Mendengar suara Arga sudah tak marah lagi , Shintia langsung mendongakkan wajahnya dan tersenyum padanya
" Bisakah aku berbicara denganmu , akan tetapi aku mau bicara di ruangan mu saja ? " Ucap Shintia sambil melirik ke karyawan Arga
" Baiklah " ucap Arga sambil berlalu pergi
Shintia pun tersenyum , dan iya pun mengikuti Arga dari belakang , namun saat melangkahkan kakinya , tiba tiba iya menoleh ke belakang dan malah menjulurkan lidahnya , tanda iya mengejek Dodi karna bisa meluluhkan Arga , Dodi yang melihat kelakuan Shintia , iya hanya bisa menggelengkan kepalanya...
" Ternyata anda tidak berubah nona , dan semoga saja tuan tidak jatuh cinta lagi sama anda nona " umpat hati Dodi
Sesampainya di ruangannya Arga langsung duduk di kursi kebesarannya , dan Arga mempersilahkan Shintia duduk , namun Shintia tak kunjung duduk iya malah berdiri dan melihat lihat ruangan Arga...
" Arga " ucap Shintia yang berada di belakang Arga , tiba tiba Shintia mau memeluk Arga dari belakang namun tangannya langsung di tepis oleh Arga
" Shintia sebenarnya apa yang mau kamu bicarakan ? " Tanya Arga
" Arga kamu benar benar berubah ya ! "
" Cepetan kamu mau bicara apa , jangan buang buang waktu ku " Gertak Arga
Shintia langsung kaget...
" Arga bisakah kamu turunkan nada suaramu itu , kamu bukan seperti Arga yang aku kenal "
__ADS_1
" Shintia sudah aku bilang buruan kalo ada yang ingin kamu bicarakan jangan bertele tele "
" Aku kesini ingin memperbaiki hubungan kita ! "
" Hubungan apa yang harus di perbaiki , memangnya kita mempunyai hubungan ? "
" Sudah lah Arga , kamu tidak usah berbohong , aku yakin kamu masih ada perasaan kepada ku ? "
" Pede sekali kamu mengatakannya , dari mana kamu tau kalo aku masih ada perasaan sama kamu Shintia ! " Ucap Arga
" Buktinya kamu selama ini masih belum bisa move on dari aku , selama ini kamu masih tetap sendiri dan belum mencari penggantiku ! "
Arga berdiri dan langsung berbalik menghadap Shintia
" Shintia aku sudah mengubur perasaan ku padamu sejak kamu pergi meninggalkan ku "
" Aku minta maaf Arga , aku tak berniat mau meninggalkanmu , andai saat itu kamu mendukungku dan tidak melarang ku , aku tidak akan meninggalkanmu "
" Ya sudah berarti hubungan kita sudah berakhir pada saat itu , dan sekarang hubungan kita sudah tidak ada lagi "
" Arga , bisakah kalo kita mulai dari awal lagi , aku masih mencintaimu Ga " Shintia mau memeluk Arga lagi namun langsung di tepis oleh Arga
" Sudah lah Shintia lebih baik kamu lupakan saja aku "
" Tapi Arga , aku benar benar tidak bisa melupakan kamu Arga "
" Sudah cukup Shintia , baiklah kamu sekarang boleh keluar dari ruanganku karna aku harus bekerja " ucap Arga cuek dan langsung membuka laptopnya
Merasa dirinya telah di usir oleh Arga , Shintia langsung keluar dari ruangan Arga dan langsung membanting pintu dengan sangat keras
❤️❤️❤️❤️❤️
Di bandara yang sudah di penuhi oleh orang orang yang berlalu lalang , ada yang bahagia karna menjemput kedatangan orang terkasih nya , dan ada pula yang sedih karna mengantar seseorang pergi dari hidupnya , baik itu karna merantau ataupun sebagainya...
Keluarga Arga sudah berada di Bandara , begitupun dengan Alya dan Zian, tapi tidak dengan Arga iya sangat sibuk , mereka mau mengantarkan Zian berangkat ke luar negeri , Zian tidak bisa menyembunyikan raut wajahnya yang sedih , Alya selalu menyemangati Zian karna iya tidak mau Zian kepikiran sama keluarganya disini...
" Tante ! " Panggil Zian
Tante Vivian pun menoleh
" Yes sayang ada apa ? " Tanya tante Vivian
" Nanti kapan kapan ajak kak Alya ke rumah kita yang ada di luar negeri ya tan ! "
" Pastinya dung sayang , tumben kamu seperti itu ? "
" Tidak tan, Zian sedih aja karna mau berpisah dengan keluarga Zian dan kak Alya ! " Zian melirik ke Alya
" Tenang sayang , nanti tante akan bawa kakakmu ke rumah kita di ***** kamu tenang saja , kamu yang rajin ya belajarnya disana, buatlah bangga keluargamu disini " tante Vivian tersenyum
Zian langsung memeluk tante Vivian ,dan tak lama kemudian pesawat yang akan di tumpangi Zian akan berangkat , Zian berpamitan kepada om dan tantenya dan tak lupa kepada Alya , tak terasa air mata Zian menetes saat Zian melambaikan tangannya , mama Vivian juga ikutan menangis , Alya hanya terdiam walau pun baru kenal sama Zian ,tapi iya sudah menganggap Zian seperti adiknya sendiri , Zian pun sudah hilang dari pandangan , saat mau masuk ke dalam mobil Mama Vivian bertanya kepada Alya..
" Kamu pulang ke rumah mama aja sayang ?"
" Tapi Alya belum pamit ke mas Arga ma ? "
" Udah gampang itu , nanti mama yang akan bilang ke Arga , biar nanti kamu di jemput ke rumah mama ! "
" Baiklah mama , alya ikut pulang ke rumah mama "
" Nah gitu dung , ayo masuk "
__ADS_1
Mama Vivian sangat senang sekali...