Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 45


__ADS_3

Alya sudah siap , tinggal menunggu Arga dan Zian turun , Alya duduk di depan teras rumahnya sambil melihat lihat ke depan rumahnya...


Tak lama kemudian datanglah Zian dan Arga , Zian dan Arga masuk duluan ke dalam mobil , dan Zian lah yang akan menyetir , Alya duduk di samping Zian , namun Arga menyuruhnya pindah dan duduk bersamanya , Zian melarangnya iya meminta Alya duduk di sampingnya , Alya sampai kebingungan , akhirnya Alya memilih duduk di belakang bersama Arga , karna iya lebih baik menuruti kemauan Arga dari pada melihat Arga marah , akhirnya mereka pun berangkat...


Saat di perjalanan Alya lebih memilih melihat ke jalanan , dari pada melihat ke Arga , Alya masih teringat kejadian tadi sore dimana Arga merampas ciuman pertamanya , akan tetapi berbeda dengan Arga iya nampak biasa aja seperti tidak terjadi apa apa...


Sampailah mereka ke restoran , Alya Arga dan Zian turun dan masuk ke dalam restoran tersebut...


Waiters pun datang menghampiri mereka bertiga , selesai memesan makanan dan minuman , Zian dan Alya berbincang bincang , berbeda dengan Arga iya lebih memilih memainkan Handphone nya...


Makanan pun datang , makan malam pun dimulai..


Saat makan malam berlangsung , tiba tiba datanglah seorang wanita yg sangat cantik bersama satu orang wanita dan satu laki laki , saat mau melewati meja Arga , wanita tadi memberhentikan langkahnya...


Wanita tersebut membalikkan badan nya dan menyapa Arga...


" Arga ? " Sapa wanita tersebut


Merasa namanya di panggil Arga langsung mendongakkan wajahnya dan menatap wanita tersebut , wanita tersebut tersenyum ke Arga , Zian dan Alya pun langsung mendongakkan wajahnya melihat siapa yang memanggil Arga


Arga terdiam sambil menatap wanita tersebut...


" Bukan kah wanita ini , model yang ada di acara itu ya ? " Umpat hati Alya


" Kak Shintia ? " Sapa Zian karna mengenali wanita tersebut


" Hai kamu Zian kan ? " Ucap wanita tersebut sambil tersenyum


" Yes , aku Zian " ucap Zian tersenyum


" Kalian lagi dinner ya ? " Tanya Shintia


" Yup benar kak , mari silahkan duduk , mari bergabung bersama kami " ucap Zian


" Terimakasih , sebetulnya saya ingin bergabung dengan kalian ,tapi sayang kami sudah kenyang " ucap Shintia tersenyum


Arga dan Alya hanya diam saja...


" Arga " panggil Shintia


Arga tidak menjawab , iya hanya sekilas menatap Shintia...


" Arga bagaimana kabarmu ? " Tanya Shintia


" Baik " jawab Arga singkat


Saat Shintia mau berbicara lagi , tiba tiba asisten Shintia meminta Shintia untuk segera pergi karna masih ada urusan lagi...


Shintia pun pamit ke Zian dan Arga...


Shintia pun sudah hilang dari pandangan...


" Kak Arga , Kak Shintia tambah cantik ya ? " Ucap Zian


Alya langsung menatap Zian , Arga pun sama juga menatap Zian...


" Kalian berdua kenapa menatap aku seperti itu ? " Tanya Zian penasaran


Tiba tiba Alya pamit mau ke toilet...


" Kak Arga , kak Arga kenapa tadi di ajak ngobrol kak Shintia kok cuek gitu ? " Tanya Zian sambil menyendok es krim ke dalam mulutnya

__ADS_1


" Males , Zian kamu gak usah muji muji Shintia di depan Alya ! "


" Memangnya kenapa ? kak Alya juga gak bakalan marah , kak Arga suka ya ama kak Alya " ucap Zian bercanda


" Apaan sih kamu " Arga langsung memalingkan wajahnya


Setelah Alya kembali dari toilet , mereka bertiga kembali pulang ke rumah...


❤️❤️❤️❤️


Mobil sport yang sangat mewah memasuki halaman kantor , security langsung berlari menghampiri mobil mewah tersebut , Security langsung membukakan pintu mobil sang presdir...


Arga turun dari mobilnya , Security langsung membungkuk kan badannya iya memberi hormat kepada atasan nya...


Arga langsung masuk ke dalam kantornya begitu saja , saat melewati lobby kantor , Arga memberhentikan langkahnya karna iya melihat Dodi sedang beradu mulut dengan seorang wanita , para pegawai pun banyak yang melihat antara Dodi dengan wanita tersebut , tetapi mereka tidak berani mendekat , mereka hanya berani melihat dari kejauhan...


Arga pun langsung nyamperin mereka berdua...


" Ada apa ini ribut ribut ? " Tanya Arga


Dodi dan wanita tersebut langsung menoleh , melihat Arga datang Dodi langsung memundurkan tubuhnya...


" Ada apa ini ? " Tanya Arga sekali lagi


" Begini tuan nona Shintia memaksa mau masuk ke ruangan anda dan mau menunggu anda disana , saya melarangnya tuan dan saya menyuruh nona Shintia menunggu anda di lobby saja , tetapi nona Shintia tetap ngotot mau menunggu di ruangan anda ! " Ucap Dodi menjelaskan


" Benarkah begitu ? " Arga menatap Shintia


" Iya Ga asisten kamu ini , malah melarangnya , dan dia juga malah ngatur ngatur " ucap Shintia dengan manjanya


" Seharusnya kamu itu mentaati peraturan yang ada di kantor ini , bukan seenak nya saja mau mu , kamu ngerti kan ! " Ucap Arga kesal


Shintia terdiam dan iya langsung menunduk...


Melihat Shintia memasang wajah melasnya Arga pun langsung tak tega...


" Baiklah ada perlu apa kamu kesini ? " Tanya Arga kepada Shintia


Mendengar suara Arga sudah tak marah lagi , Shintia langsung mendongakkan wajahnya dan tersenyum padanya


" Bisakah aku berbicara denganmu , akan tetapi aku mau bicara di ruangan mu saja ? " Ucap Shintia sambil melirik ke karyawan Arga


" Baiklah " ucap Arga sambil berlalu pergi


Shintia pun tersenyum , dan iya pun mengikuti Arga dari belakang , namun saat melangkahkan kakinya , tiba tiba iya menoleh ke belakang dan malah menjulurkan lidahnya , tanda iya mengejek Dodi karna bisa meluluhkan Arga , Dodi yang melihat kelakuan Shintia , iya hanya bisa menggelengkan kepalanya...


" Ternyata anda tidak berubah nona , dan semoga saja tuan tidak jatuh cinta lagi sama anda nona " umpat hati Dodi


Sesampainya di ruangannya Arga langsung duduk di kursi kebesarannya , dan Arga mempersilahkan Shintia duduk , namun Shintia tak kunjung duduk iya malah berdiri dan melihat lihat ruangan Arga...


" Arga " ucap Shintia yang berada di belakang Arga , tiba tiba Shintia mau memeluk Arga dari belakang namun tangannya langsung di tepis oleh Arga


" Shintia sebenarnya apa yang mau kamu bicarakan ? " Tanya Arga


" Arga kamu benar benar berubah ya ! "


" Cepetan kamu mau bicara apa , jangan buang buang waktu ku " Gertak Arga


Shintia langsung kaget...


" Arga bisakah kamu turunkan nada suaramu itu , kamu bukan seperti Arga yang aku kenal "

__ADS_1


" Shintia sudah aku bilang buruan kalo ada yang ingin kamu bicarakan jangan bertele tele "


" Aku kesini ingin memperbaiki hubungan kita ! "


" Hubungan apa yang harus di perbaiki , memangnya kita mempunyai hubungan ? "


" Sudah lah Arga , kamu tidak usah berbohong , aku yakin kamu masih ada perasaan kepada ku ? "


" Pede sekali kamu mengatakannya , dari mana kamu tau kalo aku masih ada perasaan sama kamu Shintia ! " Ucap Arga


" Buktinya kamu selama ini masih belum bisa move on dari aku , selama ini kamu masih tetap sendiri dan belum mencari penggantiku ! "


Arga berdiri dan langsung berbalik menghadap Shintia


" Shintia aku sudah mengubur perasaan ku padamu sejak kamu pergi meninggalkan ku "


" Aku minta maaf Arga , aku tak berniat mau meninggalkanmu , andai saat itu kamu mendukungku dan tidak melarang ku , aku tidak akan meninggalkanmu "


" Ya sudah berarti hubungan kita sudah berakhir pada saat itu , dan sekarang hubungan kita sudah tidak ada lagi "


" Arga , bisakah kalo kita mulai dari awal lagi , aku masih mencintaimu Ga " Shintia mau memeluk Arga lagi namun langsung di tepis oleh Arga


" Sudah lah Shintia lebih baik kamu lupakan saja aku "


" Tapi Arga , aku benar benar tidak bisa melupakan kamu Arga "


" Sudah cukup Shintia , baiklah kamu sekarang boleh keluar dari ruanganku karna aku harus bekerja " ucap Arga cuek dan langsung membuka laptopnya


Merasa dirinya telah di usir oleh Arga , Shintia langsung keluar dari ruangan Arga dan langsung membanting pintu dengan sangat keras


❤️❤️❤️❤️❤️


Di bandara yang sudah di penuhi oleh orang orang yang berlalu lalang , ada yang bahagia karna menjemput kedatangan orang terkasih nya , dan ada pula yang sedih karna mengantar seseorang pergi dari hidupnya , baik itu karna merantau ataupun sebagainya...


Keluarga Arga sudah berada di Bandara , begitupun dengan Alya dan Zian, tapi tidak dengan Arga iya sangat sibuk , mereka mau mengantarkan Zian berangkat ke luar negeri , Zian tidak bisa menyembunyikan raut wajahnya yang sedih , Alya selalu menyemangati Zian karna iya tidak mau Zian kepikiran sama keluarganya disini...


" Tante ! " Panggil Zian


Tante Vivian pun menoleh


" Yes sayang ada apa ? " Tanya tante Vivian


" Nanti kapan kapan ajak kak Alya ke rumah kita yang ada di luar negeri ya tan ! "


" Pastinya dung sayang , tumben kamu seperti itu ? "


" Tidak tan, Zian sedih aja karna mau berpisah dengan keluarga Zian dan kak Alya ! " Zian melirik ke Alya


" Tenang sayang , nanti tante akan bawa kakakmu ke rumah kita di ***** kamu tenang saja , kamu yang rajin ya belajarnya disana, buatlah bangga keluargamu disini " tante Vivian tersenyum


Zian langsung memeluk tante Vivian ,dan tak lama kemudian pesawat yang akan di tumpangi Zian akan berangkat , Zian berpamitan kepada om dan tantenya dan tak lupa kepada Alya , tak terasa air mata Zian menetes saat Zian melambaikan tangannya , mama Vivian juga ikutan menangis , Alya hanya terdiam walau pun baru kenal sama Zian ,tapi iya sudah menganggap Zian seperti adiknya sendiri , Zian pun sudah hilang dari pandangan , saat mau masuk ke dalam mobil Mama Vivian bertanya kepada Alya..


" Kamu pulang ke rumah mama aja sayang ?"


" Tapi Alya belum pamit ke mas Arga ma ? "


" Udah gampang itu , nanti mama yang akan bilang ke Arga , biar nanti kamu di jemput ke rumah mama ! "


" Baiklah mama , alya ikut pulang ke rumah mama "


" Nah gitu dung , ayo masuk "

__ADS_1


Mama Vivian sangat senang sekali...


__ADS_2