Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 53


__ADS_3

Arga dan Viola langsung kaget karna mendengar suara seseorang yang sedang batuk di belakangnya...


Arga dan Viola menoleh ke belakang , dan ternyata Dodi...


" Astaga gua kira siapa ternyata si dodot " ucap Viola menepuk jidatnya


Dodi tersenyum dan menghampiri Arga dan Alya...


" Selamat sore tuan Arga dan nona Viola " sapa Dodi


" Sore silahkan duduk " ucap Arga sok formal


Dodi duduk di samping Viola...


" Maaf tuan ada apa tuan menyuruh saya datang ke rumah tuan ? " tanya Dodi ke Arga


" Udah deh Dod , gak usah sok formal gitu , lagian juga disini bukan kantor enek gua dengernya " ucap Viola sewot


mendengar celoteh Viola Dodi tersenyum ke Viola...


" Gini Dod gua manggil lu kesini mau membahas masalah Alya ! " ucap Arga


" Hah mau bahas tentang kak Alya , memangnya kak Alya kenapa? " tanya Viola nyerocos


" Coba diem dulu ini belum selesai bicaranya" ucap Arga sambil menoel kening Viola


" Hehehe iya kak maaf " ucap Viola cengengesan


" Viola sebenarnya apa yang terjadi dengan Alya kenapa Alya bisa jadi seperti ini ? " tanya Arga ke Viola


" Begini kak ceritanya "


Viola menceritakan secara detail apa yang telah terjadi kepada Alya , Arga dan Dodi mendengarkan apa yang di ceritakan oleh Viola..


" Begitu kak ceritanya " ucap Viola setelah selesai menjelaskan apa yang telah terjadi...


" Tuan sepertinya di minuman nona Alya ada yang sengaja mencampuri minuman dengan obat psikedelik " ucap Dodi


" Apa itu Dod obat psikedelik ? " tanya Viola penasaran


" Obat psikedelik dapat menimbulkan efek berupa euforia atau perasaan senang, pola pikir terganggu, dan perubahan pada sensasi seluruh panca indra pada orang yang mengonsumsinya. Obat psikedelik juga bahkan dapat menyebabkan penggunanya berhalusinasi " ucap Dodi menjelaskan


" Bukan kah ciri cirinya persis sama dengan apa yang telah terjadi sama kak Alya ? " tanya Viola


" Ya bisa jadi nona Vio " jawab Dodi


Arga terdiam iya berfikir apa yang dikatakan Dodi itu benar kalo Alya seperti orang yang berhalusinasi dan kehilangan kesadaran...


" Terus bagaimana caranya mengembalikan kak Alya seperti sedia kala ? " tanya Viola


" Ya menurut yang saya tau obat itu akan menghilang dengan sendiri nya , maka dari itu beruntunglah kalo nona Alya itu muntah muntah berarti iya telah melewati masa efek obat tersebut dan sebentar lagi nona Alya akan kembali seperti sedia kala " ucap Dodi menjelaskan kembali


" Begitu ya syukurlah kalo begitu kak Alya bisa kembali seperti semula " ucap Viola senang


" Dan beruntunglah kamu karna minuman itu tidak terjadi sama kamu kalo gak bisa tambah gawat ini masalah " ucap Arga menoel kening Viola


Viola tersenyum...


Sejujurnya ada hikmahnya juga Alya seperti ini karna Arga bisa mengetahui isi hati Alya kepada Arga...


Arga kembali tersenyum senyum sendiri mengingat kejadian di hotel...


Viola dan Dodi yang melihat Arga senyum senyum sendiri tidak mengerti dan menjadi aneh..


Arga Viola dan Dodi masih berbincang bincang dan mereka masih mencari tau siapa dalang orang yang telah mencampur obat tersebut ke minuman Alya

__ADS_1


Disaat lagi asik mengobrol tiba tiba datanglah mama Vivian sambil teriak teriak memanggil Arga dan Viola...


" Arga , Vio kalian dimana ? " teriak sang mama


Arga dan Vio merasa namanya ada yang manggil mereka langsung menoleh ke belakang...


" Mama " jawab Arga dan Vio serempak


" Arga Vio kalo di panggil orang tua itu jawab jangan diem aja , sakit tau tenggorokan mama dari tadi manggil manggil kalian " ucap mama Vivian mengomel


Karna saking dari capeknya iya teriak teriak mama Vivian langsung meminum minuman yang berada di atas meja Arga dan Viola


" Mama kok minum minuman tanpa permisi dulu si ? " ucap Viola


" Memangnya kenapa gak boleh minuman kamu mama minum ? " ucap mama Vivian


" Bukan begitu Mah minuman itu punya nya Dodot " ucap Viola sambil melirik ke Dodi


Mama Vivian pun juga ikut melirik ke Dodi yang berada di samping mama...


" Eh minuman ini punyamu Dod maaf ya tante minum, tante gak tau kalo itu minuman kamu " ucap mama Vivian cengengesan


" Tidak apa apa tante minum saja " Dodi tersenyum ke mama Vivian


" Mama kebiasaan deh kayak gitu " ucap Viola


Arga yang melihat tingkah mamanya iya hanya tersenyum...


" Udah lah biarin , Dodi nya biasa aja napa kamu yang sewot " ujar mama Vivian


Dodi dan Arga tertawa melihat tingkah mama dan Viola


" Oh ya Ga katanya Alya sakit ? " tanya sang mama


" Terus sekarang Alya ada di mana ? "


" Ada di kamarnya mah "


" Terus kenapa kalian malah pada ngumpul disini bukannya jagain Alya ? "


" Kata dokter Alya disuruh istirahat dulu mah "


" Oo begitu , ya udah mama mau liat Alya dulu"


" Mah Vio ikut "


Akhirnya Viola dan mama Vivian masuk kedalam rumah , dan tinggallah Arga dan Dodi di taman...


" Tuan boleh kah saya bertanya ? " tanya dodi


" Boleh mau tanya apa kamu ? "


" Maaf sebelumnya saya mau tanya tuan , apakah nona Alya semalem tidak melakukan hal yang tidak wajar ? "


" Maksudnya ? "


" Maaf ya tuan biasanya orang yang terkena obat seperti itu , mereka akan seperti lupa pada dirinya ! "


" Tidak Alya baik baik saja , seperti biasanya " ucap Arga berbohong


" Syukurlah kalo begitu tuan " ucap Dodi tersenyum kepada Arga


Tetapi Dodi curiga pasti telah terjadi sesuatu antara tuan dan nona nya , melihat dari raut wajah Arga yang berbeda...


" Semoga aja di balik kejadian ini ada keajaiban untuk tuan dan nona Alya " umpat hati Dodi

__ADS_1


" Ya Udah Dod , kita masuk ke dalam saja hari sudah mulai gelap " ucap Arga


" Mari tuan "


Arga dan Dodi pun masuk kedalam rumah...


Viola dan Mama Vivian menuju kamar Alya dan sampai lah mereka , di depan kamar Alya mereka pun masuk ke dalam kamar Alya...


Dilihatnya kamar itu dan ternyata disitu ada Alya yang sudah bangun , Alya menyenderkan kepalanya ke heasboard kasurnya...


Viola dan mama Vivian menghampiri Alya , dan mereka duduk di samping Alya...


Alya tersenyum karna melihat mama mertuanya dan Viola...


" Kakak sudah bangun ? masih pusing ya ? " tanya Viola


" Kalo sekarang udah gak , tinggal lemesnya aja " jawab Alya tersenyum


" Sebenarnya kamu kenapa sayang kok bisa kayak gini ? " tanya mama Vivian


" Alya gak kenapa napa mah , cuma pusing saja dan mual "


" Mungkin kamu masuk angin gara gara acara semalem " ucap Mama Vivian


" Mungkin iya mah " ucap Alya


" Ya udah kamu mandi dulu gih , tapi mandi air hangat biar tubuhmu segar " ucap mama Vivian


" Baik mah " Alya turun dari kasurnya saat mau melangkahkan kakinya tiba tiba Viola mencegat nya...


" Jangan mandi dulu kak , nanti malah tambah masuk angin " ucap Viola


Alya menoleh ke Viola...


" Gak pa apa Vio , biarkan kakakmu mandi dengan air hangat , biar gak tambah lemas " ucap mama Vivian


" Tapi mah " ucap Viola


" Gak pa apa Vio , lagian kakak gerah mau mandi saja " ucap Alya tersenyum


" Ya udah terserah kakak saja " ucap Viola tersenyum


Alya masuk ke kamar mandi...


Sembari menunggu Alya yang lagi mandi , Viola mengajak mama nya keluar dan duduk di ruang keluarga...


Viola dan mama Vivian duduk di ruang keluarga mereka berkumpul kumpul dengan Arga , Dodi dan papa Candra , sembari bercerita cerita...


" Gimana keadaan Alya mah ? " tanya sang papa


" Udah baikan , sekarang dia lagi mandi kok " jawab mama Vivian


" Syukurlah kalo begitu " ucap papa


Saat lagi bercerita cerita , muncullah Alya dari dalam iya berdiri sambil melihat mereka bercanda gurau...


Tak sengaja mama Vivian melihat Alya yang hanya berdiam diri , mama Vivian memanggilnya dan semua orang menoleh ke arah Alya...


Alya pun menghampiri mereka , Alya duduk dan ikut berkumpul bersama mereka...


Gelak tawa pun terdengar dari mereka , akan tetapi berbeda dengan Alya iya hanya tersenyum karna tubuhnya masih belum vit sepenuhnya...


🌹🌹🌹🌹🌹


Hai guys mohon di maklumi kalo ceritanya masih amburadul , tetapi saya akan terus memperbaiki cerita nya , mohon tinggalkan jejak kalian di karyaku ini , terimakasih

__ADS_1


__ADS_2