
1minggu sudah Alya berada di kampung nya , 1 minggu juga iya berpisah dengan suaminya...
Jam delapan lewat Arga baru keluar dari kamarnya dan turun ke lantai bawah menemui mama papa nya yang sedang duduk santai di ruang keluarga , Arga juga ikut bergabung dengan mama papanya...
" Kamu gak ngantor Ga ? " tanya mama Vivian
" Gak mah , Badan Arga pada sakit semua jadinya Arga gak mood mau ke kantor " jawab Arga sambil mengambil sebuah apel yang ada di meja tersebut...
" Oo ya udah kamu istirahat dulu kalo lagi gak enak badan, atau mau mama panggilkan tukang urut langganan papa ? "
" Gak mau badan Arga nanti di pegang pegang sama orang yang gak Arga kenal " ucap Arga menolak
" Ya udah , oh ya gimana kabar paman Alya apakah sudah membaik ? "
" Katanya masih tidak sadar mah "
" Kasihan ya paman Alya " ucap mama sambil mengambil remot TV
" Mah pah , ada yang mau Arga omongin sama mama papa ! "
Mama papa langsung menoleh ke Arga...
" Mau ngomongin apa Ga ? " tanya mama
Papa yang sedari tadi membaca koran langsung terhenti sambil menunggu arga mau ngomong apa...
" Mah Pah , boleh gak kalo Arga menyusul Alya ke kampungnya ? " tanya Arga ragu ragu
Mama papa langsung terdiam dan mereka saling bertatap mata...
" Gimana mah pah boleh gak ? " tanya Arga kembali
" Ya boleh lah sayang , mama kira kamu mau ngomongin apa iya kan pah boleh " ucap mama langsung menoleh ke papa
" Iya boleh " jawab papa
" Beneran mah pah , tapi yang mau ngurusin kantor siapa , soalnya sekarang lagi sibuk sibuknya kita ngurusin proyek yang di luar kota ?"
" Kan ada Dodi Ga , dia kan selalu bisa ngehandle kalo kamu sibuk "
" Dodi pasti kewalahan Mah "
" Ya terus kalo kamu banyak sibuk kenapa mau meninggalkan perusahaan ? " tanya sang papa
" Papa ini kayak gak pernah muda aja " ucap mama Vivian sambil mencubit paha papa
" Aduh sakit mah , Ya udah kalo kamu mau nyusul istrimu , untuk sementara papa yang akan gantiin kamu di kantor "
" Yang benar papa mau gantiin Arga ? " tanya mama vivian , Arga pun kaget
" Beneran , tapi ada syaratnya ? "
" Kok pakai syarat syarat segala pah ? " Mama vivian kembali bertanya
" Apa syaratnya pah ? " tanya Arga sudah tak sabar
" Syaratnya kamu jangan lama lama disana , pokoknya paling lama satu minggu " jawab papa
" Kok seminggu pah , apa papa gak kasihan sama Arga dan Alya ? "
" Ya itu terserah Arga mau apa tidak sama syarat papa ? " ucap papa sambil melirik ke Arga
Arga terdiam sejenak...
" Ya udah Arga setuju sama syarat papa " ucap Arga
" Ya udah kapan kamu mau berangkat ? tanya papa sambil tersenyum
" Hari ini juga " jawab Arga
" Haa yang benar kamu Ga ? "
" Iya mah , hari ini Arga berangkat "
" Ya udah kamu mau di antar supir apa bawa mobil sendiri ? " tanya papa
" Gak boleh bawa mobil sendiri , pokoknya Arga harus di antar sopir ? " mama Vivian menentang
" Ga sekarang kamu urus mama mu dulu sebelum kamu menemui istri mu " ucap papa meninggalkan mama dan Arga
" Pa pa papa mau kemana ? "
" Mah Arga ke atas dulu ya , mau beres beres dulu " ucap Arga meninggalkan mamanya
" Lo lo kok mama di tinggalin papa Arga " teriak mama Vivian
Arga sudah rapi dan iya pun sudah siap berangkat menemui istrinya , Arga turun ke lantai bawah sebelum berangkat iya berpamitan dulu kepada orang tua nya...
__ADS_1
" Mah Pah , Arga pamit ya ! "
" Ya udah hati hati di jalan " ucap papa
" Titip salam buat keluarga Alya maaf mama dan papa belum bisa besuk ! "
" Ya mah nanti Arga sampaikan " ucap Arga tersenyum
" Semoga saja paman Alya cepat sembuh biar Alya cepat kembali kesini lagi "
" Aamiin " ucap Arga dan papa serempak
Arga melangkahkan kakinya , saat di ambang pintu ,tak sengaja Arga berpapasan dengan Viola..
" Kakak mau kemana kok bawa tas segala ? " tanya Viola
" Kakakmu mau menyusul istrinya " mama Vivian menjawab
" Aku ikut ya kak ? "
" Gak kamu disini aja " jawab Arga
" Kakak mah gitu , mah boleh ya Vio ikut ? " Viola menoleh ke mamanya meminta supaya di bolehin ikut kakaknya...
" Jangan Vio kamu disini aja ,kayak anak kecil aja kamu mau ikut ikut "
" Boleh la Mah , Vio kan mau ketemu kak Alya " rengek Viola
" Kalo di bilangin gak boleh ya gak boleh ngeyel kalo di bilangin ni anak " ucap Arga sewot
" Ih kakak jahat " Viola cemberut
" Udahlah Vio kakakmu cuma sebentar disana "
" Tau ah " Viola ngambek dan naik ke lantai atas
Arga pun berangkat , Arga di antar supir karna mama Vivian tetap gak mengizinkan kalo Arga mengendarai mobil sendirian...
>>>>>>>
Alya bersiap siap untuk pulang karna bibi nya sudah datang untuk menggantikan iya menjaga pamannya , Alya pamit ke bibinya dan tak lupa iya juga berpamitan ke sang paman walaupun sang paman tidak meresponnya...
Diperjalanan pulang Alya memikirkan kakaknya Toni , iya tidak tau keberadaan kakaknya sekarang , Alya bingung harus kemana lagi iya mencari sang kakak , semua teman teman kakaknya sudah di hubungi namun nihil mereka tidak tau keberadaan sang kakak...
Tak lama kemudian sampailah Alya di rumahnya , Alya langsung menuju kamar mandi karna iya sudah tak nyaman dengan badannya yang sudah lengket , selesai membersihkan tubuhnya , Alya merebahkan tubuhnya ke kasur...
Saat Alya hendak menutup mata , tiba tiba pintu rumahnya ada yang mengetuk...
Alya terbangun , dan langsung keluar dari kamar dan membukakan pintu , saat membukakan pintu ada seorang laki laki memakai kaos putih dan celana jens pendek , dan berdiri di depan Alya , namun orang tersebut menghadap ke belakang...
" Maaf anda siapa ya ? " tanya Alya
Tiba tiba orang tersebut berbalik lalu menghadap ke Alya...
Alya kaget ternyata yang datang adalah suaminya Arga...
" Mas Arga " seru Alya
Arga tersenyum , dan mulai menghampiri Alya
Lalu Alya terdiam iya masih tidak menyangka kalo yang ada di depannya adalah suaminya...
" Alya , Alya kamu tidak apa apa , kamu baik baik saja ? " tanya Arga sambil melambai lambaikan tangannya ke depan wajah Alya...
" Ah iya saya baik baik saja mas ,silahkan masuk mas " jawab Alya grogi
Arga pun masuk ke dalam rumah , Arga duduk di ruang tamu Alya pun ikut duduk juga , mereka duduk saling berhadapan , dan mereka kembali sama sama terdiam tidak ada yang berbicara...
" Alya "
" Ya mas "
" Kamu tidak ke rumah sakit ? "
" Baru pulang dari rumah sakit mas "
" Oo gitu "
" Mas mau minum apa ? "
" Gak usah , aku mau istirahat saja "
" Baik mas , mari saya antar ke kamar " Alya masih canggung kepada Arga , walaupun mereka sudah enam bulan tinggal bersama
Arga pun mengikuti Alya dari belakang...
" Alya kayaknya ini bukan kamar kamu deh ? " tanya Arga
__ADS_1
" Iya mas ini bukan kamarku , ini kamar kak Toni mas Arga tidur di sini di kamarnya kak Toni " Alya menjelaskan
" Gak gak , aku mau tidur di kamar kamu saja "
" Ya udah kalo mas Arga mau tidur di kamar Alya"
Alya pun mengantarkan Arga ke kamarnya..
Alya membereskan baju baju nya , karna kamarnya mau di tempatin Arga...
" Eeee kamu mau kemana kok baju baju mu di beresin ? "
" Alya mau pindah kamar , kan kamar Alya mau di tempatin mas Arga ! "
" Gak gak boleh , kamu harus tidur disini juga titik"
" Tapi mas "
Tiba tiba saja Arga langsung menutup mulut Alya dengan jari telunjuknya
" Alya tolong jangan di bantah lagi , sudah lah kamu tidur saja disini bersamaku "
Arga pun langsung memeluk Alya, Alya terdiam iya tidak membalas pelukan Arga...
Arga melepaskan pelukannya dan tersenyum ke Alya...
" Alya apakah kamu ada makanan ? Aku laper sekali "
" Kalo makanan disini gak ada , saya gak masak , tapi kalo mie instat ada , mas mau di masakin mie instan ? "
" Kenapa harus mie instan , gak ada yang jual makanan deket sini ? "
" Kalo deket deket sini gak ada yang jual makanan mas , tapi kalo keluar dari gang ini baru ada yang jual makanan "
" Mana gua dah laper ni , ya udah mie instan pun gak pa apa yang penting bisa kenyang ni perut "
" Baik mas " Alya pun langsung pergi ke dapur
Tak lama kemudian Alya datang membawa se mangkok mie instan , harum dari mie tersebut sudah tercium oleh Arga hingga iya langsung menoleh ke meja makan...
Arga pun sudah tak sabar ingin memakan mie tersebut...
" Alya enak sekali mie instan buatan mu " ucap Arga sambil memakan mie buatan Alya...
Alya yang mendengar Arga memuji makanannya iya langsung tersipu malu...
Tak lama kemudian Arga selesai makan mie instannya , tiba tiba handphone Alya berdering..
" Halo ya bik ada apa ? "
" Alya kamu cepat kesini , pamanmu kritis "
" Apa ? iya ya bik Alya segera kesana " Alya langsung mematikan sambungan telfonnya
" Ada apa Alya kenapa kamu panik ? " tanya Arga
" Aku harus segera ke rumah sakit mas, paman kritis "
" Ha kritis aku ikut ya "
" Ya udah mas "
Alya dan Arga pun berangkat ke rumah sakit ...
"Alya tunggu kita ke rumah sakit naik apa ? "
Arga bertanya saat mereka menuju keluar dari gang sambil berjalan kaki , karna rumah Alya berada di dalam pelosok dan berbukit..
" kita naik angkot mas "
" Ha ? Angkot yang benar kamu Alya ? "
" Iya kita naik angkot gak jauh kok deket rumah sakitnya "
" Alya masa kita ke rumah sakit naik angkot ?"
" Iya mas, mas kalo gak mau naik angkot gak usah ikut di rumah aja , soalnya Alya buru buru mas "
" Iya pamanmu tidak punya motor gitu , biar kita naik motor ke rumah sakitnya "
" Ada motor kak Toni, tapi udah di jual buat biaya berobat paman "
"Aduh kalo tau kayak gini tadi mamang gak gua suru pulang " ucap Arga sambil memukul keningnya
Angkot yang mereka tunggu akhirnya datang
" Mas Arga mau ikut apa mau disini ? " tanya Alya saat mau masuk ke dalam Angkot
__ADS_1
" Iya iya aku ikut " ucap Arga terpaksa
Akhirnya mereka berdua berangkat ke rumah sakit naik angkot...