Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 7


__ADS_3

(Hari Weekend)


Yah dimana hari yang selalu di tunggu tunggu Bagi orang orang yg beraktifitas padat setiap Harinya...


Karna hari itu hari yang selalu di nanti nanti


Bukan cuma pegawai atau buruh, anak anak Sekolah pun paling semangat menanti hari Itu...


Tapi berbeda dengan Alya yang tidak pernah Ada hari libur karna Alya bekerja di kebun Bukan di kantor atau pun pabrik..


Karna demi membantu perekonomian sang Paman , Alya ikhlas melakukan Pekerjaannya ...


Waktu sudah menunjukkan jam 12.00, di Situlah pekerjaan Alya selesai..


Alya pamit undur diri kepada teman teman nya...


Karna Alya tidak mau pulang terlambat , jika Alya terlambat pulang pasti iya akan kena marah sama Bibinya...


Belom jauh Alya keluar dari perkebunan..


Alya di Kagetkan dengan kedatangan sang Paman dengan mengendarai motor bututnya ..


Setiap hari wekend Paman , Selalu Menjemputnya..!


Paman kasihan melihat keponakannya yang Selalu berjalan kaki setiap harinya..


Paman selalu menjemput Alya , di kala iya Libur bekerja...


Alya tersenyum manis melihat Paman datang Menjemputnya...


Sesampainya Di rumah , Alya langsung mandi Dan bersih bersih...


Selesai Mandi , Alya menyiapkan makan Siang Untuk keluarganya , Alya memanggil Keluarganya...


Mereka pun berkumpul dan langsung Menyantap makan siang...


Di saat lagi menyantap makanan tiba tiba Bibi memulai pembicaraan...


" Pak tadi ibu Vivian menelfon ! "


" Terus apa katanya buk ? "


" Tadi bu Vivian bilang kalo seminggu lagi Mereka akan kesini karna mau membicarakan Tentang perjodohan Alya dan anaknya "


Ucap sang Bibi sambil melirik ke Alya...


Alya yang sedang menyantap makanannya Langsung tersedak..


" Huk huk "


Toni yang berada di dekat Alya kaget dan Langsung mengambilkan air untuk Alya...


" Al pelan pelan dong , makan nya jadi Menyembur ke gua makanannya " ucap Toni


" Maaf kak Alya gak sengaja " jawab Alya Sambil menundukkan kepalanya...


" Maaf bik maksud bibi apa ya..? memangnya Alya mau di jodohkan ? "


" Iya benar kamu mau di jodohkan "


Alya terdiam sejenak...


" Kamu ingat , tante tante yg pernah datang Kesini ! "


" Iya bik "


" Dia datang untuk melihat kamu , dan iya adalah calon mertua kamu "


ucap sang bibi sambil memasukan makanan Ke dalam mulutnya...


Alya yg mendengar itu langsung terdiam dan Gak selera lagi untuk melanjutkan makan...


" Udah udah lanjutin lagi makannya " ujar Sang paman...


Karna Alya sudah tidak selera lagi...


Alya berhenti duluan dan meninggalkan Keluarganya di meja makan...


" Al kamu mau kemana ? lanjutin dulu Makannya ? " ucap sang paman...

__ADS_1


Alya yang menahan emosinya , iya tidak Menghiraukan ucapan sang paman ,


Alya tetap aja pergi dan masuk ke dalam Kamarnya...


" Ibu bisa gak ngomongnya kalo habis Makan ? kasihan Alya bu diya kaget ! " ucap Sang paman


" Ih bapak apaan si , kok malah nyalahin ibu , Alya aja yang terlalu lebay ! " jawab sang Bibi sambil menguyah makanannya...


Toni yg melihat kejadian itu hanya terdiam Dan melanjutkan makan nya...


Makan siang itu selesai dengan berantakan


Di kamar Alya menumpahkan Kekecewaannya...


Alya menangis se jadi jadinya sambil Memegang potret kedua orang tuanya...


" Ayah ibu , kenapa kalian yang harus pergi Kenapa bukan Alya "


Alya menangis sesenggukan sambil menutup Wajahnya ke bantal...


Alya kaget karna kepalanya tiba tiba ada yang Mengusapnya dengan lembut..


Alya langsung mendongak ke atas , ternyata Sang paman...


" Alya tidak boleh bicara seperti itu , Alya kan Ponakan paman yang baik dan cantik "


" Paman kenapa tidak pernah bilang kalo Alya Mau di jodohkan ? "


" Alya kecewa ya ? sebenarnya paman lupa Tentang perjodohan ini "


"Dulu waktu kamu berumur 2 tahun pak Candra meminta kepada ayah kamu , kalo Kamu mau di jodohkan dengan anaknya kalo Sudah besar , awalnya ayah kamu menolak , Tapi pak Candra tetap kekeh dan bilang kalo Iya melakukan perjodohan itu , agar ayah Kamu dan pak Candra tidak pernah putus Persahabatannya , "


" Ayahmu minta waktu untuk berfikir dan Berunding dengan ibumu , "


" Seminggu kemudian , ayahmu menerima Perjodohan itu , ayahmu bercerita ke paman Kalo anak pak Candra pasti yg terbaik buat Kamu Al "


" Waktu itu paman cuma bisa diam dan Memberikan keputusan seutuhnya ke Ayahmu "


" Sebelum ibu Vivian kesini pak Candra sudah Menelfon Paman duluan , dan Membicarakan masalah itu , disitulah paman Baru ingat semuanya , "


" Tapi Alya kalo tidak setuju tidak apa apa Alya boleh kok menolaknya nanti paman yg Akan bilang ke pak CandrA ! "


Alya bingung apakah iya mau menolaknya, Atau menyetujui perjodohan itu...


_ _ _ _ _ _ _ _


{Kediaman Keluarga Atmanegara}


Sudah 1 tahun lebih Arga menjabat sebagai Ceo di kantornya...


Semenjak Arga yg memimpin Perusahaannya , perusahaan semakin maju dan Semakin banyak perusahaan perusahaan lainnya bergabung...


Karna hari weekend Arga menghabiskan Waktunya di rumah saja karna iya tidak ada Kegiatan apapun...


Dan mereka baru saja selesai acara makan Siang di rumah...


Karna anggota keluarga Pak Candra berada Di rumah semua...


Mereka berkumpul di ruang keluarga Sekaligus menonton acara televisi , karna Jarang sekali mereka berkumpul seperti itu..


Arga tidur di pangkuan sang mama sambil Memainkan ponsel nya...


Berbeda dengan Viola iya lebih milih tidur tiduran di sofa sambil memainkan Ponselnya...


Tak berselang lama pak Candra juga ikut Bergabung karna sedari tadi iya berada di Ruang kerjanya...


Tiba tiba pak Candra membuka Pembicaraan nya...


" Arga papa ada yg mau di bicarakan sama Kamu nak...! "


Arga Yg sedari tadi memainkan ponselnya Langsung menaruh ponselnya...


" Mau bicara apa pah ! bicara saja pah ! "


Arga tersenyum ke papa nya...


" Arga , papa sama mama mau menjodohkan Kamu nak ! "


Arga Yg mendengar perkataan papa nya Langsung kaget...

__ADS_1


Sama hal nya dengan Viola yg mendengarnya , Mereka Langsung menoleh Ke papa nya...


" Maksud papa gimana , Arga mau di Jodohkan ? "


Arga mendongak kan kepalanya dan Langsung melihat ke mama nya , karna iya Tidak mengerti maksud sang papa...


Mama pun langsung tersenyum ke Arga...


" Maksud papa , Arga mau di jodohkan Dengan Anak sahabat papa yg ada di kota A !" Jawab sang mama...


" Bentar sahabat papa kan udah meninggal ? Dan mereka tinggal di kampung kan ! " tanya Viola


" Iya Vio sahabat papa udah meninggal , iya Mereka tinggal di kampung " jawab sang Mama


" Ih kampung pasti jorok & katrok gitu "


" Vio jaga ucapanmu mama gak pernah Ngajarin kamu berbicara seperti itu..."


" Udah udah , sekarang kamu Arga gimana Kamu setuju tidak dengan perjodohan ini ? " Ucap sang papa..


" Pa kenapa harus di jodohkan si pah ! Arga Bisa cari sendiri jodoh Arga pa ! "


" Sebelum sahabat papa meninggal , papa Sudah berjanji kepada sahabat papa kalo Kamu dan anaknya , mau di jodohkan , dan itu Pun papa yg minta , agar papa dan alm Sahabat papa tetap jadi saudara "


" Iya , tapi kenapa harus Arga pah ?"


Arga yg sedari tadi tidur di pangkuan sang Mama langsung duduk..


" Anak laki laki mama sama papa cuma kamu Arga , masa Vio yg benar saja kamu ! "


Ucap sang mama sambil tersenyum


Vio yg merasa tersudut langsung melihat ke Kakak dan ke dua orang tuanya...


" Kenapa bawa bawa Vio mah , kak Arga yg Mau di jodohkan , kenapa Vio yg di bawa Bawa " ucap Viola sambil berdiri dan Meninggalkan mereka...


" Pokoknya Arga gak mau di jodohkan pa Mah ! "


" Ya udah kalo kamu gak mau di jodohkan Jangan pernah anggap papa dan mama ini Orang tua kamu ! dan tinggalkan semua Barang barang mu , dan fasilitas yang papa Mama beri sama kamu " tegas sang papa


Mendengar suami nya berkata seperti itu sang mama langsung kaget , dan langsung Melirik ke suaminya...


Karna Arga sudah tak tahan menahan Emosinya , Arga langsung pergi dan mengambil Kunci mobilnya dan meninggalkan Rumahnya...


Bu Vivian mencoba menahan dan memanggil Arga tapi tak di hiraukan oleh Arga iya tetap pergi...


" Pah papa kenapa bicara seperti itu , Arga Anak kita pah , sudah biarkan saja kalo Arga Tidak mau kita jodohkan..."


" Mah kamu bisa diem gak , anak itu pasti akan kembali , sudah kita liat aja nanti..."


Bu Vivian yg mendengar itu langsung Meninggalkan suami nya sambil mengomel Ngomel sendiri...


Waktu sudah menunjukkan pukul 02.00 dini hari


Sedangkan Arga belum pulang juga...


Sang mama mondar mandir menunggu Arga pulang...


Pak Candra yg melihat istri nya mondar mandir Cuma menggelengkan kepalanya dan langsung masuk ke kamar nya dan Meninggalkan istrinya...


Tak lama kemudian Bel rumah berbunyi Bu Vivian yg mendengar bel rumah berbunyi Langsung membuka kan pintu...


Dan benar saja yg datang adalah Arga...


Bu vivian yg melihat anaknya datang Langsung memeluknya...


" Kamu dari mana saja nak jam segini baru Pulang "


" Arga capek mah , Arga mau istirahat "


Arga melepaskan pelukan sang mama...


Arga langsung masuk dan naik ke lantai atas Menuju kamarnya...


Bu Vivian melihat anaknya masih marah , iya Agak kecewa dan menghela nafasnya , tapi Iya kembali tersenyum karna anaknya kembali Ke rumah dengan selamat...


«« Mohon maaf jika ceritanya kurang menarik Mohon di maklumi karna ini karya pertama Saya😁🙏 >>>


Selamat beraktifitas

__ADS_1


__ADS_2