Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 29


__ADS_3

Alya berlari sambil menenteng dress panjangnya , iya masuk ke dalam rumahnya...


Saat hendak mau menaiki tangga , tiba tiba Alya menghentikan langkah nya...


Iya baru tersadar , dimana suami nya berada...


Dan untungnya Dodi menyusul Alya...


Dodi berada di belakang Alya...


Saat Alya mau bertanya dimana suaminya !


Tiba tiba Dodi sudah menjawab nya lebih dulu dari Alya...


" Tuan muda saat ini sedang berada di kamar nya nona ! "


" Baik lah " ucap Alya sambil berlalu pergi dan meninggal kan Dodi...


Dodi tidak ikut naik ke atas


Karna iya mengerti bahwa akan terjadi sesuatu antara tuan dan nyonya nya ...


Iya kembali lagi ke acara pesta untuk mencari tau siapa laki laki tersebut...


Tak berselang lama sampai lah Alya di depan kamar...


Alya mengetuk pintu kamar nya berulang kali tapi tak ada yg membuka nya...


Alya mencoba memutar kenop pintu kamarnya dan ternyata tidak di kunci...


Alya masuk dan melirik kanan kiri akan tetapi iya tidak melihat suami nya...


Alya berdiri di depan kasur , tiba tiba Arga muncul dari belakang Alya...


Iya baru saja keluar dari ruang ganti pakaian..


Alya membalikkan tubuhnya dan mereka pun saling berhadapan...


Alya memulai pembicaraan nya dan bertanya ke Arga


" Mas memanggil saya ? " Tanya Alya


" Iya " jawab Arga ketus


" kalo boleh tau ada perlu apa mas ? "


" Sudah puas kamu bertemu dengan selingkuhan mu itu ? "


" Maksud mas apa ya , saya tidak mengerti ? "


" Udah deh gak usah sok polos " Arga mulai naik nada bicaranya


" Beneran saya tidak mengerti apa yg di katakan mas Arga ? "


" Sudah jelas ketahuan , masih sok polos dan tidak mau mengaku ! "


Alya melihat Arga semakin dekat dengan nya , iya melangkah kan kaki nya mundur ke belakang


" Sungguh saya tidak mengerti apa yang mas katakan "

__ADS_1


" Dasar wanita pembohong , penipu , berani kamu mau mempermalukan keluarga ku hah ! " bentak Arga


Alya yang dari tadi memundurkan kaki nya ke belakang sekarang iya sudah tidak bisa bergerak lagi karna sudah berada di pojok kamarnya .


Dan Arga semakin mendekatinya dan hampir hidung mereka menyatu...


Alya mulai ketakutan melihat Arga yang emosi seperti itu


" jawab Alya " ucap Arga semakin emosi


" Alya tidak mengerti maksud mas " ucap Alya berulang kali


Lalu Arga mencengkram dagu Alya , dan Arga mendekatkan wajahnya dan hampir hidung mereka menyatu...


" Siapa laki laki tadi Alya "


Alya terdiam...


" Jawab Alya "


" Alya tidak tau siapa dia Mas ! "


" Bohong ! "


" Saya tidak bohong mas , saya tidak kenal laki laki itu "


" Bullshit , laki laki itu pasti selingkuhan mu bukan ? "


" Beneran mas laki laki itu bukan selingkuhan saya , saya tidak mengenalnya mas "


" Berani kamu masih berbohong , buruan jawab siapa diya ? " ucap Arga sambil mempererat cengkraman nya


" Beneran mas , Alya tidak berbohong Alya tidak kenal laki laki itu "


Arga melepaskan cengkraman nya dan berlalu pergi hingga iya membanting pintu kamar nya sangat keras...


Di pipi Alya ada bekas kuku Arga hingga membuat luka kecil di pipinya ,sehingga Alya merasakan perih di pipinya...


Alya langsung beranjak ke kamar mandi...


Alya menyalakan shower dan iya menangis sejadi jadi nya di bawah guyuran air , dress yang Alya kenakan juga ikutan basah..


Alya meratapi kenapa nasib dirinya seperti ini...


Saat pikiran nya sudah tenang Alya membersihkan tubuhnya...


Alya keluar dari kamar mandi dengan mata sembab...


Alya langsung masuk ke ruang ganti sambil memakai jubah handuk


Selesai mengganti pakaian , tak sengaja iya melihat Arga yang sedang tiduran di kasur sambil memainkan Handphone nya..


Alya mengambil selimutnya di lemari...


Dan iya tak menghiraukan Arga


Alya tidur di sofa...


Saat hendak mau memejamkan mata tiba tiba Arga berada di depan nya...

__ADS_1


" Bangun Alya , kita pulang sekarang ! " ucap Arga ketus


Tanpa bertanya lagi , Alya pun langsung bangun dan mengikuti Arga dari belakang...


Acara pesta pun sudah selesai...


Dan rumah megah itu sudah sepi dan gelap karna penghuni nya sudah terlelap di bawa alam sadar mereka masing masing...


Arga langsung menyuruh satpam untuk mengambil mobil nya di garasi,


Alya dan Arga menunggu di teras depan...


Setelah mobil sudah berada di depannya mereka pun langsung pulang...


Saat perjalanan pulang mereka hanya terdiam tidak ada yg berbicara...


Arga melajukan mobil nya sangat kencang sekali...


Tak berselang lama akhirnya mereka sampai juga ke komplek perumahan elit...


Arga memasuki halaman rumahnya dan memarkirkan mobil nya...


Arga turun duluan dari mobil nya...


Saat hendak mau masuk ke dalam rumah , Arga berbalik badan , karna iya tidak melihat Alya turun dari mobil , dan ternyata Alya belum turun juga dari mobil...


Arga kembali lagi ke mobilnya dan mencoba mengetuk kaca mobil nya...


Tapi sayang kaca mobil nya tak ada yang membukanya...


Arga langsung membuka pintu mobil nya dan melihat Alya ...


Ternyata Alya tertidur...


Arga mencoba membangunkan nya tapi nihil Alya tidak bangun bangun juga...


Arga bingung bagaimana membangunkannya , apakah iya harus menggendongnya masuk ke dalam ?


Arga mencoba meraba dahi Alya dan ternyata Alya demam ...


Ternyata Alya dari tadi bukan tidur melainkan pingsan...


Arga menggendong Alya dan membawa nya ke kamar...


Arga mengompres Alya dengan handuk kecil dan menyelimuti nya...


Walaupun lagi marah ternyata hati kecil nya iba juga...


Arga duduk di pinggir kasur samping Alya...


Tak sengaja Arga melihat luka di dagu dan pipi Alya bekas perlakuannya tadi...


Arga meraba luka itu , lalu iya mengambil salep dan mengoleskan nya...


" Dasar gadis bodoh " Ucap Arga sambil berdiri dan meninggal kan Alya...


Arga naik kelantai atas dan iya masuk ke kamar nya...


...****************...

__ADS_1


hai kakak selamat beraktifitas ya...semoga hari nya lancar terus dan bahagia...


__ADS_2