
Sebuah mobil melaju dengan kecepatan sedang membelah keheningan malam , tiga hari sudah Arga pergi keluar kota untuk mengerjakan bisnisnya yang baru...
Arga tidak sendirian , iya di temani Dodi asisten pribadinya sekaligus sahabat Arga , saat dalam perjalanan pulang ke rumah , Arga mencoba memejamkan mata , karna selama berada di luar kota jam tidur Arga berantakan , saat baru memejamkan mata handphone Arga berdering...
Arga mulai kesel karna baru mau memejamkan mata malah terganggu , di lihatlah layar Handphone nya siapa yang menelfon , lalu di terimalah panggilan tersebut...
" Ya halo , ada apa ? " Tanya Arga males
" Kakak , tolongin Vio ! " Ucap Vio dengan nada panik
" Kamu kenapa Vio ? " Arga langsung kaget ,
Dodi pun yang lagi menyetir juga ikutan kaget karna melihat ekspresi wajah Arga yang kaget
" Vio tidak kenapa napa , tapi ? " tiba tiba Vio berhenti bicara
" Halo Vio , kamu masih denger suara kakak kan ? " Arga semakin panik
" Iya kak "
" Jelasin sama kakak kamu kenapa ? "
" Vio gak kenapa napa kak , tapi kak Alya kak" ucap Vio panik
" Alya ? Alya kenapa Vio ? " Arga semakin panik dan penasaran
" Kak Alya seperti orang kehilangan kesadaran kak , seperti orang mabuk gitu , Vio bingung kak harus ngapa'in ? "
" Kamu sekarang berada dimana ? "
" Sekarang Vio ada di parkiran mobil kak ! "
" Parkiran ? Terus Alya ada dimana ? "
" Ini kak ada di samping Vio kak "
" Kamu udah telfon mama ? "
" Gak kak , Vio takut di marahin mama "
" Kenapa takut udah kamu telfon aja mama , biar di samperin kesitu sama mama "
" Gak kak Vio takut , udah deh pokoknya cepetan kakak telfon siapa gitu biar bisa bantuin Vio , asal jangan mama sama papa "
" Ya udah coba kamu share look kakak , nanti biar gampang hubungi nya "
" Iya kak , Vio share look sekarang "
Vio memutuskan sambungan telfon nya...
" Ada apa dengan nona Alya tuan ? " Tanya Dodi sambil menyetir
" Ini Alya tidak sadarkan diri seperti orang mabuk kata Viola "
" Tidak sadarkan diri ? kok bisa ? "
" Tidak tau , Viola tidak jelas ngasih infonya , ini saya nunggu share look diya , mana Viola bilang jangan bilang ke mama lagi " Arga mulai semakin panik
Tak lama kemudian pesan Share look dari Viola pun masuk , Arga langsung membuka pesan tersebut...
" Dod coba kamu tepi kan mobilnya sebentar"
"Baik tuan "
Mobil pun menepi dan berhenti...
Arga memperlihatkan share look dari Viola ke Dodi...
" Ini posisinya nona Viola deket sama kita tuan ! "
" Yang benar kamu ? "
" Iya tuan , sekarang tuan telfon dulu nona Viola , bilang jangan kemana mana , sebentar lagi kita sampai "
__ADS_1
" Iya ya " Arga pun langsung menghubungi Viola
Sekelas Arga kalo dalam keadaan panik seperti saat ini , iya akan terlihat bodoh , walaupun iya seorang Ceo...
Dodi melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi...
Di seberang sana Viola berada di dalam mobilnya bersama Alya , iya sangat prihatin dengan keadaan kakak iparnya , Alya mulai kehilangan kesadaran dan berbicara sembarangan , tak terasa air mata Viola menetes di pipinya , Viola memeluk kakaknya , iya sangat menyesal karna datang ke acara seperti ini , kalo tau akan jadi begini Vio tidak akan datang dan tidak akan mengajak kakaknya , Vio sangat ketakutan , karna takut terjadi sesuatu dengan Alya , Semenjak minum minuman dari nya tadi , Alya jadi seperti ini , sempat terpikir oleh Viola mungkinkah adakah sesuatu di minuman yang di minum Alya , entahlah pikiran Viola berkecamuk...
Tiba tiba pintu kaca mobil Viola ada yang mengetuk , Viola sontak saja kaget dan melihat siapa yang mengetuk , ternyata Arga dan Dodi...
Viola langsung membuka pintu mobilnya dan langsung memeluk Arga...
" Kakak , kak Alya , Vio takut " ucap Vio menangis
" Udah udah jangan menangis , kakakmu gak akan kenapa napa "
Arga langsung melepas pelukan Viola dan langsung melihat Alya
Arga masuk ke dalam mobil Vio dan melihat keadaan Alya , ternyata benar apa yang dikatakan Viola...
" Tuan , sepertinya nona Alya meminum sesuatu , dan tidak mungkin juga kalo nona Alya meminum alkohol " ucap Dodi
" Itu yang aku pikirkan Dod "
" Terus bagaimana ini tuan , apakah nona Alya mau di bawa pulang ke rumah nyonya besar ? " Tanya Dodi kepada Arga
" Jangan di bawa ke rumah mama , melihat kondisi Alya yang seperti ini rasanya tidak mungkin kalo di bawah pulang kesana , yang ada mama sama papa akan khawatir "
" Terus mau di bawa kemana tuan , mengingat jarak rumah tuan sangat jauh dari sini "
" Ya udah kita bawa Alya ke hotel saja "
" Hotel tuan ? " Tanya Dodi kaget
" Iya hotel memangnya kenapa ? " Tanya balik Arga
" Mengingat kondisi nona Alya seperti ini , tuan tidak kasihan sama nona Alya ? "
" Maksud kamu apa ? kamu tu kalo punya pikiran jangan macam macam , aku tuh gak mau ngapa ngapain " ucap Arga menyentil dahi Arga
" Ya udah kita berangkat sekarang "
" Baik tuan "
Dodi langsung pindah ke tempat mengemudi , sedangkan Vio masih bertanya tanya mau di bawa kemana kakaknya iparnya..
" Eh eh tunggu dulu , kak Alya mau di bawa kemana ? " Tanya Viola ke Dodi
" Udah masuk saja jangan banyak nanya " jawab Dodi cuek
" Apa susahnya sih tinggal di jawab aja mau di bawa kemana ? "
" Vio kamu mau ikut apa mau di situ aja " ucap Arga kepada Viola
Viola pun langsung buru buru masuk ke dalam mobilnya , iya duduk di samping Dodi yang sedang menyetir , sedangkan Arga duduk di belakang sambil memangku Alya...
Di perjalanan Dodi langsung menghubungi manajer hotel yang dekat dengan lokasi tersebut untuk segera menyiapkan kamar , dan hotel tersebut milik Keluarga Arga sendiri...
Tak lama kemudian sampailah mereka...
Security pun langsung membuka kan pintu untuk Arga...
Arga turun dan langsung menggendong Alya masuk ke dalam hotel tersebut , di susul lah dari belakang sama Viola dan Dodi...
Security dan resepsionis yang berada disitu bertanya tanya siapakah perempuan yang di gendong oleh pemilik hotel itu...
Sampailah mereka di kamar , Arga menurunkan Alya di atas kasur dengan sangat pelan pelan...
Viola membuka High heels yang melekat pada kaki Alya , Viola juga menyelimuti Alya...
" Viola " panggil Arga
" Ya kak " Viola menoleh ke Arga
__ADS_1
" Vio sebaiknya kamu pulang , ini sudah larut malam "
" Tapi kak , Vio ingin sama kak Alya , Vio mau nemenin kak Alya sampai kak Alya sadar "
" Udah tenang aja Alya biar kakak yang jaga , kamu pulanglah , nanti takut mama curiga "
" Terus kalo mama nanyain kak Alya bagaimana ? "
" Ya udah kamu bilang aja , kalo Alya pulang ke rumah kakak dan di jemput sama kakak "
" Terus Vio pulangnya sama siapa ? "
" Udah kamu di anter sama Dodi pulangnya "
" Ya udah deh , Viola pulang , nanti kalo kak Alya sudah sadar , kakak hubungi Vio ya "
" Ya nanti kakak hubungi "
Sebelum pulang Viola menatap Alya , di pandangi lah wajah kakak iparnya itu...
Viola pulang di antar oleh Dodi , Arga mengantar Viola hanya depan pintu kamar nya saja , saat Viola sudah masuk ke dalam lift Arga kembali ke dalam kamarnya...
Arga duduk di samping Alya , di pandangi lah wajah Alya , tiba tiba Alya terbangun dan membuka mata , pandangan Alya kabur tidak jelas , iya hanya melihat secara sekilas dan remang remang , Alya melihat Ada lelaki di depannya , dengan masih keadaan tidak sadar Alya mencoba mendekati lelaki tersebut yang tak lain adalah Arga...
" Kamu siapa tuan mengapa berada di sini ? " Tanya Alya kepada Arga sambil tersenyum
Karna Alya masih secara tidak sadar , Arga hanya tersenyum dan terdiam , Alya merangkak mendekati Arga dan wajah mereka bertemu , tapi tetap saja Alya tidak bisa melihat secara jelas...
" Apakah tuan tidak takut sama suami ku ? " Ucap Alya kembali bertanya
" Mengapa dirimu hanya terdiam tuan ? "
Arga tersenyum karna diam diam iya nge video in Alya , karna iya akan kasih hasilnya nanti kalo Alya sudah sadar total...
" Tuan bicara dong jangan diam saja " ucap Alya memanyunkan mulutnya
" Tuan kenal tidak sama suamiku , pasti kenal dung siapa sih yang gak kenal sama suami ku , tapi dia jahat kepada saya tuan "
Alya mulai berbicara ngawur...
" Saya bingung tuan , sebenarnya saya ini istrinya apa pembantunya si , setiap hari saya selalu melayaninya , tapi suamiku tidak mau menyentuhku iya sangat jijik padaku tuan , suamiku sangat membenci ku karna Alya seorang yang buta huruf tidak bisa baca dan menulis ! "
Air mata Alya mulai jatuh , Arga terdiam sepertinya hatinya mulai tersentuh...
" Setelah saya sudah bisa baca dan menulis tetap saja suami ku membenciku , tapi tuan ada yang aneh dengan suamiku masa iya marah jika ada lelaki yang mendekatiku , iya selalu menghinaku katanya saya ini murahan , cari muka di depan laki laki lain , padahal saya tidak kenal dengan lelaki tersebut , saya capek tuan dengan sikap suami saya " Arga menunduk sepertinya iya benar benar tersentuh hatinya...
Walaupun Alya tidak sadarkan diri sambil berbicara ngawur , tetapi iya seperti mengeluarkan uneg uneg nya...
" Yang paling aku sebel ni tuan sama suami saya , iya menghukum saya , katanya saya telponan sama laki laki lain , padahal saya telponan sama sahabat saya , tuan tau tidak apa hukumannya yang suami saya beri kepada saya , iya memberi hukuman dengan mengambil ciuman pertama saya tuan , mana itu ciuman pertama saya tuan "
Arga tersenyum mendengar kalo waktu itu adalah ciuman pertama Alya
" Tau tidak tuan seperti apa ciumannya , seperti ini ni tuan "
Alya mendekat ke Arga dan langsung duduk di pangkuan Arga , lalu mencium bibir Arga , persis seperti apa yang di lakukan Arga kepada Alya waktu itu , Arga yang menerima serangan mendadak dari Alya , langsung reflek dan kaget , namun bukannya berontak atau apa , iya malah membalas ciuman Alya dengan lebih dalam , dan sampai mereka berubah posisi yang dari awal Alya duduk di pangkuan Arga , sekarang berubah jadi Arga yang menindih Alya...
Ciuman mereka berlangsung lama , dan hampir saja mereka kebablasan , kalo tidak Alya merasa sesak dan tidak bisa bernafas.. Arga pun melepas ciuman nya , dan tak lama kemudian Alya kembali tak sadarkan diri dan terlelap...
Arga membenarkan posisi Alya dan menyelimutinya , Arga kembali memandangi wajah istrinya iya tersenyum mengingat keganasan Alya yang menyerangnya ..
" Ku kira dirimu polos , ternyata kamu bisa liar juga ! " Ucap Arga sambil berdiri menuju kamar mandi..
Selesai membersihkan tubuhnya Arga kembali melihat istrinya yang sedang terlelap itu , Arga kembali tersenyum.
Karna Arga tidak ada baju ganti iya menelpon Dodi agar besok Dodi membawakan baju ganti iya dan Alya...
Arga naik ke kasur dan tidur di samping Alya , Arga tidur sambil bertelanjang dada dan hanya memakai celana panjang saja...
Arga tidur menghadap ke Alya di perhatikan lah bibir Alya yang indah itu...
🌹🌹🌹🌹🌹
Hai selamat malam , semoga hari kalian bahagia , mohon maaf kalo ceritanya banyak typo nya☺️
__ADS_1
Yuk jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan mengetik like😁