Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 55


__ADS_3

Alya masuk ke dalam rumah saat hendak mau menutup pintu tiba tiba Alya di kejutkan oleh Arga...


" Dari mana kamu jam segini baru pulang ? "


Sontak saja Alya kaget...


" Mas Arga bikin kaget aja "


" Jawab kamu dari mana ? "


" Dari supermarket mas " jawab Alya santai


" Kenapa kamu tidak izin dulu ? "


" Gimana mau izin , nomer Handphone mas aja Alya gak punya ! " ucap Alya sambil lalu pergi


" Hei tunggu , aku belum selesai bicara " Panggil Arga


" Namaku Alya mas bukan hei hei " jawab Alya dari dapur , namun dalam hatinya iya ketakutan karna sudah lancang bicara seperti itu kepada Arga


Arga mulai sewot , tidak biasanya Alya seperti itu , Arga menghampiri Alya yang sedang menaruh belanjaannya , di tariknya tangan Alya oleh Arga , Alya langsung berbalik badan dan mereka pun saling bertatap wajah sehingga kedua mata mereka bertemu...


Mereka berdua sama sama terdiam dan saling memandang...


" Sebenarnya kamu tadi pulang di antar siapa hah ? "


" Di antar sahabat mas "


" Sahabat , siapa ? "


" Lepasin dulu sakit " ucap Alya melirik pergelangan tangannya yang di pegang oleh Arga...


" Gak jawab dulu "


" Ya , iya , tadi Alya di antar mas Dewa "


" Dewa ? "


" Iya , katanya mau di lepas kalo dah di jawab ? "


Arga pun melepaskan...


" Dimana kamu bertemu Dewa ? "


" Tadi di Supermarket "


" Terus kenapa Dewa bisa nganterin kamu ? "


" Mas , nanya nanya nya di lanjut entar ya , Alya mau mandi dulu soalnya udah gerah " ucap Alya cengengesan dan meninggalkan Arga sendirian di dapur...


" Alya alya alya " panggil Arga


Alya tetap pergi begitu saja , iya masuk ke dalam kamarnya...


Tak lama kemudian Alya keluar dari kamarnya , iya keluar untuk mengambil air karna haus , saat mau kembali ke kamarnya tiba tiba saja lampu di rumah itu padam...


Alya langsung terduduk karna ketakutan , Alya menangis , Arga mendengar suara orang menangis jadinya iya mencari sumber suara tersebut , Arga menyalakan lampu senter di handphone nya...


Arga terkejut ternyata yang menangis adalah Alya...


" Ngapain kamu duduk di situ pakek acara nangis lagi ? "


" Alya takut mas "


" Mati lampu aja takut " ucap Arga hendak mau meninggalkan Alya , Alya langsung memegang tangan Arga...


" Mas jangan pergi Alya beneran takut "


Arga terdiam sejenak , tiba tiba hatinya merasa kasihan...


" Ya udah aku temenin kamu , kamu mau ke kamar ? "


Alya mengangguk , akhirnya Arga mengantar Alya ke kamarnya , sesampainya di kamar Alya membaringkan tubuhnya , Arga beranjak bangun dari kasur , lagi lagi Alya menahannya...


" Mas plis jangan tinggalin Alya " ucap Alya memohon sambil memegang tangan Arga..


" Baiklah akan ku temani dirimu malam ini , tidurlah jangan menangis lagi " ucap Arga menenangkan Alya sambil mengusap kepala Alya


Alya memeluk Arga dan menyembunyikan kepalanya ke dada Arga hingga iya merasa tenang


" Rambutnya wangi " umpat hati Arga


Arga pun membalas pelukan Alya , hingga mereka berdua sama sama tertidur sambil berpelukan...


keesokan harinya seperti biasa Alya bangun jam empat lewat , Alya membuka matanya iya langsung terkejut karna iya sedang berpelukan dengan Arga , Alya mencoba mengingat apa yang terjadi semalem , setelah mengingatnya Alya tersenyum , iya langsung buru buru masuk ke kamar mandi...

__ADS_1


Di dalam kamar mandi Alya tidak langsung mencuci muka nya , Alya melamun iya mengingat dimana iya meminta Arga untuk menemaninya semalem...


Alya senyum senyum sendiri mengingatnya...


selesai mencuci muka Alya langsung menuju dapur seperti biasa Alya memasak...


Setelah selesai urusan dapur dan memasak , Alya masuk ke kamarnya iya melihat Arga masih tidur , Alya melihat ke arah jam ternyata sudah jam tujuh lewat , Alya memberanikan diri membangunkan Arga..


" Mas bangun , mas gak mau ke kantor ? "


Arga bukannya bangun iya malah menggeliat dan malah mengganti posisi tidurnya


" Mas bangun , ini udah jam tujuh lewat ? "


" Hmm kamu ganggu aja " ucap Arga menguap , lalu Arga turun dari kasur dan langsung menuju kamar mandi


" Mas , itu kamar mandi Alya , kamar mandi mas kan di atas "


" Sss kamu ya , sama aja ini juga kamar mandi ku " ucap Arga sembari belum sadar dari alam sadarnya


" Tapi Alya mau mandi juga mas " teriak Alya


" Ya udah ayo mandi bareng " ucap Arga iseng


" ee enggak deh mas Arga aja duluan mandinya " ucap Alya cengengesan , lalu iya keluar dari kamarnya...


Arga tersenyum karna berhasil mengerjai Alya , lalu iya masuk ke dalam kamar mandi...


Setelah selesai sarapan seperti biasa Arga berangkat ke kantor , saat di ambang pintu Alya memanggil...


" Mas Arga " panggil Alya


Arga pun menoleh , Alya tersenyum kepada Arga...


" Ada apa ? " tanya Arga cuek


" Mas nanti sore Alya minta izin mau jenguk sahabat Alya yang sedang sakit ! "


" Sama siapa ? "


" Sendiri mas ! "


" Naik apa ? "


" Gak gak kalo taxi "


" Terus Alya naik apa mas ? "


" Nanti saya bilang ke mang ujang biar diya nganterin kamu "


" Tapi mas ? "


" Gak ada tapi tapian kalo mau pergi ya udah di anter mang ujang "


" Baiklah " ucap Alya menunduk


Arga pun berangkat ke kantor , seperti biasa Arga berangkat sendiri ke kantor tanpa di dampingi supir pribadi , biasanya Dodi yang selalu menjemputnya namun hari ini Dodi harus berangkat ke kantor lebih pagi karna ada urusan penting...


🌹🌹🌹🌹


Hari pun sudah sore , Alya sudah rapi dan sudah siap berangkat , pas saat itu juga mang ujang datang menjemput Alya , berangkatlah Alya ke kosan Nani sahabatnya...


Tiga puluh menit kemudian sampai lah Alya ke tujuan , saat Alya mau turun dari mobil tiba tiba mang ujang bertanya kepada Alya...


" Maaf non , non Alya mau saya tungguin apa saya tinggal ? "


" Tinggal aja mang , mamang pulang aja nanti kalo saya mau pulang, mamang saya telfon ! " jawab Alya tersenyum


" Tapi non , kata den Arga saya di suruh nungguin non ? "


" Udah gampang itu mang , biar nanti saya aja yang bilang ke mas Arga "


" Ya udah non kalo begitu "


" Oke mang " ucap Alya sembari pergi


Alya mencoba menelfon nani namun tidak di angkatnya , akhirnya Alya memberanikan diri masuk ke area kosan itu , di lihatnya kosan yang sangat indah , kosan tersebut ada tiga lantai , Alya mencari no kosan nani , namun tak kunjung di temukan , beruntunglah Alya bertemu dengan salah satu penghuni kosan tersebut...


" Permisi ! "


" Ya ada apa ya ? "


" Maaf mau tanya nomer kamar kosan ini di lantai berapa ya ? " ucap Alya sembari memperlihatkan chat dari nani


" Oo ini lantai dua mbak , mbaknya naik dulu ke lantai dua nanti mbaknya belok kanan , nah nanti cari aja nomer nya disitu "

__ADS_1


" Baiklah terimakasih " ucap Alya


Alya naik ke lantai dua , iya mengikuti petunjuk dari orang tadi , tak lama kemudiaan ketemulah kamar tersebut di ketuk lah pintu tersebut...


Tok tok tok , pintu pun di buka...


" Siapa ya ? " tanya nani , lalu iya terkejut dan langsung memeluk Alya


" Alya " ucap nani kegirangan


Alya tersenyum dan membalas pelukan nani


" Kamu sama siapa kesini ? " tanya nani sambil celingak celinguk


" Aku sendirian kesini " jawab Alya


" Serius ? "


" Iya aku sendiri , aku boleh masuk gak ni ,pegel dari tadi berdiri " ucap Alya bercanda


" Oh iya lupa , boleh dung ayo silahkan masuk nyonya Arga hehehe "


" Apaan sih kamu " ucap Alya tersenyum


Alya memandangi isi dari kamar kost sahabatnya itu...


" Nan kamar kos kamu bagus juga ya adem rasanya ? "


" Adem apaan panas gini lu bilang adem , ya' kalo di rumah lu adem ada ace nya hahaha "


" Bukan rumah gua itu , rumah suami gua itu hahaha "


mereka berdua sama sama tertawa...


" Oh ya Al lu mau minum apa ? "


" Air putih aja "


" kok air putih lainnya dong "


" Gak ah itu aja "


" Ya udah tunggu ya "


Alya melihat lihat isi kamar nani , dan datanglah nani membawa air putih dan cemilan...


" Nih Al minumannya , maaf berantakan kamarnya , semenjak gua sakit , gua gak sempet beberes "


" Iya makasih , gak pa apa kok gua ngerti , oh ya nan lu sakit apa ? "


" Gua sakit tipes ama lambungku kumat Al "


" Pasti kamu suka telat makan ya ? tapi sekarang udah sehat kan ? "


" Iya jam makan gua gak teratur , udah Al sekarang aku dah sehat lagi , seminggu gua gak masuk kerja "


" Syukurlah kalo begitu , ya udah yang penting kamu dah sehat , nanti kalo dah stabil lagi bisa masuk kerja lagi hehehe" ucap Alya tersenyum


" Makasih ya sayangku , ku kira kamu gak akan ingat sama aku " ucap nani sambil memeluk Alya


" Ya gak lah , gua gak bakalan lupa sama sahabatku ini "


Alya dan nani kembali bercanda canda mereka saling tukar cerita , gelak tawa pun terdengar dari kedua sahabat itu


" Al lu gak di marahin ama suami lu ? maaf bukannya ngusir tapi gua takut di marahin suami lu ? "


" Gak suamiku dah ngizinin aku main kesini "


" Oo ya udah , gua takut nanti lu berantem ama suami lu "


" Udah tenang aja , suami ku gak akan marah , paling dia masih di kantor , kalo gak dia ketemu sama teman temannya " ucap Alya menjelaskan


Karna keasyikan bercanda canda tak terasa hari sudah petang , tiba tiba handphone Alya berdering , Alya melihat layar handphone nya ternyata nomer yang iya tidak kenal , Alya mencoba mengabaikan nomer tersebut namu n handphone nya kembali berdering...


" Siapa sih Al ? " tanya nani


" Gak tau , nomer baru " jawab Alya


" Ya udah angkat saja siapa tau penting "


Alya menjawab panggilan telfonnya


" Halo ? "


Hai jangan lupa ya tinggalkan jejak kalian , biar author senang dan semangat lagi menulisnya, mohon maaf ya kalo ceritanya agak ngawur , mohon di maklumi ini karya ku yang pertama ☺️

__ADS_1


__ADS_2