Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 44


__ADS_3

Matahari mulai condong ke arah barat , Alya mulai membuka sayup sayup mata nya ,iya baru saja terbangun dari mimpi indahnya , Alya meregangkan seluruh tubuh nya , Alya keluar dari kamarnya dan langsung menuju kulkas untuk mengambil air dingin , Alya sangat kehausan maka dari itu minum sangat banyak...


Alya mendengar suara seseorang dari arah ruang tamu , karna penasaran iya langsung menuju ruang tamu , dan benar saja ternyata ada Arga dan Dodi yang sedang membahas tentang kantor , Dodi memang sengaja datang ke rumah Arga karna iya sangat membutuhkan persetujuan Arga , karna Arga hari ini tidak masuk kantor jadi terpaksa Dodi harus ke rumah Arga...


Alya mengintip dari arah belakang tembok , karna Alya tidak mengerti urusan Arga dan Dodi , Akhirnya Alya memilih kembali lagi ke kamarnya karna iya mau mandi karna hari sudah sore...


Selesai dengan rutinitas mandi nya , Alya duduk di depan meja riasnya sambil menyisir rambutnya yg panjang , tak lama kemudian Handphone Alya berdering...


Alya mengambil Handphone nya yang berada di atas nakas tempat tidurnya...


" Halo " Sapa Alya


" Halo Alya , lama banget si kamu ngangkat telfon nya ? "


" Gua habis mandi jadinya lama ngangkat telfonnya ! ada apa ni telfon ? "


" Gak ada , gua lagi bete aja , hehe " jawab Nani cengengesan


" Kirain ada apa , oh ya kamu kapan mau main kesini ? "


" Kapan ya ? Paling nanti kalo udah dapet luang waktu yang pas "


" Kapan itu ? "


" Gak tau hahaha " Nani tertawa


" Dasar bocah gemblong "


Alya keluar dari kamar nya , iya menuju halaman belakang , iya duduk di gajebo yang berada samping kolam renang , iya sambil telponan dengan sahabatnya....


Alya menutup telponnya karna Nani pamit karna harus melanjutkan pekerjaannya...


Alya memandangi kolam renang , tiba tiba terlintas di pikirannya kalo iya ingin sekali berenang , tapi sayang iya tidak tau berenang , nanti siapa yang mau menolongnya kalo iya kenapa napa , Alya cepat cepat membuang pikirannya itu , iya lebih memilih masuk ke dalam rumah...


Saat melewati lorong , tak sengaja Alya bertabrakan dengan Arga...


" Auw " Alya memegang keningnya yang kesakitan


" Kalo jalan itu liat liat bukan melamun " ucap Arga sambil lalu pergi


" Ih dasar nyebelin , bukannya minta maaf lagi malah bicara sembarangan" umpat hati Alya


Alya duduk di ruang keluarga sambil menonton TV , tak lama kemudian bel rumah berbunyi , Alya langsung menuju pintu untuk membukakan pintu dan melihat siapa yang datang , pintu pun di buka , dan ternyata dua orang laki laki yang Alya tak kenal...


Laki laki tersebut kaget dan menatap Alya dari ujung rambut sampai ujung rambut...


" Maaf cari siapa ya ? " Tanya Alya


Laki laki tersebut terdiam , mereka tak menjawab pertanyaan Alya ...


" Kalian berdua ngapain kesini ? " Tanya Arga


Alya kaget dan langsung menoleh ke Arga , tiba tiba aja Arga berada tepat pas di belakang Alya...


" Hee, kami kesini ya mau main la bro " ucap Roni beralasan


" Tumben kalian mau main kesini ? " Tanya Arga kembali


" Kita gak di suruh masuk ni bro , masa kita ditanya mulu dari tadi , betul gak ron " Ricko menyenggol lengan Roni


" Iya ni " ucap Roni menimpali


" Bener Mas , tamunya di suruh masuk saja " Alya menoleh ke Arga


Arga melirik ke Alya...


" Ya udah , silahkan masuk kalian " ucap Arga...


Ricko dan Roni ketawa karna berhasil menjahili Arga


" Silahkan duduk kalian " ucap Arga jutek


" Ih tuan rumah nya kok jutek amat si " ucap Roni ketawa


" Iya , nyesel gua kesini " ucap Ricko menimpali


Arga mulai kesel , Ricko sama Roni ketawa melihat ekspresi wajah Arga yang mulai kesel...


" Mas Arga kok jutek gitu si ke tamunya " umpat hati Alya


Alya masuk ke dalam , iya mau membuatkan minuman untuk teman teman Arga...


Saat Alya hilang dari pandangan , Ricko duduk di samping Arga...


" Bro , tadi itu siapa ? " Tanya Roni


" Yang mana " Arga pura pura tidak mengerti

__ADS_1


" Perempuan yang tadi ! " Ucap Roni


" Adik sepupu gua ! "


" Yang waktu itu lu bawa ke acara grand launching itu ? " Ricko menimpali


" Ya " jawab Arga males


" Cantik banget bro , boleh tu kalo gua jadi adik ipar lu ? " Ucap Ricko bercanda


" Benar tu bro , kira kira dia udah punya pacar apa belum bro ? " Ucap Roni


"Sialan kalian berdua , awas saja kalo kalian berani gangguan dia " ucap Arga sambil melempar bantal sofa ke Roni dan Ricko


Roni dan Ricko ketawa...


Tak lama kemudian datanglah Alya sambil membawa minuman dan cemilan , Alya menyajikan minuman tersebut , saat Alya mau berbalik ke dapur tiba tiba Ricko berdiri, iya langsung mengulurkan tangan nya kepada Alya , Alya sontak saja kaget...


" Hai nama kamu siapa ? " Sapa Ricko


Alya terdiam sejenak , iya melirik ke Arga , Arga hanya terdiam tapi dari raut wajahnya iya seperti emosi , karna melihat Arga biasa saja Alya membalas uluran tangan Ricko


" Alya " jawab Alya singkat


" Perkenalkan Ricko prayoga " ucap Ricko sambil dengan gaya kocaknya


Alya tersenyum , tiba tiba Roni menepis tangan Ricko , dan juga ikut ikutan menjabat tangan Alya


" Perkenalkan Roni adriansyah " ucap Roni tersenyum


" Senang berkenalan dengan kalian " ucap Alya tersenyum


Arga mulai emosi , iya langsung melepas jabat tangan Alya dan Roni , Alya dan Roni kaget begitupun dengan Ricko...


" Udah udah kenalannya , Alya kalo sudah masuk " ucap Arga tegas


" Ih jangan dulu la bro , Alya biar disini dulu , gua kan masih pingin kenal lebih deket sama Alya " ucap Ricko kepada Arga


" Gak , masuk sana " Arga mulai emosi


" Bro santai dong jangan emosi , kami hanya ingin kenal lebih deket sama adek sepupu lu " Ucap Roni


Mendengar perkataan Roni , Alya langsung melirik ke Arga , iya seperti minta penjelasan sama apa yang di katakan Roni...


" Maaf permisi " ucap Alya sambil lalu pergi dan masuk ke kamarnya...


" Bro tega amat lu ama Alya ! " Ucap Ricko sambil duduk kembali


" Tenang ko , kita kan sudah tau siapa gadis yang di bawa Arga waktu malam itu , dan apalagi gadis itu tinggal sama Arga , jadi boleh dong kalo kita sering sering main kesini " Roni ketawa


" Ya benar , tinggal kasih tau Dewa ni , kalo di rumah Arga ada bidadari " ucap Ricko ketawa


" Sialan kalian berdua " ucap Arga yang mulai kesel


" Ya udah kita pulang dulu ya bro, tenang saja kami akan sering sering kesini kok " ucap Ricko ketawa


" Gak usah kesini lagi juga gak pa apa " ucap Arga


Tak lama kemudian Roni dan Ricko pun pulang , tiba tiba Arga masuk ke kamar Alya tanpa permisi dahulu, saat itu Alya lagi tidur tiduran sambil memainkan Handphone nya , Alya tidak menyadari kalo disitu ada Arga...


" Alya " panggil Arga


Alya sontak saja terkejut karna ada yang memanggilnya , Alya menoleh ke belakang ternyata Arga yang memanggilnya , Alya langsung saja berdiri...


" Ada apa mas ? " Tanya Alya


Arga mendekati Alya , hingga wajah mereka bertemu...


" Kamu bisa tidak kalo di depan laki laki lain tidak keganjenan gitu ? " Ucap Arga menggertak Alya


" Maksud mas apa ? " Alya tidak mengerti


" Alah udah deh gak usah pura pura tidak mengerti ! "


Alya terdiam karna iya masih tidak mengerti apa yang di maksud suaminya...


" So' so'an bersalaman lagi , sudah jelas jelas di sana ada aku, kamu malah bersalaman sama laki laki lain ! " Suara Arga semakin me inggi


Kali ini Alya mengerti apa yang di maksud suaminya , suaminya saat ini sedang cemburu kepadanya....


" Kenapa diam Alya , apa kamu sekarang sudah mengerti kesalahan apa yang kamu lakukan ! "


" Maaf mas , apakah salah jika ada seseorang ingin kenal sama kita terus kita bersalaman dengannya ? " Tanya Alya balik


" Ya salah lah , kamu kan bisa kenalan gak usah pakek acara bersalaman segala , di depan mata aku lagi " Arga mulai emosi


" Salah tidak mas , jika seorang suami tidak mengakui istrinya di depan teman temannya dan malah mengakui bahwa istrinya adalah sepupunya ? " Tidak tau ada angin apa , hingga Alya berani bicara seperti itu kepada Arga...

__ADS_1


" Sekarang kamu sudah mulai berani ngejawab ya ! " ucap Arga menekan


Arga mulai emosi iya mengepalkan tangannya , melihat raut wajah Arga yang mulai marah , Alya ketakutan sehingga iya memundurkan tubuhnya ke belakang , tetapi Arga semakin mendekati Alya , sehingga Alya tidak bisa berkutik lagi karna iya sudah mentok di sudut tembok kamarnya...


Arga semakin mendekat , Arga menempelkan kening nya ke kening Alya , sehingga kedua mata mereka bertemu , Alya semakin ketakutan , dan tak lama kemudian Arga langsung mencium bibir Alya dan ********** , Alya kaget , Alya tidak membalas ciuman Arga , karna baginya baru kali ini iya berciuman , bisa di katakan ini first kiss Alya...


Tanpa Arga sadari tangannya mulai meraba raba ke dada Alya, Alya terdiam seperti patung...


Dan tiba tiba pintu kamar Alya ada yang mengetuknya...


" Tok tok tok Kak Alya , kak Alya ? " Panggil Zian


Dan seketika itu Arga langsung menghentikan ciuman nya...


" Itu hukuman buat kamu , jika berani melawan suami mu ! " Ucap Arga sambil pergi meninggalkan Alya


Alya memegang bibirnya , iya tidak menyangka kalo first kiss nya di ambil oleh Arga...


" Kak Alya , Kak Alya " panggil Zian sekali lagi


Pintu kamar pun terbuka


" Kak Alya " tiba tiba Zian kaget karna yang keluar bukan Alya melainkan Arga


" Kak Arga " ucap Zian bertanya tanya , tetapi tidak di jawab oleh Arga , Arga berlalu begitu saja dan cuek , iya lebih milih naik ke lantai atas menuju kamarnya...


" Lo ada apa ini , kok kak Arga keluar dari kamar kak Alya , ada yang gak beres ini " umpat hati Zian


Zian buru buru masuk ke kamar Alya , iya ingin memastikan kalo Alya tidak kenapa napa...


" Kak , kak Alya " panggil Zian


Alya masih tetap dengan posisi berdiri seperti tadi , iya bengong


Zian langsung membuyarkan lamunan Alya..


" Hei kak Alya are you okey ? " Ucap Zian panik


Alya langsung tersadar...


" Ah , iya ada apa Zian ! " Alya tersenyum


" Kakak gak kenapa napa kan ? dari tadi Zian panggil panggil malah gak menyahut ? "


" Ee tadi kakak gak denger Zian " ucap Alya beralasan


" Oo gitu , tadi aku liat kak Arga keluar dari kamar kakak ngapain dia ? " Tanya Zian sambil duduk di kasur Alya


" Ee tadi itu kak Arga , minta tolong di buatkan makanan , iya makanan " Alya berbohong


" Oo gitu , tapi dia gak marahin kakak kan ? "


" Enggak la Zian , ngapain kak Arga marahin kakak ! " Alya tersenyum


" Oh ya kak , sebelum Zian berangkat , Zian mau ajak kak Alya dan Kak Arga makan di luar ! " Zian tersenyum


" Makan di luar Zi , ngapain makan di luar mendingan makan di dalam aja, nanti malu di liatin tetangga " Alya tidak mengerti


" Ampun deh kak Alya kok mendadak Oon gitu ? Maksud aku tu , kita makan di restoran " Ucap Zian sambil memegang keningnya


" Oo gitu , ya udah kakak mau , tapi kakak mandi dulu ya ? " Alya tersenyum


" Okey deh kak , berarti tinggal bilang ama kak Arga ni , ya udah Zian ke atas dulu ya kak " ucap Zian dengan gaya lenturnya


Alya tersenyum , dan Zian pun keluar dari kamar Alya menuju ke kamar Arga...


Sesampainya di kamar Arga , iya mengetok pintu kamar Arga...


" Tok tok tok , kak Arga ? " Tidak ada sahutan dari dalam , Zian membuka pintunya ternyata tidak di kunci , Zian masuk dan mencari keberadaan Arga , di kamarnya pun tidak ada , Zian mendengar suara gemercik air dari dalam kamar mandi....


" Berarti kak Arga lagi mandi , ya udah deh aku lewat whatsapp aja lah , takut iya marah kalo di ganggu " ucap Zian sambil lalu keluar dari kamar Arga...


Selesai mandi Alya duduk di depan meja riasnya , iya melihat bibir nya yang luka karna gigitan dan ulah Arga tadi , Alya merasakan perih pada bibirnya....


Arga keluar dari kamar mandinya iya masih memakai handuk yg di lilitkan di tubuhnya...


Iya duduk di kasurnya dan mengambil Handphone nya iya membuka pesan dari Zian , lalu iya menelpon nya


" Ada apa Zian ? "


" Kakak mau gak kalo kakak , Zian dan kak Alya kita makan di restoran malam ini ? "


" Ada acara apa ? "


" Gak ada , ya kita makan makan aja sebelum Zian berangkat ! "


" Ya udah iya "

__ADS_1


" Hore , oke kakak makasih , ya udah Zian siap siap dulu "


" Ya. "


__ADS_2