Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 25


__ADS_3

Tiba tiba ALYA menghentikan DODI yang hendak mau menaiki tangga...


"tunggu !!" seru ALYA


"ada apa nyonya ? " tanya DODI dengan ekspresi wajah yg bertanya tanya...


" eeeee , itu mas " ALYA gugup dan bingung gak tau harus bagaimana mengatakannya kalo kamar ARGA terkunci dan itupun kuncinya ARGA yg bawa...


" nyonya ,nyonya ,nyonya ALYA apakah nyonya mendengar saya ?"


" eee eh iya , eee gini mas DODI pintu kamar mas ARGA gak bisa di buka , karna kunci nya lupa di taruh dimana ...!!" jawab ALYA beralasan sambil tersenyum...


" terus di kamar mana tuan muda harus beristirahat nyonya ?"


" ee beristirahat lah di sini mas "


ALYA menunjuk kamar yg berada pas didepan ARGA dan DODI yaitu kamar yg di tempati ALYA


" baiklah nyonya "


ALYA pun membuka kamarnya...


Setelah membaringkan tuan mudanya DODI pun tak sengaja melihat isi kamar itu ,


Ternyata kamar tersebut identik dengan khas kamar perempuan seperti biasanya rapi dan bersih,


DODI pun merasa ada yg janggal karna se taunya kamar itu kamar tamu,


Karna tak ingin memikirkannya DODI langsung berpamitan ke ALYA...


"baiklah nyonya karna ini sudah larut malam saya pamit undur diri " ucap DODI...


ALYA pun langsung melihat ke jam dinding ternyata sudah jam 00.30


" kenapa mas DODI tidak menginap disini saja ini kan sudah larut malam. ? "


"sebelumnya terimakasih nyonya , tapi maaf saya harus kembali ke apartemen , karna besok , saya harus menyiapkan berkas berkas tuan muda untuk meeting besok nyonya !!"


" baiklah terserah mas DODI saja , sebelumnya saya ucapkan banyak terimakasih ya mas karna udah membantu suami saya pulang , walaupun dalam keadaan m***k " ucap ALYA sambil tersenyum


" sama sama nyonya ,ini sudah tugas saya menjaga tuan muda "


Sedari tadi DODI menundukkan kepalanya


Saat hendak mau berbalik dan tanpa sengaja


DODI melihat sudut bibir ALYA membiru dan ada bekas luka ,


Tanpa bertanya DODI pun langsung keluar dari kamar tuan dan nyonya nya , iya berpura pura seperti tak melihat apapun...


DODI melajukan mobilnya dengan santay dan tidak mengebut...


Saat sedang menyetir tiba tiba DODI teringat sama tuan muda nya dan istrinya,


Pikiran nya bertanya tanya seperti ada yg aneh sama rumah tangga tuan mudanya ...


Dimana iya tadi melihat kamar tamu yg tiba tiba sudah di sulap seperti kamar perempuan pada umumnya,


Dan setau nya kamar itu tidak rapi , sebelum rumah itu di tempati


Tapi berbeda dengan sekarang, kamar itu rapi dan bersih...


Dan iya juga melihat luka di sudut bibir nyonya nya...


"mungkinkah tuan muda dan istrinya pisah kamar...?


dan luka di bibir nyonya ada sangkut pautnya dengan tuan yg pergi m***k m****kan tadi...?"


ucap batin DODI


Karna tak mau ambil pusing, DODI lebih bodo amat saja , dan tak mau ikut campur urusan rumah tangga tuan mudanya...


DODI lebih memilih membuang pikiran nya yg jelek...


Karna fokus menyetir akhirnya DODI memutuskan tidak akan mencari tau apa yg terjadi dengan tuan mudanya ,


Tanpa mencari tau , tapi DODI tetap akan mengetahui nya ,


Karna ARGA pasti akan bercerita sendiri kepada DODI apa yg terjadi sebenarnya...


Tak lama kemudian sampai lah DODI di apartemen mewah nya


Iya langsung menuju parkir apartemen nya


Dan langsung memasuki lobby apartemen nya ...


\#BACK TO ALYA AND ARGA\#

__ADS_1


ALYA menyelimuti ARGA yg sedang terlelap,


ALYA memandangi wajah suami nya ,


Tapi tiba tiba bayangan dimana ARGA me*****R nya, langsung menghantui pikiran ALYA


Hati ALYA langsung merasakan perih dan sakit ,


Buru buru iya membalikkan badannya dan langsung menuju sofa yg ada di kamarnya...


ALYA merebahkan badannya dan menutup tubuhnya dengan selimut tak terasa air matanya menetes iya teringat dengan nasib dirinya...


Karna kelamaan menangis ALYA pun tertidur...


Jam 05.00 ALYA terbangun


ALYA sudah terbiasa bangun di jam segitu,


ALYA langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya..


Setelah selesai mandi ALYA menyisir rambutnya dan tanpa sengaja iya melihat suaminya yg tertidur dari pantulan cermin meja riasnya...


Selesai menyisir rambut indahnya...


ALYA langsung menuju dapur untuk bikin sarapan untuk suaminya,


Walaupun hati ALYA masih sakit dengan perlakuan ARGA,


Tapi ALYA tetap menjalan kan kewajiban nya untuk melayani suami nya...


ALYA memulai masak memasaknya dengan santay...


Di kamar ARGA yg dari semalam tertidur


Tiba tiba iya terbangun sambil memegang kepalanya yg sakit akibat terlalu banyak minum...


ARGA bingung iya mengira sedang berada dimana,


Iya melirik ke sekitar kamar tersebut,


Tak lama kemudian iya tersadar kalo iya berada di kamar ALYA,


ARGA bertanya tanya kenapa iya bisa berada di kamar ALYA,


Sedangkan semalam iya berada di C***b...


ARGA langsung menuju kamarnya...


Selesai memasak ALYA langsung menghidangkan masakannya di meja makan,


Saat mau membalikkan badan ALYA kaget karna tiba tiba ada ARGA di belakangnya


Dan iya tidak tau kalo ARGA sudah bangun...


ARGA yg merasa biasa aja langsung menarik kursi dan langsung duduk...


Saat ALYA mau mengambilkan nasi untuk ARGA tiba tiba ARGA berkata...


" aku mau ngambil sendiri dan aku mau makan sendiri , aku tidak mau di temani sama orang yg tidak mau belajar dan hanya membuang Buang waktu nya dengan waktu yg tidak berguna " ucap ARGA dengan nada yg ketus


ALYA yg mendengar perkataan ARGA langsung memundurkan kakinya dan langsung pergi ,


Mata ALYA sudah berkaca kaca iya menahan air mata nya yg sudah membendung seperti ingin tumpah ..


ALYA berlari ke arah taman belakang rumahnya,


Lalu air mata ALYA sudah tidak bisa di tahan lagi, ALYA menangis...


ARGA seperti orang yg tidak merasa bersalah


Karna telah melukai hati ALYA dengan berkata seperti itu,


ARGA tetap makan dengan lahap tanpa memikirkan perasaan ALYA...


ALYA duduk di kursi yg berada di pinggir kolam renang nya ,


ALYA menumpahkan semua rasa kecewa nya dengan menangis...


ALYA teringat dengan keluarganya di kampung,


Iya merasa lebih bahagia berada di kampung...


Di saat hatinya sakit ALYA ingin sekali pulang ke kampung halaman nya...


Setelah selesai sarapan ARGA langsung berangkat ke kantor


ARGA seolah bodo amat dengan ALYA...

__ADS_1


Dan iya tidak mau memikirkan tentang ALYA


ALYA sedari tadi termenung...


Iya tidak sadar kalo matahari mulai menghangatkan tubuh nya..


ALYA baru tersadar ketika keringat nya mulai bercucuran dan membasahi tubuhnya...


Karna gerah ALYA bangun dan masuk ke dalam rumah...


Saat hendak mau melewati meja makan


Iya melihat meja makan yg berantakan...


ALYA membereskan meja makan dan mengelap nya terlebih dahulu


Selesai membersihkan meja makan...


ALYA menuju kamarnya dan langsung masuk ke kamar mandi...


ALYA sudah mulai tenang dengan pikirannya...


Saat hendak mau membersihkan rumah...


Tiba tiba bel rumahnya berbunyi...


ALYA langsung membukakan pintu tersebut dan ternyata mama mertua nya yg datang ..


" selamat pagi mantu ku yg cantik" ucap mamanya sambil memeluk ALYA


" selamat pagi mama "


" gimana kabar mantu mama baik kan ?" tanya mama sambil melepas pelukannya


" baik kok mah " jawab ALYA tersenyum


" syukur deh "


" mama sendirian kesini ?"


" gak ALYA , mama kesini sama bik tutik"


" bik tutik nya mana mah?" tanya ALYA sambil Celingak celinguk mencari bik tutik


" itu bik tutik baru turun dari mobil " tunjuk sang mama


ALYA yg melihat bik tutik langsung tersenyum...


" selamat pagi non ALYA yg cantik " sapa sang bibi


" selamat pagi juga bibi yg lebih cantik " ucap ALYA tersenyum sambil menggoda sang bibi


" ah non bisa aja, masa udah keriput seperti ini di bilang cantik "


" beneran bibi tambah cantik deh kayak artis"


" ah non iya artis yg udah keriput "


Mendengar celoteh sang bibi


ALYA dan mama mertuanya tertawa...


" oh ya ayo masuk kita ngobrol di dalam aja " ucap ALYA mempersilahkan mama dan bibi nya masuk


Mama dan bibi pun langsung masuk dan duduk di sofa ruang tamu...


"oh ya AL kedatangan mama kesini, mau mengajak kamu untuk cari guru les privat buat ALYA seperti janji mama kemaren "


Mendengar ucapan sang mama ALYA langsung terdiam dan menundukkan kepalanya...


" ALYA kamu kenapa nak, kalo ALYA gak mau gak papa sayang..." ucap sang mama sambil mengelus rambut menantunya...


" gak mah ALYA mau , ALYA mau belajar menulis dan membaca, ALYA cuma terharu aja mama sangat perhatian sekali sama ALYA..."


Mama yg mendengar penuturan ALYA langsung memeluknya...


"mama sudah menganggap ALYA itu seperti anak mama sendiri, bukan sebagai menantu mama sayang.."


Dengan tidak sengaja air mata ALYA menetes,


Bibi yg melihat ke dua majikannya seperti itu , iya juga ikutan menangis...


ALYA dan mama VIVIAN pun berangkat mencari guru les privat untuk ALYA...


Bik tutik gak ikut karna iya harus membersihkan rumah ALYA dan ARGA...


🌟hay guys selamat malam...maaf ya kalo ceritanya banyak typo dan agak ngawur mohon di maafkan dan di maklumi ya guys soalnya ini karya pertamaku...🙏

__ADS_1


yuk lanjut lagi bacanya jangan lupa like&koment selamat malam☺️


__ADS_2