Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 30


__ADS_3

Matahari sudah masuk ke sela sela jendela...


Arga bangun karna sinar matahari mulai memancarkan sinarnya...


Arga mengambil ponsel nya , iya mengecek file file yg di kirim oleh asisten nya , walaupun hari itu hari libur Arga tetap bekerja dari rumah...


Selesai dengan urusan kantor nya Arga langsung bergegas mandi...


Setelah Selesai dengan rutinitas mandi nya...


Iya turun dan langsung ke meja makan...


Arga membuka tudung saji tapi tak ada makanan satu pun...


Arga masuk ke kamar Alya...


Iya memeriksa keadaan Alya , ternyata Alya masih demam , dan belum juga sadarkan diri...


Arga duduk di pinggir kasur sambil mengompres Alya...


Tiba tiba ponsel nya Berdering...


" Halo ! "


" Arga kalian tega ya ama mama ! " teriak sang mama dari dalam telfon...


" Gak usah teriak teriak begitu mah , Arga masih dengar "


" Bodo amat mama kesel ama kalian , di suruh nginep malah pulang , kalian gak sayang lagi ke mama ? "


" Alya sakit mah ! "


" Hah , sakit , sakit apa Arga ? "


" Alya demam Mah ! "


" Sekarang gimana keadaan nya , apa sudah turun panas nya ? "


" Belum mah , ini aja masih panas , Alya juga belum sadarkan diri dari semalam "


" Alya belum sadarkan diri , udah di periksa belum Ga ? "


" Belum Mah "


" Ya ampun Arga , kamu gimana si , udah tau istri nya lagi sakit tapi belum di periksa "


" Ya Arga gak tau harus ngapain "


" Kamu mimpin perusahaan bisa , tapi mengurus istri gak bisa "


" Ya Arga gak tau Mah "


" Udah cepetan telfon dokter , nanti takut Alya kenapa napa , mama kesitu sekarang "


" Iya Mah "


Mama langsung mematikan telfon nya dan langsung berangkat ke rumah Arga...


Arga menelfon dokter pribadi nya sekaligus Sahabat nya...


Bel rumah berbunyi , Arga keluar membuka pintu ternyata pesanan makanannya datang...


Arga memakan sarapan nya terlebih dulu , sebelum mama dan dokter datang...


Tak lama kemudian Dokter datang , Arga langsung mengantar Sang dokter ke kamar Alya...


Dokter memeriksa Alya , Tiba tiba mama Vivian datang...


" Arga gimana keadaan Alya " Teriak Teriak sang mama , iya tidak tau kalo ada disitu ada Dokter yang lagi memeriksa Alya...


Dokter dan ARGA pun langsung menoleh ke arah suara tersebut !


" Eh ada pak dokter , gimana keadaan nya Dok ? " tanya sang mama

__ADS_1


" Gadis ini , Baik baik saja tante , mungkin iya Ke capek an saja , bentar lagi pasti sudah sadar , saya sudah suntikan vitamin ke tubuh nya dan penurun demamnya " jawab sang Dokter


" Syukur lah kalo begitu Dok ! " ucap sang mama


" Baiklah tante saya permisi undur diri , karna saya harus ke Rumah sakit lagi " ucap pak dokter


" Baik pak dokter , terimakasih , Arga anterin Pak dokter nya ! "


" Iya mah " jawab Arga


" Gak usah Tante , saya bawa mobil sendiri kok " ucap pak dokter tersenyum..


" Gitu ya, ya udah anter ke depan rumah aja Ga ? "


" Iya mah , mari pak dokter " ucap Arga


Pak dokter pun tersenyum melihat tingkah Arga...


Arga dan pak dokter duduk di teras depan sambil mengobrol ngobrol bentar...


Karna penasaran dari tadi , pak dokter bertanya kepada Arga


" Bro gadis itu siapa ? " tanya pak dokter


" Gadis yg mana bro ? "


" Yang lagi sakit di dalem ! "


" Itu sepupu gua Bro ! " jawab Arga


" Kok bisa ada di rumah ini ? "


" Dia lagi kuliah , jadi nya sama nyokap suru tinggal di sini , dari pada cari kos kosan bro ! " ucap Arga berbohong...


" Kok lu bisa berada disini juga ! "


" Ya ini kan rumah gua bro " ucap Arga tersenyum...


" Apa nya yg aneh Bro , beneran itu sepupu gua ! " Arga berbohong lagi


" Jangan jangan itu istri lu atau gebetan lu Bro ? "


" Ngawur lu mah , istri dari hongkong , gua belum nikah ! " Arga mulai kesel


" Syukur lah kalo dia emang sepupu mu , jadi gua punya gebetan baru ni ! " ucap pak dokter tersenyum


" Enak aja gebetan baru , gak boleh dia itu sepupu gua ! "


" Baru juga sepupu bro , lagian dia bukan istri lu , jadi nya boleh dong gua deketin dia " ledek pak dokter


" Sialan lu udah sana pulang " ucap ARGA


Pak dokter pun ketawa karna berhasil bikin sahabat nya kesel...


Pak dokter pun pulang...


Arga masuk ke dalam rumahnya Iya duduk di sofa sambil menonton Televisi...


ARGA memainkan ponsel nya , Mama vivian juga ikut duduk di samping Arga...


"Arga , sebenar nya apa yg terjadi dengan Kamu dan Alya ? "


" Gak ada apa apa mah , Arga dan Alya baik baik saja "


" Bohong semalem kamu dan Alya berantem bukan ? "


" Kata siapa Arga dan Alya berantem "


" Arga udah deh kamu jangan berbohong lagi , kalau memang kamu tidak berantem kenapa di pipi dan dagu Alya terluka dan seperti bekas kuku ? "


" Ya mungkin dia terkena kuku nya sendiri " ucap Arga santai sambil memainkan ponsel nya...


" Arga , Mama ingetin kamu ya , sekali lagi kamu bikin kekerasan ke Alya mama gak akan segan segan lagi untuk bilang ke papa dan nyuruh ambil aset aset kamu ? " ancam sang mama

__ADS_1


" Apaan si mama , udah ah Arga capek " ucap Arga sambil berdiri dan pergi meninggalkan mama nya...


" Arga mama belum selesai bicara , Arga "


Arga keluar dari rumah , iya mengendarai mobil sport nya dan langsung melaju dengan sangat cepat...


Mama yang melihat kelakuan anak nya cuma bisa mengelus dada...


Mama kembali masuk ke kamar Alya , iya duduk di samping kasur sambil memegang tangan Alya...


" Maafin anak mama ya Alya , mama tidak tau kenapa anak itu jadi keras seperti itu , bangun sayang jangan bikin mama panik " ucap mama sambil menangis


Saat mama vivian terlelap , tiba tiba Alya tersadar...


Alya tersadar iya melihat ke arah sekitar kamar nya , dan iya terhenti karna melihat mama vivian tertidur sambil memegang tangan nya...


Alya mencoba melepaskan tangan nya dari genggaman sang mama , akan tapi sang mama terbangun...


" Alya kamu sudah sadar nak "


" Iya mah , maafkan Alya karna sudah ngerepotin mama " ucap Alya sambil menunduk


" Gak sayang , kamu gak ngerepotin mama , Alya sudah mama anggap seperti anak mama sendiri , jadi mama gak merasa di repot in kok " ucap mama sambil memeluk Alya


" Makasih ya mah "


" iya sayang , oh ya gimana keadaan mu apa masih pusing ? "


" Iya mah masih pusing sedikit "


" Ya udah kamu istirahat aja , oh ya tadi mama buatin kamu bubur , mau di makan sekarang ?"


" Nanti aja deh mah , Alya mau mandi dulu , badan Alya udah lengket "


" Ya udah , tapi mandi nya pakai air anget ya sayang "


" Ya mah " ucap Alya sambil berdiri tetapi badan nya masih sempoyongan


" Awas hati hati nak , gak usah mandi dulu ya"


" Gak mah Alya mau mandi "


" Baiklah kalo itu mau Alya "


Alya pun membersihkan tubuh nya


Selesai dengan rutinitas mandi nya Alya langsung berganti pakaian...


Mama vivian duduk di sofa depan televisi...


Alya keluar dari kamar nya dan duduk di samping sang mama...


Alya tidak bertanya dimana suaminya , karna iya sudah mengerti kalo tidak di kamar nya pasti keluar pergi bersama teman teman nya...


" Alya , stok bahan bahan dapur mu sudah tinggal sedikit nak ? "


" Iya mah , Alya belum sempat berbelanja , Alya tidak tau di mana pasar nya mah "


" Kalo pasar jauh dari sini nak "


" Terus Alya harus belanja dimana mah , kalo pasar nya jauh ? "


" Kamu lucu deh , iya kita belanjanya ke supermarket saja ! " ucap mama ketawa


" Gitu ya mah , Alya kira kalo belanja hanya di pasar aja mah "


" Tidak sayang , disini belanjanya ke supermarket , Ya udah nanti mama liat bahan bahan apa saja yg harus di beli , nanti biar bik tutik yg belanja "


" Ya udah terserah mama aja " ucap ALYA tersenyum...


...----------------...


Hai kak selamat membaca ya , semoga kakak nya suka sama karya pertama ku ini , mohon maaf ya kalo masih banyak typo dan ceritanya agak ngawur , mohon maaf sebesar besar nya

__ADS_1


__ADS_2