Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 52


__ADS_3

Sepanjang perjalanan pulang Arga dan Alya sama sama terdiam tak ada yang bersuara , kecuali hanya suara musik dari mobil Arga...


Karna penasaran Alya memberanikan diri bertanya kepada Arga...


" Mas kenapa tadi buru buru , bukannya perempuan tadi masih ingin mengobrol denganmu Mas ? " tanya Alya


" Males aja " jawab Arga singkat


Arga yang sedang menyetir , langsung melirik ke Alya sebentar dan kembali lagi fokus menatap ke depan...


Alya yang hanya dapat jawaban singkat dari Arga , iya kembali menatap ke jalanan , dan iya tidak berani lagi bertanya kepada Arga...


Arga yang sedang menyetir tiba tiba , iya senyum senyum sendiri , Arga mengingat kejadian semalam dimana Alya yang lagi nge fly ( tak sadarkan diri ) dimana iya dan Alya berciuman sangat lama dan hampir saja kebablasan...


Alya yang melihat suaminya senyum senyum sendiri , membuat dirinya bertanya tanya ada apakah gerangan , kenapa suaminya seperti itu...


Tak lama kemudian sampai lah mereka di rumah , Alya turun duluan dari mobil dan langsung masuk ke dalam rumahnya tanpa menunggu Arga...


Alya masuk ke dalam kamarnya , iya langsung menuju kamar mandi , karna Alya merasakan perutnya mual dan pusing...


Arga yang tidak tau kalo Alya kenapa napa , iya langsung aja naik ke lantai atas menuju kamarnya...


Hari sudah siang Arga turun dari kamarnya lantai atas , Arga duduk di teras rumahnya sambil mengecek pekerjaannya melalui Handphone nya , setelah selesai Arga masuk ke dalam , iya baru ingat kalo dari tadi iya tidak melihat Alya , iya bertanya tanya kemana Alya ?


Karna penasaran Arga langsung menuju kamar Alya , di bukalah pintu kamarnya ternyata pintunya tidak di kunci...


Arga melirik kesana kemari mencari Alya dan ternyata Alya terkapar di atas sofanya , Arga langsung menghampiri Alya , Arga mencoba membangunkan Alya , akan tetapi tidak bangun juga , Arga mencoba menepuk pipi Alya , akhirnya Alya meresponnya walaupun iya masih menutup mata nya...


" Alya bangun buka matamu ? " ucap Arga


Alya hanya menggerakkan badannya saja...


" Kita ke rumah sakit ya sekarang ? " ucap Arga mulai panik , Alya menahan Arga dengan memegang lengannya...


" Tidak usah mas , aku hanya pusing saja , bentar lagi sembuh " ucap Alya lemas


" Gak pokoknya kamu harus periksa sekarang , atau aku panggil kan dokter saja untuk periksa kamu kesini " ucap Arga sambil menelfon dokter pribadi nya...


Alya hanya bisa pasrah saja , karna iya tidak bisa menentang kemauan suaminya, selesai menghubungi dokter , Arga kembali duduk di samping Alya , karna melihat posisi Alya yang sedang tidur di sofa iya langsung menggendong Alya dan memindahkannya ke kasur...


Tak lama kemudian bel rumahnya berbunyi , Arga langsung membuka pintu , ternyata dokter lah yang datang...


" Hai Arga ! " sapa sang dokter


" Hai kok kamu yang datang ? mana Reno ? " tanya Arga celingak celinguk


" Dokter Reno sibuk jadinya saya yang harus gantikan dokter Reno , oh ya kata dokter Reno saya harus datang ke sini , terus siapa ini yang mau di periksa kamu Ga ? " tanya sang dokter


" Gak lah gua sehat begini mau di periksa ? "


" Terus siapa bapak Arga dirgantara ? " ucap sang dokter yang mulai kesel sama Arga


" Oo itu , ya udah kamu ikut aku aja , orang yang mau di periksa ada di kamarnya " ucap Arga menjelaskan

__ADS_1


" Ya udah ayo , dari tadi kek ngomongnya " ucap sang dokter sambil ngoceh


Arga dan dokter menuju kamar Alya , saat sampai di kamar Alya , Arga langsung ngasih tau ke dokter kalo Alya lah yang mau di periksa...


" hah , dia Ga yang mau di periksa ? " tanya sang dokter sambil menunjuk ke Alya


" Iya , memangnya disini ada siapa lagi ! "


" Siapa dia Arga , kenapa di rumah mu ada seorang gadis jangan jangan kamu ? " ucap sang dokter sambil menatap tajam Arga


" Apaan si kamu Rani , udah cepetan periksa , jangan banyak bicara , mau gua laporin lu ke kepala rumah sakit biar lu di pecat ? "


" Hehe iya ya , janganlah kamu bicara seperti itu " ucap dokter Rani cengengesan


Dokter Rani pun langsung memeriksa Alya , setelah selesai memeriksa Alya , Arga mencoba bertanya...


" Bagaimana keadaannya sakit apa diya ? " tanya Arga


" Dia hanya pusing dan kekurangan cairan akibat terlalu banyak muntah , tapi tenang saja dia tidak apa apa , aku sudah suntikan vitamin dan obat mual dan muntahnya , udah bentar lagi dia akan sadar kok , jangan khawatir " ucap dokter rani tersenyum


" oke " ucap Arga singkat


" Ya udah karna dah selesai tugasku , aku pamit ya , aku harus balik lagi ke rumah sakit ! oh ya Ga , hati hati lo nyimpen perempuan di dalam rumah nanti ketahuan pak rt bisa langsung di nikahkan lo " ucap dokter Rani tertawa


" Apaan si kamu , dia sepupu ku tau " ucap Arga sewot


" Masa , terus gua harus percaya gitu sama kamu ? " dokter Rani tertawa


" Udah lah terserah lu aja , dah sana cepet pulang , katanya mau balik ke rumah sakit , bikin ribet aja lu disini " ucap Arga kesel


Setelah mengantar dokter Rani yang hanya sampai depan rumahnya , Arga kembali masuk ke dalam rumahnya , iya naik ke lantai atas ke kamarnya , karna iya mau mandi karna hari sudah sore...


Setelah selesai mandi dan berganti baju , Arga menghubungi Viola...


" Halo ada apa kak ? " tanya Viola di sebrang sana


" Kamu ada dimana ? "


" Ada di kampus , tapi dah mau pulang kok , ada apa kak ? " tanya Viola


" Kamu bisa gak pulang dari kampus , langsung ke sini ? "


" Mm bisa , tapi ada apa ya kak ? "


" Alya sakit , barusan habis di periksa sama dokter ! "


" Serius , sakit apa bukannya tadi pagi udah enakan ? "


" Ya , ya udah kamu kesini sekarang , kalo pingin tau keadaan kakakmu "


" Ya ya kak , Vio ke rumah kakak sekarang "


Arga langsung mematikan sambungan telfon nya dengan Viola ..

__ADS_1


Arga juga menghubungi Dodi , iya meminta Dodi untuk datang ke rumahnya , karna iya akan membahas tentang masalah Alya...


karna sambil menunggu Viola dan Dodi datang , Arga duduk di taman yang berada di halaman belakang rumahnya , iya duduk sambil menikmati secangkir kopi dan menikmati indahnya pemandangan di sore hari...


Sampailah Viola di rumah Arga , iya langsung turun dari mobilnya dan langsung masuk ke dalam rumah Arga , Viola langsung menuju kamar Alya , Viola melihat Alya sedang beristirahat , Viola menghampiri Alya dan duduk di samping Alya , iya memegang tangan Alya di pandanglah wajah kakak iparnya itu...


Tiba tiba Viola baru teringat dimana kakaknya sekarang berada , kenapa iya tidak menemani istrinya...


Viola keluar dari kamar Alya dan langsung mencari Arga...


Arga sangat menikmati pemandangan sore itu sambil mendengarkan alunan musik , akhirnya Viola menemukan kakaknya , iya langsung duduk berhadapan dengan kakaknya...


" Kak kok malah enak enakan duduk disini sih ? "


" Terus gua harus ada dimana ? "


" Temani kak Alya napa ! "


" Alya harus beristirahat , tidak boleh di ganggu " Arga menjelaskan


" Tapi kan bisa kakak temani kak Alya di kamar kak Alya , jangan duduk duduk disini "


" Bete tau di kamar mulu , mendingan duduk disini menghirup udara yang segar seperti ini " Arga tersenyum


" Halah alasan , bilang aja kakak gak mau kan deket deket sama kak Alya "


" Apaan si gak jelas , pantes aja lu kemaren dapet masalah bawel si lu "


" Apa sih salah nya kakak mencoba membuka hati untuk kak Alya , masih kurang apa coba kak Alya sama kakak , udah orang nya baik , cantik , sabar , baik hati lagi , dan kak Alya orangnya gak neko neko lagi "


" Lu kesambet dimana sih , dari tadi nyerocos aja " Arga tertawa


" Biarin terserah gua , gua sumpahin kak Arga bucin sama kak Alya " ucap Viola kesal


" Hahaha , bisa jadi kenyataan gak tu sumpah lu ? " Arga mencoba memancing emosi adek nya


" Bisa lah , Vio yakin ni ya , gak bakalan lama lagi kak Arga akan bucin banget ke kak Alya "


" Kalo gak terbukti gimana ? "


" kalo gak terbukti akan ku carikan laki laki lain untuk kak Alya , yang mau menerima diya apa adanya " Viola tertawa


" Sembarangan kalo bicara " ucap Arga sambil menjewer telinga adiknya


Viola bukannya kesakitan karna di jewer kakaknya yang ada iya malah tertawa....


" Hahaha biarin , masa kak Alya harus nungguin kakak yang gak pernah membuka hatinya untuknya , lagian jangan cuek cuek kak nanti kak Alya di ambil orang nyesel entar hahaha " Viola tertawa


" Kayak ngerti aja kamu begituan " ucap Arga


" Dih beneran , gak percaya buktiin aja kata kata Vio ya "


Saat lagi berdebat antara Viola dan Arga , tiba tiba ada suara seseorang yang lagi batuk , Arga dan Viola langsung menoleh , dan ternyata iyalah ?

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹


Hai guys , jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya , sayang kalian semua


__ADS_2