
Sepanjang perjalanan pulang Arga dan Alya sama sama terdiam tak ada yang bersuara , kecuali hanya suara musik dari mobil Arga...
Karna penasaran Alya memberanikan diri bertanya kepada Arga...
" Mas kenapa tadi buru buru , bukannya perempuan tadi masih ingin mengobrol denganmu Mas ? " tanya Alya
" Males aja " jawab Arga singkat
Arga yang sedang menyetir , langsung melirik ke Alya sebentar dan kembali lagi fokus menatap ke depan...
Alya yang hanya dapat jawaban singkat dari Arga , iya kembali menatap ke jalanan , dan iya tidak berani lagi bertanya kepada Arga...
Arga yang sedang menyetir tiba tiba , iya senyum senyum sendiri , Arga mengingat kejadian semalam dimana Alya yang lagi nge fly ( tak sadarkan diri ) dimana iya dan Alya berciuman sangat lama dan hampir saja kebablasan...
Alya yang melihat suaminya senyum senyum sendiri , membuat dirinya bertanya tanya ada apakah gerangan , kenapa suaminya seperti itu...
Tak lama kemudian sampai lah mereka di rumah , Alya turun duluan dari mobil dan langsung masuk ke dalam rumahnya tanpa menunggu Arga...
Alya masuk ke dalam kamarnya , iya langsung menuju kamar mandi , karna Alya merasakan perutnya mual dan pusing...
Arga yang tidak tau kalo Alya kenapa napa , iya langsung aja naik ke lantai atas menuju kamarnya...
Hari sudah siang Arga turun dari kamarnya lantai atas , Arga duduk di teras rumahnya sambil mengecek pekerjaannya melalui Handphone nya , setelah selesai Arga masuk ke dalam , iya baru ingat kalo dari tadi iya tidak melihat Alya , iya bertanya tanya kemana Alya ?
Karna penasaran Arga langsung menuju kamar Alya , di bukalah pintu kamarnya ternyata pintunya tidak di kunci...
Arga melirik kesana kemari mencari Alya dan ternyata Alya terkapar di atas sofanya , Arga langsung menghampiri Alya , Arga mencoba membangunkan Alya , akan tetapi tidak bangun juga , Arga mencoba menepuk pipi Alya , akhirnya Alya meresponnya walaupun iya masih menutup mata nya...
" Alya bangun buka matamu ? " ucap Arga
Alya hanya menggerakkan badannya saja...
" Kita ke rumah sakit ya sekarang ? " ucap Arga mulai panik , Alya menahan Arga dengan memegang lengannya...
" Tidak usah mas , aku hanya pusing saja , bentar lagi sembuh " ucap Alya lemas
" Gak pokoknya kamu harus periksa sekarang , atau aku panggil kan dokter saja untuk periksa kamu kesini " ucap Arga sambil menelfon dokter pribadi nya...
Alya hanya bisa pasrah saja , karna iya tidak bisa menentang kemauan suaminya, selesai menghubungi dokter , Arga kembali duduk di samping Alya , karna melihat posisi Alya yang sedang tidur di sofa iya langsung menggendong Alya dan memindahkannya ke kasur...
Tak lama kemudian bel rumahnya berbunyi , Arga langsung membuka pintu , ternyata dokter lah yang datang...
" Hai Arga ! " sapa sang dokter
" Hai kok kamu yang datang ? mana Reno ? " tanya Arga celingak celinguk
" Dokter Reno sibuk jadinya saya yang harus gantikan dokter Reno , oh ya kata dokter Reno saya harus datang ke sini , terus siapa ini yang mau di periksa kamu Ga ? " tanya sang dokter
" Gak lah gua sehat begini mau di periksa ? "
" Terus siapa bapak Arga dirgantara ? " ucap sang dokter yang mulai kesel sama Arga
" Oo itu , ya udah kamu ikut aku aja , orang yang mau di periksa ada di kamarnya " ucap Arga menjelaskan
__ADS_1
" Ya udah ayo , dari tadi kek ngomongnya " ucap sang dokter sambil ngoceh
Arga dan dokter menuju kamar Alya , saat sampai di kamar Alya , Arga langsung ngasih tau ke dokter kalo Alya lah yang mau di periksa...
" hah , dia Ga yang mau di periksa ? " tanya sang dokter sambil menunjuk ke Alya
" Iya , memangnya disini ada siapa lagi ! "
" Siapa dia Arga , kenapa di rumah mu ada seorang gadis jangan jangan kamu ? " ucap sang dokter sambil menatap tajam Arga
" Apaan si kamu Rani , udah cepetan periksa , jangan banyak bicara , mau gua laporin lu ke kepala rumah sakit biar lu di pecat ? "
" Hehe iya ya , janganlah kamu bicara seperti itu " ucap dokter Rani cengengesan
Dokter Rani pun langsung memeriksa Alya , setelah selesai memeriksa Alya , Arga mencoba bertanya...
" Bagaimana keadaannya sakit apa diya ? " tanya Arga
" Dia hanya pusing dan kekurangan cairan akibat terlalu banyak muntah , tapi tenang saja dia tidak apa apa , aku sudah suntikan vitamin dan obat mual dan muntahnya , udah bentar lagi dia akan sadar kok , jangan khawatir " ucap dokter rani tersenyum
" oke " ucap Arga singkat
" Ya udah karna dah selesai tugasku , aku pamit ya , aku harus balik lagi ke rumah sakit ! oh ya Ga , hati hati lo nyimpen perempuan di dalam rumah nanti ketahuan pak rt bisa langsung di nikahkan lo " ucap dokter Rani tertawa
" Apaan si kamu , dia sepupu ku tau " ucap Arga sewot
" Masa , terus gua harus percaya gitu sama kamu ? " dokter Rani tertawa
" Udah lah terserah lu aja , dah sana cepet pulang , katanya mau balik ke rumah sakit , bikin ribet aja lu disini " ucap Arga kesel
Setelah mengantar dokter Rani yang hanya sampai depan rumahnya , Arga kembali masuk ke dalam rumahnya , iya naik ke lantai atas ke kamarnya , karna iya mau mandi karna hari sudah sore...
Setelah selesai mandi dan berganti baju , Arga menghubungi Viola...
" Halo ada apa kak ? " tanya Viola di sebrang sana
" Kamu ada dimana ? "
" Ada di kampus , tapi dah mau pulang kok , ada apa kak ? " tanya Viola
" Kamu bisa gak pulang dari kampus , langsung ke sini ? "
" Mm bisa , tapi ada apa ya kak ? "
" Alya sakit , barusan habis di periksa sama dokter ! "
" Serius , sakit apa bukannya tadi pagi udah enakan ? "
" Ya , ya udah kamu kesini sekarang , kalo pingin tau keadaan kakakmu "
" Ya ya kak , Vio ke rumah kakak sekarang "
Arga langsung mematikan sambungan telfon nya dengan Viola ..
__ADS_1
Arga juga menghubungi Dodi , iya meminta Dodi untuk datang ke rumahnya , karna iya akan membahas tentang masalah Alya...
karna sambil menunggu Viola dan Dodi datang , Arga duduk di taman yang berada di halaman belakang rumahnya , iya duduk sambil menikmati secangkir kopi dan menikmati indahnya pemandangan di sore hari...
Sampailah Viola di rumah Arga , iya langsung turun dari mobilnya dan langsung masuk ke dalam rumah Arga , Viola langsung menuju kamar Alya , Viola melihat Alya sedang beristirahat , Viola menghampiri Alya dan duduk di samping Alya , iya memegang tangan Alya di pandanglah wajah kakak iparnya itu...
Tiba tiba Viola baru teringat dimana kakaknya sekarang berada , kenapa iya tidak menemani istrinya...
Viola keluar dari kamar Alya dan langsung mencari Arga...
Arga sangat menikmati pemandangan sore itu sambil mendengarkan alunan musik , akhirnya Viola menemukan kakaknya , iya langsung duduk berhadapan dengan kakaknya...
" Kak kok malah enak enakan duduk disini sih ? "
" Terus gua harus ada dimana ? "
" Temani kak Alya napa ! "
" Alya harus beristirahat , tidak boleh di ganggu " Arga menjelaskan
" Tapi kan bisa kakak temani kak Alya di kamar kak Alya , jangan duduk duduk disini "
" Bete tau di kamar mulu , mendingan duduk disini menghirup udara yang segar seperti ini " Arga tersenyum
" Halah alasan , bilang aja kakak gak mau kan deket deket sama kak Alya "
" Apaan si gak jelas , pantes aja lu kemaren dapet masalah bawel si lu "
" Apa sih salah nya kakak mencoba membuka hati untuk kak Alya , masih kurang apa coba kak Alya sama kakak , udah orang nya baik , cantik , sabar , baik hati lagi , dan kak Alya orangnya gak neko neko lagi "
" Lu kesambet dimana sih , dari tadi nyerocos aja " Arga tertawa
" Biarin terserah gua , gua sumpahin kak Arga bucin sama kak Alya " ucap Viola kesal
" Hahaha , bisa jadi kenyataan gak tu sumpah lu ? " Arga mencoba memancing emosi adek nya
" Bisa lah , Vio yakin ni ya , gak bakalan lama lagi kak Arga akan bucin banget ke kak Alya "
" Kalo gak terbukti gimana ? "
" kalo gak terbukti akan ku carikan laki laki lain untuk kak Alya , yang mau menerima diya apa adanya " Viola tertawa
" Sembarangan kalo bicara " ucap Arga sambil menjewer telinga adiknya
Viola bukannya kesakitan karna di jewer kakaknya yang ada iya malah tertawa....
" Hahaha biarin , masa kak Alya harus nungguin kakak yang gak pernah membuka hatinya untuknya , lagian jangan cuek cuek kak nanti kak Alya di ambil orang nyesel entar hahaha " Viola tertawa
" Kayak ngerti aja kamu begituan " ucap Arga
" Dih beneran , gak percaya buktiin aja kata kata Vio ya "
Saat lagi berdebat antara Viola dan Arga , tiba tiba ada suara seseorang yang lagi batuk , Arga dan Viola langsung menoleh , dan ternyata iyalah ?
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹🌹
Hai guys , jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya , sayang kalian semua