
Jam empat lewat Alya bangun , iya langsung menuju kamar mandi untuk mencuci muka agar bisa menghilangkan rasa kantuknya...
Alya menguncir rambutnya , iya langsung keluar dari kamarnya dan menuju dapur , Seperti biasa Alya memasak untuk sarapan suaminya sebelum berangkat ke kantor...
Setelah selesai memasak Alya langsung menghidangkan masakannya di meja makan , dan setelah itu Alya tidak langsung masuk ke kamar nya , iya membersihkan rumahnya terlebih dahulu , Saat Alya lagi menyapu di dekat tangga , tanpa sengaja Alya dan Arga berpapasan , mereka sama sama terdiam sejenak , Alya yang sudah bodoh amat sama Arga , iya kembali melanjutkan menyapu nya , tanpa menghiraukan Arga...
Berbeda dengan Arga iya memandangi Alya sangat lama , Arga merasa ada yang aneh dengan penampilan Alya tidak seperti biasanya , dan pas saat itu Alya memakai baju crop top dan celana pendek , dan rambut di kuncir sembarang , di pandangi lah Alya dari atas sampai bawah, di lihat lah leher Alya yang putih mulus itu oleh Arga , tak sengaja Arga menelan Saliva nya , saat mau duduk saja Arga masih memandangi Alya yang sedang menyapu...
Alya tidak menyadari kalo iya dari tadi di pandangi oleh Arga , Alya biasa aja melewati Arga...
Selesai menyapu Alya melanjutkan menyiram tanaman di depan rumahnya , saat lagi menyiram tanaman tiba tiba Arga ada di belakangnya lalu iya membisikkan sesuatu ke telinga Alya...
" kamu mau nyiram tanaman apa mau pamer tubuhmu ! " ucap Arga ke telinga Alya
Alya sontak saja kaget dan langsung menoleh ke belakang dan tanpa sengaja iya menyemprotkan airnya ke tubuh Arga , Alya langsung mematikan kran airnya dan langsung menghampiri Arga yang sudah basah kuyup...
" Maaf mas Alya gak sengaja , Alya kira bukan mas Arga yang ada di belakang Alya " ucap Alya ketakutan
Arga yang sudah rapi dan sudah siap berangkat ke kantor terpaksa iya harus berganti pakaian nya...
Dengan wajah kesal Arga langsung masuk ke dalam rumahnya dan naik ke lantai atas...
Alya yang ketakutan iya langsung memejamkan matanya...
" Ya ampun Alya kenapa kamu bisa teledor , pasti mas Arga akan marah besar atau iya bisa menghukum ku " umpat hati Alya..
Buru buru Alya menyusul Arga dan naik ke lantai atas menuju kamar Arga di ketuk lah pintu kamar Arga
Tok tok tok...
" Mas Arga " panggil Alya , namun pintu kamarnya tidak di buka , Alya mencoba kembali mengetuk pintu nya , dan di bukalah pintu tersebut , berdirilah Arga di pintu tersebut dengan pakaian yang sudah rapi...
" Mas maafin Alya , Alya gak sengaja " ucap Alya menunduk
Arga terdiam iya hanya memandangi Alya , dan langsung meninggalkan Alya dan melewati Alya begitu saja...
" Aduh bikin masalah aja kamu Alya " ucap Alya meninggalkan kamar Arga, lalu iya turun ke lantai bawah...
Alya mengintip di jendela ternyata suaminya sudah berangkat ke kantor , Alya kembali melanjutkan bersih bersihnya...
#######
Matahari mulai naik ke permukaan , jam makan siang pun tiba , para pegawai pun turun ada yang menuju kantin, ada juga yang melaksanakan kewajiban ibadahnya dan juga lain lain...
Arga tidak turun seperti para pegawai nya , iya lebih suka makan siang di dalam ruangannya itu pun kalo tidak ada meeting dengan para client nya...
Arga melamun iya masih memikirkan pakaian yang Alya pakai tadi pagi , tidak seperti biasanya pakaian Alya seperti itu , ada yang aneh dari Alya...
Dodi mengetuk pintu ruangan kerja Arga namun sayang tak ada jawaban , Dodi pun masuk dilihatnya Arga yang berputar putar di atas kursinya sambil menggigit bolpoin...
Dodi menyapanya dan memberi salam tetap saja tak di hiraukan oleh Arga...
Dodi mencoba melambai lambaikan tangannya di depan wajah Arga , dan seketika itu Arga panik dan langsung berdiri...
Ingin rasanya Dodi tertawa melihat tingkah lucu Arga yang kaget , namun iya tahan...
" Kurang ajar kamu ya Dod " ucap Arga kesal
" Maafkan saya tuan , dari tadi saya sudah memanggil tuan , tapi tuan tidak menghiraukan " ucap Dodi menjelaskan sambil menunduk
" Ada apa kamu keruangan saya ? "
" Maaf tuan saya hanya ingin memberitahukan bahwa nanti setelah jam makan siang , tuan ada meeting dengan client yang datang dari luar negeri "
" Baiklah , atur saja bagaimana baiknya "
" Baik tuan , saya permisi "
" Ya "
Dodi pun keluar dari ruangan Arga , tak lama kemudian Handphone Arga berdering , Arga melihat di layar Handphone nya , di lihatnya layar tersebut ternyata nomer tidak di kenal , Arga mencoba tak menghiraukan panggilan tersebut , namun Handphone tersebut berdering kembali...
Arga menggeser layar panggilan tersebut ke warna hijau di angkat lah panggilan tersebut..
" Ya halo " sapa Arga
" Arga " jawab penelpon tersebut
" Ini siapa ? " tanya Arga
" Ini aku Arga ! " jawab seseorang itu
" Shintia ? "
" Ya ini aku Ga ! " ucap Shintia gemetar suaranya
" Kamu kenapa ? "
" Aku sakit Ga ! "
" Kamu sakit apa ? " tanya Arga cuek
__ADS_1
" penyakit asmaku kambuh Ga "
Arga terdiam sejenak...
" Ga kamu masih mendengar suaraku kan ? "
" Ya Shintia , aku masih mendengar suaramu , terus ada apa kamu menghubungi ku ? "
" Aku ingin kamu kesini menjengukku , kamu kan tau sendiri aku tidak punya siapa siapa lagi disini " ucap Shintia tersedu sedu
" Kamu sudah periksa ? "
" Sudah Ga ! tapi aku kesepian disini! gak ada yang memperhatikan ku "
" Bukannya kamu punya asisten yang selalu menemanimu ? "
" Asistenku lagi sibuk Ga , dia lagi mengurus pekerjaanku , plis kamu kesini ya Ga ! " rengek Shintia
" Baiklah aku akan kesitu tapi nanti setelah pekerjaan ku selesai , aku akan menjenguk mu "
" Terimakasih Arga " Shintia gembira sekali..
Arga langsung menutup panggilan tersebut , karna makan siang sudah selesai Arga bersiap siap untuk meeting...
#####
Diseberang sana , ada yang lagi bergembira karna berhasil berakting , siapa lagi kalo bukan Shintia yang baru saja menelpon Arga dan berpura pura sakit agar bisa mendapatkan perhatian Arga kembali...!
Alya yang baru saja bangun dari tidur siangnya , iya langsung pergi menuju dapur untuk mengambil air minum , Alya duduk di kursi meja makannya sambil meminum airnya...
Alya baru teringat kalo stock bahan makanannya udah habis , Alya ingin menghubungi Arga kalo iya mau pamit ke supermarket , tapi sayang iya tidak punya nomer Handphone Arga !
" Gimana ini , mana bahan makanan habis semua , kalo nunggu mas Arga datang nanti ke buru tutup supermarketnya , kalo aku pergi sendiri kira kira mas Arga marah gak ya ? udah lah aku pergi aja urusan mas Arga marah apa gak nya itu urusan nanti belakangan " Alya pun langsung menuju kamarnya , iya mandi dan berganti pakaian...
Alya pergi sendiri ke supermarket , iya pergi dengan naik ojek online , tak lama kemudian sampailah Alya di tempat supermarket , Alya langsung masuk dan memilih belanjaan nya yang telah habis di rumahnya...!
Arga sudah selesai bertemu kliennya dan selesai juga acara meeting nya...
" Dod kamu kembali ke kantor sendiri ya ! "
" Kenapa tuan ? "
" Saya ada urusan sebentar "
" Baiklah tuan ".
Arga tersenyum , Dodi dan Arga berpisah di lobby restoran...
Arga masuk ke dalam lift dan langsung menuju kamar apartemen Shintia...
Arga memencet bel , tak lama kemudian pintu terbuka...
" Arga " ucap Shintia kegirangan dan langsung memeluk Arga
Arga melepas pelukan Shintia , Arga merasa risih dengan pakaian Shintia yang hanya memakai setelan lingerie ****...
Shintia menarik tangan Arga agar masuk ke dalam apartemennya...
" Arga akhirnya kamu datang juga aku senang sekali " ucap Shintia
Arga tidak menjawab iya hanya mengamati ruangan apartemen Shintia...
" Arga kamu mau minum apa ? kopi , air dingin , susu atau soju ? " ucap Shintia tersenyum
" Air es aja " ucap Arga cuek
" Ya udah aku ambilkan dulu air dingin nya , silahkan duduk dulu " Shintia sangat senang sekali
Arga duduk di sofa Shintia , di amatinya ruangan tersebut , ternyata ruangan itu masih sama waktu iya masih berpacaran dengan Shintia..
Shintia pun datang iya membawa segelas air dingin dan cemilan , Shintia memang sengaja berpakaian seperti itu agar bisa memancing Arga...
" Katanya kamu sakit , tapi kamu seperti orang yang tidak sakit ? " tanya Arga
" Eee iya dari kemaren asma ku kambuh , tapi setelah berobat , asmaku gak kambuh lagi ! " Shintia tersenyum
" Terus kalo sudah gak kambuh , kenapa kamu menghubungiku ? "
" Ya aku ingin bertemu denganmu arga , aku sangat rindu padamu , masa kamu tidak rindu padaku ? "
Shintia tiba tiba duduk di pangkuan Arga dan memeluk leher Arga dan langsung mau mencium bibir Arga , tapi sayang Shintia tak jadi mencium bibir Arga , karna Arga langsung mendorong tubuh Shintia...
" Shintia apa apaan kamu " ucap Arga kesal
" Arga kamu memang berubah ya , bukan kah dulu kita setiap bertemu selalu melakukan itu ? "
" Itu dulu , bukankah kita sudah putus "
" Tak bisa kah kita kembali menjalin hubungan lagi Arga ? " tanya Shintia memeluk Arga
" Maaf Shintia aku tak bisa kembali padamu " jawab Arga melepaskan pelukan Shintia
__ADS_1
" Kenapa Arga ? bukankah kamu sampai sekarang belum bisa mendapatkan penggantiku ? "
" Maaf Shintia aku harus pergi ! " ucap Arga pergi
" Arga tunggu Arga , Arga " panggil Shintia , namun Arga tak menghiraukannya iya langsung pergi begitu aja , Arga keluar dari kamar Shintia dan meninggalkan Shintia sendirian...
#####
Selesai semua belanjaannya , Alya langsung membayar ke kasir , dan setelah selesai membayar belanjaan nya Alya keluar dari supermarket , ternyata di luar hujan sangat deras , Alya meneduh tiba tiba ada yang menabrak Alya , belanjaan Alya jatuh dan berhamburan...
" Maaf maaf saya tidak sengaja " ucap seseorang yang menabrak Alya
" Lain kali kalo jalan liat liat " ucap Alya kesal
Tiba tiba datang seseorang yang membantu Alya memilih belanjaannya yang berhamburan...
" Maaf kalo boleh tau ada apa ini ya ? " tanya seseorang tersebut
" Ini nih , mas nya nabrak saya jadinya belanjaan saya jatuh " ucap Alya
" Ya udah sini aku bantuin " ucap seseorang yang telah membantu Alya
Setelah belanjaannya terkumpul , Alya berdiri dan iya melihat seseorang yang telah membantunya , seseorang tersebut tersenyum ke Alya dan mengulurkan tangannya , Alya pun membalas uluran tangan orang itu...
" Perkenalkan nama saya Dewa "
" Alya , terimakasih udah bantuin saya " ucap Alya tersenyum ke Dewa
" Sama sama , oh ya kamu mau pulang apa nunggu jemputan ? "
" Aku dari tadi nungguin taxi online, tapi sayang di cancel terus sama supir taxi nya "
" Mungkin karna hujan lebat jadinya mereka meng cancel nya , kayaknya kalo hujan lebat seperti ini gak bakalan ada taxi online ataupun taxi offline ! "
" Terus gimana dung , kalo pulang naik angkot saya tidak tau jurusannya ? gimana ya ? "
" Alamat rumah kamu dimana ? " tanya Dewa
" Alamat saya jalan ****** " Alya ngasih tau alamat rumahnya
" La itu bukannya alamat rumah Arga ? "
" Ya betul itu alamat rumah mas Arga , mas dewa kenal sama mas Arga ? "
" Iya kenal dia kan sahabat aku , oh ya kamu apanya Arga ? "
" Aku sepupunya mas " jawab Alya
"Oo sepupunya kok Arga gak pernah cerita kalo punya sepupu cantik "
Alya hanya nyengir...
" Oh ya gimana kalo kamu aku anterin , hujan kayak gini bakalan lama deh "
" Mmm gimana ya mas ? " Alya ragu menjawabnya....
" Udah Arga gak bakalan marah kok , kamu gak usah takut aku gak bakalan ngapain ngapain kamu kok "
" Ya udah mas "
" Gitu dung , ya udah ayo aku anter kamu "
Alya pun pulang di antar dewa , Alya masuk ke dalam mobil dewa iya duduk di belakang supir...
" Kok kamu duduk di belakang kenapa gak duduk di depan saja ? " tanya dewa
" Gak mas saya duduk disini saja " jawab Alya tersenyum
" Ya udah kalo itu mau mu " ucap dewa tersenyum
Di sepanjang perjalanan mereka tidak ada yang bersuara , Alya memalingkan wajahnya ke jendela , di dalam hatinya iya ketakutan takut di bawah kemana oleh Dewa...
Dewa dari tadi melihat ke Alya yang duduk di belakang nya , iya melihat Alya melalui kaca tengah mobilnya iya tersenyum senyum melihat Alya yang begitu cantik...
" Benar kata Roni dan Ricko kalo Alya sangat cantik sekali , aku ingin Alya jadi kekasihku , tak peduli dia siapa nya Arga , mau dia sepupu nya , saudaranya , atau pun istrinya , aku tak peduli yang penting aku akan mendapatkan Alya " umpat hati Dewa
Tak lama kemudian Alya sampai di depan rumah nya , Alya turun dari mobil Dewa...
" Makasih ya mas udah anterin Alya ! " ucap Alya tersenyum
" Ya sama sama , oh ya aku gak di tawarin mampir ni ? "
" Maaf mas , Alya gak berani ngajak mas Dewa mampir karna takut mas Arga belum datang, nanti takut ada salah faham " ucap Alya menjelaskan
" Ya udah gak pa apa , nanti deh aku mampir kalo udah ada Arga di rumah " ucap Dewa tersenyum
Dewa pamit ke Alya , Alya pun masuk ke dalam rumah tanpa menunggu Dewa pergi terlebih dulu...
Saat mau menutup pintu , tiba tiba Alya di kejutkan oleh ?
Hai jangan lupa ya like dan koment nya biar author semangat menulisnya
__ADS_1