Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 51


__ADS_3

Matahari mulai masuk ke sela sela jendela , terbangun lah Alya karna terkena sinarnya matahari...


Alya membuka matanya , dan mengedip ngedipkan matanya sebentar , rasanya ada yang aneh , rasanya seperti berat di atas perutnya , di lihat lah oleh Alya ternyata benar ada sebuah tangan melingkar memeluk tubuhnya...


Alya berteriak....


" Aaaaaa "


Tiba tiba Arga terbangun , tapi bukannya bangun dari tempat tidur tapi yang ada iya malah berbalik badan dan kembali tidur...


" Apaan si pakai teriak teriak saja , ganggu tidur saja " ucap Arga kembali tidur


Alya hanya terdiam sambil menutup wajahnya dengan selimut karna iya malu , ternyata yang memeluknya adalah suaminya sendiri...


Alya mengamati setiap benda yang ada di ruangan tersebut , iya merasa ada yang berbeda tidak seperti kamar di rumah mertuanya ataupun kamar di rumah Arga...


Alya bertanya tanya ada di manakah iya dan Arga sekarang , Alya mencoba mengingat sesuatu , kalo iya semalem habis minum di pesta iya mengeluh sakit kepala dan iya tak mengingat nya lagi...


Alya bangun dan menuju jendela di bukalah tirai jendelanya dan Alya melihat ternyata iya berada di lantai paling atas , dan iya melihat ke bawah Alya takut karna melihat rumah rumah yang serba kecil , Alya langsung menutup tirainya kembali...


Alya masih bertanya tanya ada di manakah dirinya sekarang ini , ingin rasanya iya menanyakan kepada suaminya , namun iya urungkan karna takut suaminya marah dan terganggu..


Akhirnya Alya memutuskan untuk mandi saja , saat berada di dalam kamar mandi Alya tertegun melihat fasilitas kamar mandi yang sangat mewah..


Alya mencoba bercermin dan melihat wajah dan rambutnya berantakan , hingga membuat iya kembali bertanya tanya , sebenarnya apa yang terjadi pada dirinya...


Tak berselang lama kemudian Alya mengisi bathtub nya dengan air hangat dan berendam lah Alya di bathtub tersebut...


Selesai berendam , Alya langsung membilas tubuhnya ke shower...


Saat mau mengambil handuk Alya baru tersadar kalo iya tidak ada baju ganti , Alya bingung harus memakai apa dan tidak mungkin iya harus memakai baju yang iya pakai semalam , atau hanya memakai handuk saja...


Akhirnya Alya keluar dari kamar mandi memakai bathrobe (jubah mandi) , dengan rambut masih basah...


Alya duduk di sofa sambil mengeringkan rambutnya memakai handuk , iya kembali bingung harus memakai apa untuk menyisir rambutnya sedangkan di kamar itu tidak ada sisir...


Tak lama kemudian pintu kamarnya ada yang mengetuk...


Tok tok tok


" Ya sebentar " ucap Alya sambil melangkah ke pintu


Di bukalah pintu tersebut ternyata yang datang adalah Viola dan Dodi , Viola langsung memeluk Alya...


" kakak dah enakan ? " tanya Viola


" Memangnya kakak kenapa ? " tanya balik Alya


Viola langsung melirik ke Dodi , Dodi hanya terdiam saja...


" Ya udah masuk yuk " ajak Alya


Viola dan Dodi pun masuk ke kamar hotel dimana Alya menginap...


" Oh ya kak , kak Arga mana ? " tanya Viola


" Tu kakakmu masih molor " tunjuk Alya kepada Viola


Viola pun menoleh dan langsung menghampiri Arga yang sedang tertidur...


" Ya ampun jam segini masih molor , woy kak Arga bangun udah siang ini " ucap Viola sambil membangunkan kakaknya


" Apaan sih , ganggu aja " ucap Arga sambil menutup telinganya pakai bantal


" Bangun kak , ada karyawannya tu mau minta tanda tangan kakak " ucap Viola mengelabui kakaknya

__ADS_1


" Apaan si Vio ganggu saja " Arga mulai kesal


" Bangun kakak , jangan tidur lagi " Viola mencoba membalikkan tubuh kakaknya...


" Apa si Vio " Arga pun bangun sambil mengucek mata...


Alya dan Dodi hanya diam saja melihat Viola membangunkan kakaknya...


Arga menoleh ke Dodi yang sedang berdiri...


" Dod lu bawa kan pesanan gua ? " tanya Arga


" Iya tuan muda , pesanan anda ada di nona Viola " tunjuk Dodi ke Viola


" Pesanan apa ? baju ganti ? " tanya Viola


" Iya , lu pikir pesanan apa ! " ucap Arga jutek


" Yaelah , gua kira pesanan apa , ni pesanannya , kayak makanan aja pakek pesan pesanan aj " ucap Viola melempar sebuah paper bag kepada Arga


Arga pun langsung menangkap paper bag tersebut , Arga langsung masuk ke dalam mandi dan membersihkan tubuhnya...


Viola menghampiri Alya dan duduk disamping nya..


" Kakak udah mandi ? " tanya Viola kepada Alya


" Udah tapi gak ada baju ganti jadinya kakak pakai jubah mandi ini " ucap Alya


" Maaf nona Vio bukannya saya sudah nyuruh nona untuk membawakan baju ganti untuk nona Alya ? " tanya Dodi kepada Viola


" Ya ampun iya aku lupa , bajunya sudah aku bawain , tetapi di kumpulin sama baju kak Arga , berarti bajunya ada di kak Arga dung " ucap Vio sambil menepuk jidatnya


" Ya udah gak pa apa bentar lagi mas Arga selesai mandinya " ucap Alya tersenyum


Tak lama kemudian keluarlah Arga dari kamar mandi , iya sudah memakai kaos pendek dan celana pendek...


Arga duduk di sofa sambil membahas pekerjaan dengan Dodi...


Sudah lima belas menitan , Alya belum keluar juga dari kamar mandi , Vio melirik ke jam tangannya , dan di susullah Alya sama Viola , dan di ketuklah pintu kamar mandinya sama Viola...


Tok tok tok


" Kak Alya , kak Alya Are you okay ? " tanya Viola


di bukalah pintu kamar mandi oleh Alya , Alya tersenyum kepada Viola , tetapi Alya hanya kepalanya yang nongol , iya seperti ada yang di sembunyikan...


" Kakak kok lama sekali , ayo buruan kak Arga dah nungguin ! " ucap Viola ke Alya


" Vio , kakak gak Pede sama bajunya ? " ucap Alya cengengesan


" Memangnya kenapa dengan bajunya ? " tanya Viola


" Sini deh , kamu liat sendiri " Alya menarik tangan Viola ke dalam kamar mandi


" Kenapa dengan bajunya bagus kok , pas lagi di badan kakak ! " ucap Viola sambil memutari tubuh Alya


" Apanya yang bagus , ini baju atasannya buntung , masa aku harus pakai baju ketekan keluar dari sini ? " ucap Alya sambil memonyongkan bibirnya


" Kakak ini baju lagi hits lo sekarang , banyak lo anak anak muda kayak kakak pakai baju ini , udah pakai aja " ucap Viola tertawa


" Tapi Vio , kakak gak pede , kenapa kamu gak bawain kaos saja sih ? " Alya mulai sedih


" kakak tambah cantik pakai baju ini , apalagi kulit kakak putih jadi cocok sama baju ini , kakak seperti artis artis korea gitu " ucap Viola menjelaskan


" Ih kamu bisa aja deh , tapi gimana nanti kalo diliatin orang orang kakak gak pede ? "

__ADS_1


" Udah deh , ayo buruan keluar kak Arga udah nungguin , kak Arga udah laper katanya , ayo buruan " ucap Viola sambil menarik tangan Alya keluar dari kamar mandi


" Ayo kak , katanya mau pulang sekarang ? " ucap Viola kepada Arga


Arga pun menoleh , tiba tiba Arga terdiam sejenak melihat tampilan Alya yang agak berbeda tidak seperti biasanya...


Tak lama kemudian Arga tersadar , dan langsung berdiri...


Mereka berempat keluar dari kamar hotel dan langsung masuk ke dalam lift...


Sesampainya di Lobby hotel , Viola berpamitan ke Arga dan Alya , kalo iya tidak bisa ikut sarapan bareng sama Arga dan Alya , karna iya harus pergi ke kampus, begitupun dengan Dodi iya tidak bisa ikut sarapan juga di karenakan harus pergi ke kantor untuk menghandle semua pekerjaan Arga...


Akhirnya tinggallah Arga dan Alya saja , Arga dan Alya masuk ke restoran yang berada di dalam hotel tersebut...


Mereka pun berdua makan dan hanya berdua saja , Alya dan Arga duduk saling berhadapan , saat sarapan lagi berlangsung tiba tiba datang lah Shintia menghampiri Arga dan Alya...


" Hai Arga " sapa Shintia kepada Arga


Arga dan Alya langsung kaget...


" Hai " sapa balik Arga


" Kamu disini sama siapa ? " tanya Shintia kepada Arga


Arga terdiam , akan tetapi sorot matanya melirik ke Alya , Alya yang dapat sorotan dari Arga langsung kebingungan...


" Oo sama dia ? tapi sebenarnya dia siapanya kamu Ga ? " tunjuk Shintia ke Alya


Arga dan Alya saling tatap tatapan seperti meminta penjelasan , Saat Arga mau angkat bicara tiba tiba saja Alya langsung berdiri dan langsung mengulurkan tangannya...


" Perkenalkan nama saya Alya , saya sepupu nya mas Arga " ucap Alya memperkenalkan dirinya


Arga hanya terdiam , mendengar ucapan Alya , Shintia pun mengulurkan tangannya...


" Oo sepupunya , perkenalkan juga nama saya Shintia , mantan pacar Arga , sekaligus kami akan kembali lagi " ucap Shintia dengan pedenya


" Senang berkenalan dengan Anda , silahkan duduk mari ikut sarapan bareng sama kami " ucap Alya sambil tersenyum kecut


" Terimakasih , saya sudah kenyang " ucap Shintia sambil menarik kursi , lalu Shintiapun duduk dan gabung sama mereka


" Oo ternyata ini mantan mas Arga , ternyata benar wanita ini yang ada di acara waktu itu , ternyata benar kata Vio dia cantik , **** lagi " umpat hati Alya


" Kamu bareng sama siapa kesini ? " tanya Arga kepada Shintia


" Aku sama asisten ku kesini , aku ada meeting di hotel ini " ucap Shintia menjelaskan


" Oo ya udah , udah ketemu sama teman meeting mu " tanya Arga cuek


" Belum , lagi di urus sama asistenku " Shintia tersenyum


" Alya kamu udah selesai makannya ? kalo udah ayo kita pulang sekarang ? " tanya Arga kepada Alya


" Udah Mas " jawab Alya


" Sorry Shin kami tidak bisa menemani mu , kami harus pergi sekarang " ucap Arga pamit ke Shintia


" Its okay , gak pa apa , bentar lagi pasti dia datang " ucap Shintia sambil tersenyum ke Arga


Arga pun berdiri dan langsung menggandeng tangan Alya , Alya yang merasa tangannya di gandeng oleh Arga iya langsung diam saja...


Shintia masih menatap kepergian Alya dan Arga , walaupun mereka sudah keluar dari restoran , Shintia masih bertanya tanya ada hubungan apa antara Arga dan Alya , Shintia tidak percaya , kalo mereka hanya sepupu...


🌹🌹🌹🌹🌹


Hai. bestie apa kabar ?

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya , dan semoga aja kalian suka dengan cerita ku ini ☺️


__ADS_2