Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 47


__ADS_3

Arga mengantarkan Alya ke rumah mama nya , karna iya akan berangkat ke luar kota bersama Dodi untuk kepentingan bisnis...


Sampailah mereka di rumah Mama Vivian , Arga dan Alya langsung masuk ke dalam rumah , akan tetapi rumah nya sepi tak ada siapa pun , karna buru buru jadinya Arga langsung aja berangkat tanpa harus bertemu dulu dengan mama papanya...


Alya hanya bisa memandangi punggung suaminya , saat keluar dari rumah , dalam hatinya Alya ingin sekali mencium punggung tangan suaminya saat mau berangkat ke kantor ataupun urusan lainnya...


Arga sudah menghilang dari pandangan , tiba tiba Mama Vivian turun dari lantai atas...


" Alya " panggil sang mama


Alya seketika langsung kaget , dan menoleh kebelakang...


" Mama " ucap Alya tersenyum


" Kamu sama siapa ? "


" Tadi di antar mas Arga "


" Terus sekarang kemana Arga nya ? "


" Mas Arga sudah pergi barusan "


" Lo kenapa gak nungguin mama ? "


" Mas Arga tadi buru buru mah , jadinya gak sempet pamit ke mama "


" Mau kemana dia ? " Ucap mama cuek


" Katanya mau keluar kota mah , makanya Alya di suruh tinggal disini dulu " ucap Alya menjelaskan


" Berapa hari dia keluar kotanya ? dan ada urusan apa katanya Alya ? "


" Katanya kalo gak dua hari tiga hari ma , urusan kantor katanya mah ! "


" Ya udah gak pa apa , kamu tinggal aja dulu disini , apa mau ikut mama ? "


" Mama mau kemana ? "


" Mama mau ke arisan sama teman teman mama ! "


" Gak ma Alya di rumah aja " ucap Alya tersenyum


" Ya udah kamu istirahat aja , bentar lagi Vio datang kok, mama berangkat ya ! " Ucap mama tersenyum


" Iya mah , hati hati di jalan "


Setelah mama Vivian berangkat , Alya naik kelantai atas menuju kamarnya...


Alya mulai bosan dari tadi iya hanya guling gulingan di atas kasur , Alya turun ke lantai bawah siapa tau iya bisa menghilangkan rasa bosannya itu...


Alya pergi ke taman belakang iya melihat lihat bunga bunga yang cantik di belakang rumah...


Selesai melihat lihat bunga bunga Alya duduk di tepi kolam renang , sambil memandang air , tiba tiba Viola datang mengagetkan Alya...


" Darrrr " ucap Viola sambil memegang bahu Alya dari belakang


Alya seketika kaget dan langsung menoleh ke belakang


" Vio , kamu bikin kaget saja " ucap Alya sambil memegang dadanya


" Haa , sorry sorry " Viola tertawa dan dia ikut duduk di samping Alya


" Kamu baru pulang ? "


" Iya , kakak sama siapa kesini ? "


" Di antar mas Arga tadi ! "


" Oo kakak mau nginep disini ? "


" Ya , kata mas Arga kakak di suruh tinggal disini dulu selama mas Arga pergi "


" Hore , nanti tidur sama Vio ya kak , oh ya memangnya kak Arga kemana ? "


" Pergi ke luar kota ! "


" Kak , boleh Vio bertanya gak sama kakak ? "


" Tanya apa Vio ? " Alya tersenyum


" Sebenarnya hubungan kakak , sama kak Arga bagaimana ? "


" Ya hubungan kakak ya suami istri ! " Alya tersenyum


" Kakak , iya tau , maksudnya apakah seperti suami istri pada umumnya ? "


Alya terdiam sejenak...


" Gak tau Vio , hubungan kakak ini seperti apa ? Sampai saat ini mas Arga belum bisa membuka hatinya untuk kakak Vio ! " Alya menunduk


" Kakak jangan sedih gitu , Vio yakin dalam hati kak Arga pasti ada cinta untuk kakak , mungkin kak Arga masih trauma untuk kembali membuka hati lagi "


" Maksud nya ? "


" Ya kak Arga mungkin masih takut untuk kembali jatuh cinta lagi , kan kak Arga dulu pernah disakiti oleh mantan kekasihnya "


Alya langsung menoleh ke Vio , dan wajahnya seperti orang meminta penjelasan..


" Maksud nya mas Arga dulu pernah di sakiti gitu sama mantan pacarnya ?


" Iya semenjak kejadian itu kak Arga menjadi pendiam dan dingin gitu sama semua orang , dulu nya mah kak Arga orangnya periang , semenjak kekasih nya menyakitinya kak Arga berubah "

__ADS_1


" Vio tau sama mantan kekasihnya mas Arga ? "


" Tau la , dulu kan pernah di bawa ke rumah sama kak Arga dan di kenalin ke mama dan papa "


" Pasti saat itu mas Arga sangat bahagia "


" Iya tapi sayangnya kebahagiaan itu tak berlangsung lama , kekasih kak Arga pergi meninggalkan kak Arga di mana saat itu kak Arga sangat mencintainya "


" Kalo boleh tau kenapa mantan kekasih mas Arga pergi ? "


" Karna dia ingin menggapai cita citanya menjadi model di luar negeri , sedangkan kak Arga tidak menyetujui nya , ya alhasil mantan kekasih kak Arga nekat pergi juga walaupun kak Arga tidak menyetujui "


" Masa kalo cuma masalah gak di izinkan jadi model bisa berakhir ? "


" Bukan itu masalah intinya , kak Arga mencoba menerima keputusan mantan kekasihnya dan kak Arga juga ikut menyusul ke luar negeri , akan tetapi sesampainya diluar negeri kak Arga memergoki mantan kekasihnya itu berduaan di kamar hotel sama produser nya , dan saat itulah hubungan mereka berakhir , awalnya mama papa sudah melarang kak Arga untuk berhubungan dengan mantan kekasihnya itu , ya mau gimana lagi kak Arga sudah di butakan sama yang namanya Cinta! "


" Kasihan sekali mas Arga " ucap Alya


" Maka dari itu sekarang kak Alya harus bisa membuka hati kak Arga untuk kak Alya , dan jangan sampai hati kak Arga di isi kembali oleh mantan kekasihnya "


" Maksud Vio ? "


" Gini ya kak , sekarang mantan kekasih kak Arga sudah kembali dan berada di kota ini "


" Kok Vio tau ? "


" Tau la , ini buktinya " Viola memperlihat foto mantan kekasih Arga kepada Alya


" Kalo orang ini , aku pernah bertemu di acara launching kemaren , waktu kami mau pulang dia memanggil mas Arga "


" Terus kak Arga nyamperin dia ? "


" Tidak wanita itu yang datang nyamperin mas Arga , dan setelah itu aku tidak tau , soalnya mas Arga menyuruh mas Dodi untuk membawa aku ke mobil "


" Fix sekarang kak Alya harus merubah diri kakak " Vio langsung menatap Alya dari ujung kaki ke ujung rambut Alya


" Maksudnya merubah diri itu bagaimana ? " Alya merasa risih karna di tatap aneh oleh Viola


" Aduh kakak , maksud Vio kakak harus merubah penampilan kakak , jangan sampai kak Arga kepincut lagi sama mantan kekasihnya , kan kakak tau sendiri mantan kekasih kak Arga itu cantik dan **** "


" Iya sih, dia orangnya sangat cantik , kulitnya putih dan bersih , terus bagaimana caranya ? "


" Gampang itu , serahkan sama Vio , dan yang terpenting sekarang kakak harus ikut Vio "


Vio menarik tangan Alya


" Eh tunggu dulu mau kemana ? "


" Udah jangan banyak tanya , sekarang kakak ikut aja , Vio akan buat kak Arga jatuh cinta sama kakak "


Alya pun pasrah , dan iya pun mengikuti Vio...


Vio membelokkan mobilnya menuju Mall terbesar yang ada di kota tersebut , Vio dan Alya pun turun dari mobil , akan tetapi Alya terdiam , Vio yang berjalan duluan terhenti langkah kakinya , karna kakak iparnya tidak ada di sampingnya , Vio menoleh ke belakang dan ternyata kakak iparnya masih berada di samping mobilnya...


Vio kembali lagi ke mobilnya dan menghampiri Alya...


" Kak Alya kok masih disini , ayo kita masuk" ucap Vio


" Sebenarnya kita mau ngapain "


" Udah deh kakak ikut aja "


" Tapi gak ngapa ngapain kan ? " Ucap Alya lugu


" Haa haa , memangnya kita mau ngapain kak , kakak lucu deh , udah ayo nanti keburu tutup "


Mereka berdua pun masuk ke dalam Mall , Viola membawa Alya ke salon kecantikan langganan iya dan mamanya , Viola meminta ke pelayan salon nya , agar kakak iparnya itu di berikan perawatan yang bagus...


Alya yang baru pertama kali ke salon iya tidak mengerti dan iya seperti orang kebingungan , dan Alya pun pasrah mau di apa in aja...


🌹🌹🌹🌹🌹


Di sebuah restoran ternama ada seorang laki laki yang sedang santai sambil menghisap rokoknya , lelaki tersebut seperti sedang menunggu seseorang....


Tak lama kemudian seseorang yang iya tunggu datang juga...


" Hai sudah lama menunggu ya ? " Tanya Shintia langsung duduk di kursi tersebut


" Tidak lama kok , aku juga baru datang " jawab Dewa


" Oh ya gimana kabar kamu Wa ? " Tanya Shintia


" Baik , seperti apa yang kamu liat sekarang "


" Ha ha , kamu tidak berubah ya " Shintia tertawa


" Aku tidak pernah berubah dari dulu , bahkan rasa cintaku padamu juga tidak berubah sampai saat ini "


Shintia seketika langsung terdiam...


" Ha ha , aku bercanda " ucap dewa sambil mematikan rokoknya


Shintia tersenyum...


" Oh ya apakah kamu masih dengan profesimu itu ? " Tanya Dewa


" Masih , saat ini aku masih dengan profesi ku sebagai model ternama " jawab Shintia


" Wau amazing , ternyata dirimu masih mempertahankan profesimu itu ya , ku kira kau akan meninggalkan profesimu itu demi mantan kekasihmu itu " ucap Dewa dengan senyum kecutnya itu


" Maksud kamu kekasih ku yang mana ? " Tanya Shintia

__ADS_1


" Siapa lagi kalo bukan mantan kekasihmu dulu "


" Maksud kamu Arga ? "


" Yup , dulu kamu kan sangat tergila gila padanya , aku kira kamu akan melepas semua cita cita mu demi kekasihmu itu "


" Tidak lah , keinginanku untuk jadi model ternama itu sudah ada semenjak aku kecil , karna kesempatan itu ada di depan mataku , maka dari itu aku memilih melepas kekasih hatiku dari pada aku harus kehilangan cita cita ku "


" Wow keputusan yang sangat hebat " Dewa bertepuk tangan


" Oh ya , sebenarnya kamu ada perlu apa , sampai kamu mengajakku untuk bertemu disini ? "


" Sebenarnya tidak ada , aku hanya ingin melihat mu saja dan bertatapan langsung denganmu "


" Astaga Dewa , kamu itu sudah membuang buang waktu ku saja , kamu tau tidak aku harus meng cancel semua jadwal pemotretan ku untuk hari ini , agar bisa bertemu denganmu " Shintia mulai kesal


" Berapa semua kerugian yang harus aku bayar , karna kamu telah menemui ku ? " Ucap Dewa sambil menyodorkan sebuah cek kepada Shintia


Shintia yang melihat selembar cek langsung terbelalak kaget


" Hem ternyata punya nyali juga dirimu sekarang " ucap Shintia tersenyum


" Kau kira hanya mantanmu saja yang punya nyali " ucap Dewa membanggakan dirinya


" Oke oke aku akui dirimu sekarang bukanlah Dewa yang seperti dulu " Shintia tersenyum dan mau mengambil cek tersebut , namun saat mau mengambilnya tangan Shintia di pegang oleh Dewa


" Tidak segampang itu kamu mendapatkan cek tersebut " Dewa tersenyum dengan senyum mematikannya


" Maksud kamu apa ? " Tanya Shintia


" Sudah ku duga wanita sepertimu itu bukanlah wanita yang baik "


Shintia mulai marah dan langsung berdiri


" Dewa kamu jangan bicara sembarangan yah"


" Tunggu dulu sayang , jangan lah kamu naikkan emosi mu itu duduk lah , aku belum selesai bicara padamu " bujuk Dewa


Shintia duduk kembali...


" Sebenarnya aku ingin mengajakmu bekerja sama dengan ku ! "


" Kerja sama apa ? " Ucap Shintia judes


" Aku mau tanya sebenarnya kamu masih mencintai Arga bukan ? "


" Itu bukan urusanmu "


" Sudah jawab saja kalo kamu masih menginginkan nya "


" Udah deh kamu jangan bertele tele , sebenarnya kamu mau mengajak aku kerja sama apa ? "


" Sabar sayang , Aku hanya ingin kamu kembali merebut hati Arga "


" Maksud kamu ? " Shintia tidak mengerti


" Ya aku ingin kamu kembali ke Arga , dan mendapatkan hati Arga kembali "


" Terus apa keuntungan nya bagimu , kalo aku kembali mendapatkan Arga ? "


" Keuntunganku adalah , aku bisa mengetahui kelemahan Arga dan bisa menjatuhkan Arga , dengan cara melalui dirimu " tunjuk Dewa ke Shintia


" Manusia yang bejat , bukan kah kamu itu sahabat Arga dari Sma , bisa bisanya kamu mau menjatuhkan sahabat kamu sendiri " Shintia tertawa


" Dulu iya sahabat , sekarang dia bukanlah sahabatku lagi " ucap Dewa kembali menyalakan rokoknya


" Apa alasan mu , mau menjatuhkan Arga ? "


" Alasanku adalah , aku sangat membencinya , setiap apa yang aku suka selalu Arga yang merebutnya , dan gara gara dia keponakanku harus masuk penjara "


" Wow sepertinya kamu itu dendam sekali yah , sama Arga ? "


" Yah begitulah , dan menurut info saat ini ada seorang wanita tinggal bersama dengan Arga , menurut info yang aku dapat katanya itu sepupunya "


" Wanita , sepupu , dan tinggal bersama Arga , maksud kamu bagaimana ? " Shintia kaget dan bingung


" Ya bukannya kemaren sempat viral , kalo Arga sedang bergandengan tangan bersama seorang wanita ! "


" Dua kali aku bertemu dengan Arga , dan dua kali juga aku melihat wanita itu di samping Arga , ku kira dia kekasih Dodi atau kekasih Zyan sepupu Arga "


" Sepertinya ada yang di sembunyikan , tidak mungkin Arga tinggal bersama seorang wanita cuma berdua saja di rumahnya , kamu tau sendiri bagaimana orang tua Arga "


Shintia terdiam sejenak...


" Bagaimana apakah kamu menerima tawaranku ? "


Tanpa pikir panjang Shintia langsung menerima tawaran Dewa


" Baiklah aku terima tawaranmu itu " Shintia tersenyum


" Baiklah deal yah ! "


" Deal "


Dewa dan Shintia pun berjabat tangan sebagai tanda mereka bekerja sama...


🌹🌹🌹🌹🌹


Hai selamat malam lama tak jumpa , maafkan karya ku ya kalo masih banyak typo nya dan ceritanya agak ngawur...


mohon like dan komentar nya...

__ADS_1


__ADS_2