Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin

Si Buta Huruf Mendapatkan CINTA Sang CEO Dingin
BAB 5


__ADS_3

Malam pun telah tiba , Alya duduk di ujung kasurnya sambil melihat keluar lewat jendelanya , iya melihat para anak anak yang sedang bermain...


Dalam hati nya sungguh bahagia sekali anak anak itu , bermain dengan riang tanpa harus memikirkan hidupnya , sangat berbeda dengan dirinya yang dari kecil sudah merasakan pahitnya hidup...


Tiba tiba pintu kamar Alya ada yang mengetuk...


Tok tok tok...


Alya kaget dan langsung membuka pintu kamarnya...


" kakak , ada apa kakak ke kamar Alya ? "


" Alya sibuk gak malam ini ? " tanya balik Toni


" Tidak , Alya dari tadi tidur tiduran saja , ada apa kak ? " tanya Alya penasaran...


" Ikut kakak yuk , tapi kalo kamu gak capek ? "


" Gak kok Alya gak capek , memangnya mau kemana kak ? "


" Udah ikut aja , nanti kamu bakalan tau kok " ucap Toni tersenyum


" Tapi kak , bagaimana kalo bibi marah ? "


" Udah tenang saja Ibu udah beristirahat kok di kamarnya ! "


" Oke kalo gitu Alya ganti baju dulu ! " Ucap Alya tersenyum


" Baiklah kakak tunggu di ruang tamu ya "


Alya pun mengangguk...


Alya pun sudah selesai berganti baju , iya langsung menghampiri Toni yang sedang memainkan Handphone nya...


" Ayuk kak "


" Oke sudah siap kamu ? "


" Udah " jawab Alya tersenyum


" Ayo kita pamit dulu ke bapak "


" Oke , tapi paman ada di mana ? "


" Bapak ada di teras depan "


Toni dan Alya pun menemui pamannya Alya, mereka mau berpamitan...


" Pak , Toni dan Alya pamit mau keluar sebentar ya " ucap Toni berpamitan...


" Kalian mau kemana ? " Tanya paman Alya


" Kami mau cari angin seger sebentar Pak ! " ucap Toni tersenyum


" Ya udah hati hati , jangan pulang malem malem ya "


" Baik pak , kami pergi dulu ya "


" Ya hati hati di jalan "


Toni dan Alya berpamitan dan mencium punggung tangan Pamannya Alya bergantian...


Toni dan Alya berangkat , mereka mengendarai motor Toni...

__ADS_1


Saat di perjalanan Alya hanya diam saja , iya tidak berani bertanya kepada kakaknya kalo mereka mau kemana ?


Tak lama kemudian sampailah mereka , Toni langsung memarkirkan motornya...


Alya langsung kaget , ternyata kakaknya membawanya ke pasar malam...


" Ayo masuk Alya "


" Ayo kak "


mereka pun masuk , Alya sangat takjub melihat wahana permainan...


Alya dan Toni berjalan jalan sambil melihat lihat...


" Alya kita naik wahana itu yuk " tunjuk Toni ke salah satu wahana permainan yaitu bianglala


" Ayo kak "


Mereka pun naik wahana tersebut...


Alya deg degan saat berada di ketinggian , Toni tertawa melihat raut wajah Alya seperti ketakutan gitu...


Selesai naik wahana bianglala , Toni mengajak Alya untuk naik wahana ombak banyu , Alya pun menyetujuinya...


Alya sangat senang menikmati hiburan pasar malem tersebut , tak sampai disitu Alya dan Toni juga masih melanjutkan naik wahana lainnya , Alya dan Toni juga masuk ke rumah hantu , awalnya Alya menolaknya akan tetapi Toni langsung membawanya masuk ke dalam wahana rumah hantu tersebut...


Keluarnya dari rumah hantu Alya dan Toni malah tertawa bukannya mereka ketakutan gitu...


" Al kamu mau naik wahana apa lagi ? " Tanya Toni


" Udah kak " jawab Alya


" kamu mau beli es itu ? " tunjuk Toni ke salah satu kedai es


" Ya udah kita beli "


" Tapi kak , kakak masih ada uang gak , kalo gak ada kakak pakai uang Alya aja "


" Udah kakak masih ada kok , udah uang kamu pegang aja buat keperluan kamu " Toni tersenyum ke Alya sambil memegang kepala Alya


" Ya udah ayo kak "


Selesai membeli es , Toni mengajak Alya untuk memainkan permainan lempar gelang , Alya tidak mau karna iya tidak bisa memainkan nya , akhirnya Toni bermain sendiri , Toni memainkan permainan lempar gelang dan akhirnya Toni bisa memasukkan gelang tersebut dan mendapatkan hadiah boneka...


Boneka tersebut Toni kasih kepada Alya , Alya sangat senang menerima boneka...


" Kakak pulang yuk , udah malem " ajak Alya


" Kamu gak mau main yang lainnya ? "


" Gak kak , Alya udah ngantuk "


" Baiklah kita pulang "


Toni dan Alya pun pulang , saat di perjalanan pulang Toni bertanya kepada Alya...


" Alya apakah kamu senang ? "


" Alya senang sekali kak , makasih ya kak udah bawa Alya ke pasar malam dan mendapatkan boneka ini " ucap Alya kegirangan


" Ya sama sama , kamu tu yah baru dapet boneka kayak gitu aja udah senang banget "


" Senang la kak , apa lagi ini boneka dari perjuangan kakak "

__ADS_1


" ha ha nanti kalo kakak udah gajian tak beliin boneka yang lebih bagus deh dari itu "


" Gak usah kak , lebih baik uang kakak buat biaya kuliah kakak aja deh , ini aja udah bagus banget kok "


" Kamu ya , memang adik kakak yang baik "


Tak terasa meraka pun sudah sampai di halaman rumah mereka...


Alya turun dari motornya dan langsung masuk ke dalam rumah , begitu pun dengan Toni , melihat rumah sudah gelap berarti paman dan bibinya udah beristirahat...


Alya masuk ke kamarnya dan menaruh bonekanya di samping bantalnya...


Alya tersenyum melihat bonekanya , dan akhirnya Alya merebahkan tubuhnya dan beristirahat...


Alya sangat senang sekali bisa pergi ke pasar malam , walaupun itu hanya pasar malam akan tetapi bagi Alya itu hiburan yang sangat membuatnya senang sekali , Alya berterimakasih kepada kakaknya , karna berkat dia Alya bisa merasakan indahnya hiburan di luar rumah dan karna dia , Alya sejenak bisa melupakan pahitnya kehidupan...


🌹🌹🌹🌹🌹


Matahari pun mulai terbit dari arah timur , menyingsingkan sinarnya yang begitu indah...


Alya membuka mata , dan melihat ke arah jam dinding , seketika Alya langsung terbangun dan berlari ke arah kamar mandi , karna iya sudah kesiangan...


Selesai mandi Alya langsung menuju dapur , akan tetapi rumah sepi tak ada siapa pun , dalam hati Alya bertanya tanya kemanakah semua penghuni rumah ini , Alya membuka tudung saji yang berada di atas meja makan , dan ternyata tidak ada makanan...


Alya bersiap siap untuk pergi ke sawah , setelah siap Alya pun berangkat , Alya berangkat ke sawah jalan kaki karna jarak sawah dan rumahnya tidak terlalu jauh...


Sesampainya di sawah Alya langsung memulai pekerjaannya , disana Alya sangat senang karna banyak teman seumuran dengan nya yang juga ikut bekerja...


Tak terasa hari pun sudah siang , Alya beserta teman temannya sudah siap siap untuk pulang , mereka pulang bersama sama , di tengah perjalanan Alya berpisah dengan teman temannya , karna Alya sudah hampir sampai ke rumahnya , Alya melangkahkan kakinya namun tiba tiba ada sebuah mobil berhenti pas di depan Alya...


Tak lama kemudian turunlah seseorang dari mobil tersebut , dan ternyata mereka adalah Bibi dan Paman Alya...


Alya melangkahkan kaki nya dan menghampiri paman dan bibinya...


" Paman , Bibi kalian dari mana ? "


Paman dan bibi menoleh ke Alya..


" Alya , kamu baru pulang dari sawah ? "


" Iya paman , kalian dari mana ? " Alya bertanya kembali


" Paman habis bertemu teman lama " ucap sang paman , namun bibi langsung mengambil alih pembicaraan


" Kami habis ketemu sama keluarga bu Vivian" ucap bibi sambil mengipas kipas wajahnya


" Paman dan bibi habis bertemu keluarga tante Vivian, ada apa ya ? bukannya baru kemaren tante Vivian datang kemari " umpat hati Alya


" Paman tidak bekerja ? " tanya Alya


" Tidak sayang , paman hari ini ambil cuti dulu" ucap paman tersenyum ke Alya


" Udah deh kita masuk aja ke rumah , ngapain sih ngobrol disini , panas tau " ucap bibi sewot...


" Udah yuk kita masuk ke dalam aja " ucap sang paman


" Baik paman "


#####


mohon maaf ya jika kata katanya belepotan..


semoga kalian suka ama karya pertama author 😁 terimakasih sahabat sahabat ku😘

__ADS_1


__ADS_2