
Saat ini jam pelajaran olahraga mereka sedang berada di ruang khusus olahraga, naila terduduk sambil merenung dia masih tidak percaya kalau sekarang dia sudah mempunyai suami mau atau tidak itulah kenyataan nya.
Seseorang menatap naila dengan dahi mengkerut kemudian berjalan menuju gadis itu yang sedari tadi melamun dan duduk di samping gadis itu.
'Stai bene?(Apa kamu baik-baik saja) ".tanya orang itu.
'Sì, sto bene (ya, aku baik) ".ucap naila.
' Allora perché sembri sognante? (Terus kenapa kau kelihatan melamun?) ".
'Kak bisakah kau menggunakan bahasa Indonesia saja? ".tanya naila sambil mengerucutkan bibir nya.
'Hahaha sorry lidah ku masih suka terbelit".ucap nya sambil terkekeh.
Namanya Daigo kapten basket blasteran indonesia-italian.
'Kenapa guru olahraga lama sekali".dengus naila.
'Itu guru sudah datang mari kita kesana".ucap daigo yang melihat guru mereka baru datang dan segera memerintahkan mereka untuk berkumpul di dekat nya.
'Oh okey ".naila pun berdiri dari tempat duduknya dan mereka berdua pergi menuju sang guru olahraga.
'Baik sebelum memulai permainan nya pemanasan terlebih dahulu ikuti gerakan saya dan jangan ada yang membantah".ucap guru olahraga mereka dengan tegas.
Semua murid pun langsung berbaris dengan rapi dan segera memulai pemanasan mengikuti intruksi guru mereka itu, guru olahraga mereka terkenal di siplin tegas dan tidak segan untuk menghukum murid yang malas-malasan di saat pelajaran nya.
Setelah pemanasan kelompok di bagi menjadi empat golongan dua kelompok cowok dan duanya lagi kelompok cewek, cowok akan memainkan basket sedang kan para cewek bertanding bet menton, sekolah ini terkenal dengan siswa-siswi yang berbakat & bertalenta bahkan dulu saat mau masuk sekolah ini rahus lulus tes dahulu kalau tidak lulus mereka tidak akan masuk ke sekolah ini, namun sayang kepala tertinggi sekolah ini sudah lengser jabatannya dan di ganti dengan orang lain peraturan pun mulai berubah tidak seketat dulu dan semua orang bisa masuk sekolah ini asalkan dompet anda tebal serta memakai pakaian yang bermerek maka anda akan di sanjung dan di hormati.
Di tempat lain.
'Syukurlah kalau memang itu keputusan kalian saya sangat senang dan mendukung nya jadi kalian bisa masuk kapan pun nanti biar orang sana yang akan menjemput kalian".ucap nya dengan mimik wajah yang sangat bahagia.
'Terimakasih boleh kah kami berangkat nya malam ini? sekitar jam sembilan karena kami akan berpamitan terlebih dahulu ".ucap salah satu dari mereka wajah orang itu terlihat garang dan beberapa luka sayatan di wajahnya, serta orang itu memakai tindik di telinga serta di hidungnya dan tak lupa banyak sekali tato-tato di tubuh orang itu begitu pula dengan empat orang lainnya.
'Baiklah saya akan usahakan kami akan menelpon orang sana dulu untuk menjemput kalian, dan kalian ingin di jemput di mana? biar mudah mencari kalian? ".
'Di lampu merah biasanya aja anda pasti taukan? ".
'Oh iya saya tau, eemm kalau begitu mari kita habiskan cemilan ini".ucap nya.
Lima orang itu pun mengangguk dan langsung memasukkan ke dalam mulut mereka, total mereka semua ada 7orang yang ada di sana membahas sesuatu.
Sekolahan.
Saat ini mereka sudah selesai olahraga dan segera mengganti pakaian di tempat khusus.
Setelah di jam pelajaran olahraga mereka di boleh kan untuk istirahat sebentar dan naila dkk memilih untuk pergi ke kantin membeli es dan cemilan lainnya.
'Nai malam ini senggang gak? ".tanya Sadewa yang memang bergabung dengan naila dkk, dia tidak hanya sendiri tapi dengan para sahabat nya juga ini sudah kebiasaan mereka.
'Sepertinya tidak memangnya kenapa? ".tanya naila.
'Aku hanya ingin mengajak mu menonton di bioskop".ucap sadewa.
'Eemm akan aku pikirkan kalau bisa aku akan menghubungi mu".
'Baik aku akan menunggu mu ku harap kau bisa".ucap sadewa sambil tersenyum manis.
'Okey".ucap naila.
Para sahabat naila yang mendengar itu agak kaget karena mereka tau status naila sekarang.
.....
'Apakah kau sudah memesan beberapa pakaian? ".tanya seseorang.
'Sudah saya sudah membelinya dan kita hanya menunggu malam tiba".
Orang itu pun mengangguk paham.
__ADS_1
'Saya rasa sambil menunggu malam lebih baik kita pergi ke pabrik pembuatan jaket dan selimut".
'Baik mari kita kesana dan melihat seberapa besar perkembangan nya".
Skip.
Jam sudah menunjukkan jam tiga siang gus adam langsung pergi ke sekolah untuk menjemput sang istri, naila pulang lambat karena mengikuti beberapa les seperti les viano nyanyi menari dan masih banyak lagi di sana juga mengajar kan renang.
Naila segera memasuki mobil saat dia mengenali mobil milik sang gus.
'Huh ini sangat melelahkan".ucap naila sambil bersandar dengan lesu sambil memejamkan matanya, gus adam yang melihat itu merasa kasihan.
'Kal nanti berhenti di supermarket terlebih dahulu".ucap sang gus.
'Baik gus".
'Hey istriku bagaimana dengan sekolah nya? ".tanya gus adam.
'Kenapa kau mau tau? aku tidak suka jika ada seseorang ikut campur hidup ku".acuh naila (bohong dia mengatakan itu karena kesal saja akibat di jodoh kan cowok itu, bahkan naila sering menceritakan masalah di sekolah nya kepada sang momi jadi tentang 'ikut campur' itu hanyalah sebuah kebohongan belaka yang di buat-buat oleh naila)
'Hey saya suami mu jadi tidak ada yang salah untuk bertanya apa saja yang terjadi di sekolah mu".menatap naila yang masih memejamkan matanya, sepertinya gadis itu enggan melihat dirinya sehingga menutup matanya sampai sekarang.
'Itu hanyalah sebuah perjodohan jadi berhentilah menganggu hidup ku".kesal naila.
Menghela nafas dan menahan emosi hanya itulah yang adam bisa lakukan.
Keadaan mobil menjadi hening dan gus adam memilih untuk tidak bertanya apa-apa lagi dia sangat malas berdebat yang akan membuat kerenggangan di antara mereka.
'Gus kita sudah sampai di supermarket".ucap haikal.
'Baiklah mari kita turun".ucap gus adam.
'Aku tidak ikut".jawab naila.
'Tidak mengapa apakah ada sesuatu yang ingin kamu titipkan? ".tanya gus adam.
Berpikir sebentar naila tampak nya agak malu untuk menyampaikan nya, apakah dia harus ikut orang ini ke dalam tapi dia terlalu mager aha dia punya ide kenapa dia tidak memilih pikiran yang pertama dan mengerjai sang suaminya itu pasti menyenangkan saat melihat wajah suaminya yang menjadi malu.
Dengan cepat gus adam menurut dan mendekat.
'Dekat kan telinga mu bukan wajah mu".kesal naila.
'Kau tidak bilang".gus adam pun mendekat kan telinga nya kemudian naila membisikkan sesuatu, wajah gus adam terlihat sedikit memerah dia tidak percaya sang istri menyuruh nya untuk membeli benda itu.
'Pliisss yah belikan itu".
Menghembuskan nafas gus adam pun hanya bisa pasrah.
'Baiklah tunggu di sini aku akan membeli kannya dengan benar". ucap gus adam sambil menjauhkan badannya dan segera keluar dari mobil.
'Iya aku akan menunggu di sini".
Setelah kepergian sang suaminya naila tertawa terbahak-bahak pasti dia akan malu saat membayar nya itu di kasir.
Sambil menunggu gus adam dia membuka ig nya dan ternyata di sana salah satu member bts sedang live, dengan penuh semangat dan raut wajah yang sangat bahagia naila memilih menonton live itu hari ini dia merasa sangat beruntung.
Sedangkan di dalam supermarket gus adam membeli pesanan naila terlebih dahulu kemudian iya berjalan menuju lemari es untuk membeli beberapa eskrim.
'Kal kalau kamu mau membeli sesuatu beli saja ana yang akan bayar".ucap gus adam.
'Benarkah? ana sedikit haus jadi boleh kah membeli air yang berasa?".tanya haikal.
'Tentu beli saja kalau bisa dua yah karena saya juga mau".ucap gus adam sambil mengambil beberapa eskrim yang berbeda.
'Gus mau rasa apa? ".
'Samakan saja seperti kamu".tersenyum manis.
'Baik gus".haikal mengangguk paham.
__ADS_1
'Oh iya kita bertemu di kasir saja ada beberapa macam lagi yang akan ana beli".
Haikal pun mengangguk pertanda paham dan mereka berdua memilih untuk berpisah.
Gus adam membeli beberapa makanan siap saja mie telor ayam dan beberapa sayuran, gus adam kangen dengan masakan ibu nya jadi dia akan membuat nya saja walaupun rasanya berbeda, setelah membeli bahan-bahan gus adam pergi ke kasir dan ternyata di sana sudah ada haikal yang menunggu nya.
'Permisi mbak ini belanjaan saya dan tolong masukkan dua coklat yang itu juga".ucap gus adam sambil menunjuk sebuah coklat yang berada di kasir.
'Baik kak".ucap sang kasir sambil mengambil coklat itu, gus adam meletakkan keranjang nya di tempat nya supaya memudahkan sang kasir menghitung barang belanjaannya dan satu kasir nya lagi terlihat memasukkan ke dalam tas plastik dengan bermerek indomaret.
'Semua totalnya 356 kak".ucap sang kasir sambil memberikan note belanjaan mereka (lupa apanya itu kayaknya bukan note 😅)
Gus adam langsung mengeluarkan 4lembar uang berwarna merah dan memberikan nya ke kasir.
'Ini kembaliannya kak".ucap sang kasir dengan sopan.
'Terimakasih".ucap gus adam sambil mengambil kembaliannya.
'Sama-sama Kak".jawabnya.
Setelah itu mereka berdua keluar dari sana dengan membawa tas plastik dua buah di tangan masing-masing.
'Kal letakkan di bagasi aja".saran gus adam lagian bagasi mereka bersisa tidak kotor jadi tidak terlalu was-was.
'Baik gus".ucap haikal.
Setelah meletakkan belanjaan nya ke bagasi mereka masuk ke dalam mobil, naila yang merasa mereka sudah masuk ke dalam mobil pun penasaran dan ingin bertanya bagaimana reaksi sang kasir.
'Hey apakau sudah membelikan nya? ".tanya naila.
'Sudah".ucap gus adam sambil mengangguk.
'Terus apa kata mereka? ".
'Maksudnya? ".tanya gus adam oh iya sekarang sudah tau kenapa istri nya ini menyuruh nya membelikan itu, namun sayang nya kasir itu hanya tersenyum mereka kasir yang profesional tidak menanyakan kenapa pelanggan membelinya, mereka merasa kalau mereka hanya menjualnya tidak untuk menanyai seperti wartawan.
'Ah_tidak papa lupakanlah".
Gus adam yang melihat wajah sang istri terlihat kesal langsung memberikan coklat yang iya ambil dari tas plastik tadi kepada naila.
'Ambillah ini tidak baik terlalu banyak pikiran".ucap gus adam sambil menyodorkan sebuah coklat.
'Tidak mau makan saja sendiri".acuh naila kemudian melanjutkan menonton live.
Dengan santai gus adam meletakkan coklat itu di atas pah* sang istri membuat naila terkejut sekaligus tertegun.
Plak.
Naila menampar bahu gus adam dia sangat emosi, gus adam dan haikal sangat terkejut dengan keberanian naila.
'Dasar cabol!".bentak naila dengan kasar.
'Berani kamu memukul suami kamu sendiri? ".tanya gus adam yang mengendalikan emosi nya, dalam rumah tangga kekerasan bukanlah jalan satu-satunya.
Bruk!
Naila melempar coklat itu keluar dari jendela.
'Naila".tekan sang gus dengan menatap sang istri dengan tajam.
'Apa! mau pukul? pukul! ayo pukul kalau bisa bunuh juga".hardik naila sambil menatap gus adam.
Menghela nafas gus adam buru-buru beristighfar untuk menenangkan diri nya, gus adam memejamkan matanya sambil bersandar.
Setelah kejadian itu di dalam mobil keadaannya sangat hening bahkan haikal pun tidak berani membuka mulut nya dan memilih untuk pokos menyetir, sedangkan naila membalikkan badannya menghadap kaca mobil, air matanya mengalir sendiri dan iya menghapus nya dengan kasar.
Saat sampai rumah pun keadaan hening tidak ada yang membuka suara, gus adam lebih memilih kedapur untuk meletakkan beberapa barang belanjaannya sebelum nya dia sudah izin sama mertuanya, dan sang mertuanya pun bilang terserah kamu anggap saja ini rumah kamu jadi apapun yang kamu mau lakukan saja.
Setelah sampai di kamar naila memilih untuk mandi dan setelah itu membaringkan dirinya di kasur untuk tidur, dia sudah bilang kepada sadewa kalau dia bisa malam ini lagian naila ingin menenangkan dirinya dengan cara menonton film.
__ADS_1
Gus adam masuk ke dalam kamar itu kemudian memilih untuk mandi, setelah keluar dari kamar mandi dia memandang naila sebentar kemudian keluar dari kamar itu dengan membawa 2lembar pakaian dll, gus adam memilih untuk tidur di kamar haikal malam ini dia tidak perlu terlalu cemas tentang mertuanya karena kata pembantu sang mertuanya ada tugas pertemuan di luar kota.