Si Gus & Cewek Nakal

Si Gus & Cewek Nakal
69


__ADS_3

...(Sad ending😃)...


Seperti apa yang naila katakan saat ini naila dan gus adam berada di mall, mereka lebih tepatnya naila sedang menunggu sadewa yang menjemput sofia terlebih dahulu.


'Sayang gimana tadi di sekolah? ". tanya gus adam.


'Baik mas sangat baik apakah itu yang mas maksud dengan sebuah kejutan? ". tanya naila.


Gus adam membalas nya hanya dengan anggukan kepala saja.


' Makasih mas karena itu aku jadi merasa lega, dan beberapa murid sangat senang". ucap naila.


'Nai". panggil seseorang yang tentunya naila dan gus adam kenali.


'Oh hay mari duduk kita bicara sebentar". ucap naila.


Sadewa dan sofia pun mengangguk dan langsung duduk di sebuah kursi yang kosong.


'Gimana kabar kamu sofi? ". tanya naila.


'Alhamdulillah baik kak". jawab sofia sambil tersenyum, sedangkan mata sadewa menatap ke arah gus adam sebentar dan setelah itu langsung mengalihkan pandangan nya ke arah sofia.


'Selamat yah fia semoga langsung tunangan aja atau kalau perlu langsung akad nikah". ucap naila.


'Haha do'a kan saja kak masih awal juga, kalau akau terserah kak dewa aja maunya apa". jelas sofia.


'Mungkin kita ingin saling mengenal dulu setelah yakin akan langsung akad". jelas sadewa.


Naila yang mendengar itu menjadi bingung dengan hubungan mereka berdua, sedangkan gus adam hanya diam saja, dia akan menjawab saat di tanya atau di pinta saran saja.


'Oh iya sebenarnya aku mau ngomongin hal serius sama kalian berdua, eemmm lebih ke khusus kak dewa sih karena mungkin sofia udah tau". jelas naila.

__ADS_1


Mereka semua langsung memasang wajah yang srius.


'Se_sebenarnya aku udah nikah beberapa bulan yang lalu cukup lama__". naila menghentikan bicara nya untuk melihat reaksi mereka berdua, bukan! lebih tepat nya sadewa.


Naila dapat melihat dari raut wajah sadewa yang seakan tak percaya dengan yang iya katakan.


'Hahaha jangan ngaco deh kamu nai, pasangan aja gak punya masa tiba-tiba bilang sama aku kalau kamu udah nikah ".ucap sadewa.


'Beneran kak aku gak bohong apa ada dari tatapan mataku terlihat sirat kebohongan? ". tanya naila dengan wajah serius.


Sadewa menatap naila dia tidak menemukan kebohongan atau candaan wajahnya sangat serius.


'Kamu tidak bohong? kenapa kamu baru bilang sekarang nai, kamu anggap aku apa nai kalau kamu gak bilang sama aku kalau kamu mau nikah waktu itu". ada sirat ke khawatiran dan ke kecawaan di wajah sadewa.


'Maaf sebenarnya pernikahan ini adalah perjodohan aku gak bisa nerminya dengan langsung, banyak proses yang kami lalui bersama sehingga sampai seperti sekarang karena suami aku mampu mempertahankan nya, dia bertahan dengan sifat aku yang kekanakan dan masih dalam ikatan masalalu, untuk kenapa aku gak bilang sama kamu bukan nya aku gak percaya atau tidak tapi karena waktu nya yang tidak tepat". jelas naila yang menyesal.


'Sahabat perempuan kamu tau ini? ". tanya sadewa.


Dengan lemah naila mengangguk.


'Maaf". ucap naila yang sangat menyesal.


'Siapa suami kamu nai? ". tanya sadewa.


'Saya suaminya". ucap gus adam dengan tegas.


Sadewa seketika terkejut dan menatap gus adam.


'Bukan kah naila bilang kalau anda paman nya, dan malam itu anda juga kan yang menjemput naila saat ada kendala setelah kami menonton di bioskop? ". kaget sadewa.


'Yaa itu saya sebelum kamu mengajak naila pergi ke bioskop kami berdua sudah lama menikah". jawab gus adam sambil tersenyum tipis.

__ADS_1


Sadewa sangat syok saat mendengar itu, bagaimana dengan perasaan laki-laki di hadapan nya ini menjemput istri nya yang pergi dengan orang lain, dia memandangi naila dengan penuh misteri.


'Naila (menggeleng kan kepala nya) aku tidak tau apa yang terjadi dalam rumah tangga kamu, sebenarnya kamu harus menghormati suami kamu walau ini pernikahan karena di jodoh kan, seharusnya kamu menolak ajakan saya malam itu tetapi kenapa kamu berbuat lebih".tanya sadewa yang seakan tak percaya.


Naila tidak mampu menjawab karena dia mengaku kalau itu salah.


'Maaf jadi apakah masalah ini selesai, yang pasti naila sudah sah menjadi istri saya dan ibu anak dari saya". jelas gus adam yang memperpendek masalah ini.


Sadewa mendengar tentang anak terkejut bukan main.


'Kamu hamil nai? ". syok Sadewa.


Dengan lemah naila mengangguk. Sadewa yang melihat itu tercengang.


Sedangkan sofia hanya diam karena tidak mau memasuki urusan mereka berdua.


'Aku udah gak bisa berkata-kata nai ini udah jalan kamu jadi jalani aja, walaupun kamu gak kasih tau aku tentang pernikahan kamu aku harap kamu ngundang aku saat kalian menikah maksud ku menggelar pesta yang besar, kalian akan melakukan nya kan? ". tanya sadewa yang memilih mengakhiri masalah ini, mau dia comment seperti ini seperti itu ini semua sudah terjadi.


'Insyaallah setelah naila lulus atau mungkin di segerakan kami akan mengadakan nya, apalagi peraturan sekolah naila sudah di rubah jadi memungkinkan kami untuk menyegarkan nya". jelas gus adam.


Sadewa pun mengangguk paham kemudian menatap naila dan gus adam secara berganti an, Sadewa merasa sedikit terharu karena wanita yang selalu iya jaga sudah menjadi istri orang bahkan menjadi calon ibu.


'Kapan-kapan boleh bicara kak_".


'Adam panggil saja kak adam". jelas gus adam.


'Oh iya kapan-kapan bisa kan bicara berdua kak adam".tanya sadewa yang ingin memberikan beberapa pesan.


'Insyaallah bisa kok". jawab gus adam.


^^^.......Bersambung.......^^^

__ADS_1


udah yah geys tangan aku udah pegal nulis nya, tapi gak ada yg comment atau suka😞.


__ADS_2