
...(sad ending😆)...
Saat ini mereka berada di jakarta aquarium neo soho.
Sebelum masuk ke dalam mereka membeli tiket terlebih dahulu, gus adam memilih untuk membeli tiket premium.
'Sudah yangk mari masuk". ucap gus adam sambil menggandeng tangan naila, saat ini naila memakai masker jadi tak perlu khawatir kalau ada halangan.
Saat mereka masuk ke dalam mata mereka langsung di sajikan dengan pemandangan laut yang masyaallah nya indah sekali.
'Indah sekali mas". ucap naila sambil berjalan menyusuri lorong itu.
'Iya masyaallah indah sekali ". ucap gus adam.
Skip.
Mereka menghabiskan waktu berpergian kesana-kesini dan tempat yang terakhir mereka datangi iyalah le brigde ancol.
Sambil menyantap makanan mereka juga menikmati indahnya pemandangan malam yang menyejukkan.
'Mas setelah ini kita pulang yah? ".
'Iya soalnya setelah tadi abi ngasih tau kalau mereka udah mau berangkat sampai sekarang gak nelpon, gak papa kan kalau pulang? ". ucap gus adam sambil bertanya.
'Gak papa mas aku udah lama gak ketemu sama abi dan ummi, terakhir ketemu kan waktu itu". ucap naila kemudian memasukkan satu makan ke dalam mulut nya.
'He'em nanti insyaallah ana bawa kamu ke kota ana lagi". ucap gus adam.
Mereka berdua kembali memakan makanan mereka, tadi juga mereka sangat banyak mengambil foto, dan untung saja hari ini tidak ada yang menyadari kalau dia naila kalau tidak sudah habis sama penggemar nya 🤣.
Setelah puas jalan-jalan mereka langsung pulang ke rumah dan langsung membersihkannya diri kemudian sholat isya, karena saat membersihkan diri adzan isya berkumandang.
'Mas kalau boleh tau nanti mas akan kembali ke kota mas yah? ". tanya naila setelah mereka selesai sholat zikir dan membaca wirid.
'Insyaallah mas akan kembali karena seperti yang kamunya ingat mas masih banyak tugas di sana, dan di sini juga mas punya usaha kemungkinan akan bolak-balik". jelas gus adam..
'Kenapa mas gak bikin usaha di kota mas aja, kan gak capek gitu bolak-balik". tanya naila.
'Mas cuman pengen punya usaha yang ada di mana-mana, waktu itu ada teman mas yang ngasih saran untuk membangun usaha di jakarta, seperti yang kamu tau jakarta itu ibarat pusat perdagangan, karena orang luar negeri sangat sering datang ke kota jakarta, maka dari itu karena target kita juga bukan cuman orang Indonesia mas setuju dan memilih untuk membuka usaha di jakarta, dan alhamdulillah rezeki tak kemana usaha mas sudah sampai keluar negri serta keluar pulau". ucap gus adam.
Naila hanya mengangguk saja.
'Kalau boleh tau mas kuliah nya jurusan apa? ". tanya naila.
'Jurusan bisnis,jurusan agama dan perancang".jelas gus adam, naila mendegar itu melotot kan matanya.
'Banyak banget mas memang nya umur mas sekarang berapa? ". tanya naila tak habis pikir.
'Umur saya sudah hampir tiga puluh yaitu 29". ucap gus adam sambil terkekeh.
Naila kembali membuka mulutnya lebar dan dengan spontan menghitung berapa jarak usia mereka.
__ADS_1
Saat ini umur naila sembilan belas dekat dua puluh, tahun ini umur nya akan dua puluh.
'Sembilan tahun mas jika dengan umur ku tahun ini". ucap naila melongo.
'Tidak papa itu sedikit biasa ada yang selisih nya banyak lagi". ucap gus adam.
'Tapi ku kira umur gus dua puluhan gitu paling gak dua tiga gitu". ucap naila.
'Hahaha masasih". tanya gus adam.
'Ho'oh kaget aku mas". ucap naila.
'Kamu yang gak nanya saat perkenalan umur saya berapa kan jadi kaget ". ucap gus adam.
'Yakan maaf waktu itu kepaksa". ucap naila sambil menggaruk kepala nya yang tak gatal.
'Kalau sekarang? ".
'Udah mau mulai belajar untuk menerima semua takdir yang di berikan kepada aku". ucap naila.
Tok Tok Tok.
Di tengah pembicaraan mereka tiba-tiba pintu kamar mereka di ketok oleh seseorang.
'Mas tunggu sini yah biar aku buka kan dulu". ucap naila yang memang masih memakai mukena.
'Lepas aja dulu yangk mukena nya takut ke injak". ucap gus adam.
'Enggak kok kalau lepas kelamaan kasian nunggu lama". ucap naila berdiri kemudian berjalan ke arah pintu.
Naila mengangguk setelah sampai di dekat pintu iya langsung membuka nya.
'Eh ummi abi". ucap naila langsung menyalami keduanya bergantian.
'Mari masuk ummi abi". ucap naila.
Mereka berdua mengangguk dan masuk ke dalam kamar mengikuti naila.
'Mas ummi sama abi". ucap naila.
Gus adam pun langsung berdiri mendekat ke arah ke dua orang tuanya, gus adam menyalami kedua orang tuanya bergantian setelah itu memeluk mereka.
Skip.
Saat ini mereka duduk di lantai yang memang beralas kan karpet.
'Maaf yah kami jadi ke kamar kalian, tadi momi naila sepertinya baru pulang dan mau bersih-bersih dulu jadi kami di suruh ke kamar kalian dulu gak papa kan". ucap ummi yang gak enakan.
'Gak papa kok ummi". jawab naila dan gus adam sambil tersenyum.
'Bagaimana kabar ummi abi dan keluarga di sana? ". tanya gus adam.
'Alhamdulilah seperti yang kalian lihat kami baik-baik saja, dan untuk keluarga di sana tadinya mau ikut tapi ummi bilang kalau nak naila nya mau berangkat ikut olempiade, dan kami cuman beberapa hari aja di sini mereka gak jadi ikut dan alhamdulillah semuanya baik".jelas ummi.
__ADS_1
'Yaahhh kalau begitu semoga lain kali bisa kesini, maaf yah ummi abi". ucap naila.
'Gak papa kok lagian kalau semuanya kesini siapa yang ngurus pondok di sana". ucap abi yang akhirnya mengeluarkan suara.
'Insyaallah nanti kami yang akan kesana".ucap naila.
'Permisi". ucap seseorang yang ternyata manusia yaitu momi nya naila.
'Eh besan". ucap ummah.
Momi nya naila pun masuk ke dalam kamar dan ikut duduk.
'Maaf yah tadi saya suruh ke sini dulu". ucap momi naila.
'Gak papa kok bu kami paham pasti ibu capek banget habis kerja".ucap ummah sambil tersenyum.
'Apa ummi dan abi sudah makan? tadi saya sudah suruh pelayan untuk memasakkan makanan untuk kalian".ucap momi nya naila.
'Kalau ibu bagaimana? ". tanya ummah berbalik bertanya.
'Saya gak sempat makan tadi soalnya banyak kerjaan". ucap momi naila..
'Kalau begitu mari makan bareng". ucap ummah..
'Maaf ummah kita temenin aja yah soalnya udah kenyang gak papa kan". tanya naila.
Ummah yang bingung pun hanya mengangguk.
'Habis diner tadi mereka berdua jalan-jalan". ucap mominya naila.
Ummah dan abi yang mendengar itu tersenyum.
Berarti hubungan mereka udah baik itulah pikiran mereka.
Ruang makan.
'Ummah malam ini nai boleh kan tidur bareng ummah terus sama momi". ucap naila..
'Hubby ana boleh gak tidur dengan menantu kita malam ini? ". tanya ummah kepada sang suami.
'Boleh saja nanti biar hubby tidur di kamar lain". ucap nya.
'Boleh saja nak tapi kamu harus minta izin dulu sama suami kamu, seperti apa yang ummah lakukan". jelas sang momi.
'Baiklah mas boleh kan". ucap naila sambil memeles.
'Boleh kok nanti biar ana tidur sama abi ". ucap gus adam.
'Makasih mas makin sayang deh". ucap naila yang hendak memeluk gus adam namun iya tahan karena ada mertuanya malu dia.
Dan di putuskan malam ini naila sang momi dan ummah tidur di kamar naila, karena kasur milik naila besar banget, dan untuk gus adam abi haikal mereka tidur di kamar haikal yang memang di buatkan khusus untuk haikal saat datang ke rumah itu bersama gus adam.
Haikal masih bersama gus adam cuman gak sesering dulu, haikal banyak kerjaan di pabrik makanya jadi gak sering lagi bersama.
__ADS_1
^^^.......Bersambung.......^^^
jangan lupa follow ig author yah udah author pulih kan kembali. 😌