
Tak tak tak.
Naila berjalan dengan anggun menuju ruang tamu di sana sudah ada dua orang laki-laki dan sang momi.
'mom".sapa naila.
mereka semua pun mengalihkan etensi menatap naila.
'Astagfirullah ". ucap gus adam dan haikal langsung menundukkan pandangannya.
'Astagfirullah sayang kenapa pakai baju yang ini? kan tadi momi bilang pakai baju yang sopan momi udah siapkan bajunya ". omel sang momi.
'Apa salah nya mom? kan biasanya aku pakai baju ini saat di rumah".
'glek'.
gus dan haikal meneguk air liur nya setiap hari? di rumah? ya tuhan bagaimana kalau mereka di suruh ke sini lagi, ingat kan mereka untuk jangan memandang naila saat datang ke rumah ini.
'Tapi itukan saat tidak ada siapapun nak sekarang ada tamu". kesal sudah dia menghadapi anak ini.
'Yakan udah biasa". santai naila.
Menghela nafas hanya itu yang bisa iya lakukan.
'Ganti sekarang pakaian kamu atau momi tarik semua fasilitas kamu dan momi bakar foto-foto yang ada di kamar kamu". ancam sang momi.
'Issss iya nai ganti".
Naila pergi dari sana dengan kesal padahal hatinya selalu berdo'a semoga saja calon suaminya itu menolak.
__ADS_1
'Nak adam maafin anak saya yah saya harap kamu tetap mau melanjutkan nya".ucap sang momi.
'Iya tan saya akan tetap melanjutkan nya".ucap gus adam sambil tersenyum manis.
'Syukurlah panggil saja bunda yah, bunda sangat berharap kamu bisa membimbing anak momi".
'Iya bu_bunda".
'Hm lebih baik kita duluan ke ruangan nya di sana sudah ada disainer biar nanti anak itu menyusul".ucap momi nya naila.
'Baik mari bunda".ucap gus adam.
Mereka bertiga pun pergi dari sana menuju sebuah ruangan untuk memilih pakaian di sana juga sudah ada disainer dan beberapa asisten nya.
'Bi momi dimana? ".tanya naila saat iya tidak melihat siapa pun di ruang tamu pikir nya apakah calon suaminya membatalkan pernikahan itu dan mereka pergi, aaaaaa senang nya naila bersorak sendiri dalam hati namun perkataan sang pembantu meredupkan kebagian nya.
Naila pun mengangguk dan berlalu dari sana setelah mengucapkan terimakasih.
'momi aku udah ganti baju".ucap naila sambil masuk ke dalam.
'Nah kebetulan kamu udah datang gimana menurut kamu nak? nak adam cocok gak pakai itu".ucap sang momi dengan bersemangat.
Tadi karena kelamaan menunggu naila sang momi menyuruh gus adam untuk mencoba dengan di bantu haikal, naila yang mendengar perintah mamanya langsung menengok ke arah gus adam.
'Lumayan".acuh naila.
'Terimakasih".ucap gus adam sambil tersenyum tipis.
'Emm lebih baik kamu coba pakaian yang udah momi pilihkan".ucap sang momi.
__ADS_1
'Iya mom". naila berkata dengan lesu.
Naila pun masuk ke dalam ruang ganti bersama sang momi untuk membantu nya, tadinya sang momi menyuruh asisten desainer saja namun naila pengen sama mominya juga.
'Hahaha katanya gus lumayan kalau fens gus dengar bisa-bisa nona naila kena amuk".ucap haikal.
'Enggak lah mereka gak akan sampai kayak gitu lagian saya tidak merasa punya fens".ucap gus adam.
'Nak coba lihat bagus gak? " . tanya momi saat mereka berdua keluar dari ruangan itu.
'Bagus kok cocok untuk ukhty naila".ucap gus adam melihat sebentar.
'Syukurlah kamu juga suka kan nak?".tanya naila.
'Hm ".gumam naila.
'Yasudah karena sudah coba bajunya sekarang pilih cincin untuk akad nikah nanti".ucap sang momi mereka pun hanya menurut.
skip.
Setelah kepergian sang calon naila memilih untuk ke kamar kembali mengganti pakaian dan duduk di jendela yang ada kasur nya sambil memainkan henpon.
'Gua gak nyangka secepat ini".lirih naila kemudian memilih memejamkan matanya sambil mendegar lagu kesuksesan nya.
Nih baju yang naila pakai saat menemui sang calon 😌
Ada-ada saja kamu nai sabar yah nai rencana nya gagal hahahaha.
__ADS_1