Si Gus & Cewek Nakal

Si Gus & Cewek Nakal
72


__ADS_3

...(Sad ending😃)...


Baru saja naila menapak kan kakinya di lorong sekolah menuju kelas sudah ada yang bertanya benarkah kalau dia sudah menikah, naila hanya mengangguk sambil tersenyum.


'Tunggu nai". ucap seseorang.


Naila yang kenal akan suara itu *langsung melajukan jalan nya.


'Naila lo gak bisa lari dari gua ". ucap jojo sambil menarik tangan naila.


Naila pun terhenti beberapa murid yang melihat itu langsung menarik tas milik jojo, sehingga membuat jojo marah dan melepaskan tangan naila, kesempatan itu di gunakan naila untuk kabur dari joko.


'Akkhhhh apaan sih kalian". marah jojo.


Buhh.... Bugh....


Seseorang membogem perut jojo.


'Lo ganggu quen kami bodoh". teriak nya.


Jojo yang tak terima pun ingin membalas, namun tak jadi setelah beberapa siswa yang brandalan mengeluarkan benda tajam.


'Awas kalian". ucap jojo yang langsung pergi dari sana.


Sedangkan naila saat ini sudah sampai di kelas dan masih mengatur napas.


'Nai lo kenapa? ". tanya dirga.


'Hah_hah a_air". ucap naila.


'Nih". Kaila memberikan botol minum nya.


'Makasih". naila pun duduk di bangku dan langsung meminum air itu.


'Sama-sama". jawab kaila.


'Ada apa sih nai? ". tanya gina heran.


'Jojo". jawab naila satu kata saja yang naila ucap kan sudah membuat mereka paham.


Brak!


Suara meja yang di gebrak oleh gina.


'Di apain lo sama dia hah! ".marah gina.

__ADS_1


'E_enggak di apa-apain kok, eemm belum sempat sih soalnya ada beberapa murid yang nolongin tadi". ucap naila yang sedikit takut saat melihat gina marah.


'Hais yasudah lain kali kalau kemana-mana harus dengan kita atau salah satu dari kita". ucap kaila.


'Em". naila hanya mengangguk.


Setelah tenang naila melihat ke sebelah.


'Lah kai tas kamu kok ada di sini? ". kaget naila.


'Hehehe kata Sadewa dia pindah duduk, soalnya pacar nya hari ini masuk sekolah ini jadi mau duduk sebelahan, kan gua sendirian duduk nya karena gina duduk sebelah ayang nya juga jadi gak papa kan". ucap kaila.


'Kok putri gak bilang yah (batin) tentu gak papa dong kamu kan besti nya aku". ucap naila sambil terkekeh.


'Aaaa makasih ayang". ucap kaila memeluk naila.


'Gila jangan sampai belok deh". ucap gilang.


Kaila yang mendengar itu mendelik.


'Sudah duduk sebentar lagi guru datang". ucap naila sambil menghela nafas.


Mereka semua menganggukkan dan langsung duduk di bangku masing-masing.


Skip..


'Kenapa lemes banget besti? ". tanya kaila.


'Gak tau juga entah kenapa perasaan gua kyk aneh aja gitu". ucap naila.


'Jangan banyak pikiran nai ingat jangan stres lo lagi hamil". ucap gina.


'Hm". naila hanya berdehem saja.


'Udah yuk di makan makanan nya bayi dalam perut lo juga butuh makan". ucap kaila.


Naila mengangguk dengan lesu kemudian mulai memakan makanannya.


Skip.


Pulang sekolah pun tiba naila sedang menunggu jemputan, sedang kan kedua sahabat nya sudah iya usir.


'Nai". suara seseorang membuat naila gugup.


Orang itu pun berjalan ke hadapan naila.

__ADS_1


'Ingat kata-kata gua lo hanya milik gua, gak ada siapapun yang berhak merebut lo dari gua kecuali tuhan". ucap joko kemudian pergi dari hadapan naila.


Naila yang mendengar itu tertegun.


'Gak mungkin kan jojo se nekad itu tapi aku ragu". lirih naila.


Tin... Tin..


Suara klakson menyadarkan naila.


Naila pun langsung berjalan ke arah mobil itu kemudian masuk ke dalam nya.


Setelah naila masuk ke dalam mobil, mobil itu melaju pergi meninggalkan sekolah.


'Bagaimana sekolah hari ini? ". tanya gus adam.


'Lelah gus". lirih naila sambil memejamkan matanya.


'Ada masalah? ". tanya gus adam saat mendengar suara naila yang lemah.


Naila menggeleng namun dengan mata yang terpejam , gus adam yang melihat itu menghela nafas dan memilih untuk membawa naila ke suatu tempat untuk mengembalikannya mod naila.


'Mari turun". ucap gus adam.


Naila pun membuka matanya dan turun dari mobil.


'Loh ini di mana kenapa gak pulang? ". bingung naila.


'Mas mau lihatin kamu sesuatu ayu ikut dulu". ucap gus adam sambil menggandeng tangan naila, naila hanya mengangguk dan mengikuti langkah sang suami.


'Mwo indah nya". ucap naila yang kembali bersemangat.


'Ini tempat yang pas untuk melepaskan penat dan lelah". ucap gus adam yang langsung duduk di rerumputan.


Naila masih berdiri kemudian iya merentangkan tangannya merasakan angin yang menerpa wajah nya, gus adam yang melihat itu tersenyum tipis.


'Duduk yangk apa gak capek berdiri terus". ucap gus adam sambil terkekeh.


Naila mengangguk kemudian iya duduk di sebalah gus adam, naila duduk selonjoran kemudian menyandarkan kepala nya di bahu sang suami, gus adam pun langsung mengelus kepala naila dengan sayang.


'Jangan terlalu capek yangk, kalau ada masalah atau banyak pikiran cerita aja sama suami kamu ini, suami kamu akan mendengar kannya". ucap gus adam.


'Mas kalau aku pergi nanti jaga anak kita yah dan sayangi mereka dengan banyak kasih sayang". ucap naila.


'Kamu ini ngomong apasih kamu gak akan pergi kemana-mana sebelum waktu nya, dan mas akan selalu memberikan kasih sayang untuk anak-anak kita kelak nanti, jangan pikiran yang macan-macam ".ucap gus adam.

__ADS_1


'Iya mas".


__ADS_2