Si Gus & Cewek Nakal

Si Gus & Cewek Nakal
13


__ADS_3

Malam hari sudah tiba naila sudah bersiap-siap di kamarnya naila memilih memakai pakaian warna navy, setelah berdandan ala kadarnya naila keluar dari kamar dia tidak melihat siapapun naila acuh dan langsung keluar dari rumah itu kemudian mengendarai mobil pemberian sang ayah naila membawa mobil itu menuju bioskop, sadewa juga sudah menghubungi nya kalau dia sudah ada disana dan sedang menunggu nya.


Walaupun ini sudah malam namun jalanan tetap ramai apalagi malam minggu banyak para pemuda-pemudi yang nongkrong di alun-alun atau di cafe, kalau punya uang lebih mereka bisa pergi ke restoran yang mahal atau membeli barang-barang di mal.


Setelah sampai naila memarkirkan mobil nya di tempat yang sudah di sediakan kemudian berjalan sedikit menuju bioskop, dapat naila lihat di sana sudah ada sadewa dengan memakai pakaian santai.


'Kak dewa udah lama yah nunggu nya? ".tanya naila yang merasa bersalah karena membuat sadewa lama menunggu nya.


'Tidak lama kok lupakan saja lebih kita masuk ke dalam dan menonton film, nanti kalau waktu tiba sholat kamu tenang aja karena ada mushola di sini".ucap sadewa sambil tersenyum manis.


'Tidak kak aku berhalangan jadi tidak akan pergi ke mushola untuk sholat, lebih baik kita masuk aku udah gak sabar".ucap naila sambil tersenyum.


'Baiklah lebih baik kita membeli beberapa cemilan terlebih dahulu, aku tau pasti kamu belum makan kan? saat kesini".ucap sadewa yang menebak.


'Bagaimana kak dewa bisa tau".heran naila.


'Momi mu berangkat keluar daerah sedangkan kamu tidak bisa memasak jadi aku hanya menebaknya saja".jujur sadewa.


Setelah itu mereka langsung pergi ke tempat pemesanan cemilan seperti popcorn dll.


Setelah memesan mereka segera masuk ke dalam bioskop untuk kursi duduknya cukup baik untuk menonton film.


Saat film nya di putar semua orang pokos melihat nya dan jika ada yang berani berbicara & sangat berisik maka semua orang akan menatap nya dengan tatapan permusuhan jadi berhati-hatilah.


Di tempat lain di hotel.


'Sebelum berbicara lebih baik kita makan dulu".ucap seseorang.


'Baik gus ".balas beberapa orang.


Mereka pun memutuskan untuk makan-makan terlebih dahulu sebelum memulai pembicaraan.


(hayo siapa yang nebak seseorang yang itu adalah gus? kalau anda nebak itu gus selamat anda benar)


Detik demi detik berganti dengan menit menit berganti dengan jam setelah mereka menonton film sadewa memilih membawa naila ke restoran untuk makan.


'Nai kamu mau pesan apa? ".tanya sadewa.


'Emm mungkin ramen dan jus mangga".jawab naila.


Sadewa pun memanggil pelayan untuk memesan.


Setelah memesan mereka menunggu sadewa pun memilih mengobrol sambil menunggu pesenan mereka jadi.


Kembali ke gus.


'Baiklah besok akan ada seseorang yang menjemput kalian jadi tidak perlu mengeluarkan uang, saya berharap kamu yakin dengan keputusan kamu tidak mengecewakan orang lain terutama saya dan saya harap kamu tidak membuat onar di sana".ucap gus adam yang terus terang.


'Baik gus kami tidak akan mengecewakan gus, kami juga sudah yakin dengan keputusan kami".ucap nya dengan yakin dan di balas anggukan oleh yang lain.


'Baiklah karena adzan isya sudah berkumandang lebih baik kita segera pergi menunaikan sholat".ucap gus adam.


'Baik gus mari".


Saat ini naila dan sadewa selesai makan dan memilih untuk segera pulang


'Kak dewa pulang yok".ucap naila.


'Mari ini juga sudah malam banget".ucap sadewa.


Naila pun melihat ke pergelangan tangannya yang di sana ada jam tangan, matanya terbelalak saat melihat sudah jam berapa


'Bagaimana ini kak aku takut kena marah momi kalau pulang selarut ini".ucap naila.


'Bukannya momi kamu ada urusan nai? apa kamu lupa".heran sadewa.


Sebenarnya itu hanyalah alasan naila dia hanya takut ketahuan gus kalau pulang selarut ini, bukan takut sang gus marah tapi takut gus itu akan memberitahukan ke momi nya.


'Ti_tidak maksudnya kan di rumah ada bibi dan mungkin momi meminta seseorang mengawasi ku dari jauh".jelas naila.


'Baiklah kalau begitu kita pulang aku akan mengawal mu sampai rumah".ucap sadewa yang mengalah.


'Tidak! jangan".


'Apa ada masalah? ". sadewa mengernyitkan dahinya saat mendengar naila untuk mengawal nya sampai rumah, sadewa kan hanya takut kalau ada apa-apa, apalagi naila seorang perempuan dan ini sudah malam.


'Ah tidak lupakan saja kamu boleh kok mengawal ku".gugup naila.

__ADS_1


'Baiklah ayo".ucap sadewa.


Mereka berdua pun memutuskan untuk pulang dengan sadewa mengendarai motor nya untuk mengawal naila dari belakang.


Saat ini gus adam baru sampai di rumah sunyi itulah yang iya rasakan, rasa was-was pun terlintas di pikiran nya dengan langkah yang cepat gus adam segera menaiki tangga menuju kamar naila.


'Hm ternyata udah tidur".ucap gus adam sambil berjalan menuju kasur, dengan hati-hati gus adam membuka sedikit selimut itu di bagian kepala, dia takut naila tidak bisa bernafas kalau tidur seperti itu.


Dam!


Mata gus adam memandang benda itu dengan kecewa dan sedikit kemarahan, itu adalah guling yang di tutupi selimut segera gus adam membuka kamar mandi tidak ada, setelah itu gus adam berlari keluar dari kamar itu sambil berteriak memanggil nama naila, haikal yang baru saja berbaring di kasur langsung keluar dari kamar.


'Gus ada apa? ".tanya haikal khawatir.


'Naila_nail kal naila gak ada".ucap gus adam yang juga khawatir.


'Co_coba cek cctv gus pasti rumah ini ada cctv kan".jelas haikal.


'Ah iya ana hampir lupa mari kita pergi ke pos penjaga di sana ada cctv".ucap gus adam langsung berlari keluar menuju pos penjaga rumah ini.


Sedangkan di jalan mobil naila mogok serta bannya yang pecah.


'Astaghfirullah gimana ini kak".naila semakin cemas memikirkan gus adam yang mendapatkan nya tidak ada.


'Ikut motor saya saja lagian kamu tidak memiliki ban lainnya kan? ".ucap sadewa.


'Ta_tapi kak".dengan mata yang berembun naila memandang sadewa.


'Kamu bisa meletakkan sesuatu di antara kita kalau saya tau tadi saya akan membawa mobil".sesal sadewa yang tau apa maksud naila.


Naila pun memikirkan perkataan sadewa.


'Ayo nai naik saja apa kamu lihat langit sedang mendung mungkin sebentar lagi akan hujan".jelas sadewa sambil memandang ke arah langit.


'Tapi gimana dengan mobil aku".


'Nanti biar kakak suruh orang ngambil mobil kamu".


'Kalau begitu kita tunggu aja dan suruh dia bawa mobil".


'Apa kamu mau menunggu dan pulang sangat larut? di sini sangat sepi nai".ucap sadewa.


'Kak aku akan menelpon paman ku saja kebetulan rumah nya dekat dari sini".jelas naila membuat sadewa menghela nafas, naila ini memang keras kepala.


'Baiklah segera telpon saya akan menemani kamu di sini saya juga akan menelpon seseorang untuk membawa mobil mu ke bengkel".ucap sadewa.


Naila pun menganggukan dan akhirnya iya memutuskan untuk menelpon gus adam yang iya bilang paman.


Akhirnya mereka berdua sama-sama menelpon seseorang.


Saat ini setelah melihat cctv gus adam langsung mengemudikan mobilnya bersama dengan haikal mereka menyusuri jalan.


Dret dret dret.


Tiba-tiba henpon gus adam berbunyi.


'Kal tolong angkat telpon saya".ucap gus adam yang tetap pokos menyetir.


'Baik gus, oh iya kenapa kita tidak menelpon naila saja".ucap hailak.


'Astagfirullah kal saking cemas sampai lupa ana".ucap gus.


'Terus angkat telpon atau hubungi naila? ".


'Lihat dulu kal siapa yang nelpon".ucap gus adam.


Haikal pun melihat siapa itu dan ternyata benar itu naila.


'Istri gus".ucap haikal.


'Lot spiker aja kal".suruh gus adam.


Haikal pun menuruti apa yang di ucapkan sang gus.


gus adam bersyukur untung saja dia memaksa naila untuk menyimpan nomor nya dengan ancaman akan membakar foto yang berada di kamar nya \naila.(itu adalah saran dari ibu mertuanya)


Naila πŸ“ž.

__ADS_1


Halo gus tolong jemput aku yah


^^^Gus galak πŸ“ž^^^


^^^Kamu di mana biar kami jemput^^^


^^^(suara gus)^^^


Naila πŸ“ž


Tunggu sebentar.


(naila pun melihat ke sekeliling sunyi tidak ada rumah di sana namun untung nya ada sebuah plat yang menuliskan jalan di mana mereka)


Aku ada di jalan xxxxxx gus mobil ku mogok dan ban nya pecah jadi tolong segera kesini


^^^Gus galakπŸ“ž^^^


^^^Baiklah kami akan segera kesana.^^^


Setelah itu mereka langsung memutuskan telpon dan segera melajukan mobil nya menuju tempat yang di bilang naila.


'Bagaimana apa paman mu bisa menjemput mu? ".tanya sadewa saat melihat naila sudah menelpon.


'Sudah dan kebetulan paman akan pulang dan dia akan melalui jalan ini".bohong naila.


'Baik aku juga sudah menelpon seseorang dan mereka akan segera datang kesini".ucap sadewa.


Awan yang mendung tadi mulai mengeluarkan air hujan mulai turun.


'Nail lebih baik kamu masuk ke dalam mobil hujan nya sangat deras".ucap sadewa.


'Lalu kamu? ayu berteduh juga di dalam".


'Tidak aku di sini saja".


'Kau ingin mandi hujan? ini sudah malam jangan seperti anak kecil".dengus naila.


'Baiklah-baiklah aku akan masuk ke dalam mobil untuk berteduh".pasrah sadewa dia memang tidak bisa menolak permintaan naila.


Mereka berdua pun masuk ke dalam mobil untuk berteduh dari hujan.


Tak lama ada lampu sen yang menyala menuju mereka naila menduga pasti itu adalah gus adam.


Dan benar saja mobil itu berhenti di samping mobil mereka untung saja jalan ini sunyi jadi tidak akan ada yang marah.


Gus adam menggunakan payung keluar dari mobil lalu mengetuk jendela kaca mobil milik naila yang memang terbuka.


'Eh paman syukur lah anda sudah datang".ucap naila membuat gus adam mengernyit bingung.


'Apa mak_".perkataan nya di potong oleh naila begitu saja.


'Paman aku akan turun dan masuk ke dalam mobil mu".


'Baik, tapi siapa dia? ".tanya gus adam saat matanya tidak sengaja melihat seseorang duduk di bagian depan.


'A_ah dia teman saya paman, oh iya kak dewa apa kamu numpang saja di dalam mobil paman saya".ajak naila.


'Tidak usah nai aku kan pakai motor ".


'Hmm baiklah kalau begitu hati-hati saat di jalan jangan ngebut jalan licin saat hujan, oh iya jangan lupa memakai jas hujan agar tidak kehujanan".ucap naila.


'Baik adek manis jangan khawatir aku akan melakukan apa yang kamu katakan".ucap sadewa sambil tersenyum.


Gus adam tertegun saat laki-laki di depan nya ini memanggil istri nya dengan kata 'adek manis'


Dan setelah itu naila masuk ke dalam mobil yang di bawa oleh gus serta sadewa yang segera memakai jas hujan.


Mobil naila pun di angkut untuk di bawa ke bengkel dan mereka berpisah menuju rumah masing-masing.


Di dalam perjalanan keadaan hening tidak ada yang ingin membuka sura sampai rumah barulah gus mengeluarkan suaranya.


'Segeralah mandi lalu tidur malam ini saya akan tidur dengan haikal karena ada beberapa pekerjaan".ucap gus itu semua memang benar mereka berdua memiliki beberapa pekerjaan.


Naila hanya mengangguk dan langsung pergi ke kamar dia hanya menyapu tubuh nya dengan air kemudian pergi tidur, naila berpikir mungkin hari besok adalah hari yang melelahkan.


Geys author minta followers juga yah ig author gak maksa kok 🀣 πŸ˜’πŸ™.

__ADS_1


novel_4667.


Masih atu geys folowers nya πŸ€£πŸ˜‡


__ADS_2