
...(sad ending😀)...
Besok hari nya naila tidak di biarkan untuk sekolah oleh sang momi terlebih dahulu, bahkan gus adam juga sangat khawatir yah gus adam dapat khabar dari seseorang tentang kejadian kemarin itu.
'Oh ayolah aku sangat bosan ". kesal naila yang sendirian di rumah.
'Aha naila punya ide yang menguji nyali". ucap naila sambil terkekeh sendiri.
Naila pun mengambil sebuah henpon dan memesan teket untuk ke suatu tempat, setelah itu naila mengambil tas bahunya yang lumayan besar naila memaksakan jilbab dan satu lembar baju ke dalamnya, satu lagi naila membawa tas jinjing untuk henpon nya (kebalik geys baru sadar tapi agak males balikin nya🤣)
Setelah itu naila memilih untuk segera pergi dari rumah secara diam-diam menaiki taxi.
Skip.
Saat ini naila sudah di bandara dan telah siap untuk memasuki pesawat, dengan memakai masker dan pakaian yang sangat tertutup jadi tidak ada yang mengenalinya.
Sesaat panggilan untuk para penumpang segera masuk.
Saat naila sudah duduk di pesawat dengan enteng dia menulis kan caption yang bertema pesawat.
Setelah itu naila langsung mematikan data henpon nya dan memilih tidur.
Skip.
Pesawat naila mendarat dengan aman di bandara xxxx.
Naila pun berjalan keluar kemudian mencari taxi untuk iya tumpangi.
'Pak tau pesantren at-taubah gak? ". tanya naila membuat taxi itu heran.
'Mbak salah kali pesantren at-taubah itu khusus laki-laki sedang kan al-munawar itu baru benar karena untuk perempuan". ucap sang supir, siapa sih yang gak tau pesantren itu walau pesantren nya ada di pedalaman tapi mereka semua sudah tau.
'Tidak pak benar kok pesantren at-taubah saya mau bertemu seseorang bukan mau masuk pesantren". jelas naila.
'Oh mari masuk kalau begitu saya akan antarkan". ucap supir taxi.
Naila pun mengangguk kemudian masuk ke dalam taxi itu.
Taxi itu pun segera meninggalkan bandara.
'Oh iya keluarga mbak ada di sana yah? ". tanya sang supir.
'Iya pak saya pengen beri kejutan jadinya gak nelpon mereka bahkan keluarga saya tidak tau". ucap naila sambil tersenyum.
'Eh? seharusnya mbak bilang sama keluarga nya takut nya mereka khawatir apalagi mbak nya anak gadis". ucap sang supir taxi menasehati naila.
'Em iya pak ᴼʰ iya Pak sebentar lagi adzan maghrib boleh berhenti di mesjid terlebih dahulu? ". tanya naila.
'Boleh mbak sangat boleh saya juga mau sholat". ucap supir taxi sambil terkekeh.
Naila yang mendengar itu tersenyum manis.
Seperti apa yang naila katakan mereka berhenti di mesjid terlebih dahulu untuk menunaikan kewajiban sebagai umat islam.
skip.
'Pak makan dulu yuk tadi saya lihat kayak ada yang jualan di dekat mesjid". ucap naila.
'Bisa kok mbak". ucap sang supir.
Sebelum melanjutkan perjalanan mereka memilih untuk makan terlebih dahulu.
'Pak makan aja dulu biar saya yang bayarin jangan sungkan ". ucap naila.
'Eh gak usah mbak ". ucap sang supir menolak dengan sopan.
'Gak papa pak gak akan saya potong kok ". canda naila sambil terkekeh.
'Saya gak enak aja mbak".
'Gak papa pak ambil aja gak baik nolak rezeki". ucap naila..
Supir itu pun mengangguk dan memilih makanan yang ingin dia makan kalau air supir itu sudah membeli minum yaitu kopi.
Setelah makanan datang mereka pun langsung memakan nya.
Sementara naila makan dengan tenang semua orang sedang cemas memikirkan nya.
'Aduh gimana ini kalau Momi si naila sampai tau". ucap gina.
Saat ini gina kaila nabila nabil joko dan sadewa sedang berada di sebuah tempat membahas naila yang pergi begitu saja.
__ADS_1
'Apakah naila pernah cerita sama kalian kalau dia pengen ke mana gitu? ". tanya nabila.
'Korea". kompak kaila gina dan sadewa.
'Tapi menurut gua dia gak ke Korea di sana tidak ada siapa-siapa maksud nya kayak keluarga". ucap sadewa.
'Terus kemana ini bocah bikin khawatir orang terus". kesal kaila.
'Oh iya apa mungkin ke amerika? di sanakan ada ayah nya". ucap gina
'Kalau begitu coba telpon adek tirinya naila". ucap sadewa.
'Kenapa gak ayah nya aja? ". tanya joko.
'Kalau ayah nya takut nya akan ketahuan momi naila, jadi kalau adek tirinya kita bisa meminta tolong untuk tidak memberitahu kan kepada siapapun". jelas sadewa panjang kali lebar.
'Iya juga yaudah aku telpon sekarang". ucap kaila.
Kaila pun menghubungi adek tirinya naila dan adek tirinya naila mengatakan bahwa naila tidak pernah kesini, mereka yang mendengar itu di buat terdiam.
Setelah makan dan kenyang mereka kembali melanjutkan perjalanan dan naila memilih untuk memejamkan matanya sebentar, naila juga meminta untuk di bangunkan ketika sudah sampai.
'Mbak kita sudah sampai". ucap sang supir.
Naila yang memang mudah terbangun pun membuka matanya perlahan dan langsung membenarkan posisinya, naila melihat ke depan yang nampak sebuah bangunan besar dengan pagar yang mengelilingi nya.
'Makasih yah pak dan ini uang nya". ucap naila memberikan tiga lembar uang berwarna hijau canda geys bewarna merah.
'Mbak ini kebanyakan". ucap sang supir taxi yang kaget.
'Gak papa pak saya hanya salut sama bapak yang jujur, mengantarkan penumpang sampai tempat tujuan bisa sajakan kalau orang lain bawa saya kemana gitu karena saya cewek ".ucap naila sambil terkekeh kemudian keluar dari dalam mobil setelah meletakkan uang itu di tangan supir taxi.
'Makasih banyak mbak semoga tuhan selalu melindungi mbak dimana pun mbak berada". ucap nya dengan tulus.
'Makasih pak hati-hati di jalan". jelas naila.
'Mbak mau saya temani sampai keluarga nya datang? ". tanya sang supir.
'Enggak usah pak saya kan mau kasih kejutan". ucap naila.
'Baiklah mbak". ucap sang supir yang memilih pergi dan melihat naila dari kejauhan takut kenapa-napa.
Setelah mobil taxi itu pergi naila berjalan menuju pos penjaga.
Penjaga yang tadi berbicara dengan rekan nya langsung melihat ke arah naila dengan tatapan bingung.
'Waalaikumsalam, ada apa yah mbak apakah mbak nya tersesat? ". tanya penjaga itu.
'Eh, bukan pak saya mau menemui gus adam soalnya ada perlu". ucap naila membuat mereka terkejut.
'Mbak nya siapa yah kalau boleh tau? ".
'Eemm gimana yah hubungi aja gus nya bilang ada yang cari namanya naila dari kota xxxx". ucap naila yang tak mau membocorkan indetitas diri nya.
Mereka berdua pun saling tatap dan seakan tau isyarat masing-masing dari salah satu mereka langsung pergi masuk ke dalam.
'Mbak silahkan duduk dulu teman saya sedang menemui gus adam". ucap nya.
'Terimakasih". ucap naila yang kemudian duduk agak jauh dari penjaga itu, kemudian naila mengambil henpon nya dan memfoto pondok yang ada di depan nya itu, sang penjaga yang melihat tingkah naila itu pun bingung.
'Hehehe untuk bilang sama keluarga pak kalau saya udah sampai dengan aman". ucap naila.
Naila pun langsung memfost foto pondok itu di ig nya, dan tak lama banyak pesan masuk di ig nya namun tak di hiraukan oleh naila.
Saat ini penjaga itu sudah sampai di rumah gus adam, yang kebetulan gus adam ada di luar rumah sedang menunggu khabar dari seseorang
'Assalamu'alaikum".
'Waalaikumsalam, ada apa yah pak". balas gus adam yang belum melihat status ig milik naila.
'Itu gu di luar ada perempuan yang mau bertemu gus, katanya ada urusan sama gus bilang aja namanya naila dari kota xxxx.
Gus adam yang mendengar itu langsung berdiri dari duduknya dia tidak menyangka orang yang sibuk di cari malah datang ke kotanya.
'Saya kenal dia ". ucap gus adam langsung berjalan cepat keluar.
Penjaga itu pun heran dengan tingkah laku gus nya namun tetap mengiringi.
Saat sudah sampai di depan pos penjaga gus adam tambah yakin kalau itu naila.
'Hm semua orang khawatir malah kamu biasa aja yah". ucap gus adam sambil memegang telinga naila yang tertutup hijab (gak bisa jelasin kaya apa 🤣ðŸ˜)
Naila yang telinganya di pegang gus jadi kaget bahkan para penjaga di sana syok.
__ADS_1
'Issas gus lepas sakit tau". ucap naila cemberut.
Gus adam pun menghela nafas kemudian melepaskan tangannya dari telinga naila.
'Yaudah ikut saya". ucap gus adam yang langsung berjalan duluan.
'Dasar gus galak tungguin lah". kesal naila yang mengejar gus adam yang sudah jalan duluan.
'Cepetan ". ucap gus adam berhenti dan berpaling ke naila.
'Iya tunggu sabar". cemberut naila.
Akhirnya mereka berdua berjalan bersama menuju rumah, sepanjang jalan banyak yang heran melihat gus adam berjalan dengan naila kecuali yang sudah tau.
Skip.
Kamar gus adam.
Saat ini mereka berdua tengah duduk di sopa.
'Kenapa gak bilang kalau rindu sama saya sampai harus datang sendirian kesini? kamu tau gak orang di sana khawatir sama kamu, kasian sahabat kamu yang cari kamu kesana-kesini kamu bukan lagi anak kecil kamu udah dewasa jadi jangan bersikap seperti anak kecil". ucap gus adam yang marah tapi marah nya karena khawatir yah, nada bicara gus juga tidak tinggi namun lebih cepat aja.
'Maaf gus (cemberut ) abis nya aku gak di boleh kan sekolah kan aku bosen jadi kabur aja dari rumah". santai naila.
'Naila se enggaknya kalau mau pergi kemana gitu bilang sama sahabat kamu saya atau momi kamu". ucap gus adam.
'Kan tadi udah kasih info di instagram kalau aku ada di pesawat". ucap naila dengan polos.
'Iya kamu memang memposting foto di dalam pesawat tapi tidak dengan tujuan kamu mau kemana ".
'Udah lah gus jangan marah terus kan gus udah tau aku di mana ". kesal naila.
Gus yang mendengar itu mengusap kasar wajah nya..
'Yasudah sana mandi kamu bawa pakaian gak? saya gak punya pakaian cewek". ucap gus adam.
'Lah bukannya gus punya saudari? ".tanya naila.
'Iya tapi gak akan pas di badan kamu". jelas gus adam.
'Emm punya sih tapi cuman satu stel itu pun baju aja". ucap naila yang malu untuk bilang dia tidak membawa ehem (author juga agak malu ðŸ¤)
'Yasudah pakai yang di badan kamu aja dulu nanti saya pesankan beberapa pakaian untuk kamu dan perlengkapan lainnya ".ucap gus adam.
'Tapi gak enak gus". cemberut naila.
'Kalau begitu gak usah di pakai gampang kan". ucap gus adam.
'Yaaakkk nanti ketahuan". kesal naila.
'Terserah kamu aja saya mau ke mesjid". ucap gus adam.
'Terus aku di tinggal gitu? ".
'Memang nya kamu mau kumpul sama cowok? ".tanya gus adam sambil menaikan satu alisnya.
'Yaa gak mau lah terus kalau saudari gus sholatnya di mana? ".tanya naila.
'Di rumah ini ada mushola khusus perempuan lagian hanya keluarga saya aja yang tinggal di sini". jelas gus adam sambil berdiri.
'Oh". naila pun mengangguk.
'Nanti saya akan kasih tau mereka untuk menemani kamu jadi jangan takut merasa sepi". ucap gus adam sambil menatap naila.
'Eemmm okey". ucap naila.
'Saya pamit dulu yah". ucap gus adam.
'Tunggu gus".
" Kenapa? ".
"Belum salim kali". ucap naila mengambil tangan sang suami kemudian menyalami nya, gus adam melihat perlakuan naila jadi tertegun dan tersenyum tipis.
'Baik-baik di rumah". ucap gus adam sambil mengelus kepala naila yang tertutup hijab.
'Iya gus". jawab naila sambil tersenyum manis.
Setelah itu gus adam pun keluar dari kamar dan naila memilih untuk bersih-bersih dulu dan terpaksa memakai kembali yang itu.
Di lantai bawah.
^^^Bersambung.^^^
__ADS_1