Si Gus & Cewek Nakal

Si Gus & Cewek Nakal
75


__ADS_3

...(Sad ending*🤗)...


Saat ini sofia sudah di makam kan*. Tersisalah zayn sadewa gus adam naila dan kedua sahabat naila, sedangkan kedua orang tua zayn sudah kembali ke rumah karena sang momi yang pingsan beberapa kali.


Naila menatap nanar gundukan tanah itu dan ingin mendekat.


'Jangan berani untuk mendekati makam ini ". ucap sadewa dengan dingin tanpa menatap naila.


Degh!


Hati naila seakan di hantam batu besar.


'Apa yang lo maksud dewa". kaget gina.


'Gara-gara dia sofia tiada". ucap sadewa yang tetap menatap gundukan tanah itu.


'Mas". lirih naila.


Gus adam memeluk tubuh naila untuk menguatkan nya.


'Ini semua kecelakaan wa bukan salah naila, naila juga gak mau kali sepupu nya meninggal". marah kaila.


'Kak dewa kaila benar ini semua kecelakaan sudah menjadi takdir bagi manusia untuk kembali ke tuhan nya". ucap zayn.


'Hiks maafin aku". ucap naila.


'Lebih baik kamu pergi dan jangan datang kesini lagi". ucap sadewa.


'Sadewa". teriak gina dan kaila yang kesal.


'Sudahlah nai kita tinggalkan saja dia, ingat wa kamu akan menyesal telah mengatakan ini kepada naila". ucap gina.


Naila pun mengangguk lemah.


'Zayn maafin aku yah". ucap naila.


'Ini bukan salah kakak semuanya adalah takdir yang sudah tertulis di setiap diri masing-masing". ucap zayn.


Setelah itu merekapun pergi menyisakan sadewa dan zayn di sana.


Mobil.


'Mas lebih baik di percepat aja pindahan nya". ucap naila.


'Kamu yakin sayang? ". tanya gus adam sambil mengusap tangan naila yang iya letakkan di atas paha nya, sedangkan satu tangan lagi ada di setiran.


'Iya mas aku gak mau lagi orang terdekat aku terluka gara-gara aku". ucap naila dengan sendu.


'Maksud kamu apa yang? ".


'Aku punya firasat kalau mobil itu ingin menabrak aku, tetapi tidak jadi karena sofia ngedurong aku dan jadilah sofia yang kena, dan itu juga kami berada di dekat parkiran umum bukan tempat lalu lalang nya mobil". ucap naila.


Gus adam pun mengangguk mungkin dia akan meminta orang kenalan nya untuk mengurus kecelakaan itu sampai tuntas.


Skip.


Mereka pun sudah sampai rumah dan langsung pergi ke kamar.


'Kamu bersih-bersih duluan gih mas mau ngurus sesuatu dulu". ucap gus adam.


'Iya mas". jawab naila.

__ADS_1


Naila pun masuk ke dalam kamar mandi sedangkan gus adam duduk di mejanya yang ada leptop dan komputer.


Dengan lihai gus adam menggerakkan jari-jarinya di atas komputer.


Setelah apa yang iya dapatkan sudah ada gus adam menyalin nya ke mudian memindahkan ke leptop, setelah itu gus adam mengirim kan ke seseorang.


Ting!


Pesan masuk di henpon gus adam.


Seseorang 💬


Baik saya akan mencarinya


(Itulah isi pesan nya)


Gus adam menghela nafas nya kemudian membuka aplikasi untuk memesan tiket pesawat.


'Ceklis'


Naila keluar menggunakan pakaian yang serba pendek.


'Mas udah selesai kan? ". tanya naila berjalan ke arah gus adam dengan pelan.


Gus adam pun menatap ke arah naila.


'Udah yang insyaallah minggu depan kita akan berangkat". ucap gus adam sambil tersenyum.


'Yasudah sana mandi". ucap naila.


'Mandikan boleh? ". tanya gus adam sambil menaik turunkan alis nya.


Wajah naila memerah mendengar perkataan sang suami.


'Mas". rengek naila.


'Hahaha kamu sih pakai-pakaian kayak gitu jadi tergoda kan mas". ucap gus adam.


Naila yang mendengar langsung cemberut.


'Mas ingat kata dokter belum boleh". ucap naila sambil menjulurkan lidah nya tanda mengejek.


'Ohh jadi gitu yah hm mentang-mentang mas gak di bolehin kamu jadi suka godain mas yah". ucap gus adam langsung menggelitik naila.


'Hahahaha mas lepas geli hahahaha". tawa naila menggelegar.


Gus adam menghentikan aksinya kemudian berdiri..


'Hm mas mau mandi dulu". ucap gus adam melepaskan bajunya kemudian meletakkan nya di atas kepala naila, sehingga kepala naila tertutup oleh baju sang suami.


'Maassss". teriak naila.


Gus adam yang mendengar teriakan naila langsung berleri kecil menuju kamar mandi.


'Iiissss mas jail". ucap naila sambil mengambil baju yang berada di kepala nya.


'Huffttt enak juga baunya". ucap naila yang mencium bau baju gus adam..


Naila tak jadi membawa baju itu ke tempat cucian melainkan iya menghirup baunya kembali, sangat enak batin naila.


Ceklis.

__ADS_1


Gus adam keluar dari kamar dengan sudah memakai pakaian, tangan gus adam yang bergerak untuk mengeringkan kepalanya langsung terhenti saat melihat tingkah aneh sang istri.


'Ngapain kamu sayang? ". tanya gus adam yang heran saat melihat istri nya sedang mencium bajunya.


Naila yang di tanya pun tak tau malu langsung menjawab dengan jujur.


'Baunya enak mas". cengir naila.


Sang suami yang mendengar itu menggeruk tengkuk nya bingung.


'E_enak? padahal bau keringat loh yangk". ucap gus adam berjalan ke arah naila.


'Enggak orang enak gini". sunggut naila.


'Hehehe enak yah". bengong gus adam.


'Iya mas enak loh baunya mau cium juga? ". tanya naila.


'Enggak usah deh kamu aja". ucap gus adam yang masih terheran-heran dengan kelakuan aneh sang istri.


Naila menganggukkan dan kembali mencium aroma baju itu.


'Untuk cuman baju doang". batin gus adam.


Naila pun berdiri masuk ke dalam kamar mandi, gus adam hanya menatap saja kemana naila berjalan, dan saat keluar naila sudah tak memegang baju gus adam membuat gus adam heran.


'Kenapa? gak enak kan baunya". ucap gus adam sambil tersenyum.


'Enak kok cuman eemm...... ". naila menunduk sambil memainkan jari-jari nya.


'Cuman apa? ". heran gus adam.


'Mau coba yang langsung hehehe". cengir naila.


'Langsung? gimana itu". gus adam bingung akan ucapan naila.


'Hais maksudnya mau nyium aroma nya langsung dari badan mas suami". ucap naila menatap gus adam dengan senyum pepsodent.


Jedar!


Gus adam kaget di buat nya oleh perkataan sang istri.


'Boleh kan mas suami". ucap naila menatap sang suami dengan mata yang berkaca-kaca.


Huffftttt......


Saat ini senyuman di bibir naila tampak merekah karena mendapatkan apa yang iya inginkan, naila terus mendusel-dusel di dada sang suami apalagi tangannya yang mengusap perut berbentuk sang suami, gus adam hanya bisa menahan sakit yang iya rasakan akibat kelakuan sang istri, dengan sabar gus adam mengelus kepala sang istri supaya tertidur dan sakit yang iya rasakan bisa hilang sendiri nya nanti.


'Mas".


'Kenapa? ".


'Aku pembunuh yah? ". tanya naila dengan sendu.


'Ssuuutttt kamu bukan pembunuh setiap manusia yang berjiwa akan kembali kepada allah jadi jangan salahkan diri kamu". ucap gus adam.


Bulir air keluar sendiri dari pelopak mata naila sekuat tenaga naila tak mengeluarkan isak tangis, dan karena kelelahan naila tertidur akibat usapan yang nyaman juga dari sang suami.


Gus adam yang merasa deru nafas naila teratur langsung ikut memejamkan matanya.


.......... Bersambung..........

__ADS_1


__ADS_2