Si Gus & Cewek Nakal

Si Gus & Cewek Nakal
32


__ADS_3

...(sad endingπŸ˜€)...


Sambungan episode sebelum nya.


'Masakan sudah siap ayu makan". ucap gus adam sambil meletakkan beberapa makanan di atas meja makan.


'Mas aku panggil mereka dulu yah". ucap naila.


'Iya istri ku yang paling cantik ". ucap gus adam.


'Cih andai saja jennie gak ada sudah ku geplak dia". batin naila.


'Bunda nak sama ayah". ucap jennie sambil merentang kan tangannya.


'Nanti yah nak ayah nya masih capek sama bunda dulu yah".


Jennie yang mendengar itu matanya jadi berkaca-kaca dan siap untuk menangis.


Naila yang melihat itu langsung khawatir.


'Sudah anak ayah jangan nangis sini sama ayah". ucap gus adam yang melihat jennie ingin menangis.


'Tapi gus kan_".


'Gak papa saya gak lelah".


'Baiklah".


Naila pun menyerah kan jennie kepada gus adam.


'Kalau begitu permisi dulu yah mau manggil mereka". ucap naila.


'Iya". jawab gus adam sambil tersenyum manis.


Naila pergi dari sana meninggal kan sang suami dan jennie, paman dan momi nya masing-masing punya kerjaan.


'Yuk makan". ajak naila kepada kedua sahabat nya yang sedang nonton TV dan henpon.


'Ngajak kita? ". tanya gina.


'Bukan lagi ngajak tv sama henpon kalian, ya kalian lah ayu makan". ucap naila.


'Wes santai ayang eh btw yang masak siapa? ".tanya gina.


'Gus". acuh naila kemudian berbalik menuju dapur.

__ADS_1


Sahabat naila yang mendengar itu saling tatap dan mengangkat bahu tanda tidak tahu bukan tidak tempe 🀣, kemudian mereka berdua langsung bangun menyusul naila karena juga sudah laper.


'Gil* enak banget masakan suami lo nai". ucap kaila.


Sedangkan gus adam sibuk menyuapi jennie yang entah kenapa sangat manja sekali di mata naila.


'Bisa nih buka restoran". ucap gina.


'Tanya orang nya aja". acuh naila yang sibuk makan.


'Gak kepikiran sampai di situ soalnya sibuk ngurusin pondok dan lainnya jadi gak punya waktu". jelas gus adam.


Gina dan kaila pun hanya mengangguk.


'Jadi penasaran deh sama kota kelahiran suami naila pengen gitu tau pondok nya gimana". ucap kaila.


'Lo udah pernah nai? ". tanya gina.


'Belum". ucap naila dengan santai.


'Wah parah lo gus gak ngajak istri lo ke kampung halaman lo". ucap gina.


'La lo la lo ngomong sama orang yang lebih tua itu yang sopan sayang". ucap kaila yang gregetan akan sikap sahabat nya satu ini


'Dih marah dia nya". cibir gina.


'Di empang bu santi". kesal gina.


'Bukannya gak mau emang gak ada kesempatan kan naila sibuk sekolah". ucap gus adam.


'Btw apa naila nanti akan pindah ke kota gus kan gus harus ngurus pondok". tanya kaila.


'Entah nanti akan di bicarakan dulu bagaimana ke depan nya". santai gus adam.


Mereka berdua pun mengangguk dan setelah itu tidak ada pembicaraan karena semua orang pokus makan..


Skip.


Saat ini jennie sudah di jemput brayen karena mereka harus segera terbang kembali ke negara tempat nya tinggal, sedang kan kaila dan gina mereka memilih untuk menginap di kamar mereka yang memang untuk mereka.


'Gus jadi nanti aku akan ikut gus? ". tanya naila.


'Sebenarnya saya maunya gitu karena kan saya masih punya tugas". ucap gus adam sambil menghela nafas.


'Tapi kalau aku gak mau gimana? lagian gus aku kelas dua jadi setahun lebih lagi aku udah lulus, jadi sayang untuk pindah ". ucap naila yang sedang menahan sedih.

__ADS_1


'Kalau kamu gak mau ikut mas terpaksa kita tinggal nya beda". ucap gus adam yang sedang lelah dengan keadaan ini.


'Jadi gus mau ninggalin aku gitu? percuma tau gak gus kalau nikah cuman beda tempat tinggal nya". kesal naila.


'Mau bagaimana lagi sayang mas punya tanggung jawab besar untuk pondok, nanti bisa mas ke sini tiga x sebulan atau saat mas gak sibuk ". jelas gus adam.


'Kenapa sih gus gak minta orang lain aja gitu yang jaga pondok gus".


'Gak bisa sayang itu udah amanah untuk saya".


'Gak usah panggil-panggil sayang! lagian udah gak ada siapa-siapa lagi di sini". hardik naila.


'Sayang mas lagi capek jadi jangan membuat ulah sekarang". ucap gus adam yang memang merasa pusing di kepala nya.


'Mas! jawab dulu aku butuh kepastian". ucap naila dengan suara tinggi.


'Sayang bisa gak sebentar saja biarkan mas istirahat mas capek". ucap gus adam langsung berbaring dan memjam kan matanya.


Gus adam benar-benar lelah dia harus mengurus masalah kejadian kemarin itu.


Apa kalian merasa ada yang kurang? yah haikal gak ada dia di suruh gus adam untuk langsung menyelidiki masalah di pondok yang terdapat sebuah benda terlarang, taulah kenapa pondok wanita dan pria di pisah karena pondok cowok di khusus kan untuk orang yang tertentu yang ingin benar-benar berubah yang ingin keluar dari masa lalu mereka yang sulit, namun baru saja beberapa bulan gus meninggalkan pondok itu sudah ada saja masalah karena itu dia tidak bisa berlama-lama meninggalkan pondok.


Gus adam sedang banyak pikiran apalagi pura -pura baik-baik saja di depan orang itu sangat melelang.


'Gus jawab dulu isssss". kesal naila yang tidak paham atas kondisi.


Gus adam yang merasa pening pun langsung duduk kembali perlahan.


'Sayang mas akan tetap kembali ke pondok di sana sudah banyak masalah yang terjadi, apa pun keputusan kamu gak bisa ngerubah keputusan mas ". ucap gus adam yang menahan pusing.


'Terus aku di tinggal sendiri gitu? apa gak bisa gus nunggu aku sampai lulus".


Gus adam pun memegang bahu naila dan menatap manik mata naila.


'Saya ada di sini pernahkah kamu menanyakan keadaan saya? pernahkah kamu bicara dengan lembut melakukan tugas sebagai istri untuk saya, jadi apa bedanya saya tinggal satu rumah dengan kamu, sayang saya ini di amanahi orang untuk menjaga pondok jadi saya harus bertanggung jawab dengan penuh, kalau ada sesuatu saya yang akan di salahkan karena gak becus ngurus pondok kamu tau? kenapa haikal tidak terlihat? saya yang nyuruh dia untuk balik ke pondok, karena apa? karena ada masalah di sana dengerin ini terserah kamu mau ikut saya atau tidak itu hak kamu memang saya juga memiliki hak atas kamu, tapi saya tidak mau mengambil masa depan kamu kamu punya cita-cita okey tapi saya juga punya tanggung jawab selain kamu". ucap gus adam dengan tegas.


'Tapi aku juga tanggung jawab gus bukan hanya pondok iya aku tau aku tidak melakukan apa yang di lakukan oleh istri kepada suaminya, karena aku merasa pernikahan ini karena keterpaksaan kalau kamu ninggalin aku terus kalau ada apa-apa sama aku gimana? siapa yang harus di salahkan ". teriak naila.


'Kamu yang ke paksa nai kamu, kamu gak mau buka hati kamu kamu gak mau aku masuk ke dalam hati kamu, selama ini aku berusaha mendekati diri mu namun kamu yang menolak nya lalu bagaimana aku mau membuat mu tidak merasakan keterpaksaan itu? sedangkan kamu menolak semua yang aku lakukan untuk supaya hubungan kita lebih dekat, kita bukan anak kecil lagi nai kita sama-sama udah dewasa". uca gus adam sambil melepaskan tangannya.


Gus adam pun bangun dan memilih untuk tidur di kasur dia akan membiarkan naila berpikir, tadinya gus adam berniat tidur di kamar haikal namun dia teringat sahabat naila sedang ada di rumah ini makanya dia memilih untuk tetap berada di dalam kamar.


Gus adam tidak mau ada orang lain yang tau bagaimana hubungan mereka berdua.


(Hadeh kepala author jadi ikut pusing ini masih sekolah atau kuliah sihhhhh 😀, jadi mungkin ini akan dalam tahap revisi dulu jadi maaf kalau updet nya agak lelet 🀣)

__ADS_1


Kenapa gak ada yg baca novel ini lagi yah 😌, gak papa deh 😞.


Eh, ada yang baca gak yah.


__ADS_2