Si Gus & Cewek Nakal

Si Gus & Cewek Nakal
54


__ADS_3

...(Sad ending 🙂)...


'Assalamu'alaikum nai pulang ". ucap naila sambil masuk ke dalam rumah mewah itu.


Hening tak ada jawaban seperti nya momi nya belum kembali, dengan langkah santai naila pergi ke lantai atas menuju kamar milik nya.


Ceklis.


Naila membuka pintu kamar itu dan kembali menutup nya saat masuk ke dalam kamar. Apa yang di katakan oleh atasya tadi selalu terngiang di benak nya.


'Apa aku harus menerima gus adam yah". lirih naila.


Saat matanya menjelajahi isi kamar mata naila tak sengaja menatap gus adam yang tertidur di kasur dengan leptop di pangkuan nya, dengan langkah pelan naila mendekati nya.


'Kasihan banget seperti nya gus sangat kelelahan". lirih naila.


Naila pun berjalan ke arah meja belajar nya untuk meletakkan tas dan kembali mendekati gus adam. Dengan pelan naila mengambil leptop yang masih menyala itu mata naila tak sengaja melihat ke arah leptop matanya seketika melotot.


'Ternyata gus yang punya pabrik kain yang terkenal itu". batin naila yang langsung menutup nya dan meletakkan di meja. Dengan hati-hati naila mengganti sopa itu menjadi seperti kasur, naila merapikan posisi gus adam dan meletakkan bantal di bawah kepala gus adam.


'Pasti sangat lelah sampai gak kebangun". ucap naila dengan pelan.


Setelah mengatur posisi gus adam supaya nyaman naila memilih untuk ke kamar mandi membersihkan diri.


Selesai dari kamar mandi serta berpakaian rapi naila yang menginginkan makan burger langsung memesan online, naila memesan tiga burger paket lengkap satu untuk dirinya satu untuk gus adam satu lagi untuk mang supir.


Naila duduk di sopa yang satunya sambil membuka galeri yang berisikan foto bts.



'Aaa momi ganteng banget ". ucap naila sambil tersenyum.


Naila kembali melihat video saat dia datang ke konser.


Tak lama kemudian.


Tok tok tok.


Pintu kamar naila di ketok.


Naila yang mendengar itu melihat ke arah gus adam dan menghela nafas saat gus adam masih tidur.

__ADS_1


'Sebegitu capek nya gus sampai gak kebangun". ucap naila segera bangkit dan membuka pintu kamar milik nya.


'Non naila ini ada pesanan non". ucap pak supir setelah naila membuka pintu kamar milik nya.


'Makasih pak seperti biasa satunya buat bapak". ucap naila.


'Iya non dan katanya uang nya udah".


'Iya pak tadi udah aku transfer". ucap naila.


Pak supir pun mengangguk dan langsung berpamitan pergi dari sana, setelah supir itu pergi naila langsung masuk ke dalam kamar.


Naila meletakkan dua buah burger paket komplit itu ke atas meja dan mendakat ke arah gus adam untuk membangun kannya.


'Gus.... gus adam". panggil naila.


Hening....... tak ada jawaban.


'Gus bangun sebentar makan dulu". ucap naila sambil menggoyang kan tangan gus adam.


Gus adam yang terusik pun langsung membuka matanya kemudian membaca do'a bangun tidur, dengan pelan gus adam duduk dan diam sebentar.


'Makan dulu gus aku tadi beli burger". ucap naila.


'Iya saya cuci tangan dulu". ucap gus adam berdiri dan pergi ke kamar mandi untuk mencuci tangan serta mukanya, naila melihat gus adam pergi ke kamar mandi langsung mengikuti nya karena naila juga ingin cuci tangan.


Saat ini mereka berdua sedang menikmati makan burger.


'Gus banyak kerjaan yah? kayaknya capek banget". ucap naila.


'Alhamdulilah allah memberikan rezeki yang banyak maka dari itu ana harus bekerja keras, lagian ada istri yang untuk di nafkahin". ucap gus adam.


'Nafkah? bukannya gus gak pernah kasih aku uang? ". tanya naila.


'Kartu yang bunda kamu kasih itu nafkah dari saya". ucap gus adam.


'Itu kartu gus? ". kaget naila.


'Iya". ucap gus adam jujur.


'Kenapa gak bilang? aku malah nraktir teman kelas aku pakai kartu itu, aku pikir itu kartu pemberian papi karena papi yang sering banget kasih aku kartu seperti itu". ucap naila.

__ADS_1


'Tidak papa itu uang dari saya untuk kamu jadi terserah kamu gunain nya untuk apa". ucap gus adam.


Naila seketika menyesal mana sampai jutaan lagi.


'Udah jangan di pikirkan dan mohon jangan kembalikan kartu itu pada saya, karena itu nafkah dari saya untuk kamu nafkah seorang suami untuk istri nya". ucap gus adam.


'Terimakasih". ucap naila.


'Itu sudah tugas saya sebagai suami". ucap gus adam.


Setelah selesai makan naila membuang nya ke tempat sampah yang memang tersedia di luar kamar nya, sampah itu akan di ambil di malam hari oleh sang pembantu.


'Gus boleh minta tanda tangan". ucap naila yang baru ingin tentang surat itu.


'Boleh tapi buat apa? ". tanya gus adam.


'Tunggu sebentar". ucap naila yang langsung berjalan menuju meja belajar, naila membuka laci itu dan mengambil sebuah kertas, setelah itu naila kembali ke tempat gus adam.


'Ini gus baca aja". ucap naila meletakkan kertas itu di atas meja yang berada di depan gus adam.


Gus adam pun mengambil dan kemudian membacanya.


'Ada perempuan dan laki-laki yah". tanya gus adam.


'Iya gus ada juga dari gurunya dua orang". ucap naila.


Gus adam pun mengangguk.


'Apa kamu menginginkan nya? ". tanya naila.


'Mau banget gus sekalian liburan gratis ". ucap naila.


Gus adam kembali mengangguk dan tidak lagi bertanya tetapi gus adam langsung menandatangani surat itu bahwa dia mengijinkan nya.


'Beneran gus ngijinin? ". bahagia naila.


'Selagi kamu bisa membatasi diri saya setuju saja". ucap gus adam.


'Makasih gus aku akan membatasi diri ku kok". jawab naila dengan mata berbinar bahagia.


.......... Bersambung..........

__ADS_1


__ADS_2