
...(Sad ending 😆)...
Skip.
Saat sampai di rumah naila langsung turun tanpa mengucapkan satu kata pun, gus adam pun ikut keluar setelah naila keluar beberapa menit kemudian karena henpon milik nya berbunyi.
Di dalam rumah.
'Heyyy naila kamu sudah balik? ". tanya sang momi. Namun naila hanya menatap sang bunda sekilas kemudian pergi dari sana meninggalkan tanda tanya di otak sang momi.
'Kenapa dengan anak itu". bingung momi.
Dan tak lama setelah itu masuk gus adam sambil mengucapkan salam.
'Waalaikumsalam". sahut mominya naila.
'Kenapa dengan naila? ". tanya momi nya naila.
'Ada suatu yang terjadi bun". ucap gus adam yang gak enak.
'Kejadian apa? kok pihak sekolah gak kasih tau apa-apa". bingung momi naila.
'Maaf bun ini semua salah saya, karena saya lalai dalam menjaga naila". ucap gus adam.
'Maksudnya? ". mominya naila jadi tambah bingung.
'Naila di culik dan maaf saya tidak bisa mengatakan semuanya, karena tidak semuanya bisa di katakan sama orang lain". ucap gus adam.
'Astaghfirullah innalillahi, tapi naila gak kenapa-napa kan? ". kaget sang momi.
'Mungkin naila butuh istirahat bun dan karena sekarang dia butuh waktu sendiri, saya titip dulu sama bunda gak papa kan? ". ucap gus adam.
'Hm gak papa lagian naila juga anak momi kan, gak perlu merasa khawatir".
Gus adam pun mengangguk.
'Bun saya permisi dulu mau lihat naila sebentar". ucap gus adam.
'Iya silahkan gak perlu izin lagian udah jadi istri kamu". ucap sang momi sambil tersenyum.
Gus adam mengangguk dan segera pergi dari sana menuju kamar naila.
Ceklis.
Dengan hati-hati gus adam membuka pintu kamar naila, namun belum sempat masuk gus adam sudah di sambut oleh perkataan sang istri yang begitu mengagetkan dirinya.
'Kalau gus mau kesini hanya minta maaf lupakan saja, lupakan saja gus kejadian itu pernah kita alami dan tolong pergi dari sini biarkan aku sendiri". ucap naila.
Degh.... degh.... degh....
Lupakan saja gus.... lupakan saja kejadian itu pernah terjadi. Itu semua selalu berputar di pikiran gus adam yang sedang duduk di mushola kecil yang ada di rumah itu.
__ADS_1
Tadi setelah gus adam mendengar perkataan naila, gus adam kembali menutup pintu kamar naila dan langsung pergi dari sana menuju mushola, dan kebetulan masih ada waktu untuk sholat dhuha gus adam memilih untuk sholat dhuha terlebih dahulu, setelah sholat sunnah dhuha gus adam membaca istighfar zikir kemudian membaca Al-Qur'an untuk memenangkan hatinya, tak lupa gus adam juga curhat dengan allah.
Di posisi naila.
Naila hanya termenung melihat awan yang indah.
Dret Dret.....
Henpon naila berdering dan dengan malasnya dia mengangkat telpon itu.
📞Naila.
Hallo iya dengan siapa?
📞Sadewa.
Ini aku masa gak baca namanya sih (lembut)
📞Naila.
Sorry
📞Sadewa.
Gak papa oh iya kamu udah pulang belum?
📞Naila.
E_em iya udah
Naila takut ketahuan kalau dia berbohong.
📞Sadewa.
Apa kamu baik-baik saja?
📞Naila.
Iya baik.
📞Sadewa.
Baguslah oh iya aku ngehubungin kamu karena ada suatu hal yang harus di urus, jadi apakah kamu bisa ke sekolahan hari ini juga.
📞Naila.
Apa tidak ada hari lain?
📞Sadewa.
Maaf nai tapi tidak bisa.
__ADS_1
Menghela nafas sebentar setelah itu barulah naila menjawab.
📞Naila.
Baiklah tapi gak papa kan agak lambat sedikit?
📞Sadewa.
Tidak papa ada waktu setengah jam lagi.
📞Naila.
Baiklah.
Tut.......
Setelah itu naila pun memutuskan telpon nya.
Menghela nafas sebentar setelah itu naila berdiri, rasanya gak enak saat iya berjalan apakah ini yang di namakan pecah perwan? entahlah saya pun tak tau 🤷♂️.
Setelah bersiap naila pun turun ke lantai bawah.
'Mau kemana lagi nai? ". tanya sang momi.
'Sekolah mom ada masalah sedikit". ucap naila.
'Baiklah tapi di anter supir aja yah". ucap sang momi.
'Iya mom". jawab naila.
'Assalamu'alaikum". naila pun menyalami tangan sang momi.
'Waalaikumsalam". Balas sang momi.
Naila pun berjalan keluar dari rumah.
Naila berjalan ke arah ruangan khusus supir mereka.
'Pak". panggil naila.
'Eh si enon ada apa non? ". tanya sang supir.
'Tolong anterin ke sekolah yah pak". ucap naila.
'Siap non cantik mang supir akan mengantarkan non cantik ke sekolah". ucap sang supir yang langsung berdiri.
'Pakai mobil yang mana aja pak asalkan gak ada masalah sama mobil nya". ucap naila yang tau nanti sang supir akan bertanya mau dengan mobil apa.
'Si enon mah mantap wai tau banget apa yang mau saya tanyakan". ucap sang supir sambil terkekeh. Naila yang mendengar itu menjadi tersenyum tipis, hatinya menjadi lebih baik sedikit.
'Saya tunggu di depan yah pak". ucap naila.
__ADS_1
'Siap laksanakan".
^^^Bersambung.....^^^