
Episode sebelumnya....
" kalau begitu kau kemasi barang yang bisa dibawa sekarang, untuk sisanya bisa kau ambil besok " ujar Jun
" hm Baiklah, aku akan merapikan pakaianku saja "
" Kalau begitu aku akan menunggumu di mobil, jika sudah selesai kau bisa panggil aku " ujar Jun sambil bangkit dari duduknya, dan Min young pun hanya mengangguk, Jun pun pergi meninggalkan Min Young.
Jun pun masuk kedalam mobilnya dan menunggu min young, sekitar 30 menit min young pun menghampiri Jun.
" Kenapa kau tak memanggilku " ujar Jun sambil keluar dari mobilnya dan mendekati min young yang tampak keberatan membawa kopernya.
" Berikan padaku " ujar Jun sambil mengambil koper yang di bawa min young dan memasukan nya ke mobil.
" Masuklah " ujar Jun , min young pun masuk tanpa berkata apapun.
Jun benar - benar merasa sedih melihat keadaan min young.
--------------
Saat mereka melewati sebuah toserba Jun menghentikan mobilnya.
" Ayo turun " ujar Jun sambil tersenyumdan turun lalu membuka pintu min young
" Mau kemana kita " tanya min young binging
" Sudah ayo turun " ajak Jun sambil menarik tangan min young.
" Kau tunggu dan duduk disini " ujar Jun sambil mendudukkan min young di sebuah bangku taman. Lalu Jun tersenyum dan berlari meninggal kan Min Young
" Hei ... Kau mau kemana ?" Teriak Min Young namun Jun tak menghiraukan teriakan itu dan masuk ke toserba.
Selang beberapa menit Jun kembali
" Minumlah " ujar Jun sambil menyodorkan segelas coklat hangat di tangan Min Young. Min young pun memandangi Jun.
" Terima kasih " ujaMin Young sambil tersenyum
" Aku dengar coklat bisa memperbaiki suasana hati yang kurang bagus " ujar Jun tenang.
Lalu Jun melepas jas nya dan mengenakannya pada min young, min young pun kaget dan memandangi Jun
" Saat kedinginan, kita akan semakin merasa sedih, jadi kau tidak boleh kedinginan " ujar nya sambil duduk disampingnya Min Young dan menatap lurus ke depan, Min Young pun tersenyum dan meminum coklat hangat pemberian jun.
Min Young pun sudah jauh lebih merasa tenang sekarang.
" Sudah lebih baik ?" Tanya Jun
" Iya " ujar Min Young
" Mau pulang sekarang ?" Tanya Jun lagi, dan Min Young pun mengangguk kecil, lalu merekapun bangkit menuju mobil.
Sesampainya di rumah Jun Chanyeol sedang duduk menonton TV.
" Hyung sudah pu ..... " Seketika Chanyeol menghentikan ucapannya saat melihat Min Young pulang bersama Jun dengan membawa sebuah koper
" Dia akan tinggal disini " ujar Jun yang sadar dengan tatapan bingung Chanyeol
" ah begitu " ujar Chanyeol faham saat melihat mata In Young yang sembab dan sedikit bengkak
" Nona Kim ayo aku antar kemarmu " ajak Chanyeol min young pun mengikuti Chanyeol dari belakang, sampailah mereka di sebuah kamar tepat di samping tangga.
" Ini kamar mu " ujar Chanyeol
" Terima kasih " jawab Min Young
" Nona Kim jika kau butuh sesuatu kau bisa mengabariku " ujar Chanyeol
Min young pun menjawab dengan anggukan kecil dan senyuman tipis
__ADS_1
" Kalau begitu silahkan beristirahat " ujar Chanyeol, sambil berjalan meninggalkan Min Young yang masuk kedalam kamarnya.
Chanyeol pun masuk ke kamar Jun yang tepat berada di sebrang kamar Min Young.
" Hyung ada apa ?" Tanya Chanyeol penasaran, Jun hanya diam tak merespon
" Ishhhh .... Kau ini ayo jawab ada apa , kenapa mata nona Kim terlihat bengkak, apa ada hubungannya dengan kemarin ?" Tanya Chanyeol
" Kau berisik " bentak Jun sambil berlalu ke kamar mandi
" Ishhhh dasar manusia dingin " cibir Chanyeol
" Baiklah - baiklah, aku pulang , ingat besok pagi sekali kau ada pertemuan " ujar Chanyeol sambil pergi meninggalkan kamar Jun.
" ah aku lupa besok ada pertemuan, aku tak bisa membantu Min Young " ujar jun
" Apa aku beritahu dia sekarang ?" Gumamnya
" ah tidak biarkan dia istirahat saja, biar besok pagi aku memberi tahukannya "
Jun pun melanjutkan mandinya.
--------------------
Kediaman Taekgu
" Kau tak seharusnya mengusir min young begitu sayang " ujar Hwang
Tak disangka pada saat itu Taekgu datang
" Apa omma mengusir Nuna ?" Ujar Taekgu dengan suara lantang dan kesal
" Taekgu " ujar Ahn Soon
" Omma, bagaimana bisa omma mengusir Nuna dari rumahnya sendiri " tidak Taekgu
" Apa kau bilang itu rumah Hyung mu, bagaimana kau bisa bilang wanita itu pemilik rumah " bentak Ahn Soon
" Tapi tetap saja yang membayar lebih banyak dan melunasi rumah itu adalah Taek, jadi itu milik Taek " ujar ahn Soon
" lagi pula Nu'na adalah istri Hyung, jadi wajar dia tinggal di rumah suaminya, dan dia juga berhak mendapat tunjangan setelah kepergian Hyung " ujar Taek kesal
" Mana bisa seperti itu, lagi pula dia sudah memiliki kekasih baru, dan mereka akan tinggal bersama " ujar Ahn Soon acuh
Takegu pun bingung dan tak percaya dengan apa yang ia dengar
" Sudah begini kau baru diam, dan setuju dengan ku bukan "
" Sayang tapi kita belum memastikannya bukan , pria itu juga menyangkalnya " ujar Hwang
" Hah mana ada penjahat mengaku, jika ia apa guna nya polisi di dunia ini " ujar Ahn Soon sombong
" Agggghhhh..... aku sangat muak dengan kalian " teriak Taekgu sambil pergi dan membanting pintu keras
" Ahh ..... " Teriak Ahn Soon kaget saat Taekgu membanting pintu
" Ada apa dengan anak itu " teriak kesal Ahn Soon
" Sayang sudah tenang kan dulu dirimu " ujar Hwang sambil menatap kepergian anak bungsu nya yang di penuhi amarah.
---------------------
Drrrrrrd drrrrrrd hp Min Young bergetar
" Hallo " ujarMin Young
" Nu'na Kau dimana ?" Tanya Taekgu dengan suara gemetar menahan amarahnya.
" Kenapa dengan suaramu " ujar Min Young khawatir
" Cepat katakan kau dimana ?" Bentak Taekgu
__ADS_1
" Aku di rumah penulis Lee " ujar Min Young lemah
" pria yang di maksud omma adalah dia ?" Tanya Taekgu
" Omma sepertinya salah paham " ujar Min Young
" Dia tidak akan mengerti itu salah paham.atau tidak " ujar Taekgu
" Syukurlah jika kau ada tempat tinggal sementara, tapi kenapa kau tinggal disana ? Kenapa kau tak kerumah Jiho ?"
" Aku sudah terlalu banyak merepotkan paman dan Jiho, aku tidak mau lagi merepotkan mereka "
" Hemmm baiklah jika itu keputusan mu, aku akan mencarikan Nu'na rumah secepatnya "
" Kau tak perlu khawatir,aku baik - baik saja , lagi pula penulis Lee memang sudah menyiapkan kamar untuk para asisten nya yang terdahulu, jadi aku bisa ngisinya,sampai menemukan. Tempat baru " ujar Min Young lembut
" Tetap saja Nu'na harus waspada bagaimanapun dia laki - laki "
" Tenang saja dia sangat baik dan sopan lagi pula dia tak akan berani macam - macam padaku, aku pun bisaenjaga diriku dengan baik "
" Hmmmm baiklah jika begitu, sekarang kau istirahat saja " ujar Taekgu
" Ya " jawab min young , Taekgu pun memutuskan panggilan nya.
Tak lama setelah itu Min Young pun tertidur karena merasa sangat lelah.
---------------
Keesokan paginya Jun bangun terlebih dahulu dia keluar kamar sudah dalam.keadaan rapih, Jun pun menatap pintu kamar Min young yang masih tertutup rapat.
Jun mendekatkan telinganya di pintu kamar Min young, namun ia tak mendengar suara sedikitpun, Jun pun memanggil nama min young sebanyak 2 kali tapi tidak ada respon.
" Sepertinya dia masih tidur, kalau buat catatan saja " ujar Jun sambil melangkah menuju meja makan dan menulis sebuah catatan kecil untuk Min Young, setelah itu Jun pun pergi meninggalkan rumah.
Selang 15 menit Min Young pun bangun dan langsung bersiap - siap untuk mengambil sisa barang - barangnya.
Saat ia keluar kamar, rumah terasa sangat sepi min young mengecek ke ruang kerja namun tak ada orang, ia pun mengetuk dan memanggil nama jun beberapakali namun tak ada respon.
" Pergi kemana Jun ?" Gumam Min Young
Ia pun pergi ke ruang makan untuk minum, saat itu ia menemukan catatan dari Jun .
" Aku pergi bersama Chanyeol, maaf tak memberi tahunya terlebih dulu " isi surat Jun
Drrrrrrd drrrrrrd
" Hallo "
" Kau baru bangun ?" Tanya Jun
" ah tidak aku sudah siap untuk pergi " ujar Min Young
" Bagaimana perasaanmu ?"
" hmmmm sudah jauh lebih baik "
" Benarkah ?"
" Tentu saja "
" Syukurlah "
" Min Young maaf aku lupa harus pergi ke pertemuan pagi, sehingga aku tak bisa menemani mu mengambil barang " ujar Jun dengan suara rendah dan menyesal
" ah tidak masalah, kau tenang saja aku bisa pergi sendiri, lagi pula tak banyak barang yang akan aku ambil " ujar Min Young lembut.
" Jika kau butuh sesuatu katakan saja " ujar Jun
" Terima kasih Jun, kau sangat baik " ujar Min Young lembut sambil mengembangkan senyuman.
__ADS_1
Sedangkan di sebrang sana Jun pun tersenyum lembut mendengar ucapan Min Young.