Si Janda Cantik

Si Janda Cantik
Pelukan Yang Menenangkan


__ADS_3

Episode Sebelumnya .....


" Jun ... Ka... Kau dari mana ?" Tanya Min young gugup


Tanpa bicara Jun mengangkat tangannya yan membawa kresek berisi sekotak chicken.


" Ayo Minum bersama, untuk merayakan keberhasilan MU " ujar Jun


Min young pun hanya dia terpaku melihat Jun.


Tanpa aba - aba Jun menarik tangan Min Young untuk masuk kedalam rumah, dan min young pun mengikuti langkah Jun .


" Duduk " ujar Jun sambil menekan bahu Min Young seraya menyuruhnya duduk, min young pun menurut, lalu Jun mengambil 2 botol soju dan menuangkan nya ke gelas


" One shot " ujar jun Sambil tersenyum santai, melihat Jun yang nampaknya biasa saja min young pun tersenyum dan mengambil gelas yang di sodorkan Jun


" Baiklah " ujar Min Young semangat ... Mereka pun minum bersama sambil bercerita banyak hal dan tertawa bersama.


----------------------


Drrrrrrd drrrrrrd hp Min Young bergetar, ia yang masih tertidur pun mencoba meraba HP nya.


" Hallo " Ujar Min Young dengan suara serak khas bangun tidur


" Hah ... Datang ke rumah ku nanti malam "


" Ibu mertua " panggil min young yang mengenali suara itu, ia pun langsung bangkit dan duduk


" Hah jangan panggil aku seperti itu " Bentar ahn Soon


" Kau harus datang ke rumah nanti malam , dan bawa sampel mu " ujar Ahn Soon kesal


" Ada apa ibu ?"


" Tak perlu banyak tanya kau datang saja "


" Baiklah " ujar Min Young


Lalu telpon pun terputus


" Ada apa ibu memanggil ku kerumah dan untuk apa sampel "


Min Young pun bergegas ke kamar mandi dan membersihkan diri


Min young pun keluar kamar dan mendapati Jun yang sedang sarapan ...


" tidur mu nyenyak ?" Sapa Min Young sambil mengambil segelas susu


" Hemm , kau ?"


" Sangat nyenyak " ujar min young sambil tersenyum


Mereka pun berbincang sebentar sambil sarapan lalu kembali ke ruang kerja dan seketika ruangan hening Jun dan Min Young fokus dengan pekerjaannya.


Tak terasa jam di dinding sudah menunjukan pukul 4.45 sore


" Jun " panggil Min Young lirih


" Ya "


" Jun naskah sudah aku selesaikan " ujar Min Young gugup


"Bagus kerjamu sangat cepat hari ini " ujar Jun senang


" Ya karena aku harus ke rumah mertua ku, jadi apa aku bisa pergi sekarang, perjalanan menuju rumah mertuaku cukup jauh ?" Ujar Min young, mendengar ucapan Min Young seketika dahi Jun berkerut ia teringat kejadian malam itu, Jun sadar perlakuan mertua min young sangat buruk pada nya, Jun begitu khawatir, ia takut terjadi hal yang buruk pada Min Young.

__ADS_1


" Dimana mereka tinggal, kirim alamatnya padaku, biar aku antar " ujar Jun datar namun di wajah nya menunjukan kecemasan, sontak min young pun kaget


" ahhh Jun sepertinya tidak perlu, jika mereka melihat mu aku takut suasananya akan kacau "


" kau tak perlu khawatir aku tak akan mengantarmu sampai ke rumah, aku bisa menurunkanmu tidak jauhdari rumah mertua mu " ujar Jun datar, Min You pun berfikir sejenak


" Kenapa dia bersikeras mengantarku, jika aku menolaknya lagi, pasti akan sangat canggung " batin Min Young


" Baiklah "


" Kalau begitu ayo " ujar Jun sambil bangkit dari duduk nya dan berjalan melewati min young keluar, min young pun mengikutinya


Merekapun pergi bersama dengan mobil Jun, di dalam mobil suasana cukup hening,


" apa akan baik - baik saja jika kau pergi sendiri " ujar Jun sambil menatap lurus jalan, min young pun menolehkan kepalanya ke arah Jun yang sedang menyetir


" ntahlah, aku pun berharap semua akan baik - baik saja " ujar Min Young dengan wajah sendu dan cemas, Jun pun sekolah melihat wajah Min Young


" Jika kau butuh bantuan, kau langsung hubungi aku " ujar Jun


" Terima kasih Jun kau sudah terlalu banyak membantu ku " ujar min young


Tak terasa setelah berkendara selama 90 menit mereka sampai di sebuah persimpangan jalan pemukiman desa yang cukup tenang.


" Jun terima kasih kau sudah mengantarku " ujar Min Young


" masuklah, aku akan menunggumu di sini " ujar Jun


" Menunggu ku ? Kenapa kau tak pulang saja " tanya Min Young bingung


" Sudah jangan bicara cepat masuk " bentak Jun


Min young pun mengangguk dan keluar dari mobil lalu pergi meninggalkan Jun sendiri.


Tak lama berjalan Min Young pun sampai di sebuah rumah yang tidak terlalu besar ... Min young pun menekan bel ...


" Duduklah " perintah aja soon kasar


" Iya " lirih min young


" Ibu, ayah dan Taekgu belum pulang ?" Tanya min young yang sadar hanya ada mereka berdua di rumah itu.


" Tak perlu banyak bertanya, cepat stample ini " ujar ahns soon sambil melempar berkas ke atas meja ...


" Apa ini ?" Tanya min young bingung


" Kau ini terlalu banyak bertanya, sudah stample saja, aku sudah sangat muak melihat wajah ku " ujar Ahn Soon


Sontak min young terkaget mendengar ucapan ahn Soon dan tubuhnya mulai bergetar, hatinya begitu sakit..


Min young pun membuka berkas itu, ia begitu kaget dan marah saat membaca isi berkas itu,


" Ibu .... " Teriak Min Young, mendengar Min Young berteriak ahn Soon pun sedikit terhenyak kaget


" apa maksudmu ... Ibu akan menjual apartemen kami " betak Min Young


" Kami ? Kau benar-benar wanita tidak tahu malu ya ... Itu apartemen anak ku... Kau harus ingat yang melunasi apartemen itu adalah anak ku " Ujar Ahn Soon kesal


" Tapi aku pun membayar nya Bu, dan ibu tau begitu banyak kenangan oppa disana ibu tidak bisa menjualnya begitu saja " ujar min young kesal sampai tubuh nya bergetar dan air mata nya mengalir.


" Kau ini tak usah berlaga menjadi istri berbakti, kau tak malu mengatakan itu setelah tinggal dengan pria lain, benar - benar yatim piatu ****** " Ujar ahn Soon


" Ibu ..... Jaga mulut ibu, selama ini aku diam karena aku sangat menghormati ibu sebagai ibu dari pria yang aku cintai, tapi ibu benar-benar sudah sangat keterlaluan menginjak harga diriku, ibu benar-benar tak punya belas kasih bahkan pada anak mu sendiri, kau pun memperlakukan mereka seperti sapi perah yang bisa kau ambil kapan saja susunya ... Apa kau benar - benar seorang ibu " teriak min young dengan sangat kesal sambil mengepalkan Tangannya


" Kau .... " teriak Ahn Soon sambil berjalan cepat menghampiri min young

__ADS_1


PLAKKKKK


Sebuah tamparan mendarat di pipi Min young.


" Kau ini benar-benar tidak tahu malu dan tak sopan mengatakan hal seperti itu pada orang tua, apa yang orang tua mu ajarkan saat mereka masih hidup " ujar Ahn Soon memprovokasi min young


Min young benar - benar di buat kesal oleh ahn Soon yang sudah menghina orang tuanya...


" Diam .... Jangan pernah mengatakan hal buruk tentang orang tuaku dengan mulut kotor mu ... Setidaknya nya orang tua ku tak pernah menjadikan ku sebagai sapi perah sepertimu ... Kau dengar nyonya Choi mulai hari ini aku dan kau tak ada hubungan apapun dan apartemen ini tidak akan pernah aku biarkan kau menjual nya " ujar Min Young sambil pergi meninggalkan ahn Soon


Tanpa disadari Min Young ternyata Jun mengikutinya dan menguping penbicaraan mereka.


Saat mendengar pembicaraan selesai Jun pun bergegas pergi menjauh dari rumah itu....


Setelah selang 5 menit min young pun keluar dari rumah dan berjalan dengan suasana hati yang tak karuan... Ia benar - benar kacau. Ia berjalan sambil menundukkan pandangannya dan memeluk tubuhnya sendiri ...


Lalu tanpa sadar Min Young menabrak tubuh Jun, Min Young pun mengangkat wajah nya memandang Jun



" Jun " ujar Min Young yang kaget mendapati Jun berdiri di hadapannya, dengan pandangan lembut yang cukup sendu dari tatapannya tersirat kekhawatiran yang mendalam


" Kenapa kau disini ?" Tanya Min Young kaget


" Kau baik - baik saja ?" Tanya Jun cemas


" aku ... aku baik - baik saja " ujar Min Young


" Jun sebaiknya kita segera pergi dari sini sebelum ada yang melihat, kalau tidak semua nya akan menjadi semakin rumit " ajak min young sambil berjalan melewati Jun


Mereka berjalan berdampingan namun tak ada sedikitpun suara yang keluar dari mulut mereka.


Hingga sampai di mobil pun mereka masih diam, Min Young hanya diam menatap jalan dari samping kaca pintu nya..


Sesekali Jun memperhatikan min young wanita itu sangat terlihat kacau ... Wajah nya begitu sedih, marah, dan bingung ... Jun benar - benar tak tega melihat wanita yang ia sukai seperti itu ... Tapi ia tau, ia tak dapat melakukan apapun sekarang, jika ia bertindak gegabah maka mungkin saja Min Young akan membencinya...


Setelah beberapa lama berkendara mereka pun sampai di rumah


" Jun terima kasih untuk hari ini " ujar Min Young dengan senyum aneh di wajah Min Young, melihat senyuman penuh dengan keterpaksaan dan rasa sakit itu Jun benar-benar kehilangan akal sehat nya


Sontak Jun menarik tangan min young hingga wanita itu masuk kedalam pelukannya....


" Jika kau mau, kau bisa bercerita pada ku, agar beban mu tak terlalu banyak " ujar lembut sambil memeluk erat Min young


Entah kenapa mendapatkan pelukan dari Jun bukannya marah min you justru merasa lebih tenang, seketika senyum kecil pun muncul di bibir Min young.



" Terima kasih Jun " ujar Min Young sambil menyandarkan kepalanya Kebahu Jun ....


Mendapat reaksi seperti itu Jun pun senang dan memeluk Min Young erat namun lembut.


Sekitar 10 menit Jun memeluk min young ... Ia pun melepaskan pelukannya


" Apa kau sudah lebih baik " ujar Jun sambil metap min young, Min Young pun hanya mengangguk dengan senyuman khas nya yang manis


" Jun terima kasih banyak, aku akan menceritakannya padamu, tapi tidak sekarang " ujar Min young


" Ya, kau bisa menceritakan nya kapan saja saat kau siap aku pasti akan mendengar kannya " ujar Jun sambil tersenyum


" Sekarang sebaiknya kau istirahat, besok kau harus bertemu dengan direktur untuk membahas naskah mu " ujar Jun


" Kau juga beristirahat lah, kita berkendara cukup lama hari ini " ujar min young lembut


" Ya.. tidurlah yang nyenyak " ujar Jun

__ADS_1


" hmmmm, kau pun " ujar Min Young sambil mengangguk dan berlalu ke kamar nya. Begitu pun dengan Jun


__ADS_2