Si Janda Cantik

Si Janda Cantik
CURHATAN


__ADS_3

Malam pun tiba Min Young yang sedang berada di ruang tamu untuk bersantai sambil menonton drama di kagetkan dengan bunyi bel.


Min Young pun bergegas melihat interkom di dinding, dan di lihatnya wajah Jiho di sana, tanpa menunggu lama Min Young keluar dan membuka pintu gerbang.


" akhirnya kau datang " sambut Min Young sambil tersenyum


" tada " ujar Jiho sembari mengangkat bungkusan di tangannya


" wah chicken, sudah lama aku tak makan chicken dari kedai itu "


" terus kita akan berdiri di sini sampai kapan ?" tanya jiho yang belum di persilahkan masuk


" hahaha ayo masuk "


Jiho melihat sekeliling dengan kagum


" wah taman rumah ini sangat indah dan besar sekali "


" ini yang membuat ku betah tingg disini " ujar Min Young


sembari berjalan beriringan masuk kedalam rumah


" wah rumah nya rapi dan bagus sekali " kembali jiho mengungkapkan kekagumannya


min young hanya tersenyum sambari mengambil Bir di kulkas


" mau berkeliling " tanya Min Young


" ya " tanpa berfikir panjang


Min Young pun menunjukan setiap ruangan rumah dengan design interior yang unik.


" pantas saja kau betah disini, auranya membuat tenang " ujar Jiho yang kembali duduk di sofa


" hemmm, itu membuat ku lebih berfikir jernih dan bisa mendapat inspirasi untuk menulis "


Jiho pun menganggu setuju.


" Si penulis itu pergi berapa lama ?"


" mungkin sekitar dua samapai tiga hari "


" hemm "


" maka dari itu selama dia tak ada bisa kan kau menemaniku "


" haih kau seperti tak tau appa saja "


" jika bukan karena pekerjaan mana mungkin di mengizinkanku tak pulang "


" mana mungkin paman tak mengizinkan mu menginap dengan ku "


" hehe kau tak mengingat sesuatu "


Min Young pun terdiam dan mencoba mengingat sesuatu.


" ah ... benar, kau berbohong menginap dengan ku sedangkan sebenarnya kau pergi berlibur dengan Taekgu " ujar Min Young dan Jiho hanya tertawa cekikikan.


Mereka pun mengobrol dengan asik, namun di kepala min young masih banyak hal yang di pikirkan, membuatnya beberapa kali tak fokus mengobrol dengan sahabatnya itu.


Jiho yang sadar dengan tingkah aneh sahabatnya itu pun, langsung bertanya


" ada apa ?" tanya jiho, min young sontak tersentak dengan pertanyaan jiho

__ADS_1


" apanya ?"


" kau tak bisa menyembunyikan apapun dari ku " ujar Jiho


Min Young hanya terdiam dan menghela nafas panjang


" ayo ceritakan padaku, kita sudah berjanji untuk selalu berbagi hal apapun "


Min Young pun mengumpulkan keberaniannya untuk bercerita pada Jiho.


" Jiho, jika aku mencoba membuka hati ku untuk pria lain bagaimana ?" tanya Min Young


" Tentu saja harus " Min Young menatap sahabatnya nya itu lekat


" hah .... " jiho menghela nafas panjang


" aku tau yang kau khawatir kan " ujar Jiho


" Miny dengarkan aku, berhentilah mengkhawatirkan pandangan orang lain, yang menjalani hidup mu ya dirimu, bahagia atau tidak itu tanggung jawab mu "


Min Young pun hanya terdiam mendengar ucapan sahabat nya.


" lagi pula, kau bukan berselingkuh dari Taek oppa, kau pun membutuhkan seseorang yang bisa melindungi mu "


" meski aku dan takegu akan selalu ada untuk mu, bukan berarti kami bisa selama 24 jam dalam 7 hari bersama mu "


" aku senang jika kau kembali membuka hatimu untuk pria lain, itu artinya kau sudah bisa membuka lembaran baru di hidupmu, bukan berarti kamu melupakan mediang suami mu, tapi hidup mu harusterus berjalan, lagi pula aku yakin Taek oppa pun berfikir hal yang sama denganku "


Min Young pun memulai mengeluarkan suaranya .


" Tapi bagaimana pendapat Taekgu, meskipun dia mendukung semua yang aku lakukan, dia tetap saja adik dari suami ku, dan bagaimana perasaannya saat Kaka iparnya secepat itu melupakan kakaknya ?"


" aku tak tau jelas apa yang akan di fikirkan Taekgu, tapi seperti yang aku katakan tadi berhentilah memikirkan pandangan orang lain "


" jika memang Taekgu tak suka, ya itu hak nya, dan hidup mu adalah hak mu, tak ada sangkut pautnya dengan orang lain, jika kau bahagia maka lakukan "


Jiho pun kembali menghela nafas panjang sembari memandangi sahabatnya nya.


" ayolah Miny jangan terlalu memikirkan hal tak penting seperti itu, jalani saja hidupmu dengan katahatimu "


Min Young mengangkat wajah nya, sehingga mata mereka bertemu.


" jadi siapa pria itu ?" tanya jiho


Min Young pun membulatkan matanya mendengar pertanyaan gambalng sahabatnya


" Si penulis terkenal itu ?" Tebak Jiho


Min Young samakin melebarkan matanya, bagaimana bisa tekanan sahabat nya itu bisa tepat


" bagaimana kau tau ?" tanya Min Young gugup


" ahh ternyata benar "


Min Young pun kembali diam dengan wajah penasaran


" Aku mengenalmu bukan baru beberapa bulan, tentu saja aku tau semua perubahan sikap mu "


" apa maksud mu "


" setiap kau bercerita tentang dia matamu pasti akan berbinar, menurutmu aku tak akan tau ?"


" Jika kau berpikir begitu, maka kau bodoh, kau saja bisa tau apapun yang terjadi pada ku, lalu bagaimana bisa aku tak tau apa yang sedang kau rasakan "

__ADS_1


" jadi apa kau sudah mengungkapkan perasaanmu padanya ?" tanya jiho


" sebenarnya ... " ucapan Min Young menggantung sejenak


" sebenarnya apa ?" desak jiho


" sebenarnya satu bulan yang lalu kami pergi kencan dan dia yang lebih dulu mengatakan bahwa dia menyukaiku, dan ingin menjalin hubungan dengan ku ".


Sontak Jiho melompat kegirangan,


" benarkah ?"


" hemmm "


" lalu ?"


" dia memberiku waktu untuk berfikir, karena dia tau situasi saat ini, dan dia akan menungguku "


" itu sangat bagus, artinya dia benar-benar menyukaimu apa adanya "


" begitulah "


" lalu apa kau sudah memberi jawaban untuk nya ?"


Min Young hanya menggelengkan kepalanya pelan.


Jiho pun mengusap wajah nya frustasi


" YAA.. Kim Min Young Kau ini benar - benar membuat ku kesal " gerutu Jiho


Min Young pun tersentak kaget melihat sahabatnya bangkit dari duduk dan memegang pinggang nya.


" apa kau menyukainya ?"


Min Young mengangguk pelan


" apa kau mencintainya ?"


" iya "


" saat kau bersamanya apa kau bahagia "


" tentu saja "


" sekarang dia tak ada apa kau merindukan nya "


Min Young pun kembali mengangguk kan kepalanya pelan.


" lalu apa lagi yang kau tunggu, jika dia kembali cepat beri dia jawaban, jangan sampai kau menyesal nantinya "


" ingat kebahagiaan an mu adalah hak dan tanggung jawab mu, ikuti kata hatimu "


Min Young pun tersenyum mendengar dukungan sahabatnya itu


" ayo bersulang, untuk cintamu "


Min Young pun bangkit dan mengangkat kaleng minuman di tangannya


" bersulang "


Mereka pun tertawa bersama dan mengobrol hingga larut malam.


____________________________________

__ADS_1


BERSAMBUNG


Jangan lupa LIKE, KOMEN, FOLLOW, VOTE, dan bantu SHARE


__ADS_2