
Semakin hari hubungan min young dan Jun semakin dekat, tapi mereka tetap masih bisa menjaga sikap profesionalisme saat bekerja.
Satu bulan berlalu sudah setelah mereka melakukan Kencan, tak ada jawaban dari mulut Min Young yang menyiratkan bahwa dia telah membuka menerima cinta Jun.
Namun siapapun yang melihat, pasti tau jika Min Young sudah memberikan hatinya pada Jun, dan itu lah yang di tafsir kan Chanyeol saat melihat kedekatan dua sejoli itu.
Hampir setiap hari Min Young memasak untuk mereka makan, seperti yang sedang di lakukan Min Young saat ini, dia sedang memasak makan malam untuknya dan juga Jun.
Setelah selesai memasak Min Young pun memanggil Jun untuk makan.
" Jun ayo makan malam dulu "
" ya " Jun pun meninggalkan pekerjaannya dan duduk di meja makan.
" wah, makanannya terlihat enak " ujar Jun
" ayo makan "
" hemm "
mereka pun makan malam sambil mengobrol ringan, mereka tampak seperti pengantin baru.
" Besok aku, harus pergi beberapa hari untuk menemui ayah ku " ujar Jun
Min Young pun terdiam sejenak
" kenapa baru mengatakannya sekarang ?" tanya Min Young dengan wajah sayu.
" ayah baru kemarin malam menghubungiku dan memintaku menemuinya "
" hemmm, begitu "
" kau tak apa sediri di rumah "
" jangan khawatir, aku akan baik - baik saja "
" oh ya Jun, jika aku meminta sahabat ku menginap apa tak masalah "
" lakukanlah apa yang kau mau, yang terpenting kau tak merasa kesepian saat aku pergi "
" hemmm, terima kasih Jun "
" untuk apa berterima kasih, kau bisa menganggap rumah ini rumah mu "
Min Young pun tersenyum manja, dan mereka pun melanjutkan makan malam yang di penuhi obrolan asik.
________________________________________
Pagi Ini, Min Young bangun lebih pagi dari biasanya.
Dia berniat membuatkan Jun sarapan dan bekal selama di perjalanan.
Saat sedang sibuk memasak Jun pun terbangun dan mendapati sarapan sudah tertata rapih di meja makan.
Sadar dengan kehadiran Jun Min Young pun membalikan badannya dan tersenyum manis.
" kau sudah bangun " ujar min Young
" hemm "
" ayo duduk dan sarapan " perintah Min Young sembari tangannya masih bekgulat dengan kotak makan.
" untuk apa kotak makan itu "
" ahh ... ini untuk bekal mu di perjalanan "
Jun pun tersenyum senang mendengar ucapan Min Young, lalu Jun mendekatkan tangannya ke pucuk kepala Min Young, dan mengelus lembut kepala Min Young.
" Terima kasih "
Min Young pun tersipu malu mendapat perlakuan manis dari Jun.
Mereka pun memulai sarapan, setelah selesai sarapan Jun dan Min Young sama - sama memasuki kamar mereka masing - masing untuk membersihkan diri.
Setelah selesai mempersiapkan diri dan barang yang akan di bawa Jun pun keluar kamar dan di dapatinya Min Young yang sedang membungkus kotak bekal yang tadi dia buat.
__ADS_1
" aku pergi sekarang " ujar Jun
" ah kau sudah selesai berkemas "
" ya "
" jangan lupa bawa ini " ujar Min Young seraya menghampiri Jun dengan kotak bekal di tangannya.
Jun pun mengangguk.
Mereka berjalan beriringan keluar rumah, dan memasuka barang - barang yang akan di bawa Jun ke mobil.
" baik - baik di rumah " ujar Jun
" hemm "
" jangan melupakan makan "
" tentu, kau pun berhati - hatilah di jalan, jangan lupa makan bekal nya "
" pasti "
" cepat lah kembali, aku pasti akan merasa kesepian dan merindukanmu " ujar Min Young dengan wajah cerah, Jun pun kembali mendekatkan tangannya di pucuk rambut Min Young
" aku pasti cepat pulang "
" janji "
" janji "
Min Young pun tampak senang dengan ucapan Jun dan merekahkan tawa nya.
Begitu sangat manis, sehingga membuat Jun lekat memandangi wajah Min Young.
Jun pun masuk kedalam mobilnya, dan Min Young masih setia berdiri memandangi mobil Jun yang sudah melaju jauh meninggalkan rumah.
Min Young pun kembali masuk kedalam rumah dan memulai pekerjaan nya.
" Nu'na " panggil Chanyeol yang entah sejak kapan datang
" kapan datang ?" tanya Min Young
" hemm baru saja "
" oh "
" ayo makan, aku sudah membelikan mu Jajangmyeon "
" wah sepertinya sangat enak "
Min Young pun bangkit dan duduk bersama Chanyeol di meja makan
" Nu'na "
" ya "
" kau tak apa sendirian dirumah "
" sebenarnya aku akan mengundang teman ku menginap "
" apa ? "
" kenapa ? "
" sepertinya Nu'na harus bertanya dulu pada Jun Hyung "
" Sudah " ujar Min Young datar sembari menikmati makanannya
" lalu ?"
" apanya ?"
" tanggapan Jun "
__ADS_1
" dia tidak keberatan "
" benarkah ?"
" hemm "
Chanyeol pun terdiam sesaat mendengar ucapan Min Young
" aku tak menyangka dia akan memberikan izin semudah itu " sontak ucapan Chanyeol membuat dahi Min Young mengkerut sempurna
" hemm, kenapa ?"
" Baru kali ini, aku mendengar Jun memperbolehkan orang lain, selain aku dan pada asistennya bahkan hanya untuk bertamu "
Min Young pun hanya diam mendengarkan perkataan Chanyeol
" bahkan kerabatnya pun tak ada yang dia izin kan masuk ke rumah ini "
" benarkah "
" tentu, bahkan dulu ada kerabatnya yang datang jauh dari Busan, Jun Hyung justru menyewakan nya Hotel selama hampir 2 Minggu "
" Kenapa ?"
" Entahlah "
" hah sepertinya bos ku itu benar - benar jatuh cinta pada mu Nu'na " lanjut Chanyeol
Sontak membuat Min Young tersedak.
" Nu'na Kau tak apa ?" tanya Chanyeol yang kaget mendengar Min Young batuk tersedak
" Minumlah, minum " tambah Chanyeol dengan segelas air di tangannya.
Dengan cepan min young meminumnya.
" aish , kau ini bisa - bisa nya tersedak seperti itu, hanya karena aku mengatakan kekasih mu mencintaimu " ujar Chanyeol
Min Young hanya diam menatap bingung Chanyeol.
Chanyeol yang faham dengan tatapan Min Young pun menghela nafas kasar.
" haeuhh, siapa pun yang melihat akan tahu jika kalian sedang saling jatuh cinta " sontak Min Young membulat kan matanya
" benarkah "
" tentu, perhatian kalian satu sama lain membuktikan itu "
Min Young pun terdiam sesaat.
" sudah ayo lanjutkan makannya, setelah ini aku harus bertemu penerbit " ujar Chanyeol membuyarkan lamunan Min Young.
Sepeninggal nya Chanyeol Min Young duduk di meja kerja nya.
" apa benar sayang terlihat ?" gumam min young
" itu artinya aku sudah menujukan perasaan ku pada Jun, apa dia memahaminya ?"
" apa aku masih perlu untuk memberi jawaban padanya ?"
" tapi sudah satu bulan berlalu, dan Jun tak pernah menuntut jawaban dari ku "
" tapi jika kamu resmi berkencan, apa pandangan orang-orang "
" Oppa belum lama meninggal, dan aku sudah membuka hati untuk pria lain, apa aku wanita yang buruk "
" agghhh Entahlah " teriak Min Young frustasi
Tersirat jelas kekhawatiran di wajah Min Young. Namun Wanita itu tak mau berfikir terlalu keras dan melanjutkan pekerjaan nya, sembari menunggu Jiho datang.
_________________________________________
BERSAMBUNG
Jangan lupa LIKE, KOMEN, FOLLOW, VOTE dan bantu SHARE
__ADS_1
Terima kasih.