Si Janda Cantik

Si Janda Cantik
Miny dan Juny


__ADS_3

Episode sebelumnya....


Jun yang mendapat pelukan dari Min Young pun sontak kaget, seketika wajahnya memerah jantungnya berdegup kencang, dan dengan jelas Min Young bisa mendengar suara degupan jantung Jun.


Min young pun melepaskan pelukannya dan mengarahkan pandangannya ke wajah Jun, seketika mata mereka pun. bertemu dan min young dengan jelas mendapatkan wajah Jun yang memerah.


" Kau ... " Ujar Min Young sambil menujukan jari nya kearah wajah Jun


Sontak Jun pun menghindar dan membalikan badannya lalu berjalan cepat menuju mobilnya


" Ayo cepat naik " teriak Jun sambil menaiki mobilnya


Min Young pun berlari cepat menghampiri Jun dan masuk ke mobil nya.


-----------------------


Sepanjang perjalanan mereka tak berbicara sedikitpun, suasana pun terasa sangat canggung.


Sesampainya di rumah, Jun bergegas turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah di ikuti Min Young.


" Selamat malam " ujar Jun sambil berlalu menuju kamarnya


Mendengar ucapan tiba - tiba dari Jun Min Young sedikit kaku saat menjawab ucapan jun.


" ah ya .... " Jawab Min Young gugup sambil membalikan badan menghadap pintu kamar Jun yang sudah tertutup.


Melihat Jun yang sudah masuk kamar Min young pun masuk ke kamarnya.


--------------------


Di kamar Jun


Jun berdiri di balik pintunya dengan wajah yang merona..


" ah bisa gila aku " gumam Jun


" Pasti tadi sangat jelas terdengar suara jantung ku " gumam Jun lagi


" ahhh memalukan " ujar Jun sambil mengacak rambutnya dan ia pun berlalu ke kamar mandi


----------------------------


Di kamar Min Young


" Suara jantung nya sangat lencang, aku benar-benar bisa mendengarnya " ujar min young sambil duduk di ujung ranjang


" Wajahnya pun sangat merah ..... Apa dia .... ?" Gumam min young sambil memiringkan kepalanya


" ah tidak tidak ... " Gumam Min Young sambil bangkit dari ranjang dan masuk ke kamar mandi


Jun dan Min Young pun kembali kemarau dan tidur ...


----------------


Suasana canggung Jun dan Min Young berlanjut sampai 1 Minggu. Saat di ruang kerja mereka benar - benar diam tak berbicara jika buka soal naskah.


Dan saat makan siang pun Min Young lebih sering menghindar dengan makan di luar, atau bahkan tidak makan.


Chanyeol yang tak mengerti apapun menjadi bingung dan tak nyaman dengan ke Canggung ini.

__ADS_1


" Sudah 1 Minggu sikap mereka seperti ini ada apa sebenarnya " batin Chanyeol sambil memandangi mereka yang sedang duduk di meja kerja nya masing - masing.


" Hah jika aku bertanya pada nya dia tidak akan menjawab apapun " batin Chanyeol sambil memamndang Jun


" aku harus bertanya pada nya " batin nya lagi sambil beralih memandangi min young.


" Hah benar - benar membuat orang tidak nyaman " guna Chanyeol, mendengar gumaman Chanyeol serentak Jun dan min young menoleh pada Chanyeol .


" Kau bicara apa ?" Ujar mereka bersamaan, merekapun sontak saling pandang, seketika wajah mereka pun memerah, melihat momen itu Chanyeol pun bangkit dengan kesal


" Hah .... Nona Kim ayo ikut aku " ajak Chanyeol kesal


" aku ?" Tanya min young bingung


" Iya yang bermarga Kim disini hanya kau bukan ?" Ujar nya kesal


" ah iya .... " Ujar min young sambil bangkit dan berjalan mengikuti Chanyeol


Jun memandangi mereka pergi dari balik meja kerjanya.


Min young terus mengikuti Chanyeol sampai ke taman depan rumah dan duduk di bawah pohon.


" Sore seperti ini memang sangat nyaman duduk di bawah pohon " ujar Chanyeol sambil memandangi langit


" Ya ... Cuacanya pun ceramah membuat sangat nyaman " ujar Min Young sambil menyandarkan tubuh nya ke pohon.


" Lebih baik bukan " ujar Chanyeol, min young pun menatap bingung ucapan Chanyeol.


Chanyeol pun mengarahkan pandangannya pada Min Young, dan mulai berbicara


" nona Kim " panggil Chanyeol serius


Chanyeol pun sejenak diam, dan kembali bicara


" Baiklah aku akan memanggilmu Nu'na , tidak masalahkan ?" Ujar Chanyeol di ikutin anggukkan Min Young tanda setuju


" Oke, Nu'na kenapa dengan kalian ?" Tanya Chanyeol dengan wajah menuntut jawaban


" Kalian .... Apa maksudmu ?" Tanya balik Min Young seraya memalingkan wajah


" Ishhhh .... Kau jangan pura - pura tak mengerti, cepat katakan " desak Chanyeol


Min Young pun sangat faham dengan ekspresi itu, iya mengembuskan nafas panjang.


" Entahlah, aku pun tak terlalu yakin, kenapa bisa tiba - tiba saja seperti ini " ujar Min Young sambil menatap lurus ke jendela ruang kerja


" apa kalian tak sengaja berciuman ?" Iseng Chanyeol, seketika Min Young membulatkan matanya kaget


" Tidak ... Tidak kami tidak seperti itu " bantah min young dengan suara cukup keras ...


" Lalu ?" Desak Chanyeol


" Kami ... Kami .... " Ujar min young gugup


" Kami kenapa .... Cepat lanjutkan "


" Kami tak sengaja berpelukan .... " Ujar min young dengan wajah memerah malu mengingat kejadian Minggu lalu


" Tapi ... Itu tak sengaja ... Itu karena aku kaget dengan suara letusan yang keras ... " Ujar min young dengan cepat dan gugup

__ADS_1


" Hahaha ... Kalian ini benar - benar .... Hanya karena itu bisa sampai Secanggang ini " usai berbicara dengan tertawa Chanyeol sontak memeluk Min Young, sontak Min Young kaget dan mendorong Chanyeol menjauh darinya


" Apa yang kau lakukan ?" Tanya min young kesal


" See ... Benar dugaan ku " ujar Chanyeol


" Apa maksudmu " tanya min young kesal


" Haha .... Nu'na cari saja jawabannya sendiri " ujar Chanyeol sambil bangkit dan meninggalkan Min Young sendiri tidak bawah pohon


" Kenapa dengan anak itu " ujar Min Young kesal sekaligus bingung


Jun yang mengintip dari jendela ruang kerja tampak kesal saat melihat Chanyeol memeluk min young.


" Apa yang kau lakukan " ujar Jun saat mendengar pintu terbuka


" Haha kau mengintip " ujar Chanyeol


Jun pun hanya diam dengan wajah menahan kesal


" Hah ... Kalian sudah tua untuk bertingkah seperti anak remaja " ujar Chanyeol sambil mengambil kunci mobilnya di atas meja


" Aku pergi, selesaikan sendiri masalah kalian .. oh ya jangan lupa direktur sudah mengirim email keputusannya padamu " ujar Chanyeol sambil meninggalkan Jun


" Hei kau mau kemana ?" Teriak Jun namun Chanyeol terus pergi ...


Jun duduk kembali di meja kerja nya dan membuka email yang di maksud ... Seketika wajah kesal Jun berganti dengan senyuman


" aku harus memberitahu nya " ujar Jun senang sambil bangkit dari duduknya dan keluar dari ruang kerja .


Saat sampai di ruang tamu langkahnya terhenti saat melihat pemandangan tak biasa di balik jendel.


Jun melihat Min Young yang sedang bermain dengan segerombolan anak kucing yang entah darimana datanya.



Min young tersenyum dengan sangat cantik. Sontak mata Jun membesar, dan wajah nya memerah melihat senyuman Min Young.


" Senyuman itu benar - benar tidak asing " batin Jun sambil tak melepas pandangannya dari min young ..


" Senyumannya benar - benar mirip dengan Miny " gumam Jun


Seketika fikiran Jun kembali ke masa saat iya kecil dulu.


" hai sedang apa kau ?" Ujar gadis kecil yang manis itu


Jun kecil pun mengarahkan pandangannya ke asal suara itu.


" Siapa namamu ?" Ujar gadis kecil itu


" Jun " ujar Jun singkat kata


" ah .. Jun .. aku akan memanggil mu Jun dan kau panggil aku Miny " ujar miny dengan senyum manis nya sambil mengulurkan tangannya Seraya mengajak berjabat tangan.



Jun hanya menatapnya bingung dan tak bangkit dari jongkoknya.


" Cepat berdiri , ayo kita main bersama " ajak miny masih dengan senyuman cantik nya.

__ADS_1


Sejak saat itu Jun dan mint berteman dan Jun selalu tertawa lepas saat bersama Miny ......


__ADS_2