
Episode sebelumnya .....
Min young pun menarik nafas panjang
" Apa kau mencinta Taekgu ?" Tanya min young lembut
" Pertanyaan macam apa itu, tentu saja aku sangat mencintainya " ujar Jiho bingung
" Lalu kenapa kau Tek mempercayai nya ?"
" Aku .... Bukan aku tak mempercayai nya aku hanya .... "
" Dengar kan aku... Aku sangat mengenal kalian dengan baik ... Dan aku yakin kalian bisa bahagia jika bersama, jika kalian takut soalnya orang tua Taekgu, kau tenang saja, Taekgu jauh lebih tegas di banding oppa, dan aku yakin dia
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Mi Young dan jiho berbincang hingga larut malam,
dan mereka pun tanpa sadar tertidur,
keesokan pagi nya Min Young bangun sedikit telat, ia mendapati jiho sudah tidak ada di kamar.
ia pun keluar kamar, dan mendapati jiho sedang sarapan
" paman mana ?" tanyanya saat tak melihat paman
" hemm dia sudah pergi pagi sekali " ujar jiho sambil menikmati sarapan nya
" cepat duduk "
ia pun duduk di depan jiho
" oh ya aku tak bisa mengantar mu pulang, karena ada meeting dadakan, jadi aku harus berangkat lebih pagi "
" tak apa "
ringtooh Hp Min Young berbunyi, menandakan ada telpon masuk,
ia pun menjawab panggilan itu
" ya " jawab Min Young
" apa kau baru bangun ?"
" tidak, aku sedang sarapan bersama jiho "
" jam berapa aku harus menjemput mu ?"
" itu merepotkan mu "
" akan lebih merepotkan jika kamu terlambat pulang karena macet "
" baiklah, jam 11 "
" baiklah, aku akan bersiap, sampai bertemu "
" ya "
Panggilan pun berakhir
" siapa ?" tanya jiho protektif
" Jun "
" penulis Lee Jun maksud mu ?"
Min Young hanya mengangguk
" sejak kapan kalian dekan sampai kau memanggilnya Jun ?"
" dia yang meminta ku untuk memanggilnya begitu, karena kami seumuran "
" benarkah, aku kira dia om om nakal "
__ADS_1
" hahaha, kau ini "
" kau harus berhati-hati dengan nya "
" tanang dia cukup baik kok "
" hanya cukup , belum berarti baik "
" ya ya ya " jawab Min Young acuh
mereka pun melanjutkan sarapan sambil berbincang ringan.
" aku pergi dulu ya, jangan lupa cuci piringnya " ujar jiho sambil bangkit dari kursi dan menyambar tas dan laptopnya
" hemm, berhati - hati lah di jalan "
" dahh "
Min young pun membalas lambaian tangan jiho,
setelah mobil jiho pergi dan tak terlihat aku masuk kembali kerumah dan bersiap
30 menit kemudian ...
ringtoon hp Min Young berbunyi lagi ...
" ya Jun " jawab nya
" aku sudah di depan "
" oke "
Min Young pun mengakhiri panggilan itu, dan bergegas menyambar tas dan berjalan cepat keluar rumah,
benar saja di depan rumah mobil Jun sudah terparkir, dan di dalamnya nampak sosok yang tidak asing sedang mengamatinya sambil tersenyum kecil.
Min Young pun tanpa ragu membalas senyuman itu sambil melambaikan tangan pada Jun.
" kau menunggu lama " tanya Min Young saat sudah di dalam mobil
" tidak " ujar Jun sambil melajukan mobil nya
" syukurlah, jika ia aku merasa tidak enak "
" maka kau harus membalas kebaikan ku "
" ya ya, akan ku balas semua kebaikan mu "
" kata - kata mu, aku anggap sebagai janji "
Min Young pun hanya tersenyum malas mendengar ucapan Jun
" kita langsung pulang kan ?" tanya Min Young
" ya, pekerjaan mu sudah menumpuk "
" kau benar, aku akan lembur hari ini "
" setelah mengantarmu ke rumah, aku harus pergi lagi "
" pergi ?"
" aku harus menemui seseorang "
" pacar mu ?" tanya Min Young serius
" kau fikir aku punya waktu untuk menjalin hubungan dengan orang luar ?"
" ya mana ku tau, mungkin saja teman masa kecilmu itu kembali "
" sayang nya bukan dia " jawab Jun dengan wajah suram
__ADS_1
Min Young pun menangkap perubahan wajah Jun itu.
tak beberapa lama mereka pun sampai rumah,
Min Young pun melepas sabuk pengaman nya, dan bersiap keluar dari mobil
" Jun gak masuk dulu ?"
" aku langsung pergi, naskah yang harus kau kerjakan sudah aku susun di meja mu "
" baiklah, hati - hati di jalan "
Min young pun turun dari mobil dan menunggu mobil Jun sampai menghilang dari pandangannya.
Min Young pun masuk kedalam rumah,
sesampainya di ruang tamu ia melihat Chanyeol sedang membaca tumpukan kertas tebal di tangannya.
" aku pulang " ujar Min Young
" Nu'na "
" sedang apa ?"
" ah membaca perjanjian penerbitan buku Jun "
" kenapa bukan dia yang membaca nya "
" di suka menulis, tapi dia tidak suka membaca, apa lagi kontra kerja seperti ini "
" dasar aneh, mana bisa seorang penulis tidak suka membaca "
Chanyeol hanya mengangkat kedua bahu nya seraya memberikan jawaban
" lalu dari mana dia mendapat inspirasi untuk menulis "
" dengan memandangi foto teman kecil nya "
" hah ?" Min Young pun bingun
" aku pernah mendengar dia punya teman kecil yang sudah lama tak bertemu, tapi apa sepenting itu ?" tambah min young bingung
" entahlah, yang pasti semua novel nya terinspirasi dan teman kecilnya "
" benar - benar tidak bisa di prediksi " ujar min young
Chanyeol pun hanya tersenyum
" ya sudah aku masuk dulu ya " ujar min young sambil berlalu kamar dan mengganti baju jiho yang ia pinjam
tak lama min young pun keluar kamar dan menuju ruang kerja,
matanya mendadak terbuka lebar melihat tumpukan naskah di mejanya
" hah, bukan kah aku meninggal kan pekerjaan tidak sampai 1 hari,kenapa banyak sekali " ujar Min Young kaget dengan apa yang ia lihat
" apa Jun tidak tidur semalaman untuk membuat naskah ini ?"
" hah dia benar - benar gila jika sudah mendapat inspirasi "
" aku harus mulai dari mana, ini sangat banyak "
Min Young pun duduk kursinya sambil membaca tumpukan naskah di mejanya,
tampak jelas wajah frustasi min young,
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
BERSAMBUNG
Terima kasih buat temen-temen yang setia nunggu update episod dari Si Janda Cantik, aku udah lama ba get Hiatus, di karenakan kesibukan lain
semoga sekarang aku bisa lebih fokus buat Melanjutkan Kisah Jun dan Min Young ....
__ADS_1
selalu dukung dan semangati aku ya teman - teman
jangan lupa like novel ku, favorit novelku dan vote novelku