
Royal Restauran
Langit telah berubah gelap, semua pengunjung telah meninggalkan restauran itu artinya Min Young dan rekan nya yang lain sudah bisa bersiap untuk pulang.
Setelah selesai merapikann restauran dan menutup nya Min Young bergegas untuk pulang.
Tin tin
Suara klakson mobil mengagetkan Min Young. Dan sontak ia pun mengarahkan pandangan ke sumber suara itu. Dan tersenyum saat tau siapa yang ada di dalam mobil itu.
" Masuklah, aku akan mengantarmu pulang " ajak Hyun Sik dari dalam mobilnya.
Tanpa berfikir panjang Min Young pun masuk kedalam mobil.
" Kenapa kau kembali ke restoran ?" Tanya Min Young sambil mengenakan sabuk pengaman nya, dan Hyun Sik melajukan mobilnya.
" Habis bertemu teman dekat sini, kulihat kau sedang mengunci pintu " ujar nya sambil menatap lurus ke jalan.
Min Young pun hanya mengangguk pelan
" Hari ini kau akan mengirim email itu ?" Tanya Hyun Sik penasaran
" Sepertinya baru besok pagi aku mengirimnya, malam ini akan aku siapkan dulu " ujar Min Young sambil mengarahkan pandangannya ke Hyun Sik
----------
Rumah Lee Jun
Chanyeol pun kembali ke rumah Lee Jun dengan senyum lebar yang mengembang di wajah nya. Ia pun memasuki ruangan kerja Jun.
Jun yang melihat kedatangan Chanyeol pun terheran dengan ekspresi wajah manajernya itu.
" Kenapa wajah mu seperti itu ?" Tanya Jun dengan tatapan dingin.
Chanyeol pun semakin melebarkan senyumannya dan berjalan mendekati meja Jun.
" Hyung aku sudah mendapatkan kandidat asisten penulis untuk mu " ujar Chanyeol semangat
" Secepat itu ?" Tanya nya tak percaya. Chanyeol pun mengangguk pasti.
" Kau sudah memastikan kerjanya bagus " selidik nya
" Mungkin besok dia akan mengirimkan profile dan portofolio nya, sebagai info saja di beberapa kali menang lomba karya tulis, dan novel nya di terbitkan di web novel premium, dia juga kuliah di jurusan sastra " jelas nya semangat
Jun hanya diam tanpa ekspresi mendengar penjelasan Chanyeol.
" Ishhhh orang ini benar - benar bersifat buruk " batin Chanyeol dengan mengarahkan tatapan mencibir pada Jun
--------------
Apartement Min Young
" Terima kasih sudah mengantarku " ujar Min Young dari luar mobil Hyun Sik
" Tak masalah, lagi pula rumah kita satu arah, kalau begitu aku pergi sekarang, masuk lah " jawab Hyun Sik
" ya , Kau hati - hati di jalan " ujar Min young sambil melambaikan tangannya.
Hyun Sik pun melajukan mobilnya meninggalkan Min Young di depan gedung apartement nya.
Setelah melihat mobil Hyun Sik pergi Min Young membalikan badannya dan berjalan masuk ke apartemennya.
Tring pintu lift pun terbuka
" Jiho " panggil Min Young saat mendapati sahabat nya itu di dalam lift, dan dia berjalan masuk lift.
" Kau buru pulang ?" Tanya Jiho kaget
" Hem, hari ini restauran cukup ramai, kau sendiri dari mana selarut ini " tanya Min Young penasaran
" Ah ... Ada acara makan kantor di dekat sini, jadi ku pikir lebih baik tidur disini " jelas nya
Tring pintu lift pun terbuka dan mereka pun keluar menuju kamar apartemen Min Young.
Merekapun masuk dan duduk di sofa bersamaan.
" Ahh lega nya bisa duduk di sofa empuk ini, punggung ku rasanya sakit sekali " ujar Jiho Sambil merentangkan tangannya
Min young pun melirik Jiho sambil tersenyum.
" Jiho " panggil Min Young
" Hem "
" Aku mendapat tawaran menjadi asisten penulis " jelas nya dengan santai dengan senyum mengembang di wajahnya
__ADS_1
" Benarkah ?" Teriak Jiho tak percaya sambil menegakkan posisi duduknya dan memandang lekat Min Young
Min Young pun mengangguk dengan sangat.
" Siapa penulisnya ?" Tanya Jiho penasaran dengan mata berbinar
" Kau tau ini benar - benar gila, aku mendapat tawaran dari manager Lee Jun " ujar Min Young dengan sangat bersemangat.
" Wahhhhh " teriak Jiho
" Gila ini benar - benar gil.... " teriak Jiho namun di hentikan Min Young dengan menutup mulut Jiho
" Perankan suaramu, ini sudah tengah malam " ujar Min Young
" Maaf maaf aku Sagan bersemangat " ujar Jiho sambil menurunkan tangan Min Young dari mulut nya
Min young pun tersenyum senang.
" Bagaimana bisa kau mendapat tawaran langka ini ?" Tanya Jiho
" Kau ingat Hyun Sik ?" Tanya Min Young
" Teman kuliahku yang jadi direktur mu " jalannya
" Benar, ternyata manager Lee Jun adalah juniornya saat SMA " jelasnya dengan bersemangat sambil menyandarkan punggungnya di sofa.
" Wah , hebat. Bisa ada kebetulan yang sehebat itu, benar - benar gila " ujar Jiho kagum
" jika kau bekerja untuk Lee Jun jalan mu untuk menjadi penulis akan sangat lancar bukan " tambah Jiho
" Kau benar, aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, aku harus bekerja dengan sangat giat, besok aku harus mengirim profile dan portofolio ku ke manager nya " ujar Min Young dengan semangat yang membara
" Lalu kau sedang menunggu apa lagi, ayo siapkan sekarang " perintah Jiho semangat
" Ah kau benar, " ujar Min Young sambil bangkit dari duduknya dan berjalan menuju kamarnya
Jiho pun tersenyum bahagia melihat sahabatnya itu,
Setelah membersihkan diri Jiho pun tidur dan Min Young masih berkutat dengan laptopnya.
------------------
Keesokan paginya
Min young terbangun dan langsung membuka laptopnya nya untuk mengirim email pada Chanyeol.
" emh " lenguh Jiho sambil membuka matanya,
Min young yang mendengar lenguhan Jiho pun menoleh kebelakang dan mendapati sahabatnya sudah membuka matanya
" Kau sudah bangun " ujar Min Young
" hm, kau sudah mengirim email nya " tanya Jiho sambil duduk di ranjang,
Min young pun mengangguk semangat.
" Aku benar-benar berharap Lee Jun akan suka dengan portofolio ku " ujar minyak Young penuh harapan
" Dia pasti akan suka, pengalaman mu untuk jadi seorang asisten penulis sudah sangat baik menurut ku, beberapa karya mu bahkan di terbitkan di ******** premium, dan pembacanya pun cukup banyak " ujar Jiho meyakinkan sahabatnya
Min Young tersenyum dan melompat memeluk Jiho erat.
" Jiho akhirnya jalan mimpiku mulai terbuka lebar " ujar Min Young bahagia.
---------------
Rumah Lee Jun
" Hyung .... Hyung " teriak Chanyeol sambil berlari menghampiri Jun yang sedang membuat kopi di dapur
" Ada apa sepagi ini kau sudah berisik " ujar Jun ketus
" Dia sudah mengirim portofolio nya " ujar Chanyeol semangat
" Apa perlu sesenang itu ?" Tanya Jun dingin
" Tentu saja " jawab Chanyeol
" Artinya aku terbebas dari iblis sepertimu " ujar Chanyeol dengan wajah konyol nya.
" Apa kau bilang ?" Geram Jun
" Hah... jika kau marah, kau tak ubah nya iblis " dengan suara dan tatapan meledek Jun
Jun hanya menanggapinya dingin dan berlalu menuju ruang kerjanya sambil membawa secangkir kopi. Chanyeol pun mengekorinya, sesampainya di ruang kerja Jun Chanyeol memprint email yang di kirimkan Min young.
__ADS_1
" Nih " ujar Chanyeol sambil menyodorkan kertas pada Jun
Jun pun mengambilnya dan membaca dengan seksama profil dan portofolio Min Young.
" hah ... Apa Kau gila memilih seorang asisten yang sudah menikah " ujar Jun keaal, sambil memandang tajam pada Chanyeol yang duduk di hadapannya
" aaah .... iya, dia memang sudah menikah, tapi suami nya baru saja meninggal dan dia belum punya anak " jelas Chanyeol
Pandangan Jun pun sedikit melembut mendengar penjelasan Chanyeol.
" Aku rasa tidak buruk " ujar Jun sambil meletakan kertas yang ia pegang di atas meja
" Suruh dia datang besok " tambah Jun
Chanyeol pun tersenyum sumeringah mendengarnya, Betapa tidak, jika Jun cocok dan kerja Min Young bagus setidaknya nya pekerjaan nya jauh lebih ringan dan lagi tidak akan mendengar perintah gila dari pria dingin itu.
" Baiklah aku akan mengabari nona Kim untuk datang besok " ujar nya sambil bangkit dari duduk nya
Melihat Chanyeol beranjak bangkit ia pun mengernyitkan dahi nya.
" Lalu kau mau kemana ?" Tanya Jun dingin
" Memberi tahunya " jawab Chanyeol dengan buka bodoh
" Kau tak punya HP ?" Tanya Jun ketus
" Ada " jawab Chanyeol kebingungan
" Lalu, apa masih perlu kau untuk mendatangi nya ?" Tanya Jun kesal dengan tingkah bodoh managernya
Chanyeol pun hanya diam mematung mencerna perkataan Jun
" Hah, bagaimana bisa aku memiliki manager sebodoh ini " batin Jun kesal
" Kau tinggal telpon saja dia lalu kirim alamat kita lewat pesan, kau tak perlu mendatanginya, sabgat membuang - buang waktu , lebih baik kau bantu aku mengerjakan ini " sambil melempar sketsa naskah untuk buku nya
Akhirnya Chanyeol pun faham. Ia mengambil naskah itu dan meninggalkan Jun di ruang kerjanya.
---------------
Siang hari di Royal Restauran
Drrrrrrd drrrrrrd hp di saku Min Young bergetar.
Min young pun berjalan ke area belakang restauran.
" Hallo " Ujar Min Young
" Selamat siang nona Kim, ini aku Chanyeol, Ji Chanyeol " Jelas nya
" ah tuan Ji "
" Iya ini aku, nona apa besok anda bisa datang untuk bertemu Penulis Lee ?"
" Besok ?" Tanya Min young tak percaya dengan apa yang ia dengar,
" Betul "
Seketika senyuman Min Young mengembang, tanpa menunggu lama Min Young langsung menjawabnya dengan sangat yakin
" Tentu saja saya bisa , saya harus datang kemana dan jam berapa ?" Tanya nya semangat
" Haha rupa nya anda sedang sangat bersemangat nona Kim " Ujar Chanyeol jenaka
" Haha anda bisa saja " Jawab Min Young
" Alamat dan waktu nya akan aku kirim lewat pesan "
" Baiklah, terima kasih Tuan Ji "
" Ya , sampel bertemu besok nona Kim "
" Iya tuan ..."
Lalu telpon pun terputus, Min Young tanpa berfikir panjang langsung pergi menuju ruangan Hyun Sik.
Tanpa mengetuk pintu ia langsung masuk ke ruangan direktur yang tak lain adalah temen kuliah nya
Hyun Sik pun kaget melihat kedatangan Min Young
" Ada apa ?" Tanya Hyun Sik kaget
" Besok aku akan bertemu penulis Lee Jun " sambil mendekat ke arah meja teman nya itu Dengan senang sambil melompat kecil seperti seorang gadis kecil yang baru saja di belikan permen.
Melihat temannya sangat gembira Hyun Sik pun bangun dari duduk nya dan mendekat ke arah Min Young
__ADS_1
" Benarkah ?" Tanya Hyun Sik memastikan dan Min young mengangguk girang
" Baguslah, semoga besok berjalan lancar " ujar Hyun Sik senang sambil menggenggam tangan Min Young,