
Episode sebelumnya....
Melihat Min Young menangis Jun pun sontak merengkuh kedua tangan Min Young dan membalikan badan Min Young kehadapannya.
" Jangan bodoh kau tak sendiri disini " ujar Jun, Min young pun hanya menatap Jun bingung.
" Ada aku disini, kau bisa menceritakan semua masalah mu pada ku, kau bisa membagi semua beban mu padaku " ujar Jun mendengar ucapan Jun min young pun membulatkan matanya.
Melihat ekspresi Min Young sontak Jun sadar dengan ucapannya, ia pun seketika gugup dan melepas genggaman tangannya.
" aku akan membantu mu, keran kau juga sudah mau membantuku menyelesaikan buku ini " ujar Jun gugup
Min young pun tersenyum mendengar ucapan Jun
" Terima kasih Jun, kau benar-benar sangat baik, aku sungguh beruntung bisa bekerja dengan mu " ujar Min Young senang.
------------------
Jun pun meneguk beer miliknya untuk menutupi kegugupannya, wajah Jun sudah tampak jelas merona ...
" Jun apa kau sudah mabuk ?" Tanya Min Young saat melihat wajah Jun sudah memerah.
" ah ... Itu ... Wajahku akan memerah saat kedinginan " ujar Jun gugup
" benarkah ? Jika begitu Sebaiknya kita turun, sebelum kau terkena flu " ujrar Min Young dengan wajah khawatir.
" ah .... Ya ... Ayo kita turun dan istirahat " ujar Jun gugup sambil bangkit dari kursinya, Min Young pun tersenyum dan mengikuti langkah Jun dari belakang.
" Selamat malam Jun " ujar Min Young sambil membuka pintu kamarnya.
" Selamat malam juga " ujar Jun sambil terus menatap Min Young yang memasuki kamarnya.
Sejenak Jun hanya terdiam berdiri menatap pinta kamar Min Young.
" Setiap di dekatnya jantung ku selalu berdegup kencang, dan aku selalu ingin melindunginya " Gumam Jun
Jun pun menyadarkan dirinya dan masuk kedalam kamar, di dalam kamar Jun memandanginya sebuah foto, disana terpasang 2 anak kecil yang tersenyum lebar.
" Setiap melihat senyum nya aku selalu teringat padamu, kalian memiliki senyum yang sama, sekarang kau di mana Miny " gumam Jun
---------------------
3 hari pun berlalu dengan begitu cepat, hubungan Jun dan Min Young sudah jauh lebih dekat,
Min young bangun lebih pagi, ia menyiapkan sarapan dan bekal.
Ya hari ini min young memutuskan untuk pergi ke pantai bersama Hyunsik.
" Kau sedang apa ?" Tanya Jun yang baru saja keluar dari kamarnya
" ah aku sedang membuat bekal "
" Bekal ?" Tanya Jun
" ya ... Bukan kah aku sudah mengatakannya, hari ini aku akan pergi dengan teman " ujar Min Young sambil merapikan bekalnya.
Jun pun mengerutkan dahinya. Sambil menatap Min Young penasaran
" Dengan siapa dia pergi " batin Jun
" aku sudah membuat sarapan untuk mu, cepat dimakan sebelum dingin " tambah Min Young
" siapa ?" Tanya Jun dingin namun terasa mengintimidasi.
" Hemm, teman kuliah ku dulu " ujar Min Young tanpa melihat Jun .
Drrrrrrd drrrrrrd Hp Min Young bergetar tepat di hadapan Jun, di layar Jun melihat nama Hyunsik terpampang.
" ah .. apa dia pria yang tempo hari mengantar Min Young " batin Jun
" Ya Sik " ujar Min Young
" Sik, dia memanggilnya dengan sangat santai, mereka sangat dekat ?" Batin jun kesal.
" ah .. baik lah .... 5 menit lagi aku keluar " ujar Min Young sambil mematikan telponnya dan memasukan nya ke tas
" Kau sudah mau pergi ?" Ujar Jun
" Ya " jawab min young.
__ADS_1
" Kemana kau pergi ?" Desak Jun
" Hemm ... Eurwangni, suadh ya aku pergi dulu , dah " ujar Min Young sambil meninggalkan Jun sendiri di ruang makan.
Jun menatap kepergian min young dengan wajah dipenuhi rasa tak suka.
" Eurwangni ? Bukan kah itu di Jung-gu, Incheon " gumam Jun lalu ia bangkit dari duduk nya dan segera merapihkan meja makan lalu berlalu ke kamarnya dan mengganti pakaiannya.
-------------------
" apa yang kau bawa ?" Tanya Hyunsik saat melihat tangan min young penuh.
" Bekal " ujar min young sambil menyerahkan tas bekal itu pada Hyunsik
Hyunsik pun memasukannya ke mobil
Tanpa bertanya lagi Hyunsik pun melajukan mobilnya, dan tanpa mereka sadari , Jun mengikuti dari belakang.
Jun terus mengerutkan dahinya saat menyetir, ia merasa tak bisa meninggalkan Min Young hanya berdua dengan pria lain.
Jun pun mulai semakin sadar bahwa hati dan pikirannya sudah tertuju pada Min Young.
" Aku menyukainya " lirih Jun
Setelah berkendara beberapa saat, mereka sampai di pantai.
" Hahh ... Sudah lama sekali aku tidak menghirup udah pantai " ujar Min Young sambil membentangkan tangannya
" Kau benar udara pagi di pantai benar-benar sangat menyegarkan " ujar Hyunsik yang berdiri di samping Min Young
" Sik ayo cari tempat " ajak Min Young semangat.
Hyunsik pun hanya mengangguk ringan dan mengeluarkan barang - barang yang mereka bawa di bantu Min Young.
Mereka pun berjalan di tepi pantai dan duduk di bawah tenda yang di sewakan. Hyun Sik menggelar tikar, lalu min young menata bekal yang mereka bawa, merekapun duduk di bawah tenda sambil berbincang ringan mengingat masa - masa yang menyenangkan saat kuliah dulu.
Min young tak henti mengembangkan senyuman nya saat berbincang dan bercanda dengan Hyunsik.
" Cih ... Dia tak henti-hentinya tersenyum saat berbicara .. seberapa menyenangkan pergi dengan pria itu " gumam Jun dari kejauhan.
" Ayo kita berfoto " ajak Min Young
Hyunsik pun mendekatkan dirinya pada Min Young yang siap mengambil foto mereka.
" Sedang apa mereka sedekat itu " gumam Jun yang semakin kesal melihat kedekatan mereka.
" Wah kau terlihat tampan disini " ujar Min Young
" benarkah ? Kirimkan fotonya padaku " ujar Hyunsik
Tepat di depan tempat Min Young Han Hyun Sik duduk ada segerombolan anak muda sedang bermain volley pantai, dan seorang pemain pemukul bola dengan kencang hingga pemain lainnya tidak bisa menangkap nya dan akhirnya bola mengarah ke arah Min Young.
Dengan sigap Hyunsik memeluk Min Young dan menghalau bole hingga mengenai punggung hyunsik.
Melihat kejadian itu Jun benar - benar di buat khawatir dengan keadaan Min young sekaligus kesal karena Hyunsik memeluk Min Young dan tanpa sadar ia berjalan menghampiri mereka.
" Kau tidak apa - apa " tanya Hyunsik
" Aku baik - baik saja , bagaimana dengan mu ?" Tanya Min Young khawatir
" Kakak, kalian baik - baik saja ?" Ujar seorang pemuda dan pada saat itu Jun sudah tepat berada di depan pemuda itu.
" Seharusnya kalian lebih berhati - hati saat bermain " ujar Jun Kesal
Melihat Jun yang tiba - tiba datang Min Young sangat kaget dan bingung.
" Jun sedang apa kau disini " ujar Min Young sambil bangkit dari duduk nya di ikuti oleh hyunsik
" Kau baik - baik saja " ujar Jun khawatir sambil memegang lembut pundak Min young memandangi Min Young lekat
" Aku baik - baik saja " jawab Min young
" Kami benar - benar minta maaf " ujar para pemuda itu
" Tidak apa - apa kalianpun pasti tidak sengaja melakukannya " ujar Hyunsik
Para pemuda itu terlihat sedikit lega mendengar ucapan Hyunsik
" Sekali lagi kami minta maaf " ujar mereka lalu pergi meninggalkan Jun, Min Young Dan Hyunsik.
__ADS_1
" Jun sedang apa kau disini ?" Tanya Min Young, seketika Jun menjadi gugup mendengar pertanyaan Min Young
" Kau bodoh Jun, kenapa kau mendekat " batin Jun
" ah ... Aku... Aku hanya sedang mencari inspirasi saja " ujar Jun gugup , melihat ekspresi Jun Hyunsik sedikit mengerutkan dahinya
" ah begitu ... " Ujar Min young sambil mengangguk ringan, sejenang Jun pun mulai tenang karena Min Young mempercayai nya, lalu Jun mengarahkan pandangan tajamnya pada Hyunsik, menyadari arah pandangan Jun Min Young pun segera memperkenalkan Hyunsik pada Jun
" ah iya ... Jun ini Hyunsik sahabatku saat kuliah sampai sekarang " ujar Min Young sambil tersenyum
" Dan ini Penulis Jun " tambah Min Young memperkenalkan Jun pada Hyunsik
Jun dan Hyunsik pun berjabat tangan, terlihat jelas ada kecemburuan di sorot mata Jun.
" Senang bertemu dengan anda " ujar Hyunsik ramah
" Aku pun " ujar Jun, namun pandangannya tak sama dengan ucapannya.
" Jun kau bergabung saja dengan kami " ujar Min Young
" Boleh kah ?" Tanya Jun
" Tentu saja Tuan Lee " jawab Hyunsik masih dengan wajah ramah.
Jun tak menghiraukan ucapan Hyunsik
" Ayo duduk disini " ajak Min Young, dan Jun pun duduk tepat di samping Min Young dengan jarak yang sangat rapat, sekarang Min Young berada di antara dua pria tampan.
Lalu merekapun menikmati bekal yang tadi di bawa Min Young sambil berbincang ringan, hingga matahari terbenam.
Drrrrrrd drrrrrrd Hp Hyunsik tiba - tiba berbunyi
Dan seketika wajahnya berubah muram.
" Ada apa ?" Tanya Min Young setelah Hyunsik mengakhiri telponnya
" hmm, ada sedikit masalah dirumah, aku harus segera pulang " ujar Hyunsik
" ahhh... Kalau begitu apa lagi yang kau tunggu " ujar Min Young khawatir
" Lalu kau bagaimana ?"
" Kau tak perlu khawatir aku bisa pulang dengan Jun " ujar Min Young, seketika Jun mengembangkan senyuman nya
" Ya kau tenang saja Min Young bisa pulang dengan ku " tambah Jun
" Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu, nanti aku akan menghubungimu lagi " ujar Hyunsik
" Ya , berhati-hatilah " ujar Min Young
Hyunsik pun pergi meninggalkan mereka berdua.
" Semoga semua baik - baik saja " ujar Min Young
" Mau pulang sekarang ?" Tanya Jun
" Ayo " jawab Min Young
Merekapun berjalan menuju mobil Jun yang terparkir cukup jauh dari tempat mereka duduk.
" Apa kau lelah ?" Tanya Jun
" Tidak, apa masih jauh ?" Tanya balik min young
" Tidak, itu mobil ku " ujar Jun sambil menunjuk sebuah mobil.
Tiba - tiba terdengar suara letusan yang cukup kencang sehingga membuat Min Young kaget, dan tanpa sadar memeluk Jun yang tepat berada di sampingnya.
Jun yang mendapat pelukan dari Min Young pun sontak kaget, seketika wajahnya memerah jantungnya berdegup kencang, dan dengan jelas Min Young bisa mendengar suara degupan jantung Jun.
Min young pun melepaskan pelukannya dan mengarahkan pandangannya ke wajah Jun, seketika mata mereka pun. bertemu dan min young dengan jelas mendapatkan wajah Jun yang memerah.
" Kau ... " Ujar Min Young sambil menujukan jari nya kearah wajah Jun
Sontak Jun pun menghindar dan membalikan badannya lalu berjalan cepat menuju mobilnya
" Ayo cepat naik " teriak Jun sambil menaiki mobilnya
Min Young pun berlari cepat menghampiri Jun dan masuk ke mobil nya.
__ADS_1