Si Janda Cantik

Si Janda Cantik
Awalan


__ADS_3

Saat min young membaca naskah yang di berikan Jun, ia menemukan satu alur cerita yang menurut nya kurang pas dengar cerita sebelumnya.


" Aku rasa ini harus sedikit di perbaiki " batin Min Young, ia pun beranjak dari mejanya dan berjalan ke meja Jun perlahan.


" Penulis " panggil Min Young, Jun pun mengarahkan pandangannya pada pada Min Young


" Ya " jawab Jun dingin


" Aku melihat sepertinya ada bagian yang kurang pas dengan alur sebelumnya " Ujar Min Young sambil menunjukan naskah yang ia pegang, Jun pun bangkit dari duduk nya dan mendekati Min Young


" Yang mana ?" tanya Jun sambil berdiri tepat di samping Min Young



Jarak mereka begitu dekat membuat Min Young sedikit canggung.


" ah Yang ini penulis " ujar Min Young gugup, jun pun semakin mendekat kan jarak nya ke samping Min Young


Min nyong pun menenangkan dirinya, ia mencoba sebisa mungkin agak tidak terlihat canggung saat Jun mendekat. Jun pun membaca bagian naskah yang di tunjukan min young.


" ah kau benar, lalu kau punya ide untuk memperbaiki nya " ujar Jun penasaran serta berharap ide bagus akan keluar dari mulut min young.


" emh ... bagaimana jika begini penulis ... kita buat bagian ini terlihat lebih dramatis dengan adanya penculikan si tokoh utama wanitanya ?" Ujar Min Young semangat


" Lalu, agar bisa masuk menuju naskah selanjutnya bagaimana ?" Tanya Jun penasaran


" begini .... Bla bla bla ... " Min young pun menjelaskannya dengan sangat detail dan tertata rapi hingga menghasilkan Alur cerita yang sangat baik dan berkesinambungan dengan bagian naskah selanjutnya.


" Ide ceritanya bagus juga, dia cukup berbakat " batin Jun


" Bagus, aku suka, kalau begitu aku percayakan padaku " ujar Jun puas dengan ketelitian dan kreativitas min young


" Benarkah penulis ?" Tanya Min Young tak percaya dengan apa yang ia dengar.


" Ya , aku ingin lihat ide ceritanya besok pagi sudah ada di naskah besok pagi, jadi kerjakan dengan segera " ujar Jun sambil meninggalkan Min Young.


Min young pun senang bukan kepalang mendengar ucapan Jun, ia benar - benar sangat bersemangat.



" Tentu saja penulis aku akan melakukan yang terbaik, anda akan melihat nya besok pagi di meja anda " ujar Min Young semangat


Jun pun meninggalkan Min Young dengan tersenyum senang.


Min young pun mengepalkan tangannya bersemangat.


" ayo Kim min Young ini kesempatan berharga, ide ceritamu akan masuk di buku yang di tulis oleh penulis terkenal, akan ada banyak orang yang membacanya " gumam Min young semangat.


Min young pun kembali mengerjakan pekerjaannya dengan sangat serius.


Jun yang meninggalkan Mun Young sendiri di ruang kerja pun, tak henti tersenyum puas dengan kinerja Min Young


" Di benar - benar berbakat " batin Jun sambil membuat kopi di mesin kopi.

__ADS_1


Tak di sangka ada orang yang memperhatikan semua gerak gerik Jun sedari tafi.


" Kau sedang apa Hyung ?" Tanya Chanyeol bingung melihat ekspresi aneh Jun


" astaga ... " Teriak Jun Kaget sambil memutar badannya ke arah Chanyeol. Dan Chanyeol pun sontak berteriak.


Mendengar teriakannya dua orang pria dari luar ruang kerja Min young pun keluar menghampirinya


" Ada apa ?" Tanya Min Young dengan raut wajah bingung


" Kenapa kau berteriak ?" ujar Chanyeol bingung


" kau tiba - tiba bersuara, membuatku kaget " ujar Jun kesal


" Kapan kau datang " tambah Jun dengan masih mengeluarkan Nanda bicara kesal


" 3 jam yang lalu, aku masuk ke ruang kerja kalian tapi sepertinya kalian sangat fokus, jadi aku duduk disini " ujar Chanyeol


Jun pun hanya diam tak merespon ucapan Chanyeol dan kembali membuat kopi.


" Ku kira ada apa, hanya hal seperti ini teriakan kalian seperti, seorang wanita menemukan suaminya berselingkuh " ujar min young dingin sambil berbalik menuju ruang kerja kembali


Chanyeol dan Jun pun hanya memandangi wanita itu dengan heran.


" Hah... Pria - pria aneh, bisa - bisa nya teriakan seorang laki - laki seperti itu " gumam Min Young sambil kembali duduk di mejanya, dan kembali memfokuskan dirinya untuk segera menyelesaikan pekerjaannya .


Selang beberapa menit Jun kembali ke ruang kerja sembil membawa dua gelas kopi. Jun meletakan satu gelas kopi di meja Min Young.


"ah terima kasih " ujar Min Young


" ah aku ada janji dengan teman saat makan siang ini , apa bisa aku pergi keluar dan akan kembali saat jam makan siang selesai "


Jun hanya menatap dingin Min Young sambil menaikan satu alisnya. Membuat Min Young takut dengan tatapan aneh Jun yang menyeramkan.


" ah jika Penulis Lee tidak mengizinkan aku bisa membatalkannya " ujar Min Young canggung sambil menundukkan kepalanya.


" Memang aku ada bicara ? " Ujar Jun dingin


" eh ... Apa ?" Min young pun bingung dengan apa yg di bicarakan Jun, dan Jun pun menghirup udara segar dan se


" terserah padamu saja jika kau mau makan di luar, hanya saja cepat kembali sebelum jam makan siang mu usai " ujar Jun dingin


" Baik penulis " ujar Min Young gugup di sertai anggukan lemahnya , ia pun kembali menundukkan kepala pada naskah dihadapannya.


" Lalu kau sedang apa lagi ?" Tanya Jun


" ah ... Iya benar, kalau begitu aku permisi pergi dulu " ujar Yerin gugup sambil bangkit dari duduknya dan akan berlalu keluar


" Tunggu sebentar " panggil Jun membuat min young seketika menghentikan langkahnya. Dan memutar badannya ke arah Jun


" Ia penulis " ujar min young


" Panggil aku jun, aku tidak nyaman saat di panggil penulis " ujar nya dingin sambil menyeruput kopinya.

__ADS_1


" ah .. begitu .. baiklah mulai sekarang aku akan memanggilmu Jun dan bicara santai dengan mu " ujar min young sambil tersenyum manis


Deg ... Seketika Jun membelalakkan matanya dan memandang wajah manis Min Young saat tersenyum. Senyuman itu mengingatkan Jun pada seseorang di masa lalu nya.


" Senyum itu kenapa sangat mirip dengan nya " batin Jun


Karena tidak mendapat respon dari Jun , min young pun bingung kenapa pria itu melamun.


" Jun ... Jun ... Jun ... " panggil Min Young mulai dari nada lembut sampai hampir berteriak


" ah iya " jawab Jun gugup


" Hah kenapa kau melamun ?" Tanya Min Young bingung


" ah tidak, cepat kau pergi sekarang sebelum terlambat, dan kembali secepatnya "


" tentu saja, aku pergi ya , bye " ujar Min Young sambil melambaikan tangan dan kembali melempar senyuman manis yang tak sangat asing bagi jun.


Min Young pun pergi meninggalkan Jun sendiri di ruang kerja nya. Tak sengaja Chanyeol melihat min young keluar rumah.


Chanyeol pun masuk ke ruang kerja Jun


" Jun " panggil Chanyeol, yang melihat Min Young pergi keluar.


" hm " Jawab jun


" mau Kemana nona Kim ?" Tanya Chanyeol


" Makan siang dengan temannya " jawab Jun dingin


" Apa ?" Seru Chanyeol tak percaya dengan apa yang ia dengar


" Kau ke ala berteriak ?" Sungut Jun sambil mengerutkan dahi memandang Chanyeol yang kebingungan


" Tunggu .... Kau ... Kau membiarkan dia pergi keluar saat jam kerja blm berakhir ?" Tanya Chanyeol


" Lagi pula ini jam makan siang bukan, itu artinya ia punya waktu bebas selama jam makan siang " jelas Jun dengan wajah datar dan masa bodoh atas kebingungan Chanyeol


" Wah ... Wah ... Ini gila " serunya dengan masih tidak percaya dengan apa yang di dengar nya


Jun pun mengernyitkan kening nya sambil memandang sini pada Chanyeol.


" Dengan .. ini benar - benar bukan dirimu, apa kau sehat ?" Tanya Chanyeol sambil menempelkan telapak tangan nya di dahi dan pipi Jun


" Apa yang kau lakukan " teriak Jun sambil menepis tangan Chanyeol.


" Wah ... Dulu kau sangat melarang asisten mu bahkan aku untuk keluar rumah ini sebelum jam kerja usai atau buka. Karena urusan pekerjaan kau akan mengurung kami disini seperti di penjara " ujar Chanyeol semangat


Seketika Jun pun terdiam mendengar ucapan Chanyeol


" Benarkah aku begitu ?" Batin Jun


" Sudah cepat kau pesan makan aku lapar " perintah Jun dengan suara kesal

__ADS_1


"ah ... Baiklah baiklah aku akan segera memesan makan " ujar Chanyeol


__ADS_2