
Setelah urusannya selesai dengan Jun, Min Young pun bergegas menuju reatauran.
Sesampainya di restauran ia pun bergegas mengganti baju.
" Hah seperti nya, aku harus bilang pada Hyun Sik tentang masalah ini " lirih Min Young sambil meninggalkan ruangan loker nya. Dan membantu karyawan lain.
Di Selasa - selesai tugas nya Min Young mencari keberadaan Hyun Sik yang sadari tadi tak nampak, biasanya sesekali Hyunsik selalu keluar untuk mengecek keadaan resto tapi hari ini dia tak terlihat. Dan di kantornya pun tak ada.
Min Young pun berjalan indisiatif menelponnya.
" Iya " ujar Hyun Sik
" Kau dimana, tidak ke Royal ?" Tanya Min Young
" Hari ini aku ada keperluan mendadak, jadi aku tidak ke royal, aku titip royal padamu, maaf tidak memberitahu mu sebelumnya " jelas Hyun Sik
" Ahh, begitu rupa nya, baiklah " Ujar Min Young
" Hyun Sik, setelah tutup royal kau ada waktu ?"
" Sepertinya aku sudah selesai, ada apa ?"
" Bisa bertemu, ada yang ingin aku bicarakan "
" Baiklah, kau tunggu depan Royal aku akan menjemputmu "
" Baiklah, kalau begitu sampai jumpa nanti malam " ujar Min Young,
" Hm " Jawab hyunsik, lalu sambungan telpon pun terputus.
Min Young pun kembali bekerja seperti biasanya. Setelah waktunya reatauran tutup min young dan para karyawan pun, bersiap untuk pulang.
Setelah karyawan lain pulang, Min young pun mengunci pintu dan menunggu Hyun Sik di depan Royal.
" min Young " panggil Hyunsik dari dalam mobilnya, Min Young pun menoleh dan tersenyum
" Masuklah " perintah Hyun Sik, dan min young pun masuk kedalam mobil
" Jadi ada apa ?" Ujar Hyunsik sambil melajukan mobilnya.
" bisakah kita bicarakan nya nanti ?" Ujar Min Young dengan tawa yang sedikit canggung, namun tak di sadari Hyun Sik
" Ah, baiklah lalu kita kemana? Pulang? " Tanya Hyun Sik
" Tidak .... Tidak, kita kesebuah cafe dekat apartemen ku, aku ingin mentraktir mu " ujar Min young semangat
" hahaha pemilik restauran di traktir karyawannya, boleh juga " ujar Hyun Sik
" Aku mentraktir kau yang sebagai teman ku bukan pemilik Royal " ujar Min young sedikit cemberut
" Hahaha baiklah baiklah " ujar Hyun Sik sambil mengacak rambut min young
__ADS_1
Setelah beberapa menit berkendara, sampailah mereka di sebuah cafe sederhana namun terlihat cantik dan nyaman.
" Kau bebas pesan apa saja " ujar Min young
" Baiklah nona asisten penulis, aku akan makan banyak hari ini " goda Hyun Sik
Merekapun memesan makanan, sambil menunggu makanan mereka pun berbincang.
" Bagaimana wawancara dengan penulis Lee " tanya Hyun Sik
" Semua nya lancar, aku juga sudah menandatangani kontrak kerja "
" Bagus lah, aku senang mendengarnya "
" Ya, aku pun tak menyangka akan semudah itu, ini berkat bantuan mu "
" Tidak, itu berkat kemampuanmu yang memang bagus dalam hal menulis "
" Tapi jika kamu tidak merekomendasikan aku pada tuan Ji, mana mungkin aku punya kesempatan ini buka "
" Benarkah ?" Tanya Hyunsik sambil tersenyum
" Tentu saja ini semua berkatmu maka dari itu Aku akan mentraktir mu makan disini sepuasnya " ujar Min Young semangat, Hyun Sik pun hanya tertawa mendengar ucapan min young.
" Hyun Sik , mulai besok aku sudah mulai membatu penulis Lee , dan sepertinya mulai besok aku tidak bisa datang ke royal, karena ternyata pekerjaan ku sudah menumpuk " ujar Min young lembut dengan nada bersalah
" Ah begitu " jawab Hyun Sik datar
" Tenanglah, aku sama sekali tak keberatan, justru aku akan merasa bersalah jika kau masih bekerja di royal setelah kamu mulai menulis, karena aku tau pasti itu akan sangat melelahkan " ujar Hyunsik lembut
" Benarkah ?" Tanya Min Young sambil mengangkat kepalanya lebih tegak
" Tentu, aku sangat senang karena membutuhkan untuk fokus pada mimpimu, jadi kau harus lebih semangat "
" Tentu saja aku akan berusaha yang terbaik " ujar Min young dengan semangat yang membara
Hyunsik pun tertawa melihat tingkah min young
Lalu makanan mereka pun datang, mereka pun menyantap makanan itu sambil berbincang-bincang.
Hyun Sik pun tersenyum sambil memandangi min young saat ia berbicara.
Setelah selesai makan Hyunsik pun mengantar min young pulang.
" Terima kasih sudah mengantarku " ujar Min young
" Tak masalah, terima kasih juga traktir nya, aku sangat kenyang " ujar Hyunsik sambil mengelus perutnya
" Haha tak masalah, kalau begitu aku masuk ya , berhati - hati lah di jalan "
__ADS_1
" Ya , dah " ujar Hyun Sik sambil melambaikan tangannya dan di sambut oleh lambaian tangan Min young, Min Young pun masuk ke apartemennya.
" Heh dasar wanita murahan, suami nya baru meninggal dia sudah di antar pria lain " ujar wanita paruh baya yang memperhatikan min young dari sebrang gedung apartemen nya.
----------------
Keesokan paginya
Min Young sudah sampai di rumah Jun, sudah 10 menit ia di depan pintu rumah Jun dan membunyikan bel tapi tidak ada yang membuka kan pintu.
Ia pun memutuskan untuk berjalan ke arah ruang kerja Jun Min Young berniat mengetuk kaca besar di ruang kerja itu agar Jun tau bahwa ia sudah sampai.
Min Young pun mengetuk kaca besar di ruang Jun beberapa kali tapi tadi juga ada yang merespon, lalu pintu kamar mandi di ruang kerja itu pun terbuka, min young pun mengetuk dan melambaikan tangan sambil tersenyum tanpa ia tahu siapa yang ada di balik pintu itu.
Jun yang menyadari ada sosok min young di sana pun kaget bukan main, dan saat min young sadar kondisi sosok yang ia lihat sedang dalam kondisi telanjang dada ia pun kaget bukan main dan segera membalikan badannya. Jun pun segera masuk lagi ke kamar mandi dan menutup pintunya.
Lalu Min young pun berlari ke pintu utama.
" Ah apa yang baru saja terjadi, kenapa dia mandi di kamar mandi ruang kerja, lalu kenapa tidak menutup gorden ruang kerjanya " gerutu min young dengan wajah memerah, saat min young masih menata hati, fikiran dan rona wajah nya pintu pun terbuka. Dan seketika min young pun kaget dan bergegas memberi hormat.
" Masuk " perintah Jun dingin
" Ah .... Ba ... Baik " ujar min young gagap
Min young berjalan tepat di belakang Jun.
" Hah .... Aku rasa hari ini akan di penuhi kecanggungan " batin Min Young
Mereka pun berjalan menuju ruang kerja.
" Kau bisa duduk di meja itu " ujar Jun dingin sambil menunjuk meja kosong di depan mejanya
Min young pun mengangguk pelan dan berjalan menuju meja itu.
" Ini naskah yang harus kau cek dan ketik, pastikan tidak ada yang salah, dan jika kau ada ide yang lebih bagus untuk memperbaiki kata, ada kalimat di dalam naskah itu, kau bisa beri tahu aku"
" Baik " ujar Min Young, Jun pun berlalu menuju meja kerjanya, min young pun segera mengerjakan yg di perintahkan Jun.
Min young membaca setiap lembar naskah yang di berikan Jun, sesekali min young memandang ke arah Jun. Suasana di ruangan itu pun terasa sangat dingin dan hening, Jun sangat fokus pada pekerjaan nya.
" Pantas saja semua bukunya selalu laris di pasaran, dan cerita nya selalu bagus, dia bekerja begitu giat dan fokus " batin Min Young
" Lebih baik kau segera kerjakan tugasmu, dan berhenti memandangiku " ujar Jun sambil terus menatap laptopnya.
Min young kaget bukan main, saat Jun bicara.
" I.... Iya .... Baik " ujar min young gagap .
" Hah bagaimana diabisa tau aku memandanginya, sedangkan matanya hanya fokus pada layar laptopnya " batin Min Young Sambil memalingkan pandangannya ke laptop. Dan ia pun kembali fokus pada pekerjaannya.
__ADS_1