Si Janda Cantik

Si Janda Cantik
Hujan


__ADS_3

Episode Sebelumnya ......


Min Young mundur dengan histeris sehingga ia tak bisa menyeimbangkan kan tubuhnya ... Dengan sigap Jun merangkul pinggang dan menarik tubuh Min Young agar tidak terjatuh.


Sehingga tubuh Min Young menrapat ke tubuh Jun, pandangan mereka bertemu, wajah Min Young seketika Memerah


" Dari jarak seperti ini dia sangat tampan " batin Min Young sambil memandang wajah Jun


" Dia sangat cantik " batin Jun


" Hei ... Apa yang baru saja kau fikirkan Kim Min Young, kau benar-benar gila " banting Min Young sambil menggelengkan kepalanya


" Apa yang kau fikirkan " ujar Jun dingin sambil memandang Min Young, Min Young pun sontak tersadar dari lamunannya dan memberikan posisi nya untuk berdiri tegak.


" ah ayo cepat kita pergi " ujar Min Young mengalihkan pembicaraan dan membalikan tubuh nya meninggalkan Jun ...


Jun tersenyum kecil melihat ekspresi wajah Min Young yang gugup dan memerah itu ...


" Hehe ... Seperti tak akan lama " gumam Jun


" Apa katamu ?" Tanya Min Young yang mendengar sekilas gumaman Jun


" ah tidak, ayo kita pergi " ujar Jun sambil mengambil jasnya melewati Min Young yang berada di depannya.


" Dasar pria aneh " batin Min Young menatap punggung Jun yang sudah ada di dekat pintu keluar ...


------------------------


Mereka pun pergi bersama bertemu direktur penerbit....


Tak berapa lama akhirnya mereka pun sampai di lobby kantor penerbit ...


Jun dan Min Young berjalan beriringan ... Tampak begitu jelas kegugupan di wajah Min Young ...


" Tenang lah ini hanya pertemuan biasa, kita hanya akan membicarakan skema rencana penerbitan buku ku dan juga bukumu saja ... " Ujar Jun yang sadar dengan kegugupan Min Young, Min Young Pun hanya mengangguk pelan menanggapi ucapan Jun


Mereka pun sampai di depan kantor di rekrut penerbit, dan disana mereka di sambut hangat oleh direktur penerbit.


" ayo duduk " ujar direktur yang sudah duduk lebih dulu di sofa, Jun dan Min Young pun mengikuti perintah itu ...


" Penulis Jun naskah yang anda kirim sudah kami periksa dan semua nya sudah oke ... Minggu depan adalah batas akhir penyerahan naskah akhir ceritanya " Ujar direktur


" Tentu aku akan menyelesaikan sebelum tenggat " ujar Jun percaya diri


" Haha tentu saja aku sangat percaya dengan kredibilitas mu " ujar direktur santai, Jun pun mengembangkan senyuman di wajah nya yang tampan itu ...


" Saat tersenyum, ketampanannya sebertj meningkat berkali - kali lipat " batu Min Young yang duduk di hadapan Jun.


" Nona Kim " panggil direktur, namun Min Young tidak merespon, pandangannya masih tertuju pada wajah Jun


" Kim Min Young " panggil Jun sambil membalas pandangan itu


Min young pun seketika tersadar dari lamunannya, lalu memberikan kaget kepada kedua pria itu...


Sontak direktur tertawa terbahak-bahak ...


" hahahaha " tawa direktur


" Apa yang ada lamun kan sambil memandang wajah Tuan Lee ?" Tanya direktur sambil di Selangor dengan tawa

__ADS_1


" ah aku ... aku .. aku tidak melakukannya.. aku hanya dengan berfikir " Ujar Min Young gugup dengan wajah sedikit memerah


" Sepertinya wajah penulis Lee benar - benar bisa menjadi inspirasi ya " ledek direktur sontak membuat wajah Jun dan Min Young memerah ...


" Wah lihat wajah kalian ... " Tambah direktur, Min Young benar - benar di buat salah tingkah, ia segera menutup pipinya dengan kedua tangan ...


" Hahahaha ... Baiklah - baiklah ... Sepertinya aku harus berhenti sebelum wajah kalian berubah seperti tomat matang "


Direktur pun mengganti topik dan mulai membicarakan buku Min Young.


Sekitar hampir 3 jam mereka berbincang akhirnya Jun dan Min young memutuskan untuk pulang ...


" Baiklah sampai bertemu 3 hari lagi untuk presentasi nona Kim " ujar direktur ramah


" Tentu saja direktur, terima kasih " ujan Min Young tak kalah ramah sambil memberi salam hormat ...


Jun dan Min Young pun pergi meninggalkan kantor penerbit


" Kau lapar ?" Ujar Jun sambil menyetir mobilnya


" Sedikit " ujar Min Young


" Mau makan dulu sebelum pulang ?" Tanya Jun


" ah ya aku hampir lupa " ujar Min Young sambil memeluk jidatnya,


"Jun ... Setelah makan kau bisa pulang sendiri ?" Tanya Min Young hati - hati


" Kenapa, lalu kau ?"


" aku harus ke apartemen ku, untuk mengambil beberapa barang yang tertinggal "


" ah .. aku bisa sendiri "


Jun pun tiba-tiba menghentikan mobil nya , membuat Min Young kaget


" Kim Min Young, apa bisa kau tak selalu membatah perkataan ku dan menurut saja " ujar Jun dengan tatapan tajam nya yang tertuju pada Min young, Min Young pun kaget dan terdiam sesaat lalu mengangguk pelan


" Bagus " ujar Jun senang sambil tersenyum dan kembali melakukan mobil nya.


Hingga sampailah mereka di sebuah kedai yang tak jauh dari apartemen Min Young ...


Setelah selesai makan merekapun berjalan bersama menuju apartemen Min Young ....


" stop " ujar Jun sambil menarik tangan Min Young sehingga mendekat padanya dan terlihat seperti sedang memeluk pinggang Jun, sontak Min Young kaget dan bingung dengan tingkah Jun


" Kau kenapa ?" Sungut Min Young


" Lihat itu " ujar Jun sambil menunjuk ke arah 2 wanita yang keluar dari tower papatemen Min Young


Dan Min Young pun sontak mengikuti arah tangan Jun ...



" Itu .. ibu mertua ku dan adik nya " ujar Min Young kaget ..


Dan Jun pun tetap waspada melihat sekeliling


" Kenapa mereka kesini ?" Gumam Min Young bingung

__ADS_1


" Jun kau tunggu di mobil saja, aku akan pergi sendiri " ujar Min Young sambil melepas tangannya dari genggaman tangan Jun ...


" aku akan mengantarmu " ujar Jun tegas


" Jika mereka melihat ku bersamamu akan semakin rumit " ujar Min Young dengan tidak kalah tegasnya,


Jun pun terdiam sesaat.


" Baiklah, hubungi aku jika terjadi sesuatu " ujar Jun, Min Young pun mengangguk dan pergi meninggalkan Jun sendiri


Min young bergegas menuju unit apartemen nya ..dan saat dia memasukan sandi pintu tak kunjung terbuka hingga seorang satpam menghampiri nya


" nyonya Kim " panggil satpam itu, min young pun menoleh ke arah suara itu


" Paman " Jawab Min Young ramah


" Ada yang bisa saya bantu ?" Ujar satpam itu


" ah .. aku sepertinya lupa kata sandi pintu ini " ujar min young sambil tersenyum kaku


" Nyonya ...sepertinya buka itu .. diajari yang lalu mertua anda datang kesini sepertinya dia mengganti sandinya karena ku liat di seperti mereset ulang kunci ini " ujar satpam itu


" Apa.. ?"


" Apa Anada tidak mengetahui nya ?" Min young hanya menggelengkan kepalanya lembut


" Nyonya saya benar-benar min ya maaf, mereka bilang sudah mendapat persetujuan anda, maka dari itu saya membiarkannya "


Min young pun terdiam sejenak


" Tidak apa - apa paman, ini bukan salah anda, biar aku tanya langsung kepada ibu " ujar Min Young dengan wajah kesal dan sedih


" Baiklah nyonya jika begitu saya permisi " min young pun tersenyum dan mengangguk pelan.


Satpam itu pun pergi meninggalkan Min Young.


" Apa lagi ini " gumam Min young dengan sangat kecewa ia meninggalkan apartemennya


" agggghhhh ibu benar - benar keterlaluan " teriak min young kesal dan kecewa hingga air matanya pun terjatuh di ikuti jatuh nya air hujan


Min Young pun berjongkok sambil membenamkan wajah nya dan menangis di bawah rintik hujan


Hingga ia sadar ada sosok pria yang ikut berjongkok di hadapannya, Min Young pun Mengarahkan pandangannya pada si pria itu.



" Jun " lirih Min Young


" Bangun lah, ayo kita pulang " ujar ajak Jun sambil memandang Min Young dengan sangat lembut.


Nampak di wajah Jun ia begitu angkat ingin memeluk Min young namun ia tahan.


Min young pun mengangguk dan bangkit, mereka berjalan menuju mobil yang sudah Jun parkir lebih dekat dengan posisi mereka sekarang ini.


Jun dan Min Young masuk ke mobil, Jun pun mematikan AC mobil dan membuat mobil menjadi lebih hangat dengan penyalakan penghangat di jok mobil dan juga ruang mobil


" Hangat nya cukup ?" Tanya Jun lembut, Min Young pun mengangguk pelan


" Terima kasih Jun " ujar Min Young pelan

__ADS_1


Jun pun melajukan mobilnya dan sepanjang perjalanan merek dia tak bicara.


__ADS_2