
Episode Sebelumnya .....
Min young tersenyum dengan sangat cantik. Sontak mata Jun membesar, dan wajah nya memerah melihat senyuman Min Young.
" Senyuman itu benar - benar tidak asing " batin Jun sambil tak melepas pandangannya dari min young ..
" Senyumannya benar - benar mirip dengan Miny " gumam Jun
Seketika fikiran Jun kembali ke masa saat iya kecil dulu.
" hai sedang apa kau ?" Ujar gadis kecil yang manis itu
Jun kecil pun mengarahkan pandangannya ke asal suara itu.
" Siapa namamu ?" Ujar gadis kecil itu
" Jun " ujar Jun singkat kata
" ah .. Jun .. aku akan memanggil mu Juny dan kau panggil aku Miny " ujar miny dengan senyum manis nya sambil mengulurkan tangannya Seraya mengajak berjabat tangan.
Jun hanya menatapnya bingung dan tak bangkit dari jongkoknya.
" Cepat berdiri , ayo kita main bersama " ajak miny masih dengan senyuman cantik nya.
Sejak saat itu Jun dan miny berteman dan Jun selalu tertawa lepas saat bersama Miny ......
-----------------------------
Jun pun tersadar dari lamunannya saat mendengar suara pintu terbuka ..
" emh Jun ...sedang apa ?" Tanya Min Young gugup
" ah ... Aku mencari mu " ujar Jun tak kalah gugup
" mencari ku ? Ada apa ?" Tanya min young seraya berjalan lebih dekat dengan Jun
" Duduk " ujar Jun sambil berjalan menuju sofa dan duduk, min young pun mengikuti Jun dari belakang.
" Kau ingat, beberapa waktu lalu kita bertemu dengan direktur ?" Tanya Jun tenang
" Tentu saja " ujar Min Young
" Sebelum itu aku menceritakan tentang karya - karya mu padanya, dan meminta nya untuk melihat ******** mu " ujar Jun sambil menatap ekspresi Min Young yang serius mendengarkan. Bibir Jun pun tersenyum kecil tanpa di ketahui Min Young
" Ternyata direktur benar membacanya, dan barusan dia mengirimkan email bahwa dia menyukai ******** mu " tambah Jun lebih tenang
Mendengar ucapan Jun sontak Min Young membulatkan matanya lebar-lebar dan senyumnya berhasil merekah dengan sangat indah. Melihat Min Young seperti itu Jun pun tersenyum senang.
__ADS_1
" Benar kah ?" Tanya Min Young dengan semangat dan senyum lebarnya, Jun hanya mengangguk
" wah ..... Aku benar-benar tak percaya direktur mau membaca karya ku ... Ini benar - benar luar biasa, ini berita terhebat " ujar min young semangat tanpa memberi jeda ucapannya..
" Aku belum selesai ... Apa kau mau mendengar berita yang lebih hebat dari ini " ujar Jun dengan senyum penuh arti
Min young pun merubah ekspresi wajah nya dalam seketika menjadi serius kembali, Melihat itu Jun tertawa dengan sangat kerasnya.
" HAHAHAHAHAHAHAHA"
" Kenapa kau tertawa " tanya Min Young bingung sekaligus kesal
Jun mencoba menghentikan tawanya.
" Haha, bagaimana bisa kau merubah ekspresi wajah secepat itu, hahaha " ujar Jun kembali tertawa
" Hah memangnya selucu itu, ayolah Jun cepat katakan apa yang lebih hebat dari ini " ujar Min Young kesal
" haha, baiklah ... Baiklah ... " Ujar Jun sambil kembali menghentikan tawanya
" Direktur ingin menerbitkan beberapa karya ******** mu " lanjut jun,
" Apa ??? Kau tidak bercanda kan Jun !" Ujar min young sambil bangkit dari duduk nya seraya melompat mendekati Jun dengan wajah masih tak percaya dengan apa yang ia dengan.
" Untuk apa aku bercanda " ujar Jun sambil memundurkan badannya karena Min Young cukup dekat dengannya.
Mendapat reaksi mendadak dari Min Young Jun tak dapat menahan tubuhnya tetep tegak, tubuh Jun pun tersungkur hingga berbaring di atas sofa dan Min Young tepat di atasnya.
Entah apa yang di fikirkan Min Young, wanita itu tertawa dengan sangat gembira, dan memeluk Jun yang kaget dengar situasi ini
" Terima kasih Jun, kau benar-benar pahlawan ku " ujar min young sambil tertawa lebar di atas tubuh Jun
Jun benar-benar di buat tak dapat berkata apa-apa, ia kaget namun sangat menikmati situasi ini. Hanya saja Jun sadar jika terus dalam Posisi ini Min Young akan mendengar suara jantungnya dengan sangat jelas seperti minggu lalu.
Jun pun cepat-cepat mendorong tubuh Min Young perlahan untuk menjauh darinya.
Mendapat dorongan dari Jun sontak min young tersadar dengan apa yang baru saja terjadi seketika wajah nya memerah dan jantungnya berdegup kencang.
" Ada apa ini, kenapa jantungku berdegup sekencang ini " batin Min Young sambil memegangi dadanya yang terasa begitu hangat dan wajah nya pun memerah.
" 2 hari lagi kita akan membicarakan ya dengan direktur, jadi kau siapkan juga naskah karya mu, tapi kau tetepa harus fokus pada naskah ku " ujar Jun dingin sambil membalikan badannya dan pergi meninggalkan Min Young sendiri.
-------------------
Di kamar Jun duduk di tepi ranjang dengan senyum yang lebar...
__ADS_1
" aku melihatnya, wajah nya memerah dan di memegangi dadanya, apa dia merasakan hal yang sama dengan ku " gumam Jun senang.
" Hah ini benar-benar membuatku gila .. aku benar-benar menyukainya ... Harus kah aku mengatakannya " ujar Jun sambil mondar mandir di kamar nya
" Tidak - tidak ... Aku harus lebih sabar ... Jika aku tergesa-gesa mungkin dia akan merasa tidak nyaman, lagi pula dengan kondisinya yang belum lama di tinggal suaminya, dia pasti tidak akan semudah itu membuka hatinya bukan " gumam Jun khawatir
" Ya benar aku harus sabar " gumam nya lagi dengan wajah yakin
----------------------
Sedangkan di ruang tamu Min young masih berdiri di tempat sambil memegangi dadanya
" Apa itu tadi, jantung ku berdegup kencang seperti saat, oppa mengajak ku berkencan " Gumam Min Young gelisah
" tidak ... Tidak ... Aku tidak sedang jatuh cinta bukan ?" Gumamnya semakin gelisah
" Benar aku hanya kaget saja karena tanpa sadar memeluknya " gumam Min Young
Tiba - tiba Jun keluar dari kamarnya dan berjalan keluar rumah tanpa berbicara atau melihat kearah Min Young.
" mau kemana dia ?" Batin Min Young Sambil memandangi Jun yang sudah menghilang.
" ah sudahlah " ujar Min Young sambil berjalan menuju ruang kerja
Satu jam berlalu Jun belum juga kembali.
" Kemana dia pergi, sudah satu jam dia belum pulang " ujar Min Young lalu ia bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju pintu utama.
Pada saat bersamaan pun sampai dan mereka bertemu di depan pintu. Mata mereka saling memandang.
" Jun ... Ka... Kau dari mana ?" Tanya Min young gugup
Tanpa bicara Jun mengangkat tangannya yan membawa kresek berisi sekotak chicken.
" Ayo Minum bersama, untuk merayakan keberhasilan MU " ujar Jun
Min young pun hanya dia terpaku melihat Jun.
Tanpa aba - aba Jun menarik tangan Min Young untuk masuk kedalam rumah, dan min young pun mengikuti langkah Jun .
" Duduk " ujar Jun sambil menekan bahu Min Young seraya menyuruhnya duduk, min young pun menurut, lalu Jun mengambil 2 botol soju dan menuangkan nya ke gelas
" One shot " ujar jun Sambil tersenyum santai, melihat Jun yang nampaknya biasa saja min young pun tersenyum dan mengambil gelas yang di sodorkan Jun
" Baiklah " ujar Min Young semangat ... Mereka pun minum bersama sambil bercerita banyak hal dan tertawa bersama.
__ADS_1