Si Kembar Genius Milik CEO

Si Kembar Genius Milik CEO
Bad Couple (Rani & Tomy)


__ADS_3

Setelah beberapa menit di perjalanan kini keduanya telah tiba tepat di depan sebuah pagar hitam halaman rumah tempat Nara tinggal.


" mas Zergan mau pulang sekarang atau mau mampir dulu? " tanya Nara lembut seperti biasa kepada Zergan.


" eng mas... " belum sempat Zergan melanjutkan perkataanya tiba tiba dari arah depan mereka suara begitu keras terdengar dan membuat keduanya terhentak kaget.


Braaak


Seketika suara pintu rumah tersebut di buka dengan sedikit keras oleh Rani yang ternyata wanita itu telah kembali dari singapore bersama kekasihnya Tomy.


" ehh anak nakal, sudah pulang? cepet buatin air teh untuk calon paman mu ini " pinta Rani kepada Nara yang baru saja tiba di rumah itu.


" eng bibik bisa tunggu sebentar Nara mau... " ucap Nara seketika di sela begitu saja.


" gak ada tunggu tungguan, kerja kan saja apa yang aku perintahkan " teriak Rani kepada Nara dan kini di ketahui oleh Zergan yang menatap tak suka kepada wanita tersebut.


" bisakah anda berbicara sedikit lebih baik nona? Saya tau Nara adalah keponakan anda tapi hargai dia sebagai keponakan anda " titah Zergan yang dimana dirinya tengah bersandar di mobilnya


" siapa kau? Berani merintahku " ucap Rani emosi.


" eng jangan mas, jangan pancing emosi bik Rani, biar Nara masuk dan bikin kan mas Tomy teh begitu juga mas Zergan, ayo! " sambung Nara mencoba meredahkan suasana


" yaudah saya ikut kamu masuk saja " ucap Zergan yang kini beranjak masuk kedalam rumah dengan diikuti tatapan Rani terhadap keduanya itu.


Di dalam rumah, Nara kini menghampiri sang nenek yang tengah sibuk membuat kan sesuatu di ruang dapur


" nenek Nara pulang, nenek ngapain? Sini biar Nara bantu nenek untuk siapkan snek nya dan teh, kebetulan juga Nara mau bikini teh untuk mas Zergan " ucap Nara pada sang nenek.


" mas Zergan? Siapa itu Nar? Kamu punya pacar Nara? " tanya nenek yang kini baru menyadari perkataan Nara.


" eng b bukan nenek, mas Zergan itu tuan yang pernah datang kemari untuk mengambil kartunya waktu itu sama Nara " jelas Nara kepada nenek


Namun saat Nara hendak kembali berbicara kepada sang nenek tiba tiba sosok wanita tua tersebut kini tak lagi berada di sana, tampak dari arah ruang tamu terdengar suara Marya tengah berbicara kepada seseorang di sana dan seketika membuat Nara teralihkan dan dengan cepat Nara mengambil beberapa teh dan snek yang barusan di siapkan oleh nya


" apa masih ada barang yang tertinggal nak Zer? " tanya nenek kepada Zergan yang kini duduk di sopa.


Zergan seketika tersentak kaget mendapati sosok nenek Marya yang tiba tiba berbicara kepadanya.


" tidak ada nenek saya hanya " ucap Zergan menggantung kan kalimatnya dan menatap kearah Nara yang berdiri di belakang sang nenek.


" mas Zergan teman nya Nara nenek " sambung Nara sesaat dirinya sudah tiba di ruang tamu.


" kok teman? Pacar kek gitu " batin Zergan mengendumal

__ADS_1


treeekk


Nara seketika meletakan tiga cangkir teh di atas meja tamu dan dua piring snek yang tersusun rapi di atas sana.


" dipinum mas nanti keburu dingin " ucap Nara kepada Zergan


" iya Nar " jawab pria itu


setelah selesai Nara kini beranjak memanggil Rani yang berada di teras rumah bersama dengan kakasih Rani yaitu Tomy.


" bibik teh nya sudah siap " ujar Nara kepada Rani.


" ayok mas Tom kita kedalam " ajak Rani kepada Tomy dan diikuti Nara yang kini berjalan meninggalkan keduanya itu terlebih dahulu.


Sreeeek


Nara segera beranjak duduk tepat di sisi Zergan sedangkan Tomy dan Rani duduk di seberang keduanya itu.


" tumben bawa tamu Nar? Pacarmu? " tanya Tomy kepada Nara yang kini sudah duduk di hadapan keduanya itu


" ngh.. " gumam Nara bingung.


" saya Zergan pacarnya Kinara " ucap Zergan memperkenalkan dirinya kepada Tomy.


" Tomy Ranjaya pacarnya Rani! " ucap Tomy memperkenalkan dirinya


" sejak.. Itu eng! " gumam Nara bingung.


" kita telah kenal sejak lama, dan saya baru saja menyatakan cinta saya pada Nara, apa itu salah? " jelas Zergan sembari bertanya kepada Rani.


" ohh seperti itu, oh ya kami baru saja pulang dari singapore hari ini, dan kebetulan kami punya oleh oleh untuk mu Nara " ujar Rani sembari memberikan sebuah paper bag yang berisikan beberapa pakaian untuk Nara.


" terimakasih bibik " ucap Nara dengan senyum tulus.


" tidak masalah, lagi pula itu Tomy yang kasih, kami membelikan barang barang yang super mahal utuk mu, ya kan beb? " ujar Rani dengan angkuhnya.


tak ada jawaban dari Nara baik Zergan begitu juga Marya yang kini hanya menatap diam kedua pasangan itu di hadapan mereka.


" mas Zergan? " panggil Nara kepada Zergan yang duduk di sisi kirinya.


" iya? " sahut pria itu singkat.


" mas belum pulang? Bagaimana jika istri mas cariin nantinya? " bisik Nara

__ADS_1


" hmm saya sudah bilang kalau saya akan pulang telat " jawab Zergan ikut berbisik.


" ogomong ngomong pacar kamu kerja dimana Nar? " tanya Tomy tiba tiba dengan mata menatap intens sosok Zergan.


Deg


" oh ya mas Zergan kerja dimana ya, aa bisa bisanya aku tidak tau mas Zergan bekerja dimana saat ini, istri macam apa aku -_- " gerutu Nara dalam hati


" mas Zergan kerja di kantor " jawab Nara


" kantor? Dari perusahaan mana, kok saya baru tau ada orang kantoran seperti ini? " cetus Tomy kepada Nara.


Tomy seketika menatap lekat sosok Zergan dengan menggunakan pakaian seadanya, baju kaos putih dengan celana panjang, tidak mencerminkan dirinya sebagai seorang pekerja kantoran.


" palingan kamu di tipu kali Nar " timpal Tomy lagi.


" gak kok mas Tom, mas Zergan emang kerja di kantor tapi Nara lupa di perusahaan mana " ujar Nara menjelaskan


" apa salah kalau saya hanya menggunakan kaos putih saat bekerja? " tanya Zergan seraya memandang Tomy dari ujung kepala hingga kaki


" ya jelas dong, mana ada orang kantoran kerja pakai baju kaos doang, ya kali gadungan " ejek Rani seketika membuat Nara sedikit menahan amarahnya.


" lalu apa saya boleh tau, dimana pacar anda bekerja nona? " tanya Zergan dengan tersenyum smrik.


" tuk apa kau ingin tau, apa kau ingin meremehkan nya, pacar ku bekerja di perusahaan terkenal 𝐒𝐈𝐗𝐆𝐋𝐄𝐄𝐍, di pimpin langsung oleh atasan mereka tuan Agatha " jelas Rani


" fffth " sontak Zergan hampir menyemburkan teh yang barusan di pinumnya.


" mas Zergan kenapa? Apa panas? " tanya Nara panik


" tidak Nar saya baik baik saja " ucap Zergan meyakinkan


" mas hati hati minumnya " ucap Nara lagi


Zergan mengangguk dan kini menatap kembali Tomy begitu juga Rani yang masih duduk di hadapan mereka.


" kenapa kaget ya, denger perusahaan tempat mas Tom bekerja " timpal Rani angkuh.


" di bidang apa? Kok saya baru tau kalau ada pekerja seperti anda? " celetuk Zergan menatap lekat sosok Tomy.


" emang nya kamu mau tau, mas Tom itu bekerja jadi security di perusahaan 𝐒𝐈𝐗𝐆𝐋𝐄𝐄𝐍, dan mas Tom juga tau siapa direktur perusahaan SIXGLEEN, jika kamu ingin bekerja di sana mungkin mas Tom bisa bantu kamu " titah Rani panjang lebar.


" ohh begitu, boleh saya tau siapa direktur nya? " tanya Zergan mencoba meyakinkan perkataan mereka kepadanya.

__ADS_1


" nanti saja kalau kamu ingin saya kenalkan dengan direktur, because, direktur sulit untuk di hubungi atau di temui " sambung Tomy lagi.


Zergan seketika menganggukan kepalanya seakan akan mengerti maksud dari kedua pasangan tersebut yang memandang rendah dirinya saat itu.


__ADS_2