Siluman Jin

Siluman Jin
Kekaisaran Wui


__ADS_3

Malam itu saat ketika tengah malam, Mey Wan beranjak keluar dari kamarnya dan berjalan menuju kamar Loi Wi. Mey Wan tidak memutuskan untuk masuk kedalam kamar Loi Wi. ia memutuskan untuk mengintip Loi Wi dari jendela kamar, namun ia tidak menemukan apapun di dalam kamar Loi Wi.


“Mengapa dia tidak ada?” Gumamnya pelan.


“Apakah kau mencari ku?” Tanya seseorang dari belakang Mey Wan.


Tentu saja Mey Wan mengenal suara itu, tidak lain adalah suara Loi Wi. ia membalikkan badannya dan benar ia sangat kaget yang ia temui adalah Loi Wi.


“A..apakah kau belum tidur? aku hanya memastikan kau sudah tidur.” Ucap Mey Wan sedikit grogi.


“Belum, aku duduk diluar penginapan untuk menikmati angin malam, Aku tau kau bukan untuk memastikan aku sudah tidur atau belum, sebaiknya aku jangan berbohong padaku.” Jawab Loi Wi dengan wajah dingin.


“Tii..tidak aku kesini hanya untuk memastikan kau sudah tidur atau belum.” Mey Wan menghindari pertanyaan dari Loi Wi. tentu saja dia kaget karena Mey Wan seolah olah bisa mengetahui pikirannya.


“Bukankah kau disini untuk mengintipku?” Tanya Loi Wi lagi yang membuat Mey Wan semakin grogi untuk menjawab apa.


“Iya.” Jawab Mey Wan singkat dan pasrah.


‘gila! dia bisa membaca pikiranku.’ Batin Mey Wan.


“Untuk apa?” Tanya Loi Wi singkat.


“Maksudmu apa?” Tanya Mey Wan dengan wajah kebingungan.


“Untuk apa kau mengintipku?” Tanyanya lagi.


“Se..sebenarnya masih banyak yang ingin kutanyakan padamu” Jawab Mey Wan dengan wajah pucat.


“Mari ikut aku.” Jawab Loi Wi sambil menarik tangan Mey Wan menuju arah keluar penginapan.


***


Mey Wan dan Loi Wi sudah sampai keluar penginapan dan duduk didepan pintu penginapan.


“Apakah kau percaya jika aku katakan bahwa aku berasal dari Kekaisaran Wui?” Loi Wi berkata dengan begitu lembut sambil melihat Mey Wan.


Mendengar perkataan itu Mey Wan tersedak ludahnya sendiri.

__ADS_1


“Su.. sungguh kau berasal dari Kekaisaran Wui?” Mey Wan menjawabnya dengan sangat kaget.


“Ya.” Jawabnya singkat.


“Ba.. bagaimana kau bisa berada disini? apa yang kau inginkan dari Kekaisaran Lee?” Tanya Mey Wan dengan ketakutan dan beranjak bangkit dari duduknya.


Sebelum Mey Wan bangkit, Loi Wi menahan tangan Mey Wan.


“Jangan takut, aku kesini bukan untuk menghancurkan Kekaisaran Lee.”


Kekaisaran Wui adalah salah satu Kekaisaran yang terhebat dan terkejam di Dunia Kekaisaran, hal itu disebabkan lokasi Kekaisaran Wui yang sangat tragedis dan belum diketahui tempatnya oleh semua orang, dan semua orang itu mengenal Kekaisaran Wui hanya dari buku legenda. dalam buku legenda dijelaskan bahwa Kekaisaran Wui ini bisa menghabisi seluruh kekaisaran-kekaisaran dunia dengan sangat mudah. oleh karena itu Mey Wan sangat terkejut setelah mendengar pernyataan dari Loi Wi.


“Jadi apa yang kau inginkan datang ke Kekaisaran Lee?” Tanya Mey Wan dengan memasang wajah serius.


“Aku merupakan salah satu orang terlemah di Kekaisaran Wui, dan Kekaisaran Wui mendengar bahwa seorang putri Kekaisaran Lee melahirkan bayi jin dan aku ditugaskan oleh guruku untuk mencari dan membawanya ke Kekaisaran Wui...”


Jawaban Loi Wi terpotong karena seketika Mey Wan menyerang Loi Wi secara tiba-tiba. Loi Wi berhasil menghindari serangan dari Mey Wan dan menangkap pedang Mey Wan. Dengan seketika pedang itu hancur berkeping-keping.


“Mey Wan, jangan takut, aku tidak akan menjalankan tugas yang diberikan oleh guruku. karena bayi itu bukanlah bayi biasa.” Loi Wi melanjutkan perkataannya sambil menahan tangan Mey Wan.


“Ya.. Bayi itu mempunyai kemampuan diluar kemampuan manusia. dia mempunyai kemampuan seperti seorang Siluman, meskipun ia masih bayi, tetapi kekuatannya sudah melebihi manusia.. oleh sebab itu aku tidak ingin menjalankan tugasku karena aku yakin kemampuan orang terkuat di Kekaisaran Wui pun mungkin tidak akan ada yang menandingi kemampuan bayi itu.” Jawab Loi Wi sambil melepaskan tangan Mey Wan.


“Jadi mengapa mereka menugasimu untuk datang ke Kekaisaran Lee. sedangkan kau merupakan orang terlemah dikekaisaran Wui, dan kau bilang sendiri bahwa orang terhebat di Kekaisaran Wui sendiri pun mungkin tidak bisa menandingi kekuatan bayi ini” Tanya Mey Wan dengan antusias dan mulai kembali duduk ditempatnya.


“Ntahlah, mungkin karena mereka tidak menganggap ku Disana.” Jawab Loi Wi sambil menyembunyikan kesedihannya.


“Jadi bagaimana tanggapan mereka jika kau tidak kembali kesana?” Tanya Mey Wan lagi.


“Mungkin mereka sudah menganggapku mati.” Mata Loi Wi mengeluarkan butiran kristal-kristal bening yang sedari tadi dibendungnya.


Mey Wan sudah tidak bertanya lagi, ia hanya duduk memandangi halaman penginapan.


***


Suasana ditempat itu menjadi hening, Mey Wan berniat untuk beranjak bangkit dan kembali ke kamarnya, namun terdengar suara teriakan yang sangat kuat dari dalam penginapan.


Mey Wan dan Loi Wi yang mendengar suara itu langsung berlari meninggalkan halaman dan langsung bergegas masuk ke dalam penginapan.

__ADS_1


“Tolong... ada yang membunuh suami dan anakku.” Teriak seorang wanita paruh baya yang menjadi asal sumber suara.


Mey Wan dan Loi Wi menghampiri sumber suara itu dan bertanya kepada seorang wanita paruh baya yang berteriak disitu.


“Ada apa?” Tanya Mey Wan.


“Dipenginapan ini ada penyusup yang membunuh bayi dan suamiku.” Jawab wanita paruh baya itu.


Mey Wan pergi ke dalam kamar penginapan wanita itu dan menemukan pria sepuh dan dan seorang bayi mungil yang kini kepalanya berpisah dengan badannya.


‘Gila, siapa yang membunuhnya?’ Batin Mey Wan.


‘Kemana Loi Wi ya’ Mey Wan melihat sekelilingnya dan tidak menemui seseorang. tiba tiba muncul seseorang yang memakai topeng disampingnya.


“Ayo ikut aku!” Tanpa berkata kata tangan Mey Wan ditarik oleh pria bertopeng itu dan membawanya keluar kamar wanita paruh baya tadi.


***


Mey Wan dibawa kedalam kamar penginapannya oleh pria bertopeng itu.


“Si.. siapa kau!! apa yang kau inginkan!” Tanya Mey Wan kaget.


Pria bertopeng itu tidak menjawab melainkan membuka topengnya.


“Loi Wi? apa yang kau inginkan?” Tanya Mey Wan lagi dengan lega.


“Tenang.. apa kau tau? wanita paruh baya tadi itu adalah utusan dari Kekaisaran Wui..” Jawab Loi Wi dengan tenang.


“Ha! Kekaisaran Wui! apa yang dia inginkan?” Tanya Mey Wan dengan sedikit kaget mendengar Kekaisaran Wui.


“Ntahlah yang pasti pria sepuh dan bayi yang kau lihat di kamarnya tadi itu bukan suami dan anaknya melainkan seorang suami pemilik penginapan ini, Namun aku yakin dia ingin mencari bayi ini.” Jawab Loi Wi sambil menunjuk ke arah Lie Zi.


“Jadi mengapa dia membunuh pemilik penginapan ini dan mengatakan bahwa itu suami dan anaknya?” Tanya Mey Wan.


“Ntahlah mungkin dia ingin mencari perhatian semua orang dan mungkin dia mengharapkan seseorang datang bersama bayi ini dan dia akan mengambil bayi ini.” Jawab Loi Wi.


Loi Wi menjawab demikian dikarenakan Kekaisaran Wui selalu menyusun rencana sebelum melakukan sesuatu.

__ADS_1


__ADS_2