Siluman Jin

Siluman Jin
Utusan Kekaisaran Wui


__ADS_3

Mey Wan tercengang mendengarkan perkataan Loi Wi suasana menjadi hening antara mereka.


Mey Wan mulai berpikir apa yang akan dia lakukan selanjutnya untuk menyelamatkan bayi itu.


Sedangkan Loi Wi larut dalam kesedihannya karena ia tidak lagi dianggap sebagai salah satu anggota dari Kekaisaran Wui.


***


Suasana ditempat itu kini menjadi hening, hingga Mey Wan membuka suara.


“Ki..kita harus pergi dari tempat ini malam ini juga.. ya, kita harus pergi sekarang!” Mey Wan berkata begitu lembut namun sangat tegas.


“Iya, sebaiknya kita harus pergi sekarang karena Kekaisaran Wui tidak akan diam, Kekaisaran Wui pasti akan menggerakkan semua pasukan mereka untuk mencari bayi ini dan menghabisi Kekaisaran Lee.” Jawab Loi Wi sangat setuju dengan perkataan Mey Wan.


Mey Wan tidak menjawab melainkan menyiapkan barang-barang dan dirinya untuk bergegas pergi.


Loi Wi hanya diam melihat sikap Mey Wan yang menurutnya sedikit lucu itu.


***


Loi Wi mengenakan topengnya lagi karena takut ada seseorang dari Kekaisaran Wui yang ada di penginapan itu mengenalinya, Mey Wan dan Loi Wi bergegas pergi meninggalkan penginapan itu, namun saat sudah hampir sampai didepan pintu keluar hotel tiba-tiba Mey Wan melihat seorang pengemis yang memegang perutnya menandakan bahwa pengemis itu lapar, Mey Wan berniat ingin membantunya, namun Loi Wi menghadangnya.


“Jangan!” Perintah Loi Wi dengan seketika.


“Mengapa?! apa kau tidak bisa melihat itu?!” Tanya Mey Wan kepada Loi Wi.


“Dia Shun Zui ahli dalam menyamar dari Kekaisaran Wui. kurasa sekarang dia lagi memainkan dramanya dan mungkin dia berharap orang yang membantunya adalah orang yang membawa bayi ini.” Jawab Loi Wi panjang sambil menunjuk bayi yang ditangan Mey Wan.


“Kenapa mereka tau bayi ini ada di penginapan ini?” Tanya Mey Wan lagi kepada Loi Wi.


Loi Wi tidak berpikiran jauh kesitu, sekarang ia baru sadar karena Mey Wan menanyakan hal yang tidak terlintas sama sekali yang ada di pikirannya.


“Mungkin ada yang tidak beres! nanti aku jelaskan kepadamu sebaiknya kita pergi sekarang!” Perintah Loi Wi.


***

__ADS_1


Loi Wi membawa Mey Wan pergi ke suatu desa terpencil dan menginap Disana.


“Sekarang bisakah kau jelaskan padaku!?” Tanya Mey Wan lagi.


“Jadi begini, saat aku menolongmu dari penjaga gerbang pemisah antara kota dan desamu aku bertemu dengan seseorang anak kecil yang aneh, aku belum pernah bertemu seseorang seperti dia sebelumnya..”


“Anak kecil?” Tanya Mey Wan memotong perkataan Loi Wi.


“Apa hubungannya?” Tanya Mey Wan lagi.


“Kurasa anak kecil itu adalah Shun Zui yang menyamar menjadi seorang anak kecil, dan dia mengikuti ku terus. apakah kau ingat? saat itu aku mengetahui seseorang yang kau bawa itu adalah seorang bayi jin? mungkin Shun Zui mendengarnya oleh karena itu dia mengikutiku.” Loi Wi menjelaskan panjang kepada Mey Wan.


Bagi Mey Wan jawaban Loi Wi sedikit tidak masuk akal dia memutuskan untuk bertanya lagi.


“Jadi kalau dia berasal dari Kekaisaran Wui mengapa dia tidak membunuhmu karena dia tau kau disini?” Tanya Mey Wan lagi.


“Mey Wan.. bukankah sudah kukatakan kepadamu bahwa aku itu merupakan orang terlemah di Kekaisaran Wui sedangkan dia merupakan seorang ahli menyamar di Kekaisaran Wui. mana mungkin dia mengenalku.” Loi Wi menjelaskan lagi, dia merasa wanita yang ada dihadapannya ini sangat bodoh.


Loi Wi menundukkan kepalanya dihadapan Mey Wan. dia larut dalam kesedihannya. Mey Wan yang menyadari itu memilih masuk kedalam kamar penginapan dengan Loi Wi.


***


Mey Wan masuk kedalam kamar penginapan dan bersiap siap mengganti pakaiannya dan Lie Zi.


“Siluman kecil, banyak orang yang bilang kau begitu hebat namun aku belum menyaksikan kehebatanmu” Mey Wan berbicara kepada Lie Zi sambil mengelus pipi bayi itu.


Selesai berkata demikian Mey Wan tersentak kaget melihat seseorang masuk kedalam kamarnya, orang itu tidak lain adalah Loi Wi.


“Loi Wi! mengapa kau masuk kedalam kamarku?” Tanya Mey Wan kaget.


“Apakah kau tidak ingat? Kau belum memesan kamar untukku” Loi Wi tertawa kecil kepada Mey Wan. wanita itu hanya menundukkan kepalanya sambil tertawa.


“Apakah aku harus memesan kamarmu? apakah kau tidak mempunyai lima koin perak saja?” Tanya Mey Wan lagi sambil menaikkan alisnya.


Loi Wi yang mendengar perkataan Mey Wan menjadi tertawa kecil dan menganggap Mey Wan merupakan orang terbodoh yang iya pernah jumpai.

__ADS_1


“Mey Wan.. apakah kau lupa aku ini berasal dari Kekaisaran Wui, perak yang ada di Kekaisaran Wui berbeda dengan perak yang ada di Kekaisaran Lee” Jawab Loi Wi sambil mengeluarkan begitu banyak perak yang berasal dari Kekaisaran Wui.


Mey Wan merasa dirinya begitu bodoh ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Mey Wan berjalan kearah barangnya dan mengeluarkan sepuluh koin perak dan memberikannya kepada Loi Wi.


“Ini.. kau kuberi sepulu koin perak, pesan kamarmu seharga lima koin perak dan lebihnya boleh kau gunakan untuk apa saja”


Loi Wi segera menerima koin perak yang diberikan oleh Mey Wan sambil berjalan keluar dari kamar Mey Wan, namun langkah keluarnya terhalang karena mendengar suara Mey Wan.


“Hey! satu lagi, kau bisa mengambil kembali koinmu itu dan menyimpannya untuk suatu saat kau kembali ke Kekaisaran Wui” Perintah Mey Wan.


“Koin segitu tidak berguna Disana, jumlahnya terlalu sedikit” Loi Wi menjawab sambil berjalan keluar kamar Mey Wan.


Mey Wan tercengang mendengar perkataan Loi Wi ‘bagaimana mungkin koin perak sebanyak itu tidak berguna di Kekaisaran Wui’ pikirnya.


***


Loi Wi sudah berada di kamar penginapan yang ia pesan, ia merebahkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya.


Loi Wi ingin tidur namun terdengar teriakan seorang bayi yang sangat dashyat ia berlari keluar dan menemukan banyak orang orang yang berada di kamar penginapan keluar dari kamarnya, namun hanya satu kamar yang penghuni nya tidak keluar semua orang menoleh ke kamar itu, Loi Wi menyadari kamar itu adalah kamar Mey Wan.


‘Suara ini berasal dari kamar Mey Wan, berarti ini adalah suara bayi jin itu, aku harus menyuruh semua orang yang ada disini masuk kedalam kamarnya’


Loi Wi berteriak kepada semua orang yang menyaksikan hal itu.


Semua orang yang menyaksikan hal itu segera masuk kedalam kamarnya. Loi Wi mulai berlari menuju kamar penginapan Mey Wan.


“Mey Wan apa yang terjadi?!” Tanya Loi Wi saat dia sudah sampai kedalam kamar penginapan Mey Wan.


“Aku tidak tahu tetapi bayi Siluman ini menangis dengan begitu dahsyat, sepertinya dia sakit” Jawab Mey Wan sambil menenangkan bayi itu.


Sedari tadi Mey Wan selalu menenangkan bayi itu, namun bayi Siluman itu selalu menangis dengan keras.


Loi Wi kembali ke kamar penginapannya dengan berlari, Mey Wan heran menyaksikan tingkah Loi Wi.


“Hei! mau kemana kau? bukannya membantu malah pergi!” Tanya Mey Wan kepada Loi Wi.

__ADS_1


__ADS_2