
(Mendapatkan 37 koin emas dari total omset akhir bulan.)
"Ini yang aku tunggu.."
"Tapi kenapa koin emas kali ini lebih sedikit dari akhir bulan lalu..?"
"Padahal, total penjualan perusahaan ku semakin meningkat jika dari penjualan sausu dan kerupuk di bulan ini..."
"Omset 1,1 milyar hanya dapat 37 koin emas..?"
Aldi membatin sesaat setelah mendengar suara dari Naga Emas. Karena penasaran, Aldi segera menuju meja kerjanya dan sesegera mungkin membuka laci meja tersebut.
"Ternyata jumlah koin tidak menentukan beratnya. Aku yakin setelah di timbang, koin emas ini lebih berat dari bulan kemarin." Dengan terbelalak lalu tersenyum puas Aldi membatin.
** 2 minggu kemudian **
"Krupuk iku gak usah di tawakno yo di goleki. Target sausu iku godaken cok. {Krupuk itu tidak usah di tawarkan sudah di cari orang. Target sausu itu di kejar cok.}"
"Ndjancok.. Matamu suek.. Wasono dodolanku akhir bulan yo.. Tak salip dodolanmu..{Ndjancok.. Mata kamu sobek.. Di lihat penjualan saya di akhir bulan ya.. Aku lewati penjualanmu..}"
"Hahahaha.. Wonge nesu..{Hahahaha.. Orangnya marah..}"
"Ndasmu nesu..{Kepalamu marah..}"
"Hahahahah…"
"Hahahahah…"
"Hahahahahah…"
Percakapan di dalam kantor dengan saling ejek penyemangat.
Suasana kantor kini terlihat penuh dengan energi positif. Para karyawan saling menyemangati dengan cara mereka.
****
Tok.. Tok.. Tok..
"Ya masuk.." Aldi berucap dari dalam kantornya. Ruangan yang sebelumnya merupakan kamar, kini sudah di ubah menjadi ruangan kantor oleh Aldi.
"Mas Aldi, saya mau memberikan laporan penjualan tengah bulan sesuai dengan permintaan mas Aldi." Mendengar ucapan dari pak sugeng, Aldi segera membenarkan duduknya.
__ADS_1
"Penjualan tengah bulan kita sudah bisa 2x lipat dari penjualan 1 bulan di bulan kemarin."
"Itu artinya kabar bagus kan..? Berarti bulan ini kita memiliki peluang besar untuk mencapai target 1,3 milyar." Dengan senyuman Aldi berbicara kepada pak sugeng.
"Itu yang ingin saya bahas mas.."
Penjualan kita di dua minggu ini memang bagus, tetapi repeat order kita sangat minim.
'Sudah 6 minggu para sales selalu mencari outlet baru. Tetapi semakin hari, setoran mereka semakin menurun. Sedangkan repeat order, tidak banyak. Hanya di kisaran 15-30% dari setoran harian tiap sales. Yang mengartikan, 70% dari setoran mereka di dapat dari outlet baru."
"Dari pengalaman saya, efisiensi setoran dari outlet baru hanya di kisaran 10-15% jika produk sudah memasuki bulan ke tiga."
"Kesalahan ini ada pada kita, atau ada pada kualitas produk..? Itu yang penuh dalam pikiran saya."
Pak Sugeng menyampaikan laporannya kepada Aldi.
"Tentu yang salah adalah kita jika situasinya seperti ini. Sesuai dengan yang di sampaikan beberapa sales di akhir bulan kemarin. Produk kita di tiap toko sulit terlihat oleh konsumen."
"Jika demikian, kita harus cepat buat gebrakan. Batas waktu yang di berikan Produsen sausu tersisa 2 minggu lagi."
"Tapi bagaimana caranya mas..?"
"Pak Sugeng tentu yang paling tau…" Dengan tersenyum, Aldi berbicara kepada pak Sugeng lalu mengajak pak Sugeng untuk keluar dari ruangan Aldi menuju meja kerja pak sugeng.
****
"Bapak-bapak, saya minta tolong informasikan kepada teman-teman dan kenalan dari bapak-bapak."
"Saya sedang membutuhkan 50 SPG untuk saya jadikan SMD. Hanya event 1 minggu."
Aldi berbicara kepada para sales dan drivernya.
"Gajinya di hitung harian mas Aldi."
"Iya.. Betul pak.. Langsung suruh datang ke sini hari ini bagi yang berminat... Cukup bawa KTP sama rekomendasi pengalaman kerja."
Setelah menyampaikan hal tersebut, Aldi juga menjawab beberapa pertanyaan dari sales nya yang akan membantu mencarikan SPG untuk Aldi.
** 1 jam kemudian **
"Ini mas.." Pak Sugeng berbicara sambil menyodorkan kertas yang sudah penuh dengan tulisan.
__ADS_1
"Langsung di jelaskan saja pak Sugeng." Aldi menjawab dan mengembalikan kertas milik pak Sugeng.
Jadi gini mas.. Untuk gebrakan kita, saya membutuhkan dana akomodasi.
Nominal yang saya butuhkan 60jt-100jt. Dana tersebut akan saya gunakan untuk merekrut 50 SPG untuk menjadi SMD grebek selama 6 hari kerja dan untuk menyiapkan insentif mereka yang bisa mencapai target. 50 SMD itu nantinya akan menjadi tim promosi di lapangan.
"Selama 6 hari, artinya mereka akan berada di 600 toko. Karena dalam 1 hari, mereka harus bisa menghandle 2 toko."
Pak Sugeng menjelaskan rencananya kepada Aldi. Tetapi Aldi langsung menyetujui rencana pak Sugeng tanpa menunggu semua laporan milik pak Sugeng.
"Langsung di jalankan mas..?"
"Iya pak.. Langsung di jalankan. Eksekusi sudah. Nanti keuangannya saya bicara dengan admin." Setelah Aldi menjawab demikian, pak Sugeng ingin segera pergi dan melaksanakan tugasnya.
"Eee.. Pak Sugeng, sebenarnya 50 SPG sudah saya infokan ke teman-teman. Mungkin hari ini akan ada pelamar untuk menjalankan rencana milik pak Sugeng." Mendengar ucapan Aldi, pak Sugeng berhenti dari langkah perginya dan berbalik kepada Aldi sambil menatap Aldi dengan tatapan bingung.
"Itu semua karena ini.." Aldi berbicara sambil mengangkat sebuah kertas.
"Itu catatanku kemarin. Itu yang aku cari dari tadi sebelum aku menghadap bos." Pak Sugeng membatin setelah mengenali kertas yang di angkat Aldi.
"Saya sudah mempelajarinya semalam.. Saya meminta pak Sugeng menulis konsep lagi hanya memastikan jika konsep milik pak Sugeng tidak berubah. Saya suka dengan konsep pak Sugeng. Semoga konsep ini berhasil."
"Iya mas.. Semoga.. Kalau begitu, saya tindak lanjuti lagi. Semoga hari ini kita sudah mendapatkan 50 SPG itu."
****
Sebelum berangkat berkeliling atau melakukan pekerjaan lain dan meninggalkan kantornya, Aldi selalu menuju ke tempat mamanya hanya sekedar untuk menyuapi mamanya.
Melihat Aldi yang selalu berpenampilan rapi dan penuh aura positif, kini mama Aldi mulai menunjukkan ekspresi tersenyum di beberapa situasi. Perkembangan yang selalu di harapkan oleh Aldi sejak mamanya mengalami depresi.
Hal tersebut yang selalu mendorong Aldi untuk terus bersemangat mencapai tujuannya. Bahkan kini Aldi seakan telah melupakan ancaman yang di berikan oleh Naga Emas.
** 4 hari sebelum akhir bulan **
"Mas Aldi, repeat order kita terus meningkat. Sepertinya 50 SPG yang bekerja di minggu kemarin sangat efektif." Pak Sugeng berbicara sambil menunjukkan perkembangan laporan penjualannya.
Mendengar hal tersebut, terlihat senyum di wajah Aldi.
"Target omset sausu ini sangat penting untuk mencapai misi 5000 outlet dari sistem."
"Semoga sebelum bulan depan misi sistemku juga berhasil."
__ADS_1
Aldi membatin dengan tatapan harapan atas misi 5000 outlet.