Sistem Mengubah Takdir.

Sistem Mengubah Takdir.
Misi baru


__ADS_3

"kerna saya sangat penasaran dengan kekuatan anda" ucap Jendral Koko.


"begitu kah?" Bonie tersenyum kecut.


"kalau begitu bisakah kita berhenti? pedang ku bisa saja melukai mu" ucap Bonie mengembalikan pedangnya ke sarunganya.


"bos apa kau benar benar melepaskan nya begitu saja?" oyen penasaran.


"untuk apa aku bertarung dengan nya jika itu tidak akanembarikan ku apa apa?" ucap Bonie.


"baiklah bisa kah kita berhenti di sini? aku sudah sangat lelah setelah perang jadi..." Bonie berkata belan.


"baiklah silahkan pulang dan beristirahat" Jenderal koko.


"tentu saja! jendral semoga kita bisa bertemu kembali kapan pun itu" Bonie melmabaikan tangan nya dan berlari keluar dari tempat itu tanpa memperdulikan dua orang yang sedang shok melihat perilaku Bonie.


"masih 2 jam... aku tidak selera makan di dunia ini jadi kita berjalan jalan saja siapa tau ada sesuatu yang menarik" Bonie mengengok ke kanan dan kekiri mencari tujuan nya.


"bagaimana jika kita ke sana? di sana ada bunga bunga yang indah bahkan di bumi sama sekali tidak ada bunga yang seperti itu.


"benarkah? bumi adalah planet yang lebih besar dari planet ini" Oyen berpikir keras.

__ADS_1


......***......


2 jam berlalu dengan cepat dan Bonie sedang duduk sambil mengusap pedangnya dengan ekspresi tak percaya.


"banyak sekali... pedang ini meminum banyak sekali darah" ucap Bonie.


"bos sudah waktunya pulang, sampai kapan kau masih memainkan pedang mu seperti itu?" Oyen.


"ayo pulang, siapa tau ada sebuah misi yang menunggu ku untuk di kerjakan" Bonie perlahan menghilang, bayangan nya seperti terbawa angin lalu menghilang.


setelah sampai di ruang sistem Bonie mendapat notifikasi dari sistem kalau ada sebuah misi baru nga masuk.


ia kembali bersemangat dan mengartikan kening saat melihat dskripsi misi.


"ah sial aku baru pulang! aku ingin bersantai dulu! bisa kah?" tanya Bonie dengan nada penuh harap.


"tidak" ucap Oyen tanpa belas kasihan pada Bonie yang merasa mengangkut beban berat di pundak nya.


"kalau begitu aku harus belajar sihir?" Bonie.


"tuan... kautidak harus belajar sihir untuk misi kali ini" oyen menyadarkan tuannya yang bodoh baginya itu.

__ADS_1


"kali begitu ayo pergi tuan!" Oyen.


" tidak tidak tidak boleh kita harus mendapat informasi yang cukup tentang kejadian masa lalu atau tempat itu dengan sebisa mungkin" Bonie.


"kalubegitu kita tinggal bertanya pada pangeran Kelvin saja bukan?" Oyen.


"tidak tidak mungkin semudah itu kau lupa dia memiliki kutukan itu berarti tidak akan semudah itu untuk mendekatinya seperti kita mendekati Iyan bukan?" Bonie melanjutkan obrolan nya tentang misi bersama oyen di perpustakaan.


"bisa kau ambilkan aku buku tentang sihir atau kutukan Yen?" Bonie duduk sambil berpikir keras.


"tuan kau sangat serius dengan misi kali ini" Oyen.


"tentu saja! ini misi level D dan lagi hadiahnya 205 poin sistem siapa yang akan menganggap ini enteng?!" ucap Bonie berkata sambil menahan nafasnya saking senangnya.


jika dia bisa menyelesaikan misi dia akan menjadi sangat kaya pikirnya.


melihat banyak buku menumpuk di meja Bonir mengambil satu buku Dengan sampul berwarna hijau tua dengan judul buku berwarna emas yang bersinar.


benara itu sangat menarik perhatian Bonie.


...***...

__ADS_1


Maaf ya sudah lama banget saya gak update itu karna... saya sibuk banget... maaf buat yang nungguin cerita ini up maaf udah bikin kalian kecewa... kalo begitu selamat membaca. besok semoga saya bisa update lagi~


__ADS_2