Sistem Mengubah Takdir.

Sistem Mengubah Takdir.
Misi pertama


__ADS_3

Sisa buah yang di lempar bonie yang adalah biji buah itu tiba tiba tumbuh. Batangnya sebesar pergelangan tangan Bonie yang tampak kurus namun daun ya lebat dengan tinggi tak sampai 1 meter.


"Huaaa? Kenapa bisa hidup secepat itu?!" Bonie berteriak kaget karna di sampingnya tumbuh pohon kecil kira kira berjarak 5 meter dari pohon besar tadi.


"Hebat! Tuan bisa membuatnya sebesar ini berarti tuan lebih hebat dari tuan sistem yang sebelumnya!" Oyen bersemangat.


"Tuan sistem yang sebelumnya?" Bonie mendekat dan berjongkok untuk mengamati pohon kecil yang baru tumbuh itu.


"Benar! Dia adalah wanita yang sangat cantik! Dan dia yang memberikan aku nama" Oyen mengeluarkan wajah kagum tingkat dewa pada sosok yang di pikirannya.


"Itu berarti dia adalah wanita yang aneh karna memberi kau nama yang aneh..." Bonie menyentuh daun kecil di pohon yang baru tumbuh itu daun ya terlihat berbeda dari pohon besar itu karna pohon itu memiliki daun yang beragam dan sangat menakjubkan.


"Huh, lupakan, itu adalah buah kekuatan yang bisa meningkatkan kekuatan mu sebanyak 10 poin dan itu sangat langka" Oyen menjelaskan.


"Oh? Kenapa aku tak merasakan apa pun?" Bonie mengepalkan tinjunya.


"Mungkin itu akan berfungsi 10 menit lagi, sabarlah tuan..." Oyen menjelaskan.


"Bisakah aku melihat Status?" Bonie.


Oyen tak menjawab namun layar sistem muncul kembali di hadapan Bonie.


Nama:Bonie noir


Poin:10 (bonus)


Kekuatan:7


Kecerdasan:4


Energi:8


Kecepatan:6


Skil:-


Label: sampah pemula


"Tuan... kecerdasan mu sampah!" Oyen mengejek menatap Bonie yang terlihat sangat kesal menatap ke layar.


"Apa apaan dengan label ku?! Cepat ubah!" Bonie mengoyang kan tubuh Oyen dengan kuat le atas dan ke bawah.


"Hihi aku tidak bisa mengubahnya, itu akan berubah jika kau memiliki potensi yang memungkinkan, tapi aku bingung kenapa sistem memilihmu sebagai tuannya"Oyen tertawa menjentikkan jarinya dan tiba tiba berada di belakang Bonie menghindari tangkapannya.


"Jadi? Bagaimana cara ku untuk mengubah label sialan itu?!" Bonie bersandar ke pohon giok di belakangnya dan menatap Oyen dengan tatapan tajam.


"Dengan menyelesaikan misi, ngomong ngomong ada misi loh tuan, baru saja masuk saat kau menggoyangkan tubuhku tadi" Oyen mengjentikan jarinya dan layar sistem muncul dan memperlihatkan misinya.


"Apa ini? Membantu anak ini untuk lulus ujian dan agar dia tak bunuh diri? Misi macam apa ini? Bukanya dia sudah bunuh diri lalu? Apa yang harus ku lakukan untuk menyelamatkan orang yang sudah mati?" Bonie menggeser layar ke atas ke bawah.


"Sistem akan memutar waktu dan memulai misi" Oyen.

__ADS_1


"Jadi? Ini misi level E dan imbalan... 20 poin? Kenapa sedikit sekali?" Bonie protes.


"Itu senilai 20 M jika di tukarkan menjadi uang manusia di Dunia misi mu" Oyen.


"Apa dunia tempat misi ku adalah bumi?" Bonie penasaran.


"Benar tempat yang sama dengan dunia asalmu" Oyen sambil melihat penjelasan misi.


"Wah... jadi aku bisa menjadi orang yang kaya raya? Baguslah, ayo melakukan misi nya Yen" Bonie menarik tangan Oyen menuju gerbang tempat dia masuk tadi.


"Tunggu dulu... apa kau tak melakukan persiapan dulu?" Oyen.


"Bukankah kau bilang sistem sudah mempersiapkan?" Bonie berbalik dan menatap Oyen dia sudah berada di atas jembatan kayu untuk menuju gerbang.


"Tentu saja tapi itu akan memotong 1 poin mu" Oyen menjelaskan.


"Hah? 1 poin bukankah itu berarti 1 M? Kenapa harus sebanyak itu?!" Bonie menggoyangkan tubuh Oyen lagi.


"Yah... itu hanya awalnya, dan menjadikannya uang sebanyak 1 M itu akan menyisakan sisanya untuk biaya hidupmu di bumi" Oyen menjelaskan.


"Bukan nya aku tinggal masuk ke dalam tubuh anak malang itu?" Bonie terlihat bingung dengan perkataan Oyen yang acak.


"Bodoh! Mana ada seperti itu! Kau harus menyelesaikan semuanya dengan cara mu sendiri dan menjadi diri mu sendiri" Oyen mengangkat alisnya meremehkan Bonie.


"Kalau begitu... bisakah aku pulang kerumah?" Bonie bersemangat.


"Misinya hanya memberimu 1 bulan saja" Oyen semakin terlihat malas meladeni Bonie.


"Baiklah..." Oyen mengikuti Bonie menuju gerbang.


Tunggu!" Bonie berkata dengan terkejut.


"Apa?" Oyen menatap tuanya yang memberinya ekspresi terkejut dan bersemangat.


"Kekuatan ku bertambah!" Bonie melompat senang.


"Cepat lihat status!" Lanjut Bonie dengan semangat.


Status


Nama:Bonie noir


Poin:10 (bonus)


Kekuatan:17


Kecerdasan:4


Energi:8


Kecepatan:6

__ADS_1


Skil:-


Label: sampah pemula


"Aku sangat senang saat melihat kekuatan ku tapi entah kenapa tiba tiba suasana hati ku memburuk karna melihat label itu..." Bonie memukul layar yang transparan dan tidak mengenainya.


"Selamat tuan..." Oyen.


"Ya, lalu bagaimana cara kita ke bumi? Apa aku harus berlari lagi?" Bonie telah sampai di depan kabut abu abu tebal di dalam gerbang.


"Tentu saja tidak!" Oyen terkikik lalu mereka melangkah ke dalam kabut tebal.


***


"Ini... benar benar bumi!" Bonie tersenyum senang saat dia tiba di jalan raya dengan aktivitas lancar dan damai.


"Tapi... ini di mana? Tidak terlihat seperti kota J" Bonie menoleh ke kanan dan ke kiri dan tempat ini lebih ramai dari kota yang di tinggalinya.


"Ini dalah kota I ibu kota negara T, apa kau tak membacanya di informasi misi?" Oyen.


"Ah... aku lupa, jangan memandangi seperti itu" Bonie melihat Oyen yang terlihat sedikit kesal padanya.


Oyen hanya diam dan tak menangapi.


"Kalau begitu..." Bonie melihat layar sistem yang menampilkan informasi misi.


"Sepertinya aku lebih aman jika menjadi murid pindahan dan masuk ke kelasnya" Bonie menggosok gosok rahangnya sambil berpikir.


"Dan tolong urus itu Oyen" Bonie tersenyum manis kepada Oyen yang menatapnya diam terpesona karna wajah tampanya.


"Baiklah, sudah..." Oyen mengeser geser layar sistem.


"Poin di tukarkan menjadi uang dan di kurangi 200 juta tersisa 800 juta" Oyen dengan nada datar.


"Apa?! Banyak sekali?! Untuk apa saja?!" Bonie kaget.


"Membuat kartu Atm, mencari tempat tinggal, memalsukan data, dan pendaftaran masuk ke sekolah elit" Oyen lagi.


"Cari makan dulu yuk" Bonie mencoba mengalihkan pikiran karna uangnya sudah begitu banyak berkurang hanya dalam beberapa detik.


Bonie melangkah pergi dari tempat kemunculannya.


***


Bonie tiba di depan bangunan bagus yang sangat ramai.


Itu adalah restoran yang sekilas saja bisa di ketahui kalau makanan di menpat itu sangat mahal.


"Aku pernah mendengar temanku makan di tempat ini dan katanya makanannya sangat enak, tapi... karna aku tak punya uang aku tak pernah berpikir untuk ketempat ini, tapi sekarang berbeda! Aku sudah sangat kaya, apa lagi yang ku butuhkan? Aku akan bersenang senang" Bonie melangkah masuk ke dalam restoran.


Para pelayan restoran itu menyambutnya dengan dingin karna pakaian Bonie yang biasa saja, rambut acak acakan dan sepatu kotor, menurutmu apa seseorang berpenampilan sepertinya bisa masuk dalam kategori kaya menurut orang?

__ADS_1


"Tuan, Aku rasa kau harusnya mengganti pakaian dengan pakaian yang layak untuk ketempat ini..." Oyen memang tak terlihat oleh orang lain namun dia juga merasa malu karna penampilan tuannya.


__ADS_2