Sistem Mengubah Takdir.

Sistem Mengubah Takdir.
rumah hantu 2


__ADS_3

"kenapa kalian diam saja?! bantu aku untuk membuka pintu ini!" Bonnie berteriak meminta pemuda pemuda di depannya membantunya untuk membuka pintu.


"itu tidak akan berhasil, kita sudah terkunci di sini, kita harus memecahkan misteri ini dan keluar" ucap seorang pria yang tinggi nya sama dengan Bonnie. dia sangat tenang dalam melakukan hal tersebut.


"huuuh baiklah" Bonnie kembali berdiri dengan tenang.


dan menatap ke enam pemuda di depannya yang umurnya rata rata sama sepertinya.


ada 4 pria dan dua wanita,dengan peralatan lengkap di tubuhnya mereka juga memandang Bonnie yang terlihat seperti pendaki (mereka tidak sadar bahwa tidak ada gunung sama sekali di tempat itu) (sistem telah mengatur identitas, begitu juga dengan pakaian dan ransel Bonnie sekarang)


pria tadi memperkenalkan dirinya.


"perkenalkan namaku Rio, ini Caca, Mega, Rendi, Ali dan vino". sambil menunjuk pada teman temannya.


Rio terlihat seperti pria dewasa dengan kaca mata tipis, senyum yang hangat dan sosok kepemimpimpinan,


Caca memiliki tubuh yang ramping dan tinggi namun wajahnya yang cantik sangat tidak bersahabat dengan dunia.


Mega adalah gadis yang lebih pendek dari caca namun senyumnya indah dengan kepribadian ceria, dia memegang sebuah buku di tangannya.


Rendi terlihat sederhana dan sopan namun tubuhnya sangat kurus, bahkan bagi Bonnie yang tubuhnya ramping.

__ADS_1


ali terlihat seperti pria biasa, wajahnya biasa biasa saja yang paling berkesan adalah mulutnya yang kasar dan beracun.


vino memiliki tubuh yang gendut, dengan senyum yang sulit di jelaskan di wajahnya,


namun karena tubuhnya tinggi Bonnie rasa orang ini sedikit fleksibel.


Bonnie:bukan aku! itu penulis!


setelah mereka memperkenalkan diri mereka menatap Bonnie dari atas kebawah.


"perkenalkan nama saya Bonnie, saya terpisah dari rombongan dan ingin berteduh di tempat ini yang ternyata sangat menyeramkan setelah aku masuk aku tidak bisa keluar saat aku mencoba mencari cara keluar melewati tempat lain di rumah, aku mendengar pintu terbuka dan kalian bisa melihat apa yang aku lakukan selanjutnya" jelas Bonnie.


mereka menyadari bahwa ada bekas hujan di tubuh Bonnie yang membuat mereka percaya bahwa Bonnie adalah orang bukan hantu. (Bonnie tidak pernah menyangka ternyata mereka mencurigainya sebagai hantu)


membuat 7 pemuda itu berdiri dengan tegang.


"sialan! ada manusia lain yang ada di sini?"


Ali berkata dengan curiga.


"ku rasa bukan, hanya ada aku yang masuk, jika benar ada orang lain itu berarti dia sudah masuk untuk waktu yang lama" Bonnie berkata setengah berbisik.

__ADS_1


"itu mungkin saja adalah arwah yang ada di rumah ini, mereka memiliki empat anggota keluarga, mungkin mereka sedikit tidak senang kita masuk ke dalam sini" vino menjelaskan dengan pelan.


"sial, sial sial!" Ali mulai mengutuk.


"diam lah! mulut gagak mu sangat mengganggu" Caca tiba tiba membuka mulutnya dan suaranya terdengar sedikit serak.


"apa yang harus kita lakukan?" Mega mendatangi Rio dengan wajah pucat.


(ini pertama kalinya mereka benar benar datang ketempat hantu oke, sebelum sebelumnya mereka hanya mendatangi tempat angker namun tidak menemukan hantu sama sekali)


Rio masih dengan ketenangannya berkata.


"tenangkan pikiran kalian, mereka tidak bisa mengganggu kita, mereka hanya arwah gentayangan" Rio meyakinkan mereka.


'tidak, mereka benar benar memiliki kemampuan untuk membunuh kalian!' tubuh Bonnie bergetar karena takut.


'bos berhati hatilah, dan fokus kau memikul 6 nyawa di pundak mu' Oyen berkata untuk menyemangati.


'bukan 6 sialan! 7! aku tidak kau hitung?!' Bonnie.


"hehe" Oyen menggoyang goyangkan ekornya.

__ADS_1


"teman teman apa kalian sadar? bangku itu bergoyang sedari tadi" Ali berkata dengan gentir.


__ADS_2